Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analysis of Attitude Toward Science on Junior High School Students: A Survey Research Muji Pangesti Prihandini; Nanang Winarno; Eka Cahya Prima; Ratna Ekawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.978

Abstract

Attitude towards science is one factor that influences student achievement in science learning. Attitude toward science is essential for students, unfortunately, attitude toward science will decrease as the student's grade increases. This research analyzed the attitudes towards Science of Junior High School Students in Indonesia. This research used a survey method. The participants were 1070 junior high school students in Indonesia. The instrument used is a questionnaire and open-ended questions. questionnaire including 40 multiple-choice questions with 4 dimensions. The findings showed the average attitude toward school science (3.18), desire to become a scientist (2.67), the value of science to society (3.60), and perception on scientists (2.89). The average obtained from the four dimensions is (3.08) which means the level of agreement of the student is moderate. Open-ended questions corroborated these results, explaining why students like and do not like science. The three most common reasons students like science are because learning science is fun, studying science will increase knowledge, and often doing experiments. The three most common reasons students don't like science are because science is difficult, has many formulas, and makes them dizzy. The research results show that the average score of students' attitudes toward science is moderate, so teachers are expected to use varied learning models to improve students' attitudes toward science.
Eksplorasi Analisis Butir Soal Bahasa Indonesia di Kelas II Sekolah Dasar Berdasarkan Taksonomi Bloom Atikah Nur Izzah; Siti Salwa Lita Azizah; Ratna Ekawati; Intan Sari Rufiana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal Bahasa Indonesia yang digunakan di kelas II Sekolah Dasar berdasarkan Taksonomi Bloom, guna mengevaluasi sejauh mana soal-soal tersebut mengukur berbagai tingkat kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui analisis butir soal yang telah disusun dan hasil ujian siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar soal lebih banyak mengukur kemampuan tingkat rendah seperti mengingat dan memahami, (C1 dan C2) dengan persentase 92% untuk C1 dan 100% untuk C2. Sementara itu, soal yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti C3 (menerapkan), C4 (menganalisis), dan C5 (mengevaluasi) masih jarang ditemukan. Berdasarkan hasil belajar siswa, 50% siswa berada pada kategori Sangat Tinggi, 16,67% pada kategori Tinggi, dan 33,33% pada kategori Sedang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan soal yang lebih beragam, sehingga dapat merangsang pemikiran kritis dan kreatif siswa, serta membantu guru dalam merancang instrumen evaluasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.