Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Papanda Journal of Community Service

Pelatihan Excellent Service Sebagai Upaya Penguatan Layanan Publik dan Komunikasi Pengelola Aryakibands Land Nurhidayah, Yayah; Zahratunnisa, Zahratunnisa
Papanda Journal of Community Service Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v3i2.2528

Abstract

Pelatihan pelayanan prima (service excellence) dan keterampilan komunikasi bagi pengelola Aryakibands Land dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan wisata berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan mengukur perubahan kompetensi peserta sebelum dan sesudah pelatihan pada tiga ranah utama: pengetahuan konseptual, sikap profesional, dan keterampilan praktis. Data dikumpulkan melalui survei, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi rata-rata sebesar 34–37% pada seluruh indikator yang dinilai, termasuk pemahaman service excellence, kesopanan, kesediaan melayani, kemampuan komunikasi, pengelolaan media sosial, kepercayaan diri, dan kemampuan mengatasi masalah. Temuan ini menegaskan bahwa metode pelatihan berbasis simulasi, role-play, dan diskusi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis peserta. Dampak jangka panjang diharapkan mampu memperkuat citra positif Aryakibands Land, meningkatkan kepuasan pengunjung, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi serta pembangunan sosial berkelanjutan di tingkat komunitas.
Akses dan Inklusivitas Pendidikan Tinggi: Aspirasi Siswa SLB di Wilayah Urban dan Rural Kustini, Titin; Nurhidayah, Yayah; Ilyas, Rahma; Nisa, Zahrotun; Apriani, Awaliyah Nur; Hindiasari, Gina
Papanda Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v2i2.2824

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mendokumentasikan kebutuhan dan aspirasi siswa disabilitas dalam mengakses pendidikan tinggi, sekaligus mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik diskusi kelompok terfokus (FGD), kegiatan ini melibatkan guru dan siswa di dua Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mewakili daerah urban dan rural. Hasil FGD menunjukkan adanya aspirasi kuat dari siswa disabilitas untuk melanjutkan pendidikan, khususnya ke program vokasi yang relevan dengan minat dan bakat mereka. Kendati demikian, terdapat kesenjangan signifikan antara aspirasi dan realitas. Kedua SLB menghadapi tantangan ganda, yaitu kurangnya akses pendidikan tinggi yang ramah disabilitas, khususnya perguruan tinggi di daerahnya, untuk mengakomodasi keterbatasan kemampuan siswa disabilitas yang mayoritas harus didampingi keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya menuntut akses fisik, tetapi juga kesetaraan informasi dan dukungan sistem. Sebagai luaran, pengabdian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah, membuka akses perguruan tinggi lokal yang ramah disabilitas, menyediakan jurusan vokasi inklusif, dan menjalin komunikasi secara berkelanjutan dengan SLB baik di wilayah urban maupun rural untuk keberhasilan pendidikan inklusif.