Bz Septeiyawan Abdullah
Universitas PGRI Palembang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI KINERJA BURSA KERJA KHUSUS (BKK) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KABUPATEN SLEMAN Efri Meldianto; Sukardi Sukardi; Eliza Bahora; Bz Septeiyawan Abdullah
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i2.19653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja BKK SMK di Kabupaten Sleman pada jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) otomotif berdasarkan penilaian dari pengelola BKK, guru TKR otomotif, dan kinerja BKK dalam hal kebermanfaatan berdasarkan penilaian dari siswa kelas XII jurusan TKR otomotif. Penelitian Ini adalah penelitian evaluasi yang menggunakan model discrepancy. Penelitian ini dilakukan di lima Sekolah Kejuruan di Kabupaten Sleman, penelitian ini melibatkan pengelola BKK, guru TKR otomotif, dan siswa kelas XII TKR otomotif sebagai responden. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu  5 dari 53 SMK yang telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan data dikumpulkan melalui kuesioner dalam bentuk invetori Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata penilaian dari Pengelola BKK yaitu sebesar 103,20 termasuk dalam kategori rendah dari skor yang ditetapkan sebelumnya untuk penilaian dari pengelola BKK yaitu 45 hingga 180.
IMPLEMENTASI PERAWATAN DAN PERBAIKAN PERALATAN BENGKEL SMK TEKNIK PEMESINAN DI BANDAR LAMPUNG BERBASIS INDUSTRI Ridho Aritonang; bz Septeiyawan Abdullah; Olivia Laras Sati; Ardani Ahsanul Fakhri; Appriyana Hari Murti; Wahyu Eka Sulistia Sari; Efri Meldianto; Eliza Bahora; Elisa Mayang Sari; iswahyuni wulandari
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v10i1.21403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) pengawasan pada tata kelola bengkel praktik SMK jurusan Teknik Pemesinan di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei. Responden pada penelitian ini adalah ketua jurusan, guru produktif, dan teknisi sedangkan pada PT. SUNTER INTI MEGAH adalah kepala bengkel, teknisi dan operator. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: kuesioner, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pada PT. SUNTER INTI MEGAH mempunyai kualitas baik dengan mean 3,18 sementara pada smk mempunyai kualitas baik dengan mean 2,81; (2) pelaksanaan pada PT. SUNTER INTI MEGAH mempunyai kualitas sangat baik dengan mean 3,30 sementara pada smk mempunyai kualitas baik dengan mean 2,68; dan (3) pengawasan pada PT. SUNTER INTI MEGAH mempunyai kualitas baik dengan mean 3,13 sementara pada smk mempunyai kualitas baik dengan mean 2,61. Berdasarkan penelitian ini, SMK dapat mengetahui sampai dimana tata kelola yang sudah dilakukan dan Industri dapat memberikan gambaran serta solusi terhadap SMK untuk menjadi lebih  baik lagi.
IMPLEMENTASI PROYEK P5 TERHADAP KETERAMPILAN SISWA DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DI SD Dila Marhipa; Misdalina; Bz Septeiyawan Abdullah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6242

Abstract

Project-based learning provides students with the opportunity to explore learning that is relevant to current real-world issues, thus serving as an effective method to foster independence, and enhance critical thinking, creativity, collaboration, and practical skills. This project serves as a platform for students to learn, observe, and formulate solutions to problems in their surrounding environment. This study aims to analyze students’ skills in making fertilizer and examine the differences in their skills before and after the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in producing liquid organic fertilizer at SD Negeri 1 Sungai Bungin. The study adopts a quantitative approach using a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of fifth-grade students at SD Negeri 1 Sungai Bungin who participated in the liquid organic fertilizer project. Data collection techniques included tests, performance assessments, and observations. The pretest results showed that students’ initial skills were relatively low in problem identification and understanding the benefits of liquid organic fertilizer. After the implementation of the P5 project, posttest scores significantly increased, indicating a positive impact on students’ skills, particularly in critical thinking, collaboration, and environmental problem-solving. Additional findings revealed that students not only improved their technical abilities in making liquid organic fertilizer but also developed character traits such as teamwork, environmental awareness, and creativity.
EVALUASI KINERJA BURSA KERJA KHUSUS (BKK) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KABUPATEN SLEMAN Efri Meldianto; Sukardi; Eliza Bahora; Bz Septeiyawan Abdullah
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i2.19653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja BKK SMK di Kabupaten Sleman pada jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) otomotif berdasarkan penilaian dari pengelola BKK, guru TKR otomotif, dan kinerja BKK dalam hal kebermanfaatan berdasarkan penilaian dari siswa kelas XII jurusan TKR otomotif. Penelitian Ini adalah penelitian evaluasi yang menggunakan model discrepancy. Penelitian ini dilakukan di lima Sekolah Kejuruan di Kabupaten Sleman, penelitian ini melibatkan pengelola BKK, guru TKR otomotif, dan siswa kelas XII TKR otomotif sebagai responden. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu 5 dari 53 SMK yang telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan data dikumpulkan melalui kuesioner dalam bentuk invetori Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata penilaian dari Pengelola BKK yaitu sebesar 103,20 termasuk dalam kategori rendah dari skor yang ditetapkan sebelumnya untuk penilaian dari pengelola BKK yaitu 45 hingga 180.
PENGARUH MEDIA TRAINER SISTEM PENDINGIN TERHADAP HASIL PRAKTIK SISWA SMK Juz’am Alifyan; Yunika Lestaria Ningsih; Bz Septeiyawan Abdullah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12492

Abstract

ABSTRACT Practical learning in the automotive field requires students not only to understand the operating principles of vehicle components but also to apply them accurately in workshop activities. In the cooling system topic, limited practical learning media often hinder the learning process, resulting in learning experiences that do not fully reflect real workplace conditions. This situation encourages the use of a cooling system trainer as a learning medium designed to strengthen the connection between conceptual understanding and practical skills. This study involved 30 students of Class XI TKR 2 at SMK Negeri 8 Palembang, selected through a purposive sampling technique. Changes in students’ practical abilities were observed through pre- and post-learning practical tests and analyzed using normality testing, the Wilcoxon Signed Rank Test, and N-Gain analysis. The results revealed an increase in the average practical score from 49.53 to 84.80 after the implementation of the trainer-based learning activities. A significance value of 0.000 (<0.05) indicated a statistically significant improvement in students’ practical performance. Furthermore, the average N-Gain score of 0.68 was categorized as moderate, with an effectiveness level of 68.04%. These findings suggest that the cooling system trainer can provide a more engaging learning experience, enhance procedural understanding, and support the development of vocational competencies aligned with industry demands. Therefore, the media has considerable potential as an innovative alternative for practical learning in automotive vocational education. ABSTRAK Pembelajaran praktik pada bidang otomotif menuntut peserta didik tidak hanya memahami konsep kerja komponen kendaraan, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat dalam kegiatan bengkel. Pada materi sistem pendingin, keterbatasan media praktik sering kali menyebabkan proses pembelajaran kurang optimal sehingga pengalaman belajar yang diperoleh siswa belum sepenuhnya mencerminkan kondisi kerja nyata. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan media trainer sistem pendingin sebagai sarana pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat keterkaitan antara pemahaman konseptual dan keterampilan praktik. Kajian ini melibatkan 30 siswa kelas XI TKR 2 SMK Negeri 8 Palembang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Perubahan kemampuan praktik diamati melalui pemberian tes sebelum dan sesudah penggunaan media, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan N-Gain. Hasil pengolahan data memperlihatkan peningkatan rata-rata skor dari 49,53 menjadi 84,80 setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan media trainer. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) menunjukkan adanya perubahan yang bermakna pada capaian praktik siswa. Selain itu, rata-rata N-Gain sebesar 0,68 berada pada kategori sedang dengan tingkat efektivitas mencapai 68,04%. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan media trainer sistem pendingin mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, memperkuat penguasaan prosedur kerja, dan mendukung pembentukan kompetensi vokasional yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, media tersebut berpotensi menjadi alternatif inovasi pembelajaran praktik pada pendidikan kejuruan otomotif.