Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERENCANAAN DAN DESAIN RUANG PARKIR DI PASAR INPRES GOKAT LAURA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA Wirasutama, Cokorda Putra; Astati Sukawati, Ni Ketut Sri; Dama Lolu, Gustiyanus
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v5i2.12822

Abstract

Pasar Inpres Gokat Laura merupakan salah satu dari delapan pasar kecamatan di Kabupaten Sumba Barat Daya yang berfungsi sebagai pusat pemenuhan kebutuhan harian masyarakat. Aktivitas pasar yang tinggi berdampak langsung pada area parkir yang belum tertata secara optimal. Kondisi ini diperburuk oleh tidak adanya penanda petak parkir yang jelas, sehingga penempatan kendaraan menjadi semrawut dan mengurangi kenyamanan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak (desain) area parkir yang teratur dan efektif di Pasar Inpres Gokat Laura. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan secara langsung untuk mengumpulkan data primer karakteristik parkir, meliputi volume kendaraan, durasi, akumulasi parkir, serta inventarisasi luas lahan eksisting. Berdasarkan analisis data, dirancang tiga alternatif desain penataan petak parkir. Hasil penelitian menetapkan alternatif desain pertama sebagai rancangan terpilih, karena dinilai paling optimal dalam aspek keamanan, kenyamanan, dan efisiensi ruang parkir.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Gaya Kepemimpinan Manajer Proyek Dalam Pelaksanaan Proyek Konstruksi. (Studi Kasus : Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayana) I Wayan Diasa; I Komang Alit Astrawan Putra; I Kadek Mahadykha; Ni Ketut Sri Astati Sukawati
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Manajer Proyek adalah sebagaiApengatur visi,Amotivator,Apenganalisis, dan penanggung jawab pekerjaan. Pada proyek pembangunan gedung dekanat fakultas kedokteran hewan (FKH) universitas udayana menggunakan struktur balok dan pelat precast, dimana terdapat beberapa kendala pada pekerjaan dilapangan diantaranya keterlambatan produksi dan pengiriman balok precast. OlehAkarena ituAperlu dilakukanApenelitianAuntuk mengetahuiAfaktor-faktorAyang mempengaruhi gaya kepemimpinan Manajer Proyek. Tujuan dari penelitianAiniAadalahAuntuk mengetahuiAfaktor-faktorAyangAmempengaruhiAdanAfaktorAyang palingAdominan mempengaruhi Gaya KepemimpinanAManajerAProyek dalam pelaksanaan proyekAkonstruksiApada pembangunan gedung dekanat fakultas kedokteran hewan (FKH) universitas udayana. Dalam penelitian ini metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner, data yang telah terkumpul selanjutnya diuji terlebih dahulu dengan uji validitas,AreliabilitasAdanAujiAasumsiAklasik. Kemudian dilanjutkan menganalisis data menggunakan AnalisisARegresiALinierABerganda dengan bantuan software SPSS 25.0. Dari hasil analisis diperoleh bahwa faktor pengetahuan (X1) memilikiApengaruhAyang SignifikanAterhadap Gaya Kepemimpinan (Y) dengan nilai t hitung = 3.230 dan nilai signifikansi 0.003. Faktor keahlian (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap gaya kepemimpinan (Y) dengan nilai t hitung = 3.806 dan nilai signifikansi 0.001. Faktor motivasi atau sikap (X3) tidak memilikiApengaruh yangaSignifikan terhadap gaya kepemimpinan (Y) dengan nilai t hitung = (-0.204) dan nilai Signifikansi 0.839.
ANALISIS DESAIN REVETMENT BATU ARMOR DALAMPENANGGULANGAN KERUSAKAN PANTAI TEGAL BESAR DIKABUPATEN KLUNGKUNG I Wayan Diasa; I Gusti Agung Bagus Semarabawa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Tegal Besar berlokasi di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, merupakan salah satu pantai di Bali yang mengalami abrasi cukup parah akibat gempuran gelombang. Di lokasi studi bangunan-bangunan yang ada seperti vila-vila dan pura sudah sangat dekat dengan laut sehingga hampir tidak ada sempadan pantai. Pada lokasi studi sudah terdapat revetment dengan batu armor sepanjang 230 m untuk mencegah atau mengurangi abrasi yang lebih parah. Tujuan dari studi ini ialah untuk menentukan desain bangungan batu armor pada penanggulangan kerusakan Pantai Tegal Besar,sesuai data yang ada pada pantai tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data angin dan peramalan gelombang, analisis kala ulang gelombang rencana, analisis pasang surut, dan analisis refraksi/defraksi yang menggunakan data sekunder diperoleh dari BMKG Bali, Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS-BP) dan konsultan perencana. Selanjutnya hasil analisis digunakan untuk perhitungan perencanaan desain revetment batu armor. Hasil analisa menunjukkan bahwa abrasi di Pantai Tegal Besar disebabkan oleh gelombang yang cukup tinggi yaitu kala ulang 25 tahun sebesar 3,679 m dan menyusur pantai. Gelombang ini menyebabkan terjadinya perpindahan sedimen menyusur pantai, sehingga direncanakan bangunan revetment dengan lapis batu armor untuk mencegah kemunduran garis pantai di lokasi tersebut. Adapun hasil analisis desain revetment lapis batu armor yang didapat yaitu : tinggi revetment adalah 5,20 m dari LWL dengan sudut kemiringan bangunan 1:2, lapisan utama digunakan batu andesite dengan berat 1500 kg dengan tebal 1,8 m, lapisan kedua menggunakan batu andesite dengan berat 375 kg dengan tebal 1,2 m, lapisan pengisi digunakan batu andesite dan geotextile dengan berat 15 kg dengan tebal 2,2 m, lebar puncak 1,97 m dengan elevasi puncak 5,2 m, tinggi toe protection 1,8 m dengan panjang 3,0 m dan total panjang revetment rencana 750 m.
PERBANDINGAN METODE PENJADWALAN LINE OF BALANCE(LoB) DENGAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) PADAPROYEK KONTRUKSI REPETITIF(Studi Kasus: Proyek Pembangunan Struktur Villa Cemongkak PecatuKabupaten Badung) I Komang Alit Astrawan Putra; I Wayan Diasa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; I Gusti Ngurah Eka Partama; I Made Yogi Antara Putra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pekerjaan konstruksi khususnya yang berskala besar pada saat ini cukuppesat. Disamping membutuhkan biaya yang besar, juga membutuhkan metode kerja yang baik agardapat meningkatkan kualitas proyek. Para kontraktor sering kali dihadapkan dengan pekerjaankonstruksi yang terdiri dari beberapa unit yang sama seperti pada pekerjaan jalan raya, perumahanatau villa, dan pembangunan apartemen. Proyek pembangunan struktur Villa Cemongkak adalahproyek dengan jenis pekerjaan berulang. Proyek ini terdiri dari enam unit bangunan Villa yang sama.Lokasi proyek terletak di daerah Kuta Selatan tepatnya di jalan Pantai Cemongkak, Pecatu, Badung,Bali. Rencana metode penjadwalan proyek ini menggunakan metode barchart dalam bentuk kurva S.Proyek ini mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya karena dalam proses pengerjaan ada itempekerjaan yang tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pekerjaan yang merupakan lintasan kritisdan villa yang lain masih dalam proses pekerjaan galian sehingga belum bisa dilanjutkan untukpekerjaan item selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan metode penjadwalan lain untuk mengetahuiefesiensi biaya dan waktu yang sesuai dibandingkan dengan kurva S. Proyek repetitif memiliki durasiitem pekerjaan yang seragam dan jumlah pekerjaan yang relatif sedikit, sehingga penggunaan metodeLoB dikenal lebih efektif. PDM merupakan metode jaringan kerja yang penyajiannya lebih sederhanajika diterapkan pada pekerjaan konstruksi yang repetitif. Hasil yang didapatkan dengan menggunakanmetode LoB yaitu 151 hari dan metode PDM yang lebih efektif yaitu 73 hari, sehingga menghasilkanmetode PDM lebih cepat pengerjaan 78 hari dibandingkan dengan metode LoB dengan biaya yanghampir mirip yaitu metode LoB membutuhkan biaya sebesar Rp. 158.951.026 dan untuk metode PDMmembutuhkan biaya sebesar Rp. 155.618.055. Terdapat selisih perbandingan biaya sebesar Rp.3.332.971.
PENERAPAN PENGADAAN MATERIAL UDITCH DENGAN SISTEMMATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PROYEKKONSTRUKSI JALAN.(Study Kasus: Pembangunan Konstruksi Jalan Batas KotaSingaraja - Mengwitani Titik 7A, 7B, 7C dan Titik 8) Made Agus Pramana; I Komang Alit Astrawan Putra; I Wayan Diasa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; Juniada Pagehgiri
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tahap perencanaan proyek konstruksi, terdapat kegiatan perencanaan pengadaanmaterial yang akan digunakan pada proyek konstruksi tersebut. Perencanaan tersebut harusdirencanakan dengan baik mengingat ketersediaan material yang digunakan akan sangatberpengaruh terhadap efisiensi biaya dan waktu dalam proses konstruksi yang akan dilakukan. Salahsatu cara yang dapat digunakan dalam perencanaan kebutuhan material adalah dengan melakukananalisis Material Requirements Planning (MRP). Material Requirements Planning (MRP). ProyekPembangunan Konstruksi Jalan Batas Kota Singaraja – Mengwitani Titik 7A, 7B, 7C dan Titik 8 dibagimenjadi 4 titik pekerjaan yaitu titik 7A, titik 7B, titik 7C dan titik 8. Semua titik tersebut memilikibangunan pelengkap uditch sebagai saluran drainase. Uditch yang dipakai adalah tipe DS 4 yangmerupakan uditch dengan dimensi saluran (DS) 1000 x 1000 x 1200 mm. Dalam analisis MaterialsRequirement Planning (MRP), ada beberapa teknik yang bisa dipakai yaitu: Lot for lot merupakansebuah teknik penentuan ukuran lot yang menghasilkan apa yang diperlukan untuk memenuhirencana secara tepat. Economic Order Quantity (EOQ) adalah sebuah teknik statistic yangmenggunakan rata-rata (seperti permintaan rataan satu tahun). Dari hasil analisis diperoleh efektivitaskebutuhan material uditch DS 4 sepanjang penanganan konstruksi dari titik 7A, 7B, 7C dan titik 8.Melalui analisis Lot for lot (LOL) dan teknik Economic Order Quantity (EOQ) diperoleh selisih biayayang sama terhadap biaya actual dalam Sembilan minggu pelaksanaan. sedangkan teknik EconomicOrder Quantity (EOQ) pada minggu ke 34 sampai dengan minggu ke 42 memiliki selisih biaya lebihbesar terhadap biaya actual dibandingkan dengan teknik Lot for lot (LOL)
ANALISIS KINERJA PELAYANAN PENUMPANG DI PELABUHAN SANUR: (Studi Kasus: Penyeberangan Sanur - Nusa Penida) Astati Sukawati, Ni Ketut Sri; Darma Yoga, I Wayan Gede; Wirasutama, Cokorda Putra; Dui Cahyadi, Kadek Agung Hendra
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v15i1.14047

Abstract

Transportasi berperan penting dalam mendukung pembangunan nasional dan dianggap baik jika mampu memberikan pelayanan yang memadai, aman, nyaman, dan dapat diandalkan. Pelayanan sendiri merupakan tindakan yang ditawarkan tanpa wujud fisik atau kepemilikan. Sebagai salah satu prasarana transportasi laut, Pelabuhan Sanur memiliki peran vital dalam melayani mobilitas penyeberangan laut bagi masyarakat dan wisatawan menuju Nusa Penida. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor mayor dan minor yang memengaruhi tingkat pelayanan, menghitung nilai CSI, dan menentukan kategori pelayanan di Pelabuhan Sanur. Metode yang digunakan adalah penyebaran kuesioner kepada pelanggan dan analisis data menggunakan SPSS untuk menguji signifikansi, validitas, dan reliabilitas variabel. Hasil analisis menunjukkan faktor mayor yang memengaruhi pelayanan di Pelabuhan Sanur meliputi kecepatan pelayanan, informasi prosedur dan layanan, pengaturan parkir, informasi transportasi lokal, dan kemudahan menemukan arah. Faktor minor mencakup kompetensi dan responsivitas petugas, kehadiran saat jam kerja, ketepatan jadwal kapal, serta tanggung jawab petugas. Nilai rata-rata kepuasan konsumen sebesar 0,812 termasuk dalam kategori sangat puas, menandakan pelayanan di Pelabuhan Sanur dinilai sangat baik oleh pengguna.