Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KLASIFIKASI KUALITAS KAYU KELAPA MENGGUNAKAN ARSITEKTUR CNN Nurul Fathanah Mustamin; Yuslena Sari; Husnul Khatimi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v8i1.370

Abstract

The increase in the export volume of coconut logs, which are materials that can efficiently substitute for conventional wood, demands that the quality of coconut wood classified quickly. However, due to the limitations of a grader as a human being, it is necessary to have assistance from machines or technology that can classify coconut wood quickly. Techniques that used for rapid classification can use computer visualization. Convolutional Neural Network (CNN) with the right architecture makes this method able to recognize and detect objects well, which influenced by computerized factors, large datasets, and techniques to train deeper networks. This study uses five types of CNN architecture, AlexNet, GoogLeNet, ResNet101, ResNet18, and ResNet50. The research results obtained for the classification of the quality of coconut wood using images show that the GoogLeNet architecture has the best classification performance among other architectures. GoogLeNet gets result with an average accuracy of 84.89% in each layer, followed by RestNet101 architecture with an average accuracy of 78.41%, RestNet50 with an average accuracy of 77.18%, RestNet18 with an average accuracy of 72.94% and the lowest accuracy performance among other architectures obtained by AlexNet with an average accuracy of 65.84%.Keywords: Classification, Coconut Wood, Computer Visualization Techniques, CNN Meningkatnya volume ekspor kayu kelapa yang merupakan bahan pengganti kayu konvensional secara efisien menuntut klasifikasi kualitas kayu kelapa dengan cepat. Namun karena keterbatasan seorang grader sebagai manusia maka diperlukan bantuan mesin atau teknologi yang dapat mengklasifikasikan kayu kelapa dengan cepat. Teknik yang dapat digunakan untuk klasifikasi cepat dapat menggunakan teknik visualisasi komputer. Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur yang tepat menjadikan metode ini mampu mengenali dan mendeteksi objek dengan baik, yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor komputerisasi, dataset yang besar, dan teknik untuk melatih jaringan yang lebih dalam. Penelitian ini menggunakan lima jenis arsitektur CNN yaitu, AlexNet, GoogLeNet, ResNet101, ResNet18, dan ResNet50. Hasil penelitian yang diperoleh untuk klasifikasi kualitas kayu kelapa menggunakan citra menunjukkan bahwa arsitektur GoogLeNet memiliki performansi klasifikasi terbaik diantara arsitektur lainnya. GoogLeNet mendapatkan hasil dengan rata-rata akurasi 84,89% pada setiap lapisan, disusul arsitektur RestNet101 dengan akurasi rata-rata 78,41%, RestNet50 dengan akurasi rata-rata 77,18%, RestNet18 dengan akurasi rata-rata 72,94% dan kinerja akurasi terendah di antara arsitektur lainnya diperoleh AlexNet dengan akurasi rata-rata 65,84%.Kata kunci: Klasifikasi, Kayu Kelapa, Teknik Visualisasi Komputer, CNN
Sistem Rekomendasi Buku pada Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Menggunakan Metode Content-Based Filtering Muhammad Alkaff; Husnul Khatimi; Andi Eriadi
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 20 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.987 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v20i1.617

Abstract

Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu perpustakaan dan pusat penyedia layanan informasi yang ada di Kalimantan Selatan. Namun. selama ini pengunjung perpustakaan kesulitan dalam mencari buku yang berkaitan dengan buku yang dipilih sebelumnya dan juga dalam menemukan alternatif buku lain ketika buku yang diinginkan tersebut telah dipinjam. Dengan adanya rekomendasi atau saran buku-buku lain yang berhubungan diharapkan membantu dalam mendapatkan buku yang sesuai dan diinginkan pengunjung perpustakaan. Pada penelitian ini penerapan sistem rekomendasi menggunakan metode Content-Based Filtering dalam memberikan rekomendasi buku yang bekerja dengan melihat kemiripan item yang dianalisis dari fitur yang dikandungnya dengan Weighted Tree Similarity. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada 5 skenario pengujian yang diujikan dihasilkan nilai precision sebesar 88%.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING 4D (Studi Kasus: Proyek Lanjutan Pembangunan Gedung Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin) Husnul Khatimi; Kristnanda Floter Pardosi
Construction and Material Journal Vol. 4 No. 1 (2022): Construction and Material Journal Vol. 4 No. 1 Maret 2022
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v4i1.4427

Abstract

Advanced Project of the Tapin District Secretariat Office Building located on Jalan Datu Suban, North Tapin, South Kalimantan is a reinforced concrete building project that only applies manual scheduling which is present in the form of S Curve. PUPR Ministerial Regulation Number 9 of 2021 states that every project should be based on Building Information Modeling (BIM). Therefore, this research discusses about the implementation of 4D BIM (scheduling) using Tekla on the advanced Project of the Tapin District Secretariat Office Building using Tekla to determine the use of BIM on scheduling obtained from contractors. This research method started from studying the software and the object to be modeled, collecting the data such as as-build, S Curve, budget plan. Data processing started from 3D modeling using Tekla Structures 2020, scheduling with Tekla Task Manager, and then 4D modeling with object representation. Scheduling made from the Budget Plan, S Curve, and interviews of related parties were input into the Tekla Task Manager with dependencies which were applied into the bar chart. The 4D model is created using the visual logic with the integration of the 3D model created by scheduling, the development planning stages can be displayed according to the reviewed date. It was concluded that Tekla Structures can be applied in scheduling the advanced project for the construction of the Tapin District Secretariat Office Building. Keywords: Scheduling, Tekla Structures, Tekla Task Manager, 4D Model, Advanced Project.
Sosialisasi Dan Implementasi Eco paving Block Untuk Pemberdayaan Masyarakat Industri Kecil Nursiah Chairunnisa; Ratni Nurwidayati; Husnul Khatimi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.314 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4088

Abstract

In South Kalimantan, coconut shell waste is enormous and is not utilized massively by the local community so that it covers river mouths and even fills the bottom of warehouses and people's houses, and waste/used coconut shells have piled up. This condition causes the river mouth to narrow so that it becomes a problem that is quite disturbing to the local community. Currently, most of the shell waste is used and only used as handicrafts and making briquettes. The use of coconut shell waste for paving blocks is one solution to utilize coconut shell waste into construction materials that support eco-green construction by reducing the cement content. Empowerment of local communities to process coconut shell waste as an eco-paving block construction material is useful in the long term for local communities and supports government programs in implementing the eco-green construction concept. Therefore, the initial step taken was socialization and implementation for small industry partners providing paving blocks in Banjarbaru, South Kalimantan related to manufacturing coconut shell waste as a building material for eco paving blocks. Furthermore, the results of this eco paving block are expected to be further disseminated to local communities to independently make eco paving blocks that can later be used for the construction of public space facilities and green open spaces
Pengembangan Automatic Fish Feeder untuk Meningkatkan Produksi Keramba Apung Kelompok Budidaya Ikan Husnul Khatimi; Mutia Maulida; Nurul Fathanah Mustamin; Andry Fajar Zulkarnain
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.458 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4106

Abstract

Kelompok budidaya ikan Mitra Usaha Jaya Mandiri yang berlokasi di Kelurahan Banua Anyar Banjarmasin diketuai oleh Bapak Umar Yasin memiliki 10 anggota yang merupakan peternak ikan keramba apung. Kelompok ini bertujuan untuk pengelola peternak ikan keramba apung di sekitar lingkungan Banua Anyar. Permasalahan yang dihadapi kelompok ini terkait pengelolaan pemberian pakan ikan untuk setiap keramba apung masih dilakukan secara tradisional. Hal ini menyebabkan jumlah pakan ikan yang diberikan tidak sama dalam satu keramba dan tidak sesuai standar takaran yang tepat untuk tiap jenis ikan sehingga hasil produksi ikan dan waktu panen berbeda dalam satu keramba. Sebuah teknologi pemberi pakan ikan otomatis dikembangkan untuk mengatasi permasalahan ini. Alat ini dikembangkan berbasis Internet of Things dengan penggunaan beberapa sensor dan mikrokontroler sesuai kebutuhan fungsi alat. 
IMPLEMENTATION OF 4D BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) ON THE FLAT BUILDING PROJECT OF BBPJN XI/PJN I KALIMANTAN Akhmad Hafizurahman; Husnul Khatimi
CERUCUK Vol 6, No 1 (2022): CERUCUK VOL. 6 NO. 1 JANUARY 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/crc.v6i1.5786

Abstract

The BBPJN XI/PJN I Kalimantan Flats construction project only applies manual scheduling in the form of an S curve. This building consists of 9 floors with reinforced concrete material. Currently, there is BIM technology that can minimize problems caused by manual scheduling in controlling time. So in this study, a study will be conducted on the application of 4D BIM-based project scheduling using the Tekla Structures 2020 software from manual project scheduling.The building modeling refers to the plan drawings, including piling and reinforced concrete structural work in the Tekla Structures 2020 software. Scheduling is made using the Task Manager extension found in Tekla referring to the RAB, S curve, and interviews with the project party. The modeling results are then inputted into the Task Manager to provide 4D visualization with the help of the Object Representation extension combined with the Project Status Visualization extension.Based on the results of monitoring project progress (tracking) inputted into the Task Manager, it is known that lower structural work was completed two weeks earlier. Upper structural work started from the ground floor starting one week earlier, and all structural work was completed 16 days earlier than scheduled plan. The duration of the work generated by Tekla Structures 2020 is 126 calendar days. The work starts from October 19, 2020, to February 21, 2021. So, with several extensions owned by Tekla, it can be said that the use of Tekla Structures 2020 software in the implementation of 4D BIM can be relied on for monitoring and minimizing errors in scheduling.
Analisis Dampak Kualitas Udara dan Debu (PM10, PM2.5) terhadap Pengeboran Minyak di Blok A, Suai, Covalima, Timor Leste Emeliano Maria Gusmao de Oliveira; Husnul Khatimi
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 1 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i1.121

Abstract

Timor Resources Pty Ltd memperoleh onshore PSC TL-OT-17-08 Blok A di Suai dan berencana untuk mengebor 5 sumur di area 5 Suco, diantaranya Sumur Kumbili kedalaman 1.470 meter terletak di Suco Camanasa; Sumur Raiketan kedalaman 1.946 meter terletak di Suco Belekasak; Sumur Karau kedalaman 1.087 meter di Suco Matai; Sumur Lafaek kedalaman 2.903 meter di Suco Labarai; dan Sumur Laisapi kedalaman 1.770 meter di Suco Tashilin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi rona lingkungan awal khususnya kualitas udara, yang merupakan salah satu komponen untuk penyusunan dokumen EIA (Decree Law No. 5/2011 tentang Environmental license).  Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif eksploratif dan pengawasan. Hasil pemantauan terhadap 5 sumur yang terdiri dari 12 titik lokasi, didapatkan hasil NO2, SO2, O2, O3, dan CO masih memiliki nilai yang sesuai baku mutu WHO tentang kualitas udara. Sedangkan untuk PM2.5 sesuai standar dengan nilai 12,86 (baku mutu 25)danPM10 dengan nilai 77,82 (baku mutu 50). PM10 tinggi karena lahan kering dan juga penyebaran debu yang disebabkan oleh kecepatan angin. Pengeboran minyak tetap dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan, dengan tetap tetap memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar sesuai dengan regulasi yang berlaku di Timor Leste.Kata kunci: kualitas udara, debu, pengeboran minyak
DETEKSI PLAGIARISME MENGGUNAKAN ALGORITMA LEVENSHTEIN DISTANCE Yuslena; Husnul Khatimi; Rizky Aulia Fajrin
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtiulm.v6i1.66

Abstract

Deteksi kesamaan dokumen untuk sistem plagiarisme termasuk dalam riset Natural Language Processing dalam bidang kecerdasan buatan. Plagiarisme banyak terjadi pada dokumen di lingkungan akademisi, begitupun yang terjadi pada PSMTS ULM. Deteksi plagiarisme diperlukan agar menjaga orisinalitas dari hasil tesis mahasiswa. Ada beberapa algoritma yang digunakan peneliti sebelumnya untuk mendeteksi plagiarisme. Namun, algoritma yang diperlukan adalah algoritma yang cepat karena yang sedang terjadi pada tesis mahasiswa relatif memiliki string yang banyak dan data tesis yang akan terus bertambah setiap saatnya mengakibatkan memperlambat kinerja algoritma. algoritma Levenshtein Distance mengungguli algoritma adaptif. Proses preprocessing yang terdiri dari metode case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming yang dapat melakukan estimasi proses sistem menjadi lebih cepat. Algoritma Levenshtein Distence dapat mendeteksi plagiasi dengan baik dan rata-rata lama proses sistem tanpa dilakukan preprocessing adalah 6,283 ms dan dengan preprocessing adalah 4,920 ms.
Rancang Bangun Aplikasi E-Commerce Produk Desa Binaan Fakultas Teknik ULM Kecamatan Cempaka Banjarbaru Yuslena Sari; Husnul Khatimi; Muhammad Alkaff; Andreyan Rizky Baskara; Muti’a Maulida; Halimah Halimah; Nurul Qamaria
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 2 (2019): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i2.45

Abstract

Desa Cempaka yang terletak di Banjarbaru Kalimantan Selatan merupakan desa pengrajin sasirangan dan produk-produk kerajinan lainnya. Banyak masyarakat yang berdatangan kesana untuk membeli kain sasirangan maupun produk buatan tangan lainnya karena dikenal dengan kualitasnya yang bagus. Tetapi dalam pengelolaan jual beli di Desa Cempaka, pembeli harus datang langsung ke tempat untuk melihat barang dan melakukan proses transaksi jual beli. Hal ini akan memakan waktu untuk pembeli dan bisa menyebabkan kurangnya minat pembeli untuk kerajinan di Desa Cempaka Banjarbaru. Dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini banyak aplikasi yang membuat Online Shop untuk lebih mudah melakukan jual – beli dan menghemat waktu tanpa datang langsung ke toko yang kita inginkan. Perkembangan bisnis menggunakan Online Shop pun semakin meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan internet. Untuk itu kami membuat aplikasi Online Shop untuk memfasilitasi kerajinan yang ada di Desa Cempaka Banjarbaru. Penelitian ini mengaplikasikan metode waterfall dalam pengembangan sistemnya. Metode waterfall dipilih karena system ini akan berkelanjutan seiring dengan perkembangan bisnis di Desa Cempaka Banjarbaru. Tujuan dari penelitian adalah untuk mempermudah masyarakat yang ingin membeli produk kerajinan di desa cempaka sehingga dapat meningkatkan penjualan produk kerajinan dari Desa Cempaka.Kata kunci : online shop, waterfall, bisnis, Cempaka
COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF BUILDING INFORMATION MODELING BASED COST ESTIMATION AGAINST THE CONTRACTOR'S COST BUDGET PLAN IN DEVELOPMENT PROJECT OF BANJARBARU BAUNTUNG MARKET Muhammad Hanugrah Adipratama; Husnul Khatimi
CERUCUK Vol 6, No 2 (2022): CERUCUK VOL. 6 NO. 2 FEBRUARY 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/crc.v6i2.5832

Abstract

This study focuses on the use of Building Information Modeling (BIM) which begins with creating a 3D digital model (virtual building) which serves as a means for planning, designing, implementing development, and maintaining the building and its infrastructure for all parties involved in the project. Unlike other studies that use concrete structures, this study refers to the Bauntung Banjarbaru Market building with a steel structure. BIM software program is specific and correct. Specific is within the use of BIM information is taken and adapted to real conditions within the area. Correct is a constructible model, that is, the model that is created is the same as the model that was constructed. Besides, when there is a change in the model, the resulting cost estimate can change automatically.Modeling of building structures includes modeling of reinforced concrete structures and steel structures. The modeling is done using a software called Tekla Structures with a South-East Asia environment that refers to the plan drawing. After the modeling is complete, the work unit price is inputted into the software. The output of this modeling is direct cost estimation for structural work. For manual cost estimation using cost budget plan that has been obtained from the contractor in the form of a Microsoft Excel file.From the results of the analysis of the two cost estimates, the resulting comparison of the cost difference is quite scanty. The difference between manual cost estimation and BIM based cost estimation is 0.26%. So, it can be concluded that the use of BIM based cost estimation can be used because it produces cost estimates that are faster than using manual calculations made by contractors.The use of BIM can reduce costs and inaccuracies in the calculation of estimates in projects because it can be done more thoroughly. Keywords: BIM-based cost estimation, Tekla Structures, building structures