Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Parent Focused Parentification : Eksplorasi Inversi Peran Anak Sebagai Penopang Emosional dan Fungsional Orang Tua Saffanah Nur Madina; Neng Wulan Sari; Syahnur Rahman; Joanne Marrijda Rugebregt
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4622

Abstract

Parent-focused parentification occurs when children take on emotional and functional responsibilities typically held by parents, especially in families facing structural stress such as chronic illness. This study systematically explores this phenomenon in children using a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA approach. Articles published between 2010 and 2024 were selected from Google Scholar, Scopus, and ScienceDirect using strict inclusion criteria. Data were analyzed thematically and presented in a narrative synthesis. Findings reveal that the effects of parentification depend on role type, family context, and social support. Instrumental parentification can positively influence academic performance when supported by good quality of life. In contrast, emotional parentification is linked to higher risks of stress, depression, and identity issues when lacking adequate support. Tools such as the Parentification Inventory are essential for objectively assessing these experiences. This review underscores the importance of recognizing children's roles in the family and implementing appropriate interventions to prevent negative psychological outcomes and promote healthy adolescent development.  
Pelatihan Emotional Literacy Support Assistant (ELSA) Untuk Mendampingi Pemulihan Sosioemosi Anak Korban Bullying Pada Guru SD Di Garut Emotional Literacy Support Assistant Training to Assist the Socio-Emotional Anastasia Wulandari; Eka Fauziyya Zulnida; Muhammad Ariez Musthofa; Syahnur Rahman; Sitti Chotidjah; Mif Baihaqi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5483

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini menyoroti masalah kekerasan dan perundungan yang menjadi ancaman serius bagi anak-anak di lingkungan pendidikan. Berdasarkan data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) tahun 2023, perundungan paling banyak terjadi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), diikuti oleh Sekolah Dasar (SD), dengan dua kasus fatal yang menyebabkan kematian. Fakta ini menegaskan bahwa perundungan bukan hanya sekadar masalah psikologis, tetapi juga berpotensi fatal. Kondisi ini sejalan dengan misi Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, yang mencakup perlindungan anak. Perilaku agresif tersebut dapat menimbulkan dampak jangka panjang, seperti gangguan psikis, penurunan fungsi sosial, dan hambatan dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis psikologi. Sebagai kontribusi nyata, penelitian ini menguji efektivitas pelatihan Emotional Literacy Support Assistant (ELSA) bagi tenaga pendidik dalam mendampingi pemulihan sosioemosional korban perundungan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan adanya peningkatan rata-rata skor dari pretest (xˉ=21.83) ke posttest (xˉ=22.39). Peningkatan ini menunjukkan tren positif, namun dari hasil uji t-test berpasangan, nilai t-hitung sebesar -1.970 dengan p-value dua arah 0.0615. Karena nilai p-value ini lebih besar dari taraf signifikansi 0.05, disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata skor pretest dan posttest. Meskipun ada peningkatan, hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan tersebut belum cukup kuat untuk dianggap sebagai hasil yang signifikan pada populasi.