Ernawati Ernawati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Refleksi Dua Tahun Pandemi Covid-19: Dampak Pembelajaran Daring pada Lulusan Vokasi Dian Fitria; Veronica Rahmawati; Ernawati Ernawati; Fadillah As Siddiq; Siti Chapsah Ramadiyani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret gambaran lulusan Diploma Tiga (D3) Keperawatan yang menjalani proses pendidikan selama Pandemi Covid-19 yaitu dengan pembelajaran baik sepenuhnya dilakukan daring ataupun dilakukan dengan metode pemebelajaran campuran antara daring dan luring pada perkuliahan teori, praktikum, dan klinik. Sebanyak 444 responden lulusan D3 Keperawatan, pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling dengan responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengolahan dengan menggunakan uji univariate yaitu dengan uji distribusi frekuensi dan tendensi sentral. Penelitian ini menggunakan  Student Satisfaction Self Confidence in learning Scale (SCLS), Kuesioner penilaian kinerja perawat, The Generalized Anxiety Disorder dan Nomophobia Quesionaire (NMP-Q). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepuasan dan kepercayaan diri lulusan dengan metode pembelajaran yang digunakan yaitu kepuasan tingkat sedang 71,8%, tingkat rendah yaitu17,1% dan tingkat kepuasan tinggi hanya 11%. Kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan dalam kategori baik dengan kejadian ansietas yang terjadi mayoritas adalah ansietas ringan sebesar 41,7%. Nomophobia atau adiksi smartphone/Gadget yang dialami 59% nomophobia yang sangat berat, serta dari data tersebut juga tidak ada satupun responden yang tidak mengalami nomophobia.  Hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk institusi vokasi dalam pengembangan penggunaan metode pembelajaran daring, meskipun Pandemi Covid-19 sudah rmengalami penurunan kejadian, tetapi ini bisa menjadi langkah antisipasi terhadap kejadian yang sama dan adanya perkembangan teknogi informasi yang semakin pesat semakin menuntut pelaksanaan pendidikan yang lebih fleksibel dan tidak terbatas ruang dan waktu. Tingginya kejadian nompphobia dibutuhkan adanya intervensi kesehatan kejiwaan dalam upaya pencegahan terhadap adiksi smartphone atau gadget.
Efektivitas Pembelajaran Dengan Metode E-Learning Pada Mahasiswa Keperawatan Ria Efkelin; Hardin La Ramba; Ni Made Suarti; Martini Martini; Ary Rahmaningsih; Lipin Lipin; Nia Rosliany; Dameria Br Saragih; Apriliana Pipin; Ernawati Ernawati
An-Najat Vol. 1 No. 2 (2023): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i2.204

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) can now be used as a support in the teaching and learning process in the world of higher education, especially in nursing education. This study examines the effectiveness of learning with e-learning methods in nursing students. The method used in this literature view is based on 7 articles ranging from 2019 – 2023 with online databases used are PubMed, Scopus, Proquest, SAGE, CINAHL, and Google Scholar. The keywords used in article searches are e-learning and student and nursing. Nursing education supported by technology is essential to develop clinical reasoning and communication skills in health professionals, especially nursing.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua tentang Kesehatan Gigi dengan Kebiasaan Menggosok Gigi Anak Usia Prasekolah di Paud Tarbiyatul Huda Bogor Aprilia Putri; Ernawati Ernawati; Khalida Ziah Sibualamu
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v%vi%i.22242

Abstract

ABSTRACT Dental health is a crucial aspect of preschool development, as this stage establishes lifelong habits such as regular toothbrushing. However, many preschool-aged children continue to experience dental problems, often due to insufficient parental knowledge of proper oral care. This study aimed to examine the relationship between parental knowledge and the toothbrushing habits of preschoolers at Tarbiyatul Huda Preschool, Bogor. A quantitative cross-sectional design was employed, involving the entire population of 66 children selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires assessing parental knowledge and children’s toothbrushing behavior. Statistical analysis was conducted using the Chi-Square test, with the strength of association evaluated through Phi-Cramer’s test. The results demonstrated a significant relationship between parental knowledge and preschoolers’ toothbrushing habits (p 0.05). The Phi-Cramer’s value of 0.907 indicated a very strong association, highlighting the pivotal role of parental knowledge in shaping early oral health behaviors. Keywords: Dental Health, Parental Knowledge, PAUD Preschool Children, Toothbrushing.  ABSTRAK Kesehatan gigi merupakan aspek krusial dalam perkembangan anak prasekolah, karena tahap ini membentuk kebiasaan seumur hidup seperti menyikat gigi secara teratur. Namun, banyak anak usia prasekolah masih mengalami masalah gigi, seringkali karena kurangnya pengetahuan orang tua tentang perawatan gigi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan orang tua dan kebiasaan menyikat gigi anak prasekolah di Prasekolah Tarbiyatul Huda, Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang kuantitatif, yang melibatkan seluruh populasi yang terdiri dari 66 anak yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menilai pengetahuan orang tua dan perilaku menyikat gigi anak. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square, dengan kekuatan hubungan dievaluasi melalui uji Phi-Cramer. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua dan kebiasaan menyikat gigi anak prasekolah (p 0,05). Nilai Phi-Cramer sebesar 0,907 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, yang menyoroti peran penting pengetahuan orang tua dalam membentuk perilaku kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini.  Kata Kunci: Kesehatan Gigi, Pengetahuan Orang Tua, Anak Prasekolah PAUD, Menyikat Gigi.
Edukasi Upaya Pencegahan Perilaku Kekerasan pada Anak Usia Pre & Usia Sekolah di Panti Yauma Yatim dan Dhuafa Kemayoran Jakarta Pusat Ernawati Ernawati; Nia Rosliany; Muchamad Ichrom Tobari; Zahwa Sabil Ramadhani; Kezia Ester Josephin
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i4.1064

Abstract

Children as the nation's generation are a very important asset. Children have the potential to be human resources who will hold the journey of the Indonesian nation in the next few years. Violence prevention education can be provided as early as possible starting from preschool age. Preschool-aged children have a large amount of information at their disposal in a short period of time. The purpose of this activity is to provide education about the prevention of violence against children at the Yauma Orphanage, so that children and caregivers understand the forms of violence, how to prevent it, and create a safe environment for child development by measuring changes before and after the intervention. Pre-test and post-test, which calculate mean values and variations for each condition, are used to evaluate students' knowledge. Pareto analysis was also used to calculate the percentage increase in knowledge with the result of increasing child mobilization with an N-Gain score of 65.09961, the program showed that an educational approach that included pre-test and post-test increased students' knowledge about sexual violence prevention. As evidence of the success of this intervention, the pre and post results showed an increase in student knowledge of up to 85%. The program not only raises health awareness, but also teaches students more about how to apply violence to children in daily life. The conclusion in this activity can increase the health awareness of students at the Kemayoran Orphanage and Dhuafa Orphanage, Central Jakarta.