Susantiningrum Susantiningrum
Sebelas Maret University

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan jadwal retensi arsip dalam proses penyusutan di Lembaga Kearsipan Kota Surakarta Demayca Mardias Susanto; Hery Sawiji; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.80923

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk, (1) mendeskripsikan penerapan jadwal retensi arsip pada proses penciutan arsip di Lembaga Arsip Daerah Kota Surakarta, (2) mengetahui kendala dalam pelaksanaan jadwal retensi arsip di Lembaga Arsip Daerah Kota Surakarta. di Kota Surakarta, (3) menganalisis solusi untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan jadwal retensi arsip di Lembaga Kearsipan Daerah Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan data dengan menggunakan kata-kata atau rangkaian kata yang disebut deskriptif. Subjek penelitian adalah arsiparis dan pegawai LKD dan OPD yang dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan dari informan yaitu kepala dinas, kepala dinas, arsiparis, staf kearsipan dan sumber dokumen. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Pelaksanaan penyusutan arsip di LKD Kota Surakarta sudah sesuai dengan ketentuan ANRI. Proses penyusutan melalui pemilahan arsip dinamis aktif dan tidak aktif dan yang terakhir adalah pemusnahan. Arsip yang dianggap masih digunakan akan disimpan kembali. Namun, jika arsip tersebut dianggap memiliki nilai sejarah, maka arsip tersebut akan dikirimkan ke ANRI; (2) Faktor yang menghambat proses pelaksanaan JRA pertama adalah kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengelolaan arsip dan kurangnya sarana prasarana yaitu lemari arsip dan rak map; (3) Langkah-langkah yang dilakukan LKD Kota Surakarta dalam mengatasi hambatan pelaksanaan JRA pada proses penyusutan adalah sosialisasi, pendekatan kepada Stake Holder, dan pendekatan langsung.Kata Kunci : JRA; LKD; pengurangan arsip; penyimpanan arsip Abstract: This study investigates the practical implementation of archive retention schedules within the context of archive reduction at the Surakarta City Regional Archives Institute. The research addresses three primary objectives: (1) describing the application of the archive retention schedule, (2) identifying obstacles encountered during implementation, and (3) analyzing strategies to overcome these challenges. The qualitative study involves archivists, LKD (Local Government Archives) staff, and OPD (Regional Work Unit) employees as research subjects. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Triangulation is used for data validation. The study findings reveal that the implementation of archive depreciation aligns with ANRI (National Archives of the Republic of Indonesia) provisions. Challenges include a shortage of competent human resources and infrastructure limitations. To address these obstacles, the Surakarta City LKD employs socialization, stakeholder engagement, and direct approaches.Keywords: archive reduction; archive storage; JRA; LKD
Pengaruh lingkungan keluarga dan kepribadian terhadap minat berwirausaha mahasiswa pendidikan administrasi perkantoran Universitas Sebelas Maret Dona Devi Sandra; Wiedy Murtini; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i1.60341

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran. (2) Mengetahui pengaruh kepribadian terhadap minat berwirausaha mahasiswa pendidikan Administrasi Perkantoran. (3) Mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan kepribadian terhadap minat berwirausaha peserta didik pada pendidikan administrasi perkantoran. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Populasinya adalah mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2017, 2018, dan 2019 yang berjumlah 233 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling, dengan sampel sebanyak 147 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi penyusunan tabulasi uji prasyarat dan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa (thitung 7,984 > ttabel 1,976) dengan signifikansi 0,0130 < 0,05, (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepribadian terhadap minat berwirausaha siswa (tvalue 2,516 > ttabel 1,976) dengan signifikansi 0,0130<0,05, dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga dan kepribadian secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa (Fvalue 43,815 > Ftabel 3,06) dengan signifikansi 0,0000<0,05. Dengan demikian, secara keseluruhan hasil analisis ini mendukung hipotesis yang diajukan.Kata Kunci: motivasi berwirausaha; dukungan keluarga; kepribadianAbstract: The purpose of this research was to (1) determine the influence of the family environment on the entrepreneurial interest of students in Office Administration Education. (2) Determine the influence of personality on the entrepreneurial interest of students in Office Administration education. (3) Determine the influence of the family environment and personality on the entrepreneurial interest of students in office administration education. The research was quantitative, using correlational methods. The population was students of Office Administration Education from the 2017, 2018, and 2019 classes, with a total of 233 students. The sampling technique used accidental sampling, with 147 students as the sample. Methods of data collection using a questionnaire The data analysis technique involves compiling prerequisite test tabulations and multiple linear regressions using SPSS. The results showed that: (1) there was a positive and significant influence of the family environment on students' entrepreneurial interest (tvalue 7.984 > ttable 1.976) with significant 0,0000,05, (2) There was a positive and significant influence of personality on students' entrepreneurial interest (tvalue 2.516> ttable 1.976) with a significant 0.0130< .05, and (3) there is a positive and significant effect of family environment and personality together on student entrepreneurship interest (Fvalue 43.815 > Ftable 3.06) with a significant .0000 <0,05. Thus, the overall results of this analysis support the proposed hypothesis.Keywords: entrepreneurial motivation; family support; personality 
Pengaruh konsep diri lingkungan teman sebaya dan kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Endah Mayangsari; Hery Sawiji; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77474

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh konsep diri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (2) pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (3) pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (4) pengaruh konsep diri, lingkungan teman sebaya, dan kompetensi pedagogik guru secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 216 siswa program keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 138 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan:  (1) ada pengaruh positif signifikan konsep diri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (thitung 6,009>ttabel 1,656), (2) ada pengaruh positif signifikan lingkungan teman sebaya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (thitung 2,907>ttabel 1,656), (3) tidak ada pengaruh positif kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (thitung -,249<ttabel 1,656), (4) ada pengaruh positif signifikan konsep diri, lingkungan teman sebaya, dan kompetensi pedagogik guru secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (Fhitung 20,526>Ftabel 2,67).Keywords : kesanggupan berpikir kritis; kemampuan pedagogik guru; rancangan diri; lingkungan kawan sebaya Abstract: The purpose of the research was to find out (1) the effect of self-concept on students' critical thinking skills, (2) the influence of the peer environment on students' critical thinking skills, (3) the influence of the teacher's pedagogical competence on students' critical thinking skills, 4) the influence of self-concept, peer environment, and teacher pedagogical competence together on students' critical thinking skills. This research is quantitative research with the correlational method. The population in this study amounted to 216 students of the Office Management and Business Services expertise program. The sampling technique used proportionate stratified random sampling with 138 students. The results of this study indicate: (1) there is a significant positive effect of self-concept on students' critical thinking skills (tvalue 6.009> ttable 1.656), (2) there is a significant positive effect of peer environment on students' critical thinking abilities (tvalue 2.907> ttable 1.656), (3) there is no positive effect of the teacher's pedagogical competence on students' critical thinking skills (tvalue -.249<ttable 1.656), (4) there is a significant positive influence of self-concept, peer environment, and teacher pedagogic competence together on students' critical thinking skills (Fvalue 20.526>Ftable 2.67).Keywords: critical thinking skills; peer environment; self concept; teacher pedagogic competence
Penerapan i-pos dalam meningkatkan pelayanan pelanggan di PT Pos Indonesia Wilayah Surakarta Salma Nur Sabila; Anton Subarno; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.65910

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana penerapan I-POS di PT. Pos Surakarta dalam meningkatkan pelayanan pelanggan. (2) Hambatan-hambatan apa saja yang ada dalam penerapan I-POS untuk meningkatkan pelayanan pelanggan PT. Pos Surakarta.(3) Upaya apa saja yang perlu dilakukan oleh PT. Pos Surakarta dalam mengatasi hambatan- hambatan implementasi I-POS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh dari informan, tempat dan peristiwa, dokumen, dan arsip. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian: (1) PT. Pos Surakarta telah menerapkan I-POS untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, mulai dari pengumpulan, pengolahan, pengangkutan, pengiriman, dan pelaporan, dengan pelaksanaan yang akurat dan tepat waktu. (2) Hambatan yang dihadapi adalah jaringan yang tidak stabil, eror dan kelambatan, dan sistem I-Pos yang tidak valid. (3) Solusi untuk mengatasi hambatan dilakukan dengan menghubungi bagian IT untuk melakukan perbaikan, mengembangkan dan memperbaharui sistem I-Pos, dan meninjau ulang sistem informasi manajemen I-PosKata Kunci : metode kualitatif; sistem informasi manajemen; sistem i-posAbstract: This study aimed to determine: (1) How is I-POS application at PT. Pos Surakarta in improving customer service. (2) What obstacles exist in implementing I-POS to improve PT customer service? Pos Surakarta. (3) What efforts need to be made by PT. Pos Surakarta in overcoming obstacles to the implementation of I-POS. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data sources are obtained from informants, places and events, documents, and archives. The sampling technique used purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. Validity test using source triangulation and method triangulation. The data analysis technique uses an interactive analysis model. The results of the study: (1) PT. Pos Surakarta has implemented I-POS to improve customer service, starting from collecting, processing, transportation, delivery, and reporting, with accurate and timelyimplementation. (2) The obstacles were an unstable network, errors and slowness, and an invalid I-Pos system. (3) Solutions to overcome obstacles are done by contacting the IT department to make repairs, developing and updating the I-Pos system, and reviewing the management information system of I-Pos.Keywords: i-pos system; management information system; qualitative method
Pengelolaan arsip dinamis pada Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Kabupaten Karanganyar Anggit Pratama; Wiedy Murtini; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.67980

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembuatan arsip dinamis, pemanfaatan arsip dinamis, pemeliharaan arsip dinamis, dan penyusutan arsip dinamis di kantor Dispermades Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari tempat atau fasilitas, instrumen, serta dokumen dan arsip dengan cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Uji keabsahan data diperoleh dengan 1) uji kredibilitas, 2) uji transferabilitas, 3) uji ketergantungan, dan 4) uji konfirmabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif dengan tahapan: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pembuatan arsip dinamis dilakukan dengan pembuatan arsip dinamis secara manual. Setiap surat masuk dan keluar dikelola dengan baik mulai dari penerimaan hingga penyimpanan di lemari arsip. 2) Pemanfaatan arsip dinamis meliputi peminjaman arsip yang belum menerapkan prosedur peminjaman sistematis, dan penemuan kembali arsip secara manual memerlukan waktu 4-7 menit.  3) Pemeliharaan arsip dinamis dilakukan dengan cara membersihkan tempat penyimpanan secara berkala dan menyediakan bahan pencegah arsip dari serangga seperti kapur barus dan bahan pencegah lainnya. 4) Penyusutan arsip dinamis belum menerapkan prosedur penyusutan arsip secara sistematis.Kata kunci: arsip aktif; dokumen-dokumen; manajemen arsip dinamisAbstract: This study aims to find out how the creation of dynamic archives, the use of dynamic archives, the maintenance of dynamic archives, and the shrinkage of dynamic archives at the Karanganyar District Dispermades office. This type of research is descriptive qualitative. Research data were obtained from places or facilities, instruments, as well as documents and archives by sampling using purposive sampling and snowball sampling. Data was collected using interview, observation, and document analysis techniques. The Data validity test is obtained by 1) credibility test, 2) transferability test, 3) dependability test, and 4) confirmability test. Data analysis techniques use interactive model data analysis with stages: 1) data collection, 2) data reduction, 3) data presentation, and 4) concluding. The results showed that: 1) Dynamic archive creation goes with manually creating dynamic archives. Every incoming and outgoing mail is well managed from receipt to storage in the filing cabinet. 2) The use of dynamic archives includes borrowing archives that have not implemented systematic lending procedures, and manual rediscovery of archives takes 4-7 minutes.  3) Dynamic archive maintenance is carried out by regularly cleaning the storage area and providing archive deterrent materials from insects such as camphor and other deterrent materials. 4) Dynamic archive shrinkage has not implemented a systematic archive shrinkage procedure.Keywords: archive; dynamic archive; dynamic archive management
PELAKSANAAN KEARSIPAN DI BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KOTA SURAKARTA Aprilia Nur Arninasari; Hery Sawiji; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 6, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v6i3.58571

Abstract

The purpose of this study are to determine the implementation of archives in the General Section of the Regional Secretariat of Surakarta City. This study is a descriptive qualitative study employing a case study technique. The study was carried out in the Surakarta City Regional Secretariat's General Section. Purposive sampling was a technique for taking samples. Observation, interviewing, and document analysis were used to compile data. Check the accuracy of the data obtained through source and method triangulation. The data analysis technique included interactive model data analysis.The result of this study reveal that: 1) The implementation of archives in the General Section of the Surakarta City Regional Secretariat which uses an active dynamic archive management system which includes the creation stage such as receipt and recording of records, the using stage such as archive arrangement and archive storage, archive maintenance and caring, and depreciation stages such as moving archives that are already running quite well, 2) The implementation of archives in the General Section of the Regional Secretariat of Surakarta City is exist some problems like as lacking of human resources in the field of correspondences and lacking of archival supporting infrastructure, and 3) Conducting to solve some problems be found in the General Section of the Regional Secretariat of Surakarta City such as planning of increasing human resources and budgeting for facilities and infrastructure.
Peningkatan kemampuan berpikir kreatif melalui implementasi model pembelajaran two stay two stray siswa SMK Batik 2 Surakarta Dita Saopsanggi Pratiwi; Wiedy Murtini; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.77598

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII OTKP 1 SMK Batik 2 Surakarta yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hal ini dibuktikan pada penelitian siklus I dan siklus II. Pada siklus I, presentase ketuntasan tes sebesar 60,87% dan persentase hasil observasi sebesar 60,43%, termasuk ke dalam kategori cukup kreatif. Sedangkan pada siklus II, persentase ketuntasan tes dan hasil observasi meningkat menjadi 82,61% termasuk dalam kategori sangat kreatif.Keywords: berpikir inventif; pembelajaran kooperatif; bertukar informasi Abstract: This research was carried out to know whether the cooperative learning model of the two stay two stray types can improve the creative thinking skills of class XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta. This study uses the classroom action research method. The subjects in this study were students of class XII OTKP 1 SMK Batik 2 Surakarta, which consisted of 23 students. Data collecting techniques used in this study were tests, observations, interviews, and documentation. The data analysis used is the analysis of the percentage. The results showed that the cooperative learning model of the two stay two stray types could improve the creative thinking skills of class XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta. It was proved by research cycle I and cycle II. In cycle I, the percentage of test completeness was 60,87% and the percentage of observations was 60,43%, which was included in the quite creative category. Whereas in cycle II, the percentage of test completeness and observation results increased to 82,61%, including the very creative category.Keywords: inventive thinking; cooperative learning; exchange information
Pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan lingkungan sosial terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo Sanita Putri; Susantiningrum Susantiningrum; Anton Subarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.84194

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa (2) mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap minat berwirausaha siswa dan (3) mengetahui pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan lingkungan sosial secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif metode korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI program keahlian manajemen perkantoran dan layanan bisnis tahun 2023/2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling tipe proportional stratified random sampling dengan jumlah 83 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data analisis data menggunakan uji prasyarat dan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa (thitung 2,53 > ttabel 1,99) dengan signifikansi 0,01 < 0,05, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan sosial terhadap minat berwirausaha siswa (thitung 2,92 > ttabel 1,99) dengan signifikansi 0,00 < 0,05, dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran kewirausahaan dan lingkungan sosial secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa (Fhitung 17,14 > Ftabel 3,11) dengan signifikansi 0,00 < 0,05. Keywords: hasrat berwirausaha; hubungan sosial; kuantitatif; pengajaran kewirausahaanAbstract: The purpose of this research was to: (1) determine the effect of entrepreneurship learning on entrepreneurial interest of students (2) determine the effect of social environment on entrepreneurial interest of students and (3) determine the effect of entrepreneurship learning and social environment on entrepreneurial interest of students. The research is a quantitative research using corelational methods.  The population in this study were class XI students in the office management and business services SMK N 1 Sukoharjo in 2023/2024. The sampling technique used probability sampling technique type proportional startified random sampling with 83 students as the sample. Methods of data collection using quentionnaire. The data analysis technique by comppiling prerequisite test tabulation and multiple linear regression using IBM SPSS 22 program. The results showed that: (1) there was a positive and significant effectof the entrepreneurship learning on students' entrepreneurial interest (tvalue 2,53> ttable 1,99) with significant 0,01<0,05, (2) there was a positive and significant effectof social environment on students' entrepreneurial interest (tvalue 2,92> ttable 1,99) with significant 0,00<0,05 and (3) there was a positive and significant effect of entrepreneurship learning and social environment on students’ entrepreneurial interest (Fvalue 17,14 > Ftable 3,11) with significant 0,00<0,05. Keywords:  entrepreneurial interest; entrepreneurship learning; quantitative; social environment
Peningkatan keterampilan public speaking melalui metode Monroe’s Motivated Sequence kelas XI OTKP SMKN 1 Surakarta Brigita Verisda Yuliana; Wiedy Murtini; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 2 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i2.61905

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum siswa dengan menggunakan metode MMS di kelas XI OTKP SMK N 1 Surakarta pada mata pelajaran tata kelola kehumasan dan keprotokolan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dibagi menjadi dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan pengumpulan data, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumen. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber, membandingkan data, dan menyimpulkan data. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif sederhana, observasi keterampilan berbicara di depan umum, analisis data kualitatif, dan analisis deskriptif komparatif. Prosedur penelitian ini terdiri dari dua siklus yang terdiri dari empat tahap yang saling berkaitan di setiap siklusnya. Berdasarkan data yang terkumpul dari pra-tindakan, siklus I dan II terus mengalami peningkatan. Hasil pra-tindakan menunjukkan terdapat 8 siswa (23,5%) yang dinyatakan tuntas, pada siklus I sebanyak 18 siswa (52,9%), dan pada siklusII sebanyak 25 siswa (73,5%). Hasil data keterampilan berbicara di depan umum didasarkan pada penilaian komunikasi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode MMS dapat meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum bagi siswa OTKP SMK N 1 Surakarta.Kata Kunci: analisis data kuantitatif; keprotokolan; komunikasi Abstract: This study aims to improve students’ public speaking skills by using MMS methods in class XI OTKP SMK N 1 Surakarta on the subject of public relations governance and protocol automation. This research is classroom action research. The research was divided into two cycles, where each cycle consisted of planning, implementing actions, observing and collecting data, and reflecting. Data collection techniques include observation, interviews, tests, and documents. Data validity uses source-triangulation techniques, comparing data, and concluding data. Data analysis used simple quantitative data analysis, public speaking skills observation, qualitative data analysis, and comparative descriptive analysis. The research procedure formed two cycles that had four stages that were interrelated in each cycle. Based on the data collected from pre-action, cycles I and II have continued to increase. The results of pre-action show there were 8 students (23,5%) who were declared complete; on cycle I, there were 18 students (52,9%); on cycle II, there were as many as 25 students (73,5%). The public speaking skills data result is based on students’ communication assessments. The conclusion of this study is that the application of the MMS method can improve public speaking skills for students of OTKP SMK N 1 Surakarta.Keywords: communications; protocol automation; quantitative data analysis
Pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan bagian antaran di PT Pos Indonesia (Persero) Kota Surakarta Vincensia Yustika Setyaningsih; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.66633

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai bagian pengiriman di PT Pos Indonesia (Persero) Surakarta secara parsial dan simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini dilakukan pada pegawai bagian pengiriman PT Pos Indonesia (Persero) Surakarta yang berjumlah 46 orang, sehingga pengumpulan data menggunakan teknik sampel jenuh dengan menggunakan kuesioner penelitian. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan yaitu thitung > ttabel (3,367 > 2,017) dan nilai sig berada pada nilai 0,002, 2) terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan part delivery di PT Pos Indonesia ( Persero ) Kota Surakarta yaitu skor t obs > t tabel (4,742 > 2,017) dan nilai sig berada pada nilai 0,000) terdapat pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai part delivery pada PT Pos Indonesia ( Persero ) Kota Surakarta berdasarkan hasil uji F dengan skor Fhitung > Ftabel (19,080 > 3,21) dan nilai sig lebih kecil dari 0,05 menjadi 0,000 .Kata Kunci : meminta kerja; kemampuan pegawai; pekerjaan lingkunganAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai bagian pengiriman di PT Pos Indonesia (Persero) Surakarta secara parsial dan simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini dilakukan pada pegawai bagian pengiriman PT Pos Indonesia (Persero) Surakarta yang berjumlah 46 orang, sehingga pengumpulan data menggunakan teknik sampel jenuh dengan menggunakan kuesioner penelitian. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan yaitu thitung > ttabel (3,367 > 2,017) dan nilai sig berada pada nilai 0,002, 2) terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan part delivery di PT Pos Indonesia ( Persero ) Kota Surakarta yaitu skor tobs > ttabel (4,742 > 2,017) dan nilai sig berada pada nilai 0,000) terdapat pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai part delivery pada PT Pos Indonesia ( Persero ) Kota Surakarta berdasarkan hasil uji F dengan skor Fhitung > Ftabel ( 19,080 > 3,21) dan nilai sig lebih kecil dari 0,05 menjadi 0,000.Kata Kunci: perintah kerja; kemampuan karyawan; pekerjaan lingkungan