Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengelolaan Sampah Plastik Berkelanjutan Melalui Pembuatan Ecobrick di Desa Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Lampung Jeane Siswitasari Mulyana; Winati Nurhayu; Gres Maretta; Andy Darmawan; Nurul Adhha; Ahmad Fadhil; Dylla Alya Putri; Rohid Morantana Perhiba Simamora
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6413

Abstract

Sampah plastik dihasilkan sebagai sisa dari aktivitas harian manusia. Jenis sampah plastik yang paling banyak dihasilkan adalah kantong plastik dan plastik kemasan. Sampah plastik memerlukan waktu hingga ratusan tahun untuk dapat terurai sehingga selama itu pula sampah menumpuk dan mencemari ekosistem, baik darat maupun perairan. Desa Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Lampung menghadapi permasalahan berupa jumlah sampah plastik yang terus meningkat dan belum ada upaya pengurangan serta pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan di lingkungan desa. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dalam pembuatan ecobrick yang dapat dimanfaatkan menjadi perabotan sederhana, ditukar menjadi uang ke bank sampah, dan elemen estetika yang menambah daya tarik untuk wisatawan. Pelatihan pembuatan ecobrick dilakukan dalam rangkaian aktivitas yang meliputi persiapan, penyampaian materi, pembuatan ecobrick, dan evaluasi. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai sampah plastik, cara pengelolaannya, dan manfaat dari ecobrick. Selain itu, kemampuan dan motivasi masyarakat dalam membuat ecobrick juga meningkat setelah pelatihan selesai. Hal ini disebabkan karena teknik pembuatan ecobrick serta bahan-bahan yang diperlukan bersifat mudah dan murah.
Pengelolaan Sampah Plastik Berkelanjutan Melalui Pembuatan Ecobrick di Desa Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Lampung Jeane Siswitasari Mulyana; Winati Nurhayu; Gres Maretta; Andy Darmawan; Nurul Adhha; Ahmad Fadhil; Dylla Alya Putri; Rohid Morantana Perhiba Simamora
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6413

Abstract

Sampah plastik dihasilkan sebagai sisa dari aktivitas harian manusia. Jenis sampah plastik yang paling banyak dihasilkan adalah kantong plastik dan plastik kemasan. Sampah plastik memerlukan waktu hingga ratusan tahun untuk dapat terurai sehingga selama itu pula sampah menumpuk dan mencemari ekosistem, baik darat maupun perairan. Desa Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Lampung menghadapi permasalahan berupa jumlah sampah plastik yang terus meningkat dan belum ada upaya pengurangan serta pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan di lingkungan desa. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dalam pembuatan ecobrick yang dapat dimanfaatkan menjadi perabotan sederhana, ditukar menjadi uang ke bank sampah, dan elemen estetika yang menambah daya tarik untuk wisatawan. Pelatihan pembuatan ecobrick dilakukan dalam rangkaian aktivitas yang meliputi persiapan, penyampaian materi, pembuatan ecobrick, dan evaluasi. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai sampah plastik, cara pengelolaannya, dan manfaat dari ecobrick. Selain itu, kemampuan dan motivasi masyarakat dalam membuat ecobrick juga meningkat setelah pelatihan selesai. Hal ini disebabkan karena teknik pembuatan ecobrick serta bahan-bahan yang diperlukan bersifat mudah dan murah.
Antioxidant Activity and Immunomodulatory Effect of Stachytarpheta sp. Leaf Extract on Phagocytic Activity of Mice Peritoneal Macrophages in Alloxan Induction Iffa Afiqa Khairani; Wahyuni Dian Lestari; Elisa Nurma Riana; Jeane Siswitasari Mulyana; Hida Arliani Nur Anisa; Rizka Fatriani; Silvia Andriani
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 17 No 2 (2025): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v17i2.404

Abstract

Hyperglycemia is a condition characterized by elevated blood glucose levels, which is a hallmark of diabetes mellitus. Prolonged hyperglycemia not only disrupts glucose homeostasis but also impairs the immune response. The condition of hyperglycemia in the body can increase free radicals and oxidative stress, thus can impair various macrophage functions, including their ability to engulf and eliminate pathogens. The bioactive constituents in Stachytarpheta sp. may contribute to reducing oxidative damage and enhancing immune system function. This study aims to evaluate both the antioxidant capacity and the immunomodulatory effects of Stachytarpheta sp. leaf extract on the phagocytic activity of peritoneal macrophages in alloxan-induced diabetic mice. Alloxan is widely used in research to induce hyperglycemia (diabetic conditions) in experimental animals. The antioxidant activity of the extract was evaluated using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) radical scavenging assay, while phagocytic activity of peritoneal macrophages was performed in vivo using male mice. Stachytarpheta sp. leaf extract from Beteng Sari Village, East Lampung has very strong antioxidant activity against DPPH with IC50 value 14,85 ± 0,30 μg/mL. This extract at doses of 200, 300, and 400 mg/kgBW can be an immunomodulator that maintains the phagocytic activity of macrophage cells in alloxan-induced mice.
Species of Sea Urchins (Echinoidea) in the Intertidal Zone of Pahawang Island, Pesawaran, Lampung Jeane Siswitasari Mulyana; Gres Maretta; Muhammad Aqil Maulana; Novriadi Novriadi; Andy Darmawan
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus June 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i2.6544

Abstract

Background: Sea urchins are susceptible to environmental changes, including ones caused by anthropogenic activities in coastal area. They are commonly found in coral reef areas, seagrass beds, and mixed sand and coral rubble substrates. These marine ecosystems face critical problem as a result of water pollution, thus affecting their ecological roles as habitats for sea urchins. Pahawang Island is located in the Lampung Bay area and has substrate characteristics that are suitable for the habitat preferences of sea urchins. On the contrary, Pahawang Island becomes famous tourist destination and this can potentially cause damage to habitats of sea urchin. The purpose of this research is to identify sea urchin species (Echinoidea) in the intertidal zone of Pahawang Island, Lampung. Methodology: Samples were collected using surveying method by walking along the intertidal zone during low tide. Sampling locations include Jelarangan Hamlet, Suwak Buah Hamlet, Andreas Resort around Kalangan Hamlet, and Pahawang Hamlet. Sea urchins were identified based on morphological characteristics. Findings: Sea urchins found in the intertidal zone of Pahawang Island consist of four species: Echinothrix calamaris, Diadema setosum, and Diadema antillarum, and Mespilia globulus. E. calamaris and D. setosum were found on substrates such as seagrass beds, coral, and sand, while Diadema antillarum and Mespilia globulus were only found in waters with coral substrates. These four species of sea urchins inhabit diverse habitats and play important ecological roles in the ecosystem, even influencing the conditions of other benthic organism communities in intertidal zone of Pahawang Island. Contribution: This study provides baseline data on sea urchin species within specific area to later plan conservation strategies related to human-induced environmental changes.