Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Development of Physics Learning Media Using Powtoon Based on Predict Observe Explain (POE) in Class XI of SMA N 6 Solok Selatan Putri, Julia Rahma; Anaperta, Megasyani; Yanti, Iing Rika
PILLAR OF PHYSICS EDUCATION Vol 17, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/16334171074

Abstract

During the learning process, educators have used teaching materials in the form of textbooks, power points, and LKPD. After analyzing the teaching materials used by educators in the learning process, it was found that the implementation of physics learning did not apply the concept of everyday life. The learning media used by educators in the form of power points with a less attractive appearance, because there were no pictures and learning videos that linked the material being studied, this caused students to be less active during the learning process, so that the learning process that took place was still one-way. Along with the development of technology, the learning process must be able to utilize technology in its activities such as learning media. One of the learning media that can be developed is physics learning media using Powtoon which is interesting and can help students to better understand the learning process. The purpose of this study is to develop physics learning media using Powtoon based on Predict Observe Explain (POE) in class XI SMA N 6 Solok Selatan which is valid and practical. This type of research is research and development (Research and Development) which uses the 4D development model. This research was conducted in class XI IPA 3 SMA N 6 Solok Selatan which consisted of 30 students. The percentage of validity level based on material experts and media experts, obtained an average validation of 90.7% which is categorized as very valid. The level of validity of teaching materials is reviewed from the aspects of content feasibility, language feasibility, presentation feasibility and graphics. In addition, for the percentage of media practicality, an average practicality of 92.32% was obtained which was categorized as very practical.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Discovery Learning Menggunakan Canva Pada Materi Internet Gateway (NAT) Kelas XI TKJ Smkn 3 Padang Anaperta, Megasyani; Maideshinta, Tri Kurnia; Nadinda Viola, Zahara; Sayuti, Riswan
Jurnal Greenation Ilmu Teknik Vol. 1 No. 2 (2023): (JGIT) Jurnal Greenation Ilmu Teknik (Mei-Juli 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgit.v1i2.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru mengembangkan silabus, ATP, bahan ajar, dan pengembangan nilai serta menget`ahui tingkat kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran komputer dan jaringan internet gataway di SMKN 3 Padang  tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan  menggunakan metode wawancara dan pengisian angket dengan memberikan google form kepada siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas Xl TKJ SMKN 3 Padang dengan menggunakan media Pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap penyebaran tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu dan biaya, namun media pembelajaran terkategori valid dengan persentase yaitu 92,41%. Dan berdasarkan pengolahan data praktikalitas diperoleh presentase tingkat kepraktisan media pembelajaran yaitu 92% yang terkategori  sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata lembar praktikalitas terhadap penggunaan media pembelajaran yang dikembangkan adalah"SANGAT PRAKTIS".
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Science, Technology, Engineering and Mathematics terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Tigo Nagari Hayati, Wilda; Husna, Husna; Anaperta, Megasyani
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 8 No. 1: April 2025 : IN PRESS
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.8.1.11-20

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses belajar mengajar fisika peserta didik di SMA Negeri 1 Tigo Nagari belum optimal dan keaktifan peserta didik masih kurang, sehingga nilai peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu, diperlukan sebuah pembelajaran yang menarik minat belajar peserta didik sehingga bisa terbentuknya suasana belajar yang baik. Adapun salah satu pembelajaran yang diterapkan adalah Pembelajaran Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penerapan pembelajaran Science, Technology, Engineering and Mathematics terhadap berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tigo Nagari. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment Design dengan desain penelitian Posstest only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dimana sampel diambil secara acak berdasarkan kelompok/wilayah tertentu. Hasil belajar diambil dari Instrumen pada penelitian adalah tes akhir berbentuk essay untuk ranah kognitif dan lembar aktivitas peserta didik selama pembelajaran disetiap pertemuan untuk ranah afektif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah hasil belajar ranah kognitif kelas eksperimen rata-rata 77,41, sedangkan kelas kontrol 68,62. Hasil penilaian pada ranah afektif kelas eksperimen rata-rata 80 sedangkan kelas kontrol ranah afektifnya 77. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji Mann Whitney didapatkan hipotesis diterima. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan pembelajaran Science, Technology, Engineering and Mathematics terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tigo Nagari.   Kata Kunci: Pembelajaran stem; hasil belajar ; uji Mann Whitney   ABSTRACT  This research was motivated by the physics teaching and learning process of students at SMA Negeri 1 Tigo Nagari which was not yet optimal and students' activeness was still lacking, so that students' grades had not yet reached the Minimum Completeness Criteria (KKM). Therefore, learning is needed that attracts students' interest in learning so that a good learning atmosphere can be formed. One of the lessons implemented is Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) learning. The aim of this research is to see the effect of implementing Science, Technology, Engineering and Mathematics learning on the critical thinking of class XI students at SMA Negeri 1 Tigo Nagari. The type of research used is Quasi Experimental Design with a Posttest only control group design research design. Sampling was carried out using a cluster random sampling technique where samples were taken randomly based on certain groups/regions. The learning outcomes taken from the research instrument are a final test in the form of an essay for the cognitive domain and student activity sheets during learning at each meeting for the affective domain. The research results obtained were that the experimental class' cognitive domain learning results averaged 77.41, while the control class's average was 68.62. The assessment results in the affective domain of the experimental class averaged 80 while the affective domain of the control class was 77. Next, a hypothesis test was carried out using the Mann Whitney test, it was found that the hypothesis H_1 was accepted. So it can be concluded that there is an influence of the application of Science, Technology, Engineering and Mathematics learning on the learning outcomes of class XI students at SMA Negeri 1 Tigo Nagari. Keywords: Stem learning; learning outcomes ; Mann Whitney test
The Effect of Implementing Conceptual Understanding Procedures (CUPs) with Handouts on Learning Outcomes in Physics at SMPN 3 Sikakap Sakulo, Maria Elisabeth; Rahmi, Aidhia; Anaperta, Megasyani
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 10 No 2 (2023): Compton: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/cjipf.v10i2.15975

Abstract

This study is motivated by the fact that students' physics learning outcomes have not met the Minimum Completion Criteria (KKM). The aim of this research is to determine the effect of applying the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model on students' physics learning outcomes. This study uses a quasi-experimental design. The population consists of all Grade VIII students, which includes two classes. Sampling was conducted using saturated sampling. Data analysis techniques were applied to both cognitive and affective domains to test hypotheses with homogeneous and variance conditions. The t-test results show that there is an effect on students' physics learning outcomes using the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model.
Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis Creative Problem Solving Berbantuan Flipbook Maker di SMAN 1 Siberut Utara Salamao, Nirwantika; Anaperta, Megasyani; Rahmi, Aidhia
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i1.1348

Abstract

Berkembangnya sebuah teknologi, pendidik dituntut untuk kreatif dalam menggunakan teknologi baik dari segi perangkat pembelajaran serta proses pembelajaran berlangsung. Pendidikan yang telah disesuaikan dengan kemajuan teknologi belum mencapai hasil yang diharapkan. Belum pernah memanfaatan bahan ajar seperti e-modul yang dapat diakses setiap saat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah keterbatasan buku paket dan mengembangkan e-modul fisika berbasis Creative Problem Solving (CPS) yang dapat digunakan oleh siswa kelas XI F1 di SMAN 1 Siberut Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Develop (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop dan disseminate. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI F1 SMAN 1 Siberut Utara sebanyak 28 orang. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket validitas dan praktikalitas. Aspek yang dinilai untuk validasi materi yaitu aspek kelayakan isi, kontekstual, penyajian dan bahasa. Kemudian validasi media yaitu desain cover dan desain isi e-modul. Untuk aspek penilaian praktikalitas adalah ketertarikan, materi dan bahasa.  Hasil analisis diperoleh e-modul fisika berbasis Creative Problem Solving yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan skor 88,64 %. Validitas e-modul divalidasi oleh satu dosen ahli media dan dua ahli materi. E-modul fisika juga dikategorikan sangat praktis dengan skor 93,20%. Kepraktisan ini dinilai oleh 28 peserta didik dan 1 pendidik bidang studi fisika dengan aspek penilaian yaitu ketertarikan, materi dan bahasa.
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA DILENGKAPI MOTION GRAPHIC UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI SMA Yolanda, Tari Tri; Anaperta, Megasyani; Rino, Agus
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.6624

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mendorong kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, terutama dalam konteks pembelajaran fisika di SMAN 1 Batang Anai dimana penggunaan buku paket dan Powerpoint belum mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap pembelajaran fisika. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul fisika dilengkapi motion graphic untuk materi vektor kelas XI SMA, yang dirancang agar lebih menarik, mudah dipahami, dan mendukung aktivitas belajar mandiri sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate), namun penelitian ini hanya dilaksanakan hingga tahap develop. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA N 1 Batang Anai berjumlah 28 orang dan 1 pendidik. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul fisika dilengkapi motion graphic yang dikembangkan terkategori sangat valid dengan rata-rata persentase 92,20%. Selanjutnya, uji praktikalitas dilakukan kepada pendidik dan peserta didik kelas XI SMAN 1 Batang Anai, dengan hasil rata-rata persentase 89,56% dalam kategori sangat praktis. Dengan demikian, e-modul fisika dilengkapi motion graphic yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran.