Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Rang Teknik Journal

ANALISIS STABILITAS DAN KEAMANAN BENDUNGAN CIAWI (DRY DAM) DI PROVINSI JAWA BARAT Lia Maretha; Suseno Darsono; Kresno Wikan Sadono
Rang Teknik Journal Vol 3, No 2 (2020): Vol. 3 No. 2 Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.702 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v3i2.1793

Abstract

Bendungan Ciawi merupakan bendungan kering (dry dam) pertama di Indonesia yang memiliki fungsi utama sebagai pengendali banjir (detention dam) dan merupakan program pemerintah dalam penanggulangan banjir di DKI Jakarta. Bendungan Ciawi dibangun dengan konsep dry dam yaitu pada saat kondisi normal bendungan Ciawi tidak memiliki tampungan air dan saat banjir bendungan akan menampung dan kemudian akan mengalirkan melalui saluran conduit dengan diameter 4.2 m. Bendungan urugan memiliki resiko mengalami kegagalan, maka hal penting yang perlu menjadi perhatian yaitu stabilitas lereng pada bendungan. Ciawi Dry Dam memiliki kapasitas 6,05 juta m3 dengan tinggi 55 m dan masuk dalam klasifikasi IV (extrem) atau memiliki resiko bahaya yang tinggi jika terjadi kegagalan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan (FK) dari berbagai kondisi pada lereng Bendungan Ciawi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode analisis data secara kuantitatif meliputi pemetaan geologi dan geologi teknik, serta analisis kestabilan lereng dengan bantuan perangkat lunak GeoStudio 2012 Slope/W. Perhitungan nilai Faktor Keamanan (FK) dilakukan pada tiga kondisi yaitu kondisi selesai konstruksi, muka air normal dan rapid drawdown. Dari hasil perhitungan pada kondisi tanpa gempa dan gempa Operation Base Earthquake (OBE) nilai FK telah memenuhi syarat minimum berdasarkan SNI 8064:2016.
EVALUASI PENGARUH TIMBUNAN DAN STOCKYARD PANCANG TERHADAP KEGAGALAN PANCANG (STUDI KASUS: PROYEK JEMBATAN X DI KALIMANTAN) Matheus, Patrick; Hartono, Darwin; Sukamta, Sukamta; Sadono, Kresno Wikan
Rang Teknik Journal Vol 8, No 2 (2025): Vol. 8 No. 2 Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v8i2.6722

Abstract

One of the bridge projects in Kalimantan is built on soft soil. Soft soil has poor bearing capacity, low shear strength and permeability, and high compressibility. One of the substructures of the bridge project, consisting of two spun pile points, experienced failure (exceeding the allowable inclination, indications of breakage at a depth of -8,000 mm, and failure to achieve the planned bearing capacity). The failure occurred after excavation for the pile cap was carried out.The additional load from preloading embankments and a spun pile stockyard, located 20,000 mm and 15,000 mm away, caused lateral deformation in the existing soil. This lateral deformation influenced additional deformation and bending moments in the failed spun piles. An evaluation of the additional load on the spun piles was conducted using the Finite Element Method with Plaxis 2D software. The additional load from the preloading embankments and stockyard was analyzed to determine its impact on the spun piles.The analysis showed that the additional load from the preloading embankments and stockyard caused lateral deformation, leading to deformation and bending moments in the spun piles. However, this additional load alone was not sufficient to cause failure in the spun piles.