Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash PLTU Rembang Untuk Pembuatan Beton Menggunakan Semen PPC Wardhani, Kinan Wintang; Pangestuti, Endah Kanti; Kusumawardani, Rini; Firdaus, Muh Arief
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i1.86

Abstract

The research aims to reduce the amount of coal burning waste of fly ash and bottom ash PLTU Rembang as a substitution of cement and sand in the production of quality concrete K-225 and waterproof using Portland Pozzolan cement. The method was experimented in the laboratory by making 50 samples of 15 x 15 x 15 cm3 test objects for 28 days, 60 days, and water absorption tests. The test objecte was made in 5 variations: normal concrete (without substitution) and 20% bottom ash substitution concrete and fly ash mixture 0%, 5%, 10%, 15%. Strong K-225 pressure occurs at the age of 60 days on bottom ash substituted concrete 20% with fly ash 0%, 5% 10% and 15% respectively of 245 kg/cm2, 254,67 kg/cm2, 250,67 kg/cm2, dan 250,67 kg/cm2. Water absorption of concrete at 28 days of ashes substitution was less than 20% and ashes flew below 0% and 5%, 10% 15% resulted in 4.85%, 5.17%, 5.05%, and 5.18%. The results of the research showed that the concrete made meets the K-225 quality and better absorption than normal concrete.
Perencanaan Desain Taman Edukasi Lalu Lintas Di Kabupaten Tegal Sebagai Upaya Meningkatkan Keselamatan Lalu Lintas: Penelitian Sholahudin, Farhan; Pangestuti, Endah Kanti; Gustoro, Dimas; Nugraha, Muhamad Reza Robby; Ma'arif, Syamsul; Muna, Yunita Miftahul; Ayu Istianti, Monica
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2482

Abstract

Investasi pendidikan lalu lintas sejak dini merupakan langkah strategis untuk masa depan keselamatan jalan yang lebih baik. Kabupaten Tegal menunjukkan komitmennya melalui rencana pembangunan taman lalu lintas sebagai sarana edukatif bagi anak-anak. Taman ini diharapkan menjadi warisan berharga yang dapat menumbuhkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus menjadikan Kabupaten Tegal sebagai pelopor di luar kota besar yang umumnya memiliki fasilitas serupa. Pembangunan taman ini sejalan dengan visi daerah dalam menciptakan lingkungan jalan yang aman dan ramah anak. Tidak hanya sebagai ruang bermain, taman akan dilengkapi dengan fasilitas edukasi seperti mini jalan raya, rambu lalu lintas, zebra cross, lampu lalu lintas, serta program edukatif seperti simulasi menyeberang jalan, lomba mewarnai, dan sosialisasi aturan lalu lintas. Harapannya, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang tertib dan disiplin dalam berlalu lintas.Namun, hingga saat ini belum tersedia siteplan dan desain layout taman, sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang desain yang optimal dan sesuai fungsi. Selama delapan bulan pelaksanaan, luaran yang ditargetkan mencakup publikasi jurnal nasional, permohonan hak cipta, publikasi di media massa cetak/elektronik, dan video dokumentasi kegiatan di YouTube
Utilization of Rembang PLTU Coal Burning Waste for Paving Blocks Material Pangestuti, Endah Kanti; Bambang Haryadi; Andi Purnomo; Fadhila Rizqina; Tegar Aditya; Mohammad Wahyu Eka
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v26i2.4554

Abstract

Accumulating coal combustion waste will negatively affect the neighborhood. Over time, more waste will be generated, which will take time. Processing methods are needed to reduce the increasing amount of coal waste. One processing method is to use ash and bottom ash as a mixture in paving. The study used paving blocks as a control sample for one cement : 3 sand. Fly ash addition variation consists of 0%, 10%, 20%, and 30% of the cement weight. The compressive strength test results at 28 days and 60 days of control paving blocks with a standard mixture were 17.8 MPa and 24 MPa. The compressive strength results from 0% variations are 10.9 MPa and 15.6 MPa. The 10% variation has a compressive strength of 10.5 MPa and 13.6 MPa. The 20% variation has a compressive strength of 10.25 MPa and 14.5 MPa. The variation is 30%, with compressive strength of 11.5 MPa and 14.86 MPa.
Pengaruh Fly Ash Dan Bottom Ash (Faba) PLTU sebagai Campuran Paving Blok ditinjau terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air Pangestuti, Endah Kanti; Bagaskara, Praba; Heriyanto, Fadhila Rizqina
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 2, No 2 (2023): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v2i2.80

Abstract

PLTU Tanjung Jati-B Jepara menghasilkan limbah dari hasil pembakaran batubara berupa fly ash dan bottom ash. Penumpukan limbah tersebut akan menimbukan banyak masalah lain, sehingga diperlukan inovasi untuk mengubahnya menjadi bahan bernilai tambah. Salah satunya adalah dengan menjadikan fly ash dan bottom ash menjadi bahan campuran untuk pembuatan paving block. Paving block dengan material fly ash dan bottom ash akan menggunakan perbandingan campuran bahan 1:3 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dan bottom ash menghasilkan paving block mutu B dengan nilai kuat tekan 18,73 MPa pada mix design (1 S : 3 BA) dan paving block mutu C dengan daya serap air 7,5% pada mix design dan ((0,5 S : 0,5 FA): 3 BA).
Studi Perbandingan Perilaku Balok Beton Tulangan Baja Konvensional dan Balok Beton Tulangan Glass Fiber Reinforced Polymer Ramadhani, Kharisma Dwi; Sabrina, Annisa Rahma; Bachtiar, M. Vicky Restu; Setiawan, Aviv; Pangestuti, Endah Kanti; Anggraini, Nurti Kusuma
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 8 No 01 (2026): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi (In Progress)
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v8i01.2107

Abstract

Reinforced concrete commonly uses conventional steel reinforcement due to its good tensile strength and ductility. However, steel reinforcement is susceptible to corrosion and has a relatively high self-weight. Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) has emerged as an alternative reinforcement material with high tensile strength, low weight, and excellent corrosion resistance. This study aims to compare the flexural behavior of reinforced concrete beams using GFRP reinforcement and conventional steel reinforcement in terms of maximum flexural capacity, load–deflection behavior, and crack patterns. The research was conducted experimentally through laboratory testing using the two-point loading method. The test specimens were concrete beams measuring 150 × 150 × 600 mm, reinforced with either steel or GFRP bars with diameters of 6 mm and 8 mm. The results indicate that GFRP-reinforced beams exhibit higher maximum flexural capacity than steel-reinforced beams, with increases of 44.53% for 6 mm diameter bars and 15.65% for 8 mm diameter bars. In addition, GFRP-reinforced beams show greater deflection, indicating higher flexibility compared to steel-reinforced beams. Crack pattern observations reveal that GFRP-reinforced beams develop more numerous and widely distributed cracks and tend to experience shear failure, whereas steel-reinforced beams display more controlled flexural cracking. These findings suggest that GFRP reinforcement has significant potential as an alternative to conventional steel reinforcement, particularly for structures requiring high corrosion resistance and a high strength-to-weight ratio, while careful consideration of shear failure is necessary in design
Peningkatan Kapasitas Petani dalam Budidaya Alpukat mMelalui Pelatihan Teknik Pemupukan Berimbang di Desa Sumberahayu, Kendal Pangestuti, Endah Kanti; Kusumawardani, Rini; Nugroho, Untoro; Purnomo, Mego; Gustoro, Dimas; Nugraha, Muhammad Reza Robby; Jasmine, Belinda Zahvia Putri; Abdillah, Dhafin Zulfa; Angginata, Sugita Luthfi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2225

Abstract

Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya alpukat berkat kondisi tanah yang subur dan iklim tropis yang mendukung. Namun, praktik budidaya yang masih tradisional, menyebabkan rendahnya produktivitas dan kualitas buah, serta terbatasnya pengetahuan petani terhadap teknik perawatan yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan tanaman alpukat melalui penyuluhan dan pendampingan teknik pemupukan serta perawatan pohon yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik lapangan, dan aplikasi pupuk oleh petani mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam menerapkan pemupukan berimbang, pemangkasan pohon yang tepat, serta manajemen budidaya yang lebih efisien. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan akademisi dalam mengembangkan praktik pertanian yang ramah lingkungan. Program ini memberikan dampak sosial berupa perubahan perilaku petani menuju sistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 2 (Zero Hunger) dan SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kapasitas petani dan penguatan sistem pertanian berkelanjutan di Desa Sumberahayu.