Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Pemanfaatan Sistem Skema Loop Pada Jaringan Tegangan Tinggi 150 kV Rangkaian KID Dumai Dengan Rangkaian Siak Palaha, Fadhli; Arya, Engla Harda; Machdalena; Putri, Viki Destika
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.344

Abstract

Pertumbuhan beban puncak Riau rata-rata 10 tahun mendatang sebesar 6,5% (RUPTL 2021-2030) dikarenakan pelanggan yang besar terutama rencana untuk pertamina hulu Rokan (400 MW), pelanggan pertamina RU II berpotensi memperluas pelanggan eksisting di Kawasan Industri (KID) Dumai. Pasokan listrik ke Dumai masih bersifat radial dengan mengandalkan transmisi Balai Pungut - Duri - Dumai. Apabila terjadi gangguan transmisi di GI Balai Pungut - Duri maka akan terjadi risiko tinggi terjadinya pemadaman listrik bagi GI yang memasok listrik ke pelanggan industri di Dumai. Untuk meningkatkan kehandalan jaringan di Riau untuk pasokan listrik ke Dumai maka perlu diterapkan sistem skema loop antara GI Siak - GI KID. Dengan hasil skenario II (looping KID-SIAK) yang menurun sebesar 39%, Skenario VIII (Ekspansi Beban di Vienna Pasca Looping KID-SIAK), dan Skenario X (Generator MPP Duri Mati Pasca Looping KID-SIAK) merupakan skenario yang paling aman untuk dilaksanakan dari nilai tegangan yang memenuhi persyaratan yang diizinkan oleh standar Aturan Jaringan Sistem Tenaga Listrik (GRID CODE), yaitu tidak kurang dari 10% dan tidak lebih dari 5% dari tegangan nominalnya pada ekspansi beban 12 MW.
Pengaruh Manuver Jaringan Distribusi 20 kV Terhadap Drop Tegangan dan Rugi-Rugi Daya Ermawati; Yolnasdi, Yolnasdi; Palaha, Fadhli; Machdalena; Hamzah, Irfan Kurniadi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.346

Abstract

Nilai drop tegangan yang melebihi batas toleransi akan menyebabkan terjadinya pemadaman secara otomatis oleh sistem proteksi, untuk mengurangi daerah pemadaman listrik agar tetap tercapainya kondisi penyaluran tenaga listrik yang efisien dan maksimal salah satu cara dengan memanuver jaringan tersebut . Pada kasus ini Penyulang yang dimanuver adalah penyulang Suka Karya dengan Penyulang Taman Karya yang bertujuan untuk mengurangi pemadaman terutama pada daerah yang memiliki pelanggan prioritas. Untuk mengetahui seberapa besar drop tegangan dan rugi daya yang terjadi saat kondisi sebelum dan sesudah manuver beban pada penyulang ini perhitungan dilakukan dengan menggunakan software ETAP, simulasi terhadap penyulang dilakukan sebanyak 10 skenario berdasarkan data dari PT. PLN (Persero). Hasil penelitian ini untuk skenario manuver beban terbaik terdapat pada skenario ke 3 dengan jumlah beban 15610 kVA tidak terdapat drop tegangan yang melebihi batas toleransi dan tidak terjadi overload, sedangkan skenario terburuk terdapat pada skenario ke 1 dengan jumlah beban 23465 kVA terdapat drop tegangan di bus 8 yaitu 10,4% tegangan menurun menjadi 17,921 kV hingga ke bus 4 yaitu 18,17 % tegangan menurun menjadi 16,165 kV akibat dari kondisi jaringan yang mengalami over load. Untuk total rugi daya aktif dan reaktif sebelum manuver beban yaitu 1051,4 kW dan 3037,8 kVAR sedangkan sesudah manuver beban rugi daya aktif dan reaktif tertinggi terdapat pada skenario ke 1 dengan total 3957,4 kW dan 3981,7 kVAR.