Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : TEKNIK

Penyelesaian Numerik Persamaan Advection Dengan Radial Point Interpolation Method dan Integrasi Waktu Dengan Discontinuous Galerkin Method Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol 37, No 2 (2016): (Desember 2016)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19316.255 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v37i2.11640

Abstract

Persamaan differensial banyak digunakan untuk menggambarkan berbagai fenomena dalam bidang sains dan rekayasa. Berbagai masalah komplek dalam kehidupan sehari-hari dapat dimodelkan dengan persamaan differensial dan diselesaikan dengan metode numerik. Salah satu metode numerik, yaitu metode meshfree atau meshless berkembang akhir-akhir ini, tanpa proses pembuatan elemen pada domain. Penelitian ini menggabungkan metode meshless yaitu radial basis point interpolation method (RPIM) dengan integrasi waktu discontinuous Galerkin method (DGM), metode ini disebut RPIM-DGM. Metode RPIM-DGM diaplikasikan pada advection equation pada satu dimensi. RPIM menggunakan basis function multiquadratic function (MQ) dan integrasi waktu diturunkan untuk linear-DGM maupun quadratic-DGM. Hasil simulasi menunjukkan, metode ini mendekati hasil analitis dengan baik. Hasil simulasi numerik dengan RPIM DGM menunjukkan semakin banyak node dan semakin kecil time increment menunjukkan hasil numerik semakin akurat. Hasil lain menunjukkan, integrasi numerik dengan quadratic-DGM untuk suatu time increment dan jumlah node tertentu semakin meningkatkan akurasi dibandingkan dengan linear-DGM. [Title: Numerical solution of advection equation with radial basis interpolation method and discontinuous Galerkin method for time integration] Differential equation is widely used to describe a variety of phenomena in science and engineering. A variety of complex issues in everyday life can be modeled with differential equations and solved by numerical method. One of the numerical methods, the method meshfree or meshless developing lately, without making use of the elements in the domain. The research combines methods meshless, i.e. radial basis point interpolation method with discontinuous Galerkin method as time integration method. This method is called RPIM-DGM. The RPIM-DGM applied to one dimension advection equation. The RPIM using basis function multiquadratic function and time integration is derived for linear-DGM and quadratic-DGM. The simulation result shows that this numerical method, close to the results exact well. The results of numerical simulations with RPIM-DGM show, the more nodes and the smaller the time increment, the more accurate the numerical results. Other results showed, integration with quadratic-DGM for a time increment, and a certain number of nodes, further improving accuracy, compared with the linear-DGM. 
Analisis Perilaku Deformasi Bendungan Bajulmati Dengan Metode Penilaian Berdasarkan Database Sejarah Bendungan Istiaji, Muhammad Santang; Sriyana, Sriyana; Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v42i2.39629

Abstract

Bendungan akan mengalami tekanan dari beban sendiri sampai dengan efek loading air waduk. Akibat gaya tekanan tersebut maka tubuh bendungan akan mengalami deformasi. Perilaku deformasi bendungan perlu dipantau, untuk mengetahui deformasi vertikal dan horisontal yang terjadi. Makalah ini membahas tentang perilaku deformasi pada Bendungan Bajulmati dari tahap konstruksi, pengisian awal, dan pasca konstruksi. Tujuan dari analisis ini adalah untuk menentukan perilaku deformasi "normal" sehingga studi kasus yang menunjukkan deformasi "abnormal" dapat diidentifikasi sejak dini dan kemudian dapat dianalisis lebih lanjut. Perilaku deformasi Bendungan Bajulmati hasil evaluasi berdasarkan kriteria penerimaan dari database sejarah bendungan yang serupa, sebagian besar instrumen memenuhi kriteria peenerimaan deformasi sehingga dianggap normal. Sedangkan sebagian kecil tidak memenuhi kriteria penerimaan karena nilainya diluar dari persyaratan. Hasil tersebut dapat menjadi perhatian dan rekomendasi awal untuk analisis lebih lanjut menganai perilaku deformasi abnormal yang terjadi.
Penilaian Risiko Bendungan Pelaparado Berbasis Metode Modifikasi ICOLD dan Metode Indeks Risiko Suprapto, Rachdian Eko; Japarussidik, Japarussidik; Sriyana, Sriyana; Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v42i2.39715

Abstract

Penilaian risiko bendungan terdiri dari analisis risiko dan evaluasi risiko sebagai salah satu bentuk kegiatan operasi, pemeliharaan dan pemantauan bendungan. Penelitian bertujuan untuk melakukan penilaian risiko Bendungan Pelaparado di Desa Pela, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bendungan Pelaparado merupakan jenis bendungan urugan batu dengan inti kedap di tengah. Penilaian risiko bendungan pada penelitian menggunakan metode modifikasi ICOLD dan metode indeks risiko. Metode modifikasi ICOLD didasarkan pada hasil inspeksi lapangan, evaluasi desain bendungan, evaluasi pengelolaan keamanan bendungan dan identifikasi dampak kegagalan bendungan terhadap daerah hilir. Metode indeks risiko didasarkan pada pembobotan perhitungan empiris parameter bentuk kegagalan dari hasil inspeksi lapangan, desain bendungan dan analisis potensi bencana. Hasil penilaian risiko merupakan dasar pertimbangan dalam penentuan prioritas pemeliharaan untuk mencegah peningkatan potensi kegagalan bendungan. Hasil penelitian menunjukkan Bendungan Pelaparado memiliki nilai risiko sebesar 67 dengan kategori risiko “tinggi”, nilai indeks risiko total sebesar 227,56 dan nilai keamanan 72,91 dengan klasifikasi keamanan “cukup”, sehingga Bendungan Pelaparado aman terhadap beban normal tetapi kemungkinan kurang aman terhadap banjir desain dan gempa desain.
Slope Stability Analysis of the Bener Dam Cofferdam Using PLAXIS Application for Main Dam Construction Safety Halim, Ferdiansyah Imran; Wardani, Sri Prabandiyani R; Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol 46, No 2 (2025) April 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v46i2.68004

Abstract

Slope stability is one of the methods used to determine the safety factor of a hydraulic structure, such as a cofferdam. A cofferdam functions to retain water and divert it into a diversion channel, which may be in the form of a conduit or tunnel. Assessing the safety factor of a cofferdam is crucial to ensuring the smooth progress of dam body embankment work. While many studies have been conducted on dam body slope stability, research on cofferdam slope stability remains limited. This study aims to analyze the slope stability of the Bener Dam cofferdam using the finite element method with the PLAXIS application to ensure that the main dam construction remains unaffected. The data used for slope stability analysis were obtained from the Final Report of Bener Dam and several literature sources. The slope stability modeling was evaluated under three conditions: after construction (empty water level), flood water level, and rapid drawdown. The results indicate that the safety factor values for all three conditions exceed the required threshold, with values of 1.369 for after construction, 1.824 for normal water level, and 1.215 for flood water level. These results confirm that the main dam construction is not affected by the stability of the cofferdam.
Vertical Deformation of Manikin Asphalt Concrete Core Dam Using Mohr-Coulomb and Hardening Soil Material Models with Plaxis 2D Software Gewangga, Arya Bakti; Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol 46, No 2 (2025) April 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v46i2.67680

Abstract