Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pemustaka Melalui Metode Request Book di Perpustakaan SMAN Sumatera Selatan lia, Nurlia; Syawaluddin, Muhammad; Yanto, Yanto
Jurnal Tadwin Vol 1 No 2 (2020): Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.673 KB) | DOI: 10.19109/tadwin.v1i2.6446

Abstract

Penelitian ini meneliti mengenai kebutuhan pemustaka melalui Metode Request Book di Perpustakaan SMAN Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan analisis kebutuhan pemustaka melalui metode Request Book, mendeskripsikan penerapan Request Book, dan mengetahui proses pelaksanaan seleksi bahan pustaka di perpustakaan sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data didapatkan dari hasil wawancara dengan 10 informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Request Book diterapkan untuk memudahkan pustakawan dalam melakukan analisis kebutuhan pemustaka yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan siswa akan koleksi yang tersedia di perpustakaan. Dari hasil request dapat diidentifikasi bahwa siswa membutuhkan buku penunjang pembelajaran dan buku fiksi. Dengan diterapkannya metode ini dapat meningkatkan peminjaman buku sehingga sehingga minat baca siswa juga dapat meningkat. Proses pemanfaatannya yaitu dimulai dari perpustakaan yang membuat pengumuman, siswa menulis judul buku di kertas, lipat kertas lalu masukkan ke Library Suggestion Box, pustakawan mendata judul buku, lalu diseleksi dan dibuat daftar pembelian buku. Penyeleksian dilakukan berdasarkan enam kriteria yaitu pengarang, judul yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah, harga, penerbit, tahun terbit, dan buku best seller. Alat bantu seleksi yang digunakan yaitu tinjauan/review dan resensi buku yang didapatkan dari internet.
Etos Kerja Dan Perilaku Islami Para Pedagang Kios Taman Wisata Candi Borobudur Sulistiyo, Rozib; Kuswandi, Dedi; Idi, Abdullah; Syawaluddin, Muhammad
Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.527 KB) | DOI: 10.47200/awtjhpsa.v2i2.1623

Abstract

This research is a field research conducted by taking a sample of traders' qualitatively. This study was approached with an emphasis on the social and cultural relations. According to Parson, there are four important functions that must be considered, namely AGIL (A) Adaptation, (G) Goal Attainment, (I) Integration, and (L) Latency. In this study, social and cultural relations will be examined by the “kios” traders at the Borobudur Temple Tourism Park on the meaning, understanding and appreciation of Islamic values in their trading process. it can be concluded that the Islamic behavior of TWCB’s “kios” traders is reflected in their lifestyle in line with the understanding of the beliefs and environmental traditions of the local community. The manifestation of this behavior is reflected in personal and communal behavior.
MOTIF PERCERAIAN PADA MASYARAKAT DESA WAWONDURU DAN DAMPAK TERHADAP PSIKOLOGI ANAK Syawaluddin, Muhammad; Hidayatullah, Syarif; Yunan Putra, Muh
NALAR: Journal Of Law and Sharia Vol 2 No 3 (2024): NALAR: Journal Of Law and Sharia
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/nlr.v2i3.114

Abstract

Fenomena perceraian di masyarakat terus mengalami peningkatan, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Wawonduru, Kabupaten Dompu. Perceraian tidak hanya berdampak pada pasangan suami istri, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis yang serius terhadap anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motif utama perceraian, menganalisis dampaknya terhadap psikologi anak, serta mengetahui pandangan masyarakat terhadap kasus perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap pasangan bercerai, anak-anak korban perceraian, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama perceraian di Desa Wawonduru meliputi faktor ekonomi, perselisihan dalam rumah tangga, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masalah moral seperti berjudi dan mabuk-mabukan, serta perselingkuhan. Anak-anak korban perceraian mengalami tekanan emosional seperti kecemasan, kesedihan, dan rasa kehilangan. Pandangan masyarakat cenderung terbagi antara yang menyayangkan perceraian dan yang menerima perceraian sebagai jalan keluar terbaik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam menangani kasus perceraian, khususnya dalam melindungi hak dan perkembangan psikologis anak-anak yang terdampak.
Mbesan Wedding Tradition in Banyumas, Banjarnegara, Cilacap and Purbalingga (Study of Culture and Religion) Fransisca, Malia; Idi, Abdullah; Syawaluddin, Muhammad
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i1.14075

Abstract

This article wants to reveal the phenomenon of wedding traditions that exist in the Karisedenan area of Banyumas (Banyumas, Banjarnegara, Cilacap and Purbalingga). This wedding tradition in called mbesan. In practice, this mbesan tradition before holding a wedding ceremony at the bride’s house (reception), there is an event such as praying for the bride and groom before sailing the ship of the next life. The mbesan tradition is carried out at the groom's house, but the two brides do not yet have a marriage contract. The purpose of writing this article is to inform the public that Indonesia is rich in traditions, one of which is the mbesan tradition which is the hallmark of the Banyumas area and its surroundings and the impact of this mbesan tradition. The method used in this research is qualitative with phenomenological, sociological and cultural approaches. The results of this study found that in the mbesan tradition which has become the customs of the people of Banyumas, Cilacap, Purbalingga and Banjarnegara there are sides that are not in accordance with Islamic teachings because in practice the bridegroom and bride carry out the event at the groom but both have not yet carried out the marriage contract.
REVITALISASI BEBASO DALAM TERJEMAHAN Al QUR`AN BAHASA PALEMBANG DAN IMPLIKASI PADA PERUBAHAN MAKNA Supriyanto, John; Idi, Abdullah; Syawaluddin, Muhammad; Mardiyah, Anisatul; Takrip, Muhamad
Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Al-Bayan : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Quranic and Tafsir studies Programme at Ushuluddin Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-bayan.v8i2.33416

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi yang ditimbulkan oleh revitalitasi bahasa daerah melalui terjemahan Al Qur’an dalam bahasa Palembang. Lahirnya terjemahan Al Qur’an dalam bahasa Palembang utamanya dilatarbelakangi kekhawatiran berbagai pihak tentang eksistensi bahasa Palembang alus yang terindikasi terancam punah akibat semakin berkurangnya penutur dan jarangnya penggunaan di masyarakat. Dominasi orientasi penerjemahan ini kemudian berimplikasi pada beberapa aspek, yakni pola penerjemahan tarjamat at-tarjamah atau adanya bahasa perantara antara bahasa sumber dan bahasa sasaran dan terjadinya pergeseran terhadap tujuan dari penerjemahan Al Qur’an. Kedua aspek ini dapat dipandang sebagai pengembangan teoritis keilmuan tarjamat al-Qur’an. Selain itu, terjemahan ini juga berimplikasi pada pergeseran makna sebagai akibat dari kesulitan penerjemah menemukan kata atau kalimat yang sepadan antara bahasa sumber dan bahasa sasaran.Â