Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

SOSIALISASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RUMAH TANGGA WILAYAH DESA PASIR GOMBONG Afif Wahyudi Hidayat, Afif Wahyudi Hidayat; Julia; Nisa Oktaviona; Novita Nurpadilah; Nurwulandari; Rizqi Novita Pani Ramadhani; Umiatul Khasanah
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/cjkmyk30

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di tatanan keluarga masih belum dimengerti oleh masyarakat karena masih kurangnya informasi yang diterima dan masih kurangnya fasilitas untuk melaksanakan program tersebut. Namun ada faktor lain juga seperti masalah ekonomi, keterbelakangan sosial dan pendidikan yang menjadi masalah dalam melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Permasalahan kesehatan di masyarakat seringkali muncul tanpa diketahui dan disadari penyebabnya. Hal ini terjadi karena masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Oleh karena itu sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat khususnya pada Ibu Rumah Tangga dengan berpedoman pada indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pasir Gombong RT 002/RW005 pada hari Kamis, 22 Februari 2024 diikuti oleh ibu rumah tangga sebagai peserta sejumlah 15 orang.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemaparan materi menggunakan leaflet dan powerpoint untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat di desa pasir gombong. Hasil dari sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat ini dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sehingga menjadikan masyarakat meningkat pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan dalam menerapkan hidup bersih dan sehat serta masyarakat dapat berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Dengan demikian, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menginspirasi tindakan nyata dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Desa Pasir Gombong.
Analisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan Hidayat, Afif Wahyudi; Julia, Julia; Maulana, Muhammad Rizky
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1722

Abstract

Latar Belakang: Kualitas layanan kesehatan tidak semata-mata bergantung pada mekanisme penyediaannya, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh persepsi dan pemahaman pasien sebagai pengguna layanan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan dengan kualitas layanan rumah sakit yang mereka terima.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi pasien BPJS di rumah sakit, dengan sampel 96 responden yang ditentukan melalui rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling. Kepuasan pasien dianalisis sebagai variabel dependen, sedangkan dimensi SERVQUAL sebagai variabel independen. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat.Hasil: Analisis univariat pada 96 responden menunjukkan mayoritas pasien (66,7%) puas dengan layanan rumah sakit, meskipun 33,3% tidak puas. Selanjutnya, analisis bivariat mengungkapkan bahwa kegemaran pasien, bukti nyata, keberlanjutan, kereaktifan, kepastian dan simpati berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien nilai p-value < 0,05.Kesimpulan: Tingkat kepuasan pasien BPJS Kesehatan sangat berkorelasi dengan persepsi terhadap mutu layanan rumah sakit.
STUDI KUANTITATIF PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DAN NON BPJS TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS Hidayat, Afif Wahyudi; Kadir, Abd; Saputra, M. Khalid Fredy; Mauludiyah, Zaida
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 3 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3104

Abstract

Abstract: Increasing the effectiveness of health services can only be achieved if the quality of services provided by a health institution is always maintained, maintained, and continuously developed. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of anemia in pregnant women. The research design used in this study was cross sectional. The research was conducted at the Setia Janji Health Center. The research was conducted in July 2024. The population was all patients who visited the Setia Janji Health Center. The sample amounted to 83 respondents. The sampling technique used in this study was Accidental sampling. Data analysis was carried out univariate and bivariate. The results showed that all dimensions of health service quality have a relationship with patient satisfaction. It is recommended to the Puskesmas to be able to improve the quality of health services consisting of administrative officers, health worker services, and pharmacy services in order to provide friendly and attentive service to patients and provide clear information to patients.Keywords: Satisfaction, Quality, Health Center. 
EFEKTIVITAS PELATIHAN TIME MANAGEMENT DAN PENGATURAN SHIFT PADA PENGURANGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TENAGA KESEHATAN Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Emmelia Kristina Hutagaol
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/njv44k75

Abstract

Pola kerja shift dapat meningkatkan beban kerja dan risiko gangguan kesehatan mental pada tenaga kesehatan. Analisis beban kerja menyediakan data dasar untuk merancang pelatihan manajemen waktu dan penjadwalan shift yang lebih sehat. Mendesain dan mengevaluasi model pelatihan time management dan pengaturan jadwal shift berbasis temuan analisis beban kerja untuk meningkatkan kesehatan mental staf medis. Penelitian R&D tahapan desain dan uji coba dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang pada Mei–Juli 2025. Sampel terdiri atas 20 tenaga kesehatan yang menjalani survei beban kerja (NASA-TLX), wawancara, dan skala kesehatan mental DASS-21 sebelum dan sesudah pelatihan. Intervensi berupa workshop time management, simulasi penyusunan jadwal shift, dan pendampingan. Evaluasi kuantitatif menggunakan paired t-test. Pelatihan menurunkan skor beban kerja rata-rata dari 65,3 menjadi 48,7 (p<0,01) dan skor stres DASS-21 dari 18,2 menjadi 11,5 (p<0,01). Partisipan melaporkan peningkatan kepuasan jadwal dan keseimbangan kerja-hidup. Pelatihan berbasis analisis beban kerja efektif meningkatkan manajemen waktu, optimasi jadwal, dan kesehatan mental tenaga kesehatan.
EVALUASI MANAJEMEN SUMBER DAYA DAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TANGGAP KRISIS KESEHATAN OLEH SAHABAT TAGANA RAJAWALI PALEMBANG Emmelia Kristina Hutagaol; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/1kz6n679

Abstract

Respons krisis kesehatan memerlukan manajemen sumber daya optimal dan mobilisasi relawan yang cepat. Sahabat Tagana Rajawali Palembang telah aktif dalam situasi darurat, tetapi evaluasi sistematis masih terbatas. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi manajemen sumber daya dan efektivitas intervensi kesehatan oleh Sahabat Tagana Rajawali Palembang tahun 2023–2024. Metode penelitian menggunakan evaluasi mixed-methods mengombinasikan analisis kuantitatif waktu mobilisasi, pemanfaatan logistik, dan kepuasan penerima manfaat (n=120) dengan wawancara mendalam 10 koordinator. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Spearman; analisis kualitatif tematik. Hasil: Waktu mobilisasi menurun dari 4,2 menjadi 2,8 jam (p<0,01), tingkat pemanfaatan logistik 85%, kepuasan penerima manfaat 4,3/5. Kesimpulan: Manajemen sumber daya Sahabat Tagana Rajawali efektif dengan respons krisis berdampak tinggi. Rekomendasi mencakup pelacakan logistik digital dan penguatan kapasitas berkelanjutan.
EVALUASI KEPUASAN PESERTA DAN TINGKAT KEPATUHAN LANSIA PASCA-PELATIHAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT Lyliana Endang Setianingsih; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/f3d9y087

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk pada lansia meningkatkan risiko penyakit mulut dan menurunkan kualitas hidup. Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan perawatan mulut. Mengevaluasi kepuasan peserta dan tingkat kepatuhan lansia satu bulan setelah pelatihan kebersihan gigi dan mulut. Desain quasi-eksperimental pra-pasca dengan 100 lansia (≥60 tahun) mengikuti workshop sehari tentang teknik menggosok gigi, pembersihan interdental, dan edukasi kesehatan mulut. Kepuasan diukur dengan kuesioner Likert (1–5) dan kepatuhan melalui checklist observasi pada baseline dan 4 minggu pasca-pelatihan. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan statistik deskriptif. Skor kepuasan rata-rata 4,6 (SD=0,4). Tingkat kepatuhan meningkat dari 45% menjadi 78% (p<0,001). Sebanyak 85% peserta melaporkan peningkatan efikasi diri dalam perawatan mulut. Pelatihan kebersihan mulut pada lansia berhasil dengan kepuasan tinggi dan peningkatan kepatuhan signifikan; direkomendasikan workshop rutin di posyandu.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG STUNTING PADA KADER TAGANA MASUK KAMPUNG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/w8d04537

Abstract

Kasus stunting secara global semakin meningkat terutama di Asia Tenggara sekitar 24,7%. Kasus ini membutuhkan komitmen dukungan dari semua stake holder untuk mengatasi kasus. Stakeholder yang dapat berperan langsung kemasyarakat selain petugas kesehatan yakni kader posyandu, kader kesehatan dan relawan sosial. Kader tagana merupakan relawan dibawah kementrian sosial yang diarahkan untuk mencegah dan menangani risiko guncangan kerentanan sosial. Kader tagana Rajawali merupakan salah satu kelompok relawan sosial yang sering melaksanakan pengabdian kemasyarakat. Kasus stunting juga dapat dikelompokkan kedalam bencana kesehatan sehingga kader tagana rajawali diharapkan dapat dibekali pengetahuan kesehatan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada kader tagana yang turun kemasyarakat dalam kegiatan tagana masuk kampung. Metode kegiatan ini dengan metode penyuluhan yang diawali dengan pre-tes dan post-test. Hasil kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dengan rata-rata 6,19 meningkatkan menjadi 8,04 pada hasil post-tes. Kesimpulan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dengan metode edukasi kepada kader tagana, saran untuk kegiatan ini dapat diprogramkan pada agenda pelatihan kader tagana sehingga peningkatan pengetahuan akan lebih baik dan memberikan dampak pada masyarakat.
Workshop Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Laboratorium di Klinik Pratama Sukaraya Hidayat, Afif Wahyudi; Setianingsih, Lyliana Endang; Kristina H, Emmelia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22993

Abstract

ABSTRAK Pelayanan laboratorium di klinik memiliki peran penting dalam mendukung akurasi diagnosis dan efektivitas terapi pasien. Namun, keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya penerapan standar operasional prosedur (SOP), dan minimnya pemanfaatan teknologi masih menjadi kendala utama. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium di Klinik Pratama Sukaraya melalui workshop berbasis partisipatif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga laboratorium dalam manajemen mutu, penerapan SOP, serta pemanfaatan teknologi laboratorium. Metode yang digunakan adalah workshop interaktif dengan desain pre-test dan post-test terhadap 17 peserta dari laboran dan tenaga medis. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, serta simulasi penerapan SOP berbasis standar mutu. Evaluasi dilakukan dengan instrumen penilaian pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 62,35 meningkat menjadi 85,29 pada post-test (p<0,05). Selain itu, observasi keterampilan praktik menunjukkan peningkatan kepatuhan peserta terhadap SOP dari 58,8% menjadi 88,2%. Temuan ini mengindikasikan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium, khususnya pada aspek manajemen mutu dan penerapan teknologi digital. Kesimpulannya, program PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas tenaga laboratorium dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan sesuai standar. Peningkatan ini diharapkan berkontribusi pada mutu layanan kesehatan secara keseluruhan serta menjadi model intervensi berkelanjutan bagi klinik sejenis. Kata Kunci: Laboratorium Klinik, Manajemen Mutu, Workshop, Pre-Test Post-Test, Pelayanan Kesehatan.  ABSTRACT Clinical laboratory services play a crucial role in supporting diagnostic accuracy and therapeutic effectiveness. However, limitations in human resources, lack of standardized operating procedures (SOPs), and suboptimal use of technology remain major challenges. This Community Service Program (PKM) was implemented to improve the quality of laboratory services at Sukaraya Primary Clinic through a participatory workshop. The objective was to enhance the knowledge and skills of laboratory staff in quality management, SOP implementation, and the utilization of laboratory technologies. The method used was an interactive workshop with a pre-test and post-test design for 17 participants from laboratory and medical personnel. Activities included lectures, group discussions, case studies, and simulations of SOP implementation based on quality standards. Evaluation was conducted using structured instruments to measure participants’ knowledge and skills before and after the training. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge scores, with the average pre-test score of 62.35 increasing to 85.29 in the post-test (p<0.05). In addition, practical skill observation showed an increase in SOP compliance from 58.8% to 88.2%. These findings suggest that the workshop effectively enhanced the competence of laboratory staff, particularly in quality management and digital technology application. In conclusion, this PKM program successfully improved laboratory staff capacity to deliver faster, more accurate, and standardized services. Such improvements are expected to contribute to overall healthcare quality and provide a sustainable intervention model for similar clinics. Keywords: Clinical Laboratory, Quality Management, Workshop, Pre-Test Post-Test, Healthcare Services.
Analysis of the Relationship Between the Implementation of Patient Safety Culture and Staff Perceptions of the Level of Patient Safety at Cikarang Community Health Center Using the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) Setianingsih, Lyliana Endang; Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementing patient safety at Community Health Center is one of the main priorities in providing high quality health services to patients. As a part from carrying out its function as a public health service, a Community Health Center must also pay attention to continuously improving patient safety, in achieving universal and sustainable health coverage. The aim of this research is to gain an understanding of the influence of patient safety culture on staff perceptions of patient safety level in Cikarang Community Center. This design of this research is a quantitative analysis design with a cross sectional study approach, using observational research method. The subjects of this research are staff (including medical health workers and non-medical health workers) at the Cikarang Community Health Center, which consists of 57 personels, and the technique used is total sampling method. The majority of the staff in Cikarang Community Health Center perceive the patient safety level to be excellent (68,4%). The factors that have significant relationship with the patient safety perception are teamwork (p-value = 0,023), management support (p-value = 0,042), overall perception of patient safety (p-value = 0,029), feedback and communication about errors (p-value = 0,034), and incident reporting frequency (p-value = 0,012). The factors that influence staff perception on patient safety level are incident reporting frequency (OR = 7,738), teamwork (OR = 2,554), supervisor support (OR = 1,287) and management support (OR = 2,102), while the factor that are less likely to influence staff perception on patient safety level are organizational learning (OR = 0,681), feedback and communication about errors (OR = 0147), and communicative openness (OR = 0,550). The improvement of patient safety culture in Cikarang Community Health Center can be done by increasing in im plementation of incident reporting frequency, teamwork, supervisor support and management support.
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Bpjs Di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2023 Wahyudi Hidayat, Afif; Endang Setianingsih, Lyliana; Marini, Ice
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh proses pemberian pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan puskesmas belum memberikan kepuasan terhadap pasien dan masyarakat. Tujuan mengetahui pengaruh mutu pelayanan dengan kepuasan pasien layanan BPJS di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian kuantitatif desain analitik observasional rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 142 orang dengan tehnik sampling accidental sampling. Data dianalisis dengan uji chi square dan hasil kemudian dilanjutkan analisis multivariate dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan mutu pelayanan administrasi dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.001 < 0.05, ada hubungan mutu pelayanan perawat dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.017< 0.05, ada hubungan mutu pelayanan obat dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.003 < 0.05, ada hubungan mutu sarana dan prasarana dengan kepuasan pasien dengan p value = 0.001 < 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pelayanan administrasi dan sarana prasarana paling memengaruhi kepuasan pasien BPJS. Kata Kunci: Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien