Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Moderate And Multicultural Education In The Synthesis Of Imam Al-Ghazali Thought: A Prospective Analysis Of George R. Knight Syaifulloh, Ahmad; Nurhartanto, Armin; Munawar, Mohamad
JURNAL PEDAGOGY Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v17i2.298

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sintesis antara konsep pendidikan moderat dan multikultural menurut Imam Al-Ghazali dalam karyanya Jawad Ridlo dengan perspektif filsafat pendidikan George R. Knight, khususnya dalam pendekatan idealis. Imam Al-Ghazali menekankan pentingnya pendidikan yang bertujuan untuk mencapai manusia kamil , yaitu manusia sempurna dalam aspek spiritual, moral, dan intelektual, yang akhirnya mengantarkan manusia kepada ma'rifatullah (pengetahuan tentang Tuhan). Sementara itu, George R. Knight melalui pendekatan idealisnya berfokus pada pengembangan potensi intelektual dan moral individu, untuk mencapai cita-cita kebenaran, keindahan, dan kebaikan. Artikel ini mencoba untuk mensintesis kedua pandangan tersebut, dengan menunjukkan bahwa meskipun berasal dari tradisi yang berbeda, baik Ghazali maupun Knight memiliki pandangan yang saling melengkapi. Keduanya menggarisbawahi pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi manusia secara utuh, baik dalam aspek spiritual (Ghazali) maupun secara intelektual dan moral (Knight). Sintesis ini menawarkan pandangan holistik tentang pendidikan yang mengintegrasikan pengembangan spiritual, moral, dan intelektual dalam konsep pengembangan pendidikan moderat dan multikultural sebagai jalan menuju kesempurnaan manusia.
Humanist And Multicultural Islamic Education Learning Models Rosanti, Cholisa; Murtyaningsih, Rina; Nurhartanto, Armin
JURNAL PEDAGOGY Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v18i1.312

Abstract

This research is motivated by the urgency of the need for an Islamic Religious Education (PAI) learning approach that can instill human values and multiculturalism in facing the complexity of a pluralistic society. In practice, PAI learning still tends to focus on normative-doctrinal aspects and does not provide space for cross-cultural understanding, empathy, and tolerance. The gap in previous research lies in the lack of in-depth studies related to PAI learning models that explicitly integrate humanist and multicultural approaches, both in concept and practical implementation in the classroom. This study uses a descriptive qualitative approach that focuses on literature studies (library research) as the main method. Data was collected through a systematic review of secondary sources, such as scientific journal articles, academic books, and previous research results relevant to the themes of Islamic education, humanism, and multiculturalism. The analysis process is carried out by content analysis techniques, which examine the content and meanings of various sources to formulate key concepts and learning patterns by humanistic and multicultural principles. The results of the study show that several PAI learning models have the potential to be developed based on humanist and multicultural approaches, such as dialogue-based learning, reflective-critical learning, and contextual learning that are oriented toward strengthening the values of peace, tolerance, and social justice. These models not only foster an inclusive understanding of religion but also build students' awareness of the importance of coexistence in diversity. This research makes a theoretical contribution to the development of a more humanist and multicultural discourse of Islamic education while offering a conceptual basis for educators and policymakers in designing relevant and transformative religious learning in the era of plurality.
Penerapan Pembelajaran Metode One Day One Ayat Dalam Menghafal Juz 'Amma Di TK Muslimat VI Andongrejo Kec. Banjarejo Kab. Blora Tahun Pelajaran 2021/2022 Nurhartanto, Armin
JURNAL PEDAGOGY Vol. 15 No. 1 (2022): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v15i1.146

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil riset lapangan yang dilakukan peneliti dengan melibatkan mahasiswa. Pengaruh globalisasi dan modernitas serta peningkatan IPTEK khususnya pengaruh handphone semakin hari semakin al-Qur'an ditinggalkan anak-anak dalam belajarnya. Diperlukan peran dari orangtua, sekolah dan masyarakat dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan teorinya Miles dan Hiberman, meliputi reduksi, pemaparan dan conslusi/ keksimpulan. Teknik validasi data dengan cara trianggulasi sumber penelitian. Membiasakan anak-anak untuk menghafal Al-Qur'an sejak usia dini merupakan upaya Mendidik anak yang baik.Karena anak-anak pada usia dini berada pada masa keemasan (golden age). Menghafalkan Al-Qur'an ada banyak cara yang bias digunakan, salah satunya yaitu dengan menggunakan metode One Day One Ayat. Metode ini merupakan cara menghafalkan Al-Qur'an satu hari satu ayat saja. TK Muslimat IV andongrejo Blora merupakan salah satu TK Islam yang melaksanakan kegiatan pembelajaran menghafal juz "˜amma menggunakan metode one day one ayat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Pelaksanaan pembelajaran metode one day one ayat di TK muslimat IV andongrejo menggunakan metode klasikal dan setoran. Metode klasikal yaitu menghafal Juz "˜Amma bersama-sama, yakni guru menyampaikan secara lisan materi hafalan kemudian siswa menirukan atau menghafal secara bersama-sama dan berulang-ulang sampai siswa hafal. Sedangkan metode setoran yaitu setiap siswa melakukan setor hafalan kepada guru mengaji, dan setiap siswa memiliki jangkauan hafalan yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan anak itu sendiri. Penerapan one day one ayat ini dilaksanakan secara sistematis yakni tersusun dan terjadwal yang dilakukan berulang-ulang, sehingga siswa lebih mudah dalam menghafal, Keyword : metode one day one ayat, menghafal juz "˜Amma.