Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Forms of Directive and Expressive Illocutionary Speech Acts on Instagram Social Media in The Captions of The @ganjar_pranowo Account and Their Implications for Indonesian Language Learning Aistisya, Risma; Prabawa, Andi Haris
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2023: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.4076

Abstract

The purpose of this research is to analyze the form of the directive and expressive illocutionary speech acts in the caption of the Instagram social media account @ganjar_pranowo and analyze its implication in Indonesian language learning. The writer wants to know the form of speech acts and their implementation in Indonesian language learning. The research technique used is descriptive qualitative with the object of this research being the form of directive and expressive illocutionary speech acts on the @ganjar_pramowo account capton. The data collection technique used is a listening technique, note capture screen (screenshot), with data analysis using qualitative analysis technique. The results of the research based on the analysis that has been done by the author show the form and use of directive and expressive illocutionary speech acts in the caption on the Instagram account @ganjar_pranowo namely there is a total of 25 data that have been analyzed, directive speech acts with a total of 9 data and expressive speech acts 16 data that has been analyzed. From the data that has been analyzed, the data that is often used by speakers to write Instagram captions on the @ganjar_pranomo account is asked with 3 data for directive speech acts and 7 data to say thank you for expressive speech acts and can be linked in the implications of argumentation texts, namely structure, content, and linguistic rules.
Relevansi Tuturan Direktif Film Sejuta Sayang Untuknya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Nuskhatul Huwaida Umi Astutik; Andi Haris Prabawa
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.29

Abstract

Film merupakan media audio visual yang dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi tindak tutur direktif dalam film Sejuta Sayang Untuknya dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif yang tidak mengacu pada hitungan atau angka melainkan tuturan dalam dialog film Sejuta Sayang Untuknya dengan menggunakan teknik simak dan catat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan bentuk tindak tutur direktif yang sering muncul dalam film Sejuta Sayang Untuknya, yakni meminta, memerintah, menasehati, merekomendasikan, bertanya, dan melarang. Berdasarkan hasil penelitian tindak tutur direktif yang ditemukan memuat ajakan, saran, araham yang sesuai dengan ciri kebahasaan teks persuasi ditandai dengan kata “Ayo”, “Jangan”, dan “Seharusnya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian bentuk tindak tutur direktif film Sejuta Sayang Untuknya dapat dijadikan bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia khususnya teks persuasi.
Tindak Tutur Ekspresif Pada Lagu "Rumit – Langit Sore" dan Relevansinya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Prasasti Mahir Gustami; Andi Haris Prabawa
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1816

Abstract

Dalam komunikasi, penutur harus memperhatikan bentuk tutur, baik lisan maupun tulisan, untuk memudahkan mitra tutur atau pembaca memahami maksud yang disampaikan. Lirik lagu merupakan salah satu contoh tindak tutur tertulis yang dinyanyikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis dan bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat pada lirik lagu Rumit-Langit-Sore relevansinya bagi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA dan hasil dari tindak tutur ekspresif yang terdapat pada lirik lagu Rumit-Langit-Sore relevansinya bagi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode analisis yang digunakan yaitu metode kualitatif. Lirik lagu Rumit-Langit Sore menjadi fokus penelitian ini, dan partisipannya adalah siswa kelas XI SMA 1 Andong Boyolali. Sumber data tertulis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kompilasi lirik lagu Rumit-Langit Sore. Penelitian ini mengumpulkan data melalui analisis dokumen dan metode observasi. Teknik pengumpulan data meliputi kombinasi/triangulasi, pencatatan, wawancara, dan observasi. Pendekatan keabsahan data triangulasi diterapkan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan metode analisis data padan pragmatis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Rumit – Langit Sore relevansinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia ini berjalan dengan efektif. Bahwa relavansinya untuk dijadikan acuan pembelajaran mampu untuk diterapkan sehingga cocok untuk bahan ajar dan acuan pembelajaran bagi siswa SMA. Mengenai tujuan menganalisis bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat pada lagu Rumit - Langit Sore terdapat beberapa jenis tindak tutur ekspresif yang ditemukan oleh peneliti, serta tujuan lagu tersebut diubah untuk sebuah acuan dalam pembelajaran di SMA dengan mengubahnya menjadi puisi. Interpretasi hasil dari penelitian mengenai tindak tutur ekspresif yang berfungsi untuk menyampaikan sikap psikologis penutur terhadap skenario yang disampaikan dalam hal ini ditemukan oleh penulis tindak tutur ekspresif dalam lagu, yaitu: 1 data tentang kecewa, 1 data pada berterima kasih, 6 data menyalahkan, 7 data pasrah, 2 data minta maaf, 2 data berharap.
Variasi Bahasa, Singkatan, dan Kesalahan Ejaan pada Fitur Market Place di Facebook Sulistyowati, Hanifah Monika; Prabawa, Andi Haris; Nasucha, Yakub; Rahmawat, Laili i Etika
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.601 KB) | DOI: 10.29240/estetik.v3i2.1737

Abstract

The purposes of this study were to answer the following questions: (1) What are the forms of language variations found on the market place feature on Facebook? (2) What are the forms of word abbreviations found on the market place features on Facebook? (3) What are spelling errors in the market place feature on Facebook? This study used a qualitative method referring to the analyses of screenshots and data records. The results of this study revealed the following: 1) There are three variations of language, including Indonesian and English language variations, Indonesian and Javanese variations, and the variations of Indonesian, English, and Javanese. 2) There are two types of word abbreviations, namely Indonesian abbreviations and English abbreviations. 3) There are four forms of spelling errors, including a) Erroneous use of capital letters, b) erroneous use of the in-front letter, c) Errors in writing periods (.) and commas (,), and d) Errors in quotation marks (". .. ") and abbreviations or apostrophes ('').
Tindak Tutur Asertif Pada Headline Portal Berita Online Kompas.com Serta Pemanfaatan Bagi Bahan Ajar Teks Argumentasi Nimah Puji Lestari; Andi Haris Prabawa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3649

Abstract

Kemudahan dalam mengakses berita saat ini menjadikan masyarakat dengan cepat memperbarui informasi terkini. Penggunaan kata pada judul halaman dalam sebuah berita adalah faktor utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fungsi tindak tutur asertif pada portal Headline Online Kompas.com serta kegunaan materi untuk teks argumentasi.​​​​​​​​​​​​​​Metodologi penelitian menggabungkan metode kualitatif dan deskriptif - kualitatif. Subyek penelitian ini adalah Kompas.com , platform berita utama. Metode simak katat digunakan dalam teknik pengumpulan data.​ Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sehingga analisis data yang dilakukan menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi proses dan pemaknaan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tindak aserif seluruhnya terdapat 39 data tindak tutur menyatakan, 39 data tindak tutur memberitahukan, 6 data tindak tutur menyarankan, 7 data tindak tutur mengecewakan, 4 data tindak tutur mengeluh, 11 data tindak tutur menuntut, 21 data tindak tutur melapokan , 23 data tindak tutur menjelaskan, dan 11 data tindak tutur menunjukkan. Analisis dari hasil yang diperoleh akan digunakan sebagai salah satu formulasi bahan ajar teks argumentasi. Bahan ajar yang digunakan adalah handout teks argumentasi SMA kelas XI . Tujuan dari handout adalah untuk memberikan informasi kepada siswa tentang teks argumentatif dengan menganalisis dan memberikan latar belakang pengetahuan tentang materi pelajaran sebagai pedoman dalam pembelajarannya.
ANALISIS INTERFERENSI KATA UNIK DALAM RUMAH MAKAN DI SEKITAR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Istiqomah, Istiqomah; Indrayani, Santi; Yumaidah, Dewi; Prabawa, Andi Haris; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah makan menjadi salah satu tempat yang memberikan sebuahlayanan berupa menu makanan. Rumah makan dapat memberikanberbagai macam makanan dan juga minuman cepat saji. Dalamrumah makan penggunaan bahasa atau katanya harus baikInterferensi merupakan kekeliruan berbahasa yang disebabkan olehpengaruh bahasa lain contohnya adalah kata-kata unik yangdigunakan dalam rumah makan. dan juga benar. Namun, di sekitarrumah makan Universitas Muhammadiyah Surakarta menunyamenggunakan kata-kata yang unik untuk menarik pelanggan. Rumahmakan biasanya dikaitlkan dengan hal-hal yang bervariasi atau tidakmembosankan. Untuk itu pemilik rumah makan harus memberipenamaan yang unik agar pembeli menjadi penasaran jadi banyakyang tertarik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasialasan menggunakan kata unik dalam rumah makan. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif,dimana mendiskripsikan data-data yang dikumpulkan berasal darihasil pengisian angket atau kuesioner dan interviu.
ANALISIS MAKNA PADA SEMBOYAN DAERAH SE-SOLO RAYA: TINJAUAN SEMANTIK Mulyawati, Fella; Kabut, M.Alip Samsudin; Eka Saputri, Novia Yayang Wahyu; Prabawa, Andi Haris; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap provinsi di Indonesia umumnya memiliki suatu semboyan ataumotto yang melambangkan ciri khas, gaya hidup, tujuan dan cita-citadari daerah. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini ialah (1)Bagaimana wujud semboyan yang ada di dalam semboyan daerahse-Solo Raya. (2) Bagaimana analisis makna kontekstual yangterdapat dalam semboyan daerah se-Solo Raya. Tujuan yang hendakdicapai dalam artikel ilmiah ini ada 2. Mendeskripsikan wujudmakna yang tersembunyi dibalik semboyan daerah se-Solo Raya.Mengidentifikasi makna kontekstual yang terdapat dalam semboyandaerah se-Solo Raya. Metode penelitian yang dilakukan ialahpenelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dalampenelitian ini ialah kata-kata yang memiliki makna kontekstual dalamsemboyan daerah se-Solo raya. Sumber data dalam penelitian inimerupakan semboyan daerah se-Solo Raya yang meliputiKaranganyar, Solo, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, Wonogiri, danKlaten. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tekniksimak dan catat. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisisdata model interaktif meliputi mereduksi data, menyajikan data.memverifikasi data. Hasi penelitiannya menunjukkan (1) wujudsemboyan atau motto daerah yang terdapat di Solo Raya meliputiSolo ‘berseri’, Boyolali ‘Tersenyum’, Sukoharjo ‘Makmur’,Karanganyar ‘Tenteram’, Wonogiri ‘Sukses’, Sragen ‘Asri’, Klaten‘Bersinar’. (2) Makna kontekstual yang terdapat pada setiapsemboyan motto daerah Solo Raya pada intinya berdasarkan situasikonteks dari daerah tersebut. Situasi konteks yang dimaksudbagaimana kaitan makna semboyan dengan kondisi daerahsemboyan itu berada. Baik subjek, situasi, latar maupun waktu
ANALISIS WACANA KRITIS PADA IKLAN ROKOK DJARUM 76 Andrianto, Tedi; Ariyanti, Fifin; Prasiska, Deni Winda; Prabawa, Andi Haris
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penggunaan teori kritis sebagai alatpengkajian dalam penelitian ini disebabkan oleh adanyapersoalan tentang penggunaan kata-kata dalam iklan rokokdjarum 76.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Memaparkanpemaknaan iklan rokok djarum 76 dengan menggunakanpendekatan analisis wacana kritis. 2). Memaparkan maknasosial dari pemaknaan penggunaan kata-kata dalam iklanrokok djarum 76 di masyarakat umum.Metode: Kajian ini merupakan pendekatan wacana kritisdengan metode deskriptif analitis. Penelitian deskriptifanalitis adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukan untukmendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baikfenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Kajianini juga terbatas hanya pada produk rokok djarum 76 yangterdapat dalam iklan.Hasil: Iklan rokok djarum 76 memiliki kata-kata yang khasdalam penyajiannya. Sehingga menimbulkan kesan humor,namun disisi lain ada sesuatu makna yang sebenarnya tersiratdi dalamnya. Kata-kata yang dipakai pun selalu lekat dengantelinga masyarakat dan disesuaikan dengan kondisi yang ada.Iklan rokok djarum bahkan bisa dikatakan pemilik jargon“wani piro?’, “kuberi satu permintaan” dan dengan omjinnya yang memiliki gaya khas yang tidak dimiliki oleh iklanrokok lain. Iklan rokok djarum menggunakan kata-kata yangsangat menyesuaikan dengan kondisi bahkan banyak terdapatkritikan sosial di dalam kata-kata tersebut.
ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI PADA KORAN SOLOPOS DALAM ARTIKEL MBOK MASE ERA DISRUPSI Utami, Dyah Ayu Fajar; Putri, Indah Wigati; Andriana, Marisa; Prabawa, Andi Haris; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: bertujuan untuk menganalisis kohesi dan koherensipada koran Solopos dalam artikel Mbok Mase Era Disrupsi.Metode: Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptifkualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian iniadalah analisis isi (content analysis). Pengumpulan datamenggunakan teknik dokumentasi dari koran Solopos edisi27 Februari 2019. Dalam penelitian ini uji validitas datadilakukan dengan teknik triangulasi teori. Analisis datadalam penelitian ini dilakukan secara induktif. Analisis datadalam penelitian ini dilakukan secara induktif, yaitu analisisyang dilakukan berangkat dari fakta atau data ke teori.Lebih lanjut, analisis data dimulai dengan tahap reduksidata, tabulasi data, klasifikasi data, interpretasi data, danpenarikan kesimpulan.Hasil: Penelitian ini Hasil yang diperoleh dalam penelitianini adalah adanya dominasi kohesi yang berupa referensipronominal penunjuk dan konjungsi. Wujud koherensi yangmuncul adalah hubungan perbandingan, hubungan generalspesifik, hubungan rujukan, hubungan sebab akibat, danhubungan pertentangan.
MUATAN NILAI KARAKTER PROFETIK DALAM BAHAN BACAAN GERAKAN LITERASI TERBITAN KEMDIKBUD SERTA KAITANNYA SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER Prabawa, Andi Haris; Purnomo, Eko; Wahyudi, Agus Budi; Sufanti, Main
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan karakter pada peserta didik perlu mendapatkan perhatian. Hal ini dibuktikan dengan pudarnya rasa sopan santun pada peserta didik. Dalam bahan bacaan lietrasi mengandung nilai pendidikan karakter profetik yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memetakan muatan nilai profetik apa saja yang terkandung dalam bahan bacaan Kemdikbud dan (2) mendeskripsikan relevansi nilai profetik sebagai sumber pendidikan karakter peserta didik. Jenis penelitian ini ini adalah kualitatif dengan metode deskripsi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku dengan judul Amir Si Tukang Semir yang ditulis oleh Defita Juliansyah tahun 2017. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat dan paragraf yang mengandung muatan nilai karakter profetik yang kemudian kaitannya sebagai sumber pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan berupa teknik catat (Sudaryanto, 2015). Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik padan referensial. Validasi data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu trianggulasi teori. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa Buku Bacaan Anak (BBA) mengandung nilai karakter profetik. Nilai karakter profetik yang ditemukan yaitu nilai karakter humanis meliputi (a) menjaga persaudaraan, (b) menghormati orang lain, (c) menyantuni anak yatim, (d) nilai kerjasama, dan (e) nilai kedermawanan. Adapun nilai karakter liberasi meliputi (a) nilai pendidikan, (b) nilai tolong menolong, (c) nilai kerja keras, dan (d) nilai kesehatan. Dengan demikian Buku Bacaan Anak (BBA) kelas tinggi relevan digunakan oleh anak-anak karena mengandung nilai karakter profetik. Nilai karakter profetik ini dapat menjadi panduan hidup peserta didik, selain itu nilai karakter profetik perlu diajarkan kepada peserta didik agar tidaktergerus dengan perkembangan zaman yang sudah mulai luntur akan nilai-nilai karakter.