Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Olahraga dan Pelatihan Pemasaran Digital kepada Karyawan Fitness Plus Gatsu Denpasar Tanjung Subrata; Rusni Ni Wayan; Harryadin Mahardika
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.2.1.2023.27-32

Abstract

Pusat kebugaran sudah menjadi kebutuhan gaya hidup terutama di kota-kota besar, termasuk Denpasar. Aktifitas olahraga di pusat kebugaran sangat bervariasi mulai dari latihan aerobik, latihan pengencangan otot, kekuatan hingga daya ledak otot. Aktifitas tersebut tentunya rentan mengalami kecelakaan baik yang ringan hingga berat. National Accident Helpline melaporkan sekitar 33% terjadinya kecelakaan di pusat kebugaran di mana pada wanita mengalami 34% dan laki-laki 31%. Oleh karena itu mutlak bagi pelaku industri kebugaran terutama pelatih kebugaran yang berhubungan langsung dengan client di pusat kebugaran. Pandemi Covid-19 juga berdampak pada industri kebugaran, sehingga dibutuhkan alternatif pemasaran dengan sistem digital, sehingga dibutuhkan pelatihan pemasaran secara digital bagi karyawan Fitness Plus Gatsu. Mitra adalah karyawan dan pelatih kebugaran di Fitness Plus Gatsu Denpasar. Pelatihan dilakukan secara luring berupa teori dan praktek mengidentifikasi korban kecelakaan, aktifasi sistem emergensi, memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, mengirim korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Materi pemasaran digital dilakukan secara daring yang diikuti karyawan pemasaran. Kesimpulan adalah pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan mitra sebesar 32% dalam mengenali kecelakaan olahraga, aktivasi sistem kegawatdaruratan, pertolongan pertama pada kecelakaan, evakuasi ke fasilitas kesehatan. Karyawan pemasaran juga dapat menjalankan pemasaran digital dengan memanfaatkan berbagai platform yang telah ada.
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menerapkan Kesehatan Lingkungan Di Masa Pandemi COVID-19 dan Promosi Potensi Wisata di Desa Bamo, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Anak Agung Gede Indraningrat; Tanjung Subrata; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.3.2.2021.61-65

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Warmadewa (Unwar) tahun 2021 berlangsung di tengah merebaknya pandemi COVID-19. Sehingga dengan mempertimbangkan efektivitas dan faktor keamanan, pelaksanaan KKN-PPM dilakukan dengan kombinasi metode daring dan luring dibawah supervisi dari dosen pembimbing KKN yang ditunjuk oleh Unwar. Kelompok 85 adalah salah satu kelompok KKN-PPM Unwar dan telah melangsungkan program kerja selama 1 bulan terhitung sejak 22 April hingga 22 Mei 2021 di Desa Bamo, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kelompok 85 beranggotakan 28 mahasiswa Unwar yang berasal dari berbagai disiplin ilmu yang meliputi administrasi negara, ilmu hukum, sastra inggris, pertanian, peternakan, dan ekonomi akuntansi. Pemilihan Desa Bamo sebagai lokasi KKN-PPM sesuai dengan kesepakatan kelompok 85 dimana sebanyak enam mahasiswa melakukan KKN secara luring di desa ini sedangkan anggota sisanya mendukung lewat metode daring. Hasil komunikasi dengan mitra mengerucut pada permasalahan kesehatan lingkungan di Desa Bamo selama masa pandemi COVID-19 yaitu kurangnya jumlah tempat sampah dan perlunya partisipasi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dari segi pendidikan, mitra juga mengharapkan adanya bantuan pembuatan majalah dinding sekolah. Sedangkan dari sisi ekonomi, mitra mengharapkan bantuan dalam hal promosi potensi pariwisata desa Bamo. Hasil pelaksanaan KKN-PPM oleh kelompok 85 selama 1 bulan menunjukkan kontribusi mahasiswa Unwar dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan program kerja kelompok 85 yang meliputi pembuatan majalah dinding untuk siswa SD, pemberian tempat sampah pada tempat ibadah di lingkungan desa Bamo, dan promosi potensi wisata desa Bamo secara gencar lewat media sosial seperti Instagram dan facebook.