Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT MENULAR DENGAN PENERAPAN KEWASPADAAN STANDAR PADA MAHASISWA PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI DI RUANG OPERASI Intania Kusuma Wardhani; Ellyda Septiani Pramita; Vita Purnamasari
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.694

Abstract

Penyakit menular merupakan salah satu tantangan serius dalam dunia kesehatan, khususnya di ruang operasi yang memiliki risiko tinggi terhadap penularan infeksi. Mahasiswa praktik klinik keperawatan anestesiologi yang bertugas di ruang operasi harus memiliki pengetahuan yang memadai guna menerapkan kewaspadaan standar secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang penyakit menular dengan penerapan kewaspadaan standar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 61 mahasiswa semester 5 Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (80,3%) dan penerapan kewaspadaan standar yang tinggi (73,8%). Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan kewaspadaan standar (χ² = 22,367; p = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang baik berperan penting dalam penerapan kewaspadaan standar oleh mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan pendidikan dan pelatihan secara rutin melalui kurikulum dan praktik klinik sangat diperlukan.
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN ANTARA PASIEN PEMBEDAHAN MINOR DAN MAYOR DENGAN MENGGUNAKAN HARS DI IBS RSUD SLEMAN Dian Antama Putra; Vita Purnamasari; Elfi Etikasari
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.700

Abstract

Kecemasan merupakan respons psikologis umum yang dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, baik mayor maupun minor. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik dan proses penyembuhan pasien. Oleh karena itu, diperlukan metode penilaian yang objektif, salah satunya menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan tingkat kecemasan pasien pembedahan mayor dan minor di IBS RSUD Sleman dengan menggunakan instrumen HARS.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 50 responden dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri dari 25 pasien pembedahan mayor dan 25 pasien pembedahan minor. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner HARS dan dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien pembedahan mayor memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pasien pembedahan minor, dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0.000.Kesimpulannya, jenis pembedahan berpengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien. Pembedahan mayor cenderung menimbulkan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan pembedahan minor.Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya perawat dan penata anestesi, untuk melakukan pengkajian kecemasan secara sistematis sebelum operasi dan memberikan intervensi psikologis yang sesuai untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien.