Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Kartu Huruf Bergambar untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Keaksaraan Anak Usia 4-5 Tahun di Kelompok Bermain Roja'ul Huda Sarolangun Nurlinda Nurlinda; Atika Wirdasari; Neneng Maesaroh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.335 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa keaksaraan anak dalam mengenal huruf melalui penerapan pembelajaran kartu huruf bergambar pada anak di Kelompok Bermain Roja’ul Huda Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data yang di lakukan peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang di lakukan dengan menghitung pencapaian persentase setiap siklus.Penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran kartu huruf bergambar untuk mengembangkan kemampuan bahasa keaksaraan anak usia 4-5 tahun di Kelompok Bermain Roja’ul Huda Sarolangun sudah baik, hal ini di buktikan dari hasil pra-siklus sebelum penerapan kartu huruf bergambar hanya 2 anak yang Berkembang Sangat Baik(BSB), setelah di terapkan pembelajaran kartu huruf bergambar pada Siklus I menunjukan peningkatan perkembangan Berkembang Sangat Baik (BSB) menjadi 4 anak, dan pada Siklus II mengalami peningkatan Berkembang Sangat Baik (BSB) menjadi 10 anak. Dengan demikian perkembangan kemampuan bahasa keaksaraan anak melalui pembelajaran kartu huruf bergambar dinyatakan berhasil memenuhi indikator yang yang sudah di terapakan.
Teacher's Strategy in Developing Children's Language Through Role Playing Activities Putri Wijayanti; Rohinah M Noor; Ridwan Ridwan; Atika Wirdasari
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v8i2.6616

Abstract

The teacher's strategy is the effort or method used in delivering learning to children. Language is a form of communication both orally and in writing. The method of role playing is to portray characters or objects around the child with the aim of developing imagination (imagination). The formulation of the problem in this study is to determine macro role playing activities, to determine the language development of children aged 5-6 years and to determine language development through macro role playing activities. The type of research used in this research is qualitative descriptive qualitative. Based on the results of the research that the researchers did, the role-playing activities had been carried out in accordance with the procedures in role-playing. The steps for playing this role are in accordance with what is explained from Roestiyah's theory, namely starting from the teacher choosing the theme to be played, preparing the script or storyline, preparing the media to be used in the game, explaining the techniques and rules in the game, dividing or choosingtheir respective roles. -each child, telling while setting the first scene of discussion and evaluating learning. Therefore, the child's language development has developed very well.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DAERAH PRIORITAS SATU KOTA JAMBI: THE FACTORS THAT INFLUENCE STUNTING LEVEL IN FIRST PRIORITY OF JAMBI Ridwan, Ridwan; Wirdasari, Atika; Huda, Huda
Jurnal Psikologi Jambi Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Jambi
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Introduction An There are many factors that cause stunting, including babies whose birth weight is less than 2,500 grams will carry the risk of death, impaired child growth, including being at risk of becoming short if not handled properly. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that, the biggest influencing factor of stunting events in Stunting Areas Priority 1 (One) Jambi City is Lack of mother's understanding of the first 1000 days of life. Method This research use descriptive qualitative method. This research in tha Olak Kemang Village, Ulu Gedong, and Bagan Pete village with 6 participant such as community leader and civil society. Results This can be seen from the results of research in the Olak Kemang Village, the mother's understanding indicator about the first 1000 days of life has the lowest percentage of 66%, only 71% in Ulu Gedong Village and 65% in Bagan Pete Village. So if on average, the percentage of mothers' understanding of the first 1000 days of life in the Priority 1 (One) Stunting Area of Jambi City is 67%. Keyword : stunting, Olah Kemang Village, impaired child growth ABSTRAK Introduction Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya stunting sangat banyak diantaranya yaitu bayi yang berat lahirnya kurang dari 2.500 gram akan membawa risiko kematian, gangguan pertumbuhan anak, termasuk dapat berisiko menjadi pendek jika tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor terbesar dari kejadian Stunting di Daerah Stunting Prioritas Satu Kota Jambi adalah minimnya pemahaman ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Olak Kemang, Kelurahan Ulu Gedong, dan Kelurahan Bagan Pete dengan meilbatkan 6 partisipan yang terdiri dari tokoh masyarakat dan warga. Hasil Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian di Kelurahan Olak Kemang, indikator Pemahaman ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan mendapat persentase terendah sebesar 66%, di Kelurahan Ulu Gedong hanya sebesar 71% dan di Kelurahan Bagan Pete hanya sebesar 65%. Sehingga jika di rata-ratakan, persentase Pemahaman ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan di Daerah Stunting Prioritas 1 (Satu) Kota Jambi adalah sebesar 67%. Kata Kunci: Stunting, Desa Olak Kemang, Gangguan Pertumbuhan anak
Urgensi Pengembangan Sosial dan Emosional Anak: Pondasi Kehidupan Masa Depan Fadlan, Achmad; Wirdasari, Atika; Nurlinda, Nurlinda; Husin, Husin; Asmawati, Asmawati; Utami, Sapriya; Nurmalia, Nurmalia; Anisa, Anisa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6527

Abstract

Pengembangan sosial dan emosional anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan kesiapan anak dalam menghadapi kehidupan di masa depan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RA Dharma Wanita dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran guru dan orang tua tentang pentingnya aspek sosial dan emosional dalam pendidikan anak usia dini. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan guru, dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan stimulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman serta praktik stimulasi sosial emosional yang lebih terarah. Intervensi ini membuktikan bahwa dukungan lingkungan yang tepat dapat memperkuat keterampilan sosial dan emosional anak sejak usia dini.
Kerajinan Menganyam Untuk Mengembangkan Kecerdasan Seni di Taman Kanak-Kanak Al-Falah Desa Malapari Provinsi Jambi Jamilah; Wirdasari, Atika; Nurlinda; Sinta Silvia
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jd.v2i1.140

Abstract

Menganyam untuk anak usia dini tidak dilakukan dengan teknik yang komplek, namun masih dalam tahap teknik dasar menganyam yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kerajinan menganyam dapat mengembangkan kecerdasan seni di Taman Kanak-kanak Al-Falah Desa Malapari Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian penulis lakukan analisis dengan analisis domain, analisis taksonomi dan analisis komponensial. Langkah terakhir yang penulis lakukan yaitu melakukan triangulasi data untuk mencari keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerajinan menganyam dapat mengembangkan kecerdasan seni di Taman Kanak-kanak Al-Falah Desa Malapari Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi telah diterapkan dalam pembelajaran dengan berbagai kegitan meliputi mempersiapkan perencanaan, alat dan bahan yang digunakan dalam mengembangkan kecerdasan seni melalui kerajinan menganyam dan menyelaraskan dengan pembelajaran anak usia dini, menerapkan kerjasama pada orang tua untuk mengembangkan kecerdasan seni pada kegiatan sehari-hari anak di rumah dalam kerajinan menganyam dan melakukan penilaian terhadap perkembangan kecerdasan seni anak melalui kerajinan menganyam.
Teacher's Strategy in Developing Children's Language Through Role Playing Activities Wijayanti, Putri; Noor, Rohinah M; Ridwan, Ridwan; Wirdasari, Atika
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 8 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v8i2.6616

Abstract

The teacher's strategy is the effort or method used in delivering learning to children. Language is a form of communication both orally and in writing. The method of role playing is to portray characters or objects around the child with the aim of developing imagination (imagination). The formulation of the problem in this study is to determine macro role playing activities, to determine the language development of children aged 5-6 years and to determine language development through macro role playing activities. The type of research used in this research is qualitative descriptive qualitative. Based on the results of the research that the researchers did, the role-playing activities had been carried out in accordance with the procedures in role-playing. The steps for playing this role are in accordance with what is explained from Roestiyah's theory, namely starting from the teacher choosing the theme to be played, preparing the script or storyline, preparing the media to be used in the game, explaining the techniques and rules in the game, dividing or choosingtheir respective roles. -each child, telling while setting the first scene of discussion and evaluating learning. Therefore, the child's language development has developed very well.
Pendidikan Anak Usia Dini: Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Perspektif Ibnu Sina : indonesia Fadlan, Achmad; Sapriya Utami; Nurlinda, Nurlinda; Atika Wirdasari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12953

Abstract

Early childhood education plays a vital role in character and moral development. This study aims to analyze Ibn Sina's ideas on integrating Islamic values in early childhood education using a holistic approach that includes spiritual, intellectual, and emotional aspects. The method employed is literature review through a descriptive qualitative approach to evaluate the relationship between Ibn Sina's educational concepts and the current early childhood education curriculum. The findings indicate that the development of morals, the enforcement of monotheism, and the practice of worship from an early age form a strong foundation for children's growth. The application of Islamic values is carried out through daily habits, Islamic thematic education, and examples set by teachers and parents. Therefore, Ibn Sina's thoughts are highly relevant as a reference for developing character education in early childhood based on Islamic values to produce intelligent, well-rounded, and faithful generations.
Improving The Ability To Recognize Number Concepts In Children Aged 4-5 Years Through Natural Media Raoda Tul Jannah Maruddani; Atika Wirdasari; Nurlinda Nurlinda; Zulfajri -; Dian Syafitrah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.8252

Abstract

Peneltian ini didorong oleh kurang optimalnya perkembangan kognitif anak. Masalah tersebut terjadi pada tahun pelajaran 2023/2024 di kelas A TK Berkah Kota Jambi. Salah satunya adalah masih ada anak yang belum memahami konsep bilangan. Untuk mengukur peningkatan pemahaman bilangan melalui pembelajaran bermain dengan menggunakan media alam yaitu batu pada anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Berkah Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah anak sebanyak 12 orang. Informasi berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Berkah Kota Jambi. Hasil Penelitian setelah tindakan kelas pada siklus II telah mencapai skor rata-rata 88% pemahaman siswa terhadap konsep bilangan berada pada kategori baik.
Planning and implementation of holistic-integrative early childhood education management for achieving quality services Amrindono Amrindono; Achmad Fadlan; Nurlinda Nurlinda; Atika Wirdasari; Kompri Kompri
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the planning and implementation of Holistic Integrative Early Childhood Education (HI-ECE) management in achieving quality services. A qualitative approach was applied using a case study method in three ECE institutions that have implemented HI-ECE. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document review, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive analysis model. The findings reveal that during the planning stage, the institutions designed programs based on children’s needs assessment covering education, health, nutrition, and protection aspects, involving multi-sector stakeholders. In the implementation stage, strategies included thematic curriculum integration, regular health services, provision of nutritious meals, strengthening parental involvement, and coordination with community health centers, social services, and community organizations. However, challenges were identified, such as limited funding, lack of specialized personnel, and coordination difficulties among agencies. Improvement efforts were made through teacher capacity building, partnership strengthening, and utilization of local resources. This study highlights that the success of HI-ECE management in achieving quality services greatly depends on participatory planning, integrated implementation, and continuous support from all stakeholders.
Pendampingan Pengembangan Motorik Kasar Melalui Seni pada Anak Usia Dini : Pengabdian Mourent Aulia Abadi; Achmad Fadlan; Husin Husin; Atika Wirdasari; Sapriya Utami; Nurmalia Nurmalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7008

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan guru mengenai pentingnya seni dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di RA Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi berupa aktivitas seni tari yang melibatkan anak-anak secara langsung. Program ini memberikan edukasi kepada pendidik dan orang tua tentang strategi pengembangan seni sebagai sarana stimulasi motorik kasar, kreativitas, ekspresi emosi, serta kepercayaan diri anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peran seni dalam pendidikan anak usia dini. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan melalui aktivitas seni. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan kompetensi akademik di masyarakat. Dengan demikian, seni dapat menjadi media efektif untuk mengembangkan motorik kasar sekaligus mendukung perkembangan sosial, emosional, dan kreativitas anak usia dini.