Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Penggunaan Website Newsroom dalam Meningkatkan Pelayanan Informasi Berbasis Elektronik Tumija Tumija; Fadhilah Kafi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i2.4636

Abstract

Tujuan penelitian ini mendapatkan gambaran optimalisasi penggunaan website newsroom, hambatan dan upayanya untuk meningkatkan pelayanan berbasis elektronik di Kabupaten Bekasi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun tehnik analisisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan website newsroom dalam meningkatkan pelayanan informasi berbasis elektronik pada Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi sudah optimal. Hal tersebut sesui tiga dimensi optimalisasi yaitu tujuan, alternatif keputusan dan sumber daya sudah dilaksanakan dengan baik sesuai Peraturan Bupati Bekasi Nomor 128 Tahun 2020. Namun dalam kualitas layanan dimensi efisiensi pada indikator pengunjung website newsroom hanya 50,6% dari pelayanan masyarakat. Kemudian dimensi system availability pada indikator kondisi jaringan internet masih terbatas. Adapun beberapa faktor penghambat dalam penggunaan website newsroom yaitu kurangnya sosialisasi, keterbatasan jaringan internet di dua Kecamatan, dan keterbatasan media elektronik. Hal ini di sebabkan karena masih banyaknya masyarakat yang memiliki ekonomi rendah. Upaya yang dilakukan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik melakukan sosialisasi dan meningkatkan jaringan internet. Adapun sarannya yaitu sebaiknya meningkatkan sosialisasi pelayanan informasi berbasis elektronik. Kata kunci: Optimalisasi, Newsroom, Pelayanan Informasi Berbasis Elektronik.
The Effectiveness of Online Single Submission in Improving The Productivity of Civil Servants in The Investment and One-Stop Integrated Services Agency of Padang City West Sumatra Province Tumija Tumija; Yani Alfian; Muhammad Akmal Sabri
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur)
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v13i1.5511

Abstract

This study examines the effectiveness of the Online Single Submission (OSS) system in improving civil servant productivity at Padang City DPMPTSP. Using a descriptive qualitative approach with interviews, participatory observation, and documentation, the study applies Subagyo's theory of effectiveness, covering target accuracy, dissemination, objectives, and program monitoring. Results show that of eight sub-indicators across four dimensions, only civil servant ethics and monitoring performed well, while competence development, ease of implementation, facilities and infrastructure, media, civil servant knowledge, and evaluation were unsatisfactory. The study concludes that OSS implementation remains ineffective and recommends enhancing human resource capacity through training, optimizing information technology use, improving infrastructure, and strengthening coordination to achieve better service outcomes.
Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Ketergantungan Keuangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Timur (2017-2022) Jatnika Dwi Asri; Marja Sinurat; Tumija Tumija; Ika Agustina
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 7 No. 1, April, 2025
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v7i1.4875

Abstract

Studi ini mempunyai tujuan untuk melihat bagaimana tingkat desentralisasi fiskal dan rasio ketergantungan keuangan daerah terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berdampak pada kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur dari tahun 2017 hingga 2022 secara parsial dan simultan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dan metode utamanya adalah analisis regresi data panel. Variabel derajat desentralisasi fiskal (X1) menunjukkan seberapa baik pemerintah daerah dapat mengelola kewenangan desentralisasi. Sebaliknya, rasio ketergantungan keuangan daerah (X2) menunjukkan betapa bergantungnya pemerintah daerah pada dana yang ditransfer oleh pemerintah pusat dan provinsi (Mahmudi, 2019). Namun, kesejahteraan masyarakat dapat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (Y), yang menunjukkan seberapa banyak orang memperoleh manfaat dari hasil pembangunan, terutama dalam hal pendapatan, kesehatan, dan pendidikan (BPS, 2023). Hasil studi mengungkapkan bahwa derajat desentralisasi fiskal dan rasio ketergantungan keuangan daerah adalah dua variabel independen yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap IPM secara bersamaan. Sementara rasio ketergantungan keuangan daerah berdampak positif pada Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Kalimantan Timur, derajat desentralisasi fiskal tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan IPM secara parsial.   Kata Kunci: Derajat Desentralisasi; IPM; Ketergantungan Keuangan.
Analisis Pengamanan Aset Tetap Tanah Menggunakan Sistem Informasi Manajemen Aset di Kabupaten Klaten Tumija Tumija; Hafiz Al Fallah Zaiwa; Agung Nurrahman
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 7 No. 2, Oktober, 2025
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v7i2.5886

Abstract

Aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Klaten merupakan potensi daerah yang perlu diamankan agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Namun, masih terdapat permasalahan yaitu masih ada aset tetap tanah yang belum bersertifikat dan pencatatan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Selain itu, terdapat kesenjangan penelitian, satu sisi teknologi informasi dianggap sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap efektivitas pengelolaan aset, sementara di sisi lain, dampaknya tidak selalu signifikan tanpa adanya dukungan aspek lain. Oleh karena itu, celah penelitian yang penulis lakukan terkait aspek pengamanan dan hambatan implementasi SIM-Aset. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengamanan aset tetap tanah menggukan SIM Aset di Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah kuasi kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dengan tiga informan, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi berupa pengambilan foto dengan menggunakan smartphone, sedangkan teknik analisis datanya dimulai dari pengorganisasian data, pembacaan menyeluruh, pengkodean, penemuan tema, hingga interpretasi makna, guna memperoleh pemahaman utuh dan mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIM Aset lebih berfokus pada pengamanan administrasi, sementara kontribusinya terhadap pengamanan fisik dan hukum bersifat komplementer. Faktor penghambat pengamanan aset terbagi menjadi internal, seperti kurangnya regenerasi pegawai dan keterbatasan anggaran, serta eksternal, seperti lambatnya sertifikasi dan klaim masyarakat terhadap aset. BPKPAD mengatasi hambatan ini dengan koordinasi dengan masyarakat, kerja sama dengan BPN, serta pengembangan sistem informasi menuju E-BMD terintegrasi. Kesimpulannya pengamanan aset tetap tanah menggunakan SIM Aset oleh BPKPAD Kabupaten Klaten telah berjalan cukup baik meskipun terdapat hambatan, yang diatasi dengan solusi terkoordinasi dan inovatif. Kata Kunci: Pengamanan; Aset Tetap Tanah; SIM Aset.
Dampak Investasi Pemerintah Daerah Pada Perusahaan Pariwisata Milik Daerah Terhadap Pertumbuhan Sektor Pariwisata Di Kabupaten Bogor Tumija Tumija; Ika Agustina; M. Ilham Husni Zarkasi
JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Vol. 12 No. 2 (2025): JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik)
Publisher : Fakultas Manajemen Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jekp.v12i2.5274

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyse the impact of Bogor Regency Government's investment through BUMD PT Sayaga Wisata on tourism sector growth. This study uses a descriptive quantitative approach with before-and-after analysis method, as well as Compound Annual Growth Rate (CAGR) calculation to measure the annual average growth in key variables, namely the number of tourist visits, the value of tourism sector GRDP, and the number of hotels as potential tourism supporters. The results showed that after the establishment of the BUMD in 2015, the number of tourists experienced growth with a CAGR value of 6.1% per year. The GRDP value of the tourism sector, which includes the subsectors of Accommodation and Drinking Food Provision and Transportation and Warehousing, increased from 7.41% before BUMD to 7.81% per year after BUMD. Meanwhile, the number of hotels experienced a significant surge with CAGR reaching 42.49% per annum after the establishment of BUMD, compared to only 0.49% per annum in the previous period. Overall, the existence of BUMD plays an important role in increasing tourist attraction, driving economic growth through tourism sector GRDP, and developing supporting infrastructure such as hotels and accommodation. However, challenges such as competition with the private sector and external factors such as the COVID-19 pandemic need to be addressed to ensure the sustainability of the tourism sector development. Keywords: Investment Impact, Government Investment, Tourism SOEs, Tourism, GRDP, ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak investasi Pemerintah Kabupaten Bogor melalui BUMD PT Sayaga Wisata terhadap pertumbuhan sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode before-and-after analysis, serta perhitungan Compound Annual Growth Rate (CAGR) untuk mengukur pertumbuhan rata-rata tahunan pada variabel kunci, yakni jumlah kunjungan wisatawan, nilai PDRB sektor pariwisata, dan jumlah hotel sebagai potensi pendukung pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah berdirinya BUMD pada tahun 2015, jumlah wisatawan mengalami pertumbuhan dengan nilai CAGR sebesar 6.1% per tahun. Nilai PDRB sektor pariwisata, yang mencakup subsektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum serta Transportasi dan Pergudangan, mengalami peningkatan dari 7.41% sebelum BUMD menjadi 7.81% per tahun setelah BUMD. Sementara itu, jumlah hotel mengalami lonjakan signifikan dengan CAGR mencapai 42.49% per tahun setelah berdirinya BUMD, dibandingkan hanya 0.49% per tahun pada periode sebelumnya. Secara keseluruhan, keberadaan BUMD berperan penting dalam meningkatkan daya tarik wisata, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui PDRB sektor pariwisata, serta mengembangkan infrastruktur pendukung seperti hotel dan akomodasi. Namun, tantangan seperti persaingan dengan sektor swasta dan faktor eksternal seperti pandemi COVID-19 perlu menjadi perhatian untuk memastikan keberlanjutan perkembangan sektor pariwisata. Kata kunci: Dampak Investasi, Investasi Pemerintah, BUMD Pariwisata, Pariwisata, PDRB