Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Identifikasi Iris dengan Snake Model-PSO dan Gabor 2-D Diatri Indradewi, I Gusti Ayu Agung
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.658 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v7i1.13010

Abstract

Pada penelitian ini dibangun sistem identifikasi biometrik iris dengan menggunakan metode Snake Model-PSO dan Gabor 2-D. Tahap-tahap yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari akuisisi citra, pre-processing, segmentasi, ekstraksi ciri, dan pengenalan. Metode Snake Model-PSO diterapkan dengan memanfaatkan koordinat titik pusat pupil yang telah ditemukan sebelumnya. Proses ekstraksi ciri dilakukan dengan menggunakan tapis Gabor 2-D berukuran 33×33 dan sudut orientasi bernilai 90º, 45º, 0º, dan -45º. Jumlah data referensi yang digunakan sebanyak 117 citra iris. Jumlah data uji yang digunakan sebanyak 78 citra iris. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa persentase FMR sebesar 3,6737% dan FNMR sebesar 4,2735% untuk database iris kiri. Persentase FMR dan FNMR untuk database iris kanan menghasilkan yang sama, yakni 0%. Unjuk kerja sistem berdasarkan akurasi keputusan menghasilkan persentase terbaik sebesar 91, 0256% untuk database iris kiri dan 98,7179% untuk database iris kanan. Rata-rata waktu proses pada pendaftaran adalah 6,3109 detik, sedangkan pada identifikasi adalah 20,494 detik. Kata kunci: iris, Snake Model-PSO, Gabor 2-D, FMR, FNMR
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI ABSENSI PEGAWAI PEMPROV BALI (HADIR) MENGGUNAKAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) Bawatanaya, Anak Agung Gede Wisnu; Diatri Indradewi, I Gusti Ayu Agung; Pratiwi, Putu Yudia
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3S1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3S1.8099

Abstract

Perkembangan teknologi pada era globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pemerintahan. Pemerintah Provinsi Bali mengimplementasikan aplikasi Absensi Pegawai (HADIR) di seluruh instansi sebagai upaya meningkatkan efisiensi pencatatan kehadiran pegawai. Namun, tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi tersebut belum diketahui secara menyeluruh. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, aplikasi HADIR belum berfungsi secara optimal sehingga menimbulkan ketidakpuasan pada sebagian pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna aplikasi HADIR dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata kepuasan yaitu 4,26 pada variabel isi (content), 4,14 pada akurasi (accuracy), 4,04 pada tampilan (format), 4,21 pada kemudahan penggunaan (ease of use), dan 4,08 pada ketepatan waktu (timeliness). Selanjutnya, variabel accuracy, format, ease of use, dan timeliness terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, sedangkan variabel content tidak berpengaruh signifikan. Denagn demikian, metode EUCS terbukti efektif dalam mengukur kepuasan pengguna aplikasi.
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode SWARA-ARAS untuk Evaluasi Destinasi Wisata Sutrisna, Ketut Dita Ari; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri; Mahendra, Gede Surya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3205

Abstract

Proses evaluasi destinasi wisata di Kabupaten Buleleng masih dilakukan secara manual sehingga rawan inefisiensi, bias subjektif, dan durasi penilaian yang panjang, yang pada akhirnya menghambat optimalisasi potensi daerah. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk mengatasi kendala tersebut. Pendekatan hibrid digunakan dengan mengintegrasikan Step-Wise Weight Assessment Ratio Analysis (SWARA) guna menetapkan bobot kriteria melalui penilaian pakar, serta Additive Ratio Assessment (ARAS) untuk melakukan perangkingan alternatif secara konsisten. Siklus pengembangan mengikuti metodologi Agile yang iteratif, memungkinkan umpan balik cepat dan penyesuaian berkelanjutan terhadap kebutuhan pemangku kepentingan. Implementasi mencakup modul manajemen kriteria dan alternatif, proses normalisasi, serta audit trail agar setiap keputusan dapat ditelusuri dan direplikasi. Keandalan sistem divalidasi melalui Blackbox Testing yang menunjukkan seluruh fungsionalitas berjalan sesuai skenario. Aspek penerimaan dievaluasi melalui User Acceptance Testing (UAT) oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, dengan skor rata-rata 97,7%, menegaskan sistem tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga relevan dan mudah digunakan. Integrasi SWARA–ARAS memperkuat objektivitas dan konsistensi penilaian, meminimalkan bias, dan mendorong transparansi. Secara keseluruhan, SPK ini menghadirkan alat bantu yang objektif, transparan, dan efisien untuk mendukung pengambilan keputusan strategis pada promosi serta pengembangan destinasi, sekaligus memperkuat akuntabilitas proses seleksi dan alokasi sumber daya pariwisata daerah. Temuan ini juga membuka peluang replikasi pada konteks pariwisata daerah lain di Indonesia.
Evaluasi Usability Sistem Informasi Magang Undiksha Menggunakan Metode Heuristic Evaluation Raditia, Kadek Rama; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri; Saskara, Gede Arna Jude
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 02 (2025): Artikel Riset Oktober 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i02.7065

Abstract

Sistem Informasi Magang UNDIKSHA merupakan sistem informasi yang bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam pelaksanaan proses magang dengan berbasiskan website. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diketahui bahwa terdapat temuan permasalahan usability pada tampilan sistem oleh pengguna, sehingga evaluasi usability perlu dilakukan terhadap tampilan sistem dengan melibatkan expert. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi pada Sistem Informasi Magang UNDIKSHA menggunakan metode Heuristic Evaluation yang didukung dengan instrument berupa form yang mengacu pada prinsip 10 rules of thumb oleh Nielsen, serta untuk mendapatkan hasil rekomendasi solusi desain berdasarkan pada hasil evaluasi. Pengujian dilakukan oleh 3 expert yang memiliki pengalaman di bidang UI/UX, Human and Computer Interaction serta Sistem Informasi, sesuai dengan metode Heuristic Evaluation yang merupakan metode usability dengan melibatkan expert. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa SI Magang UNDIKSHA masih memiliki sejumlah permasalahan usability, dengan tingkat keparahan masalah tertinggi berada pada kategori Major Usability Problem dan Usability Catastrophe. Selain itu, ditemukan masalah lain yang termasuk dalam kategori Minor Usability Problem dan Cosmetic problem. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang prototype rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas antarmuka sistem. Evaluasi terhadap rancangan perbaikan menunjukkan penurunan tingkat masalah yang signifikan, dimana tidak ditemukan permasalahan usability pada kategori Major Usability Problem dan Usability Catastrophe. Nilai severity rate setiap item menurun dibandingkan hasil evaluasi awal yang dilakukan terhadap SI Magang, yang mengindikasikan bahwa rekomendasi perbaikan berhasil meningkatkan kualitas usability sistem secara keseluruhan.
UI/UX Design for Mobile-based Sports Instructor Search Application “Befind” using Design Thinking Cahyadi, Kadek Wawan; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri; Pratiwi, Putu Yudia
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 12, No 3 (2023): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v12i3.2986

Abstract

BeFind is a website-based application that facilitates the public and sports instructors to be able to interact and transact with each other. However, the website has deficiencies such as incomplete features and inflexible use, so it is necessary to design a mobile-based application to optimize the features. The purpose of this research is to produce UI and UX model designs that apply the Design Thinking method and to find out the results of usability testing. Design Thinking is a product design process resulting from problem-solving efforts that arise from potential product users. Empathy stage, conduct interviews to get problems. The define stage is carried out by creating a user persona from the results of the interview. The ideate stage is carried out by brainstorming to compile user flow. The prototype stage is made in the form of a mockup design and a prototype design is prepared. The test phase was carried out to test the design with task scenarios on 4 usability aspects and 1 aspect using the System Usability Scale (SUS) questionnaire. In the final test for service seekers and service providers respondents obtained 97% and 96% learnability results, efficiency 0.033689182 goals/sec and 0.033689182 goals/sec, 96% and 95% memoryability, 0.0306 and 0.0800 errors, and satisfaction with SUS obtained 94 results with the best imaginable predicate. In efficiency there is a decrease in yield caused by a bad signal factor. The resulting UI and UX can become the foundation for development of the "BeFind" mobile application based on the prototype design that has been designed in this study.
PKM di Yayasan Lentera Anak Bali Untuk Anak Buruh “Suun” Peken Badung Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri; Sari, Ni Luh Pangestu Widya
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.363 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1371

Abstract

ABSTRAKLentera Anak Bali adalah organisasi nirlaba yang independen, bergerak dalam upaya perlindungan anak agar mendapatkan hak-haknya, terutama hak anak atas pendidikan (anak-anak marginal/kurang mampu), hak atas penguatan sistem hukum, kesehatan dan psikososial anak, dan penanganan korban kekerasan terhadap anak bangsa akibat seks pariwisata (paedofilia, psk dan trafficking), dengan lingkup wilayah Propinsi Bali yang sumber dananya berasal dari swadana, pemerintah maupun sumbangan lain yang tidak mengikat. Saat ini informasi mengenai keberadaan Yayasan LAB hanya melalui pemberitaan di media massa jika LAB mengadakan kegiatan. Untuk itu diperlukan adanya media yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai LAB itu sendiri dan kegiatan-kegiatannya maupun wadah jika masyarakat ingin melakukan pengaduan terkait pelanggaran hak anak. Website diyakini sebagai media yang tepat menjawab kebutuhan tersebut. Website digunakan sebagai media untuk menginformasikan company profile dari LAB kepada masyarakat. Web juga digunakan sebagai media informasi pertanggungjawaban kepada donatur yang menginformasikan kegiatan – kegiatan LAB. Metode pelaksanaan kegiatan PKM dapat dibagi menjadi dua kegiatan yaitu pengembangan dan implementasi website Lentera Anak Bali dan kegiatan bantuan tenaga pengajar untuk memberikan materi membaca, menulis dan berhitung yang diselingi kegiatan mendongeng sehingga memberikan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak buruh suun Pasar Badung.Kata kunci : lentera anak bali, PKM, website, calistung, dongengABSTRACTLentera Anak Bali is an independent non-profit organization, engaged in efforts to protect children in order to obtain their rights, especially children's rights to education (marginal / underprivileged children), the right to strengthen the legal system, health and psychosocial children, and handling victims of violence against the nation's children due to sex tourism (pedophilia, prostitute and trafficking), with the scope of the province of Bali whose sources of funds come from self-financing, government and other non-binding donations. Presently, the information about the existence of LAB foundations is only through reporting in the mass media. For this reason, it is necessary to have a media that can provide information to the public about the LAB itself and its activities as well as a forum if the community wants to make complaints related to violations of children's rights. Website is believed to be the right media to answer those needs. The website is used as a medium to inform the company profile of LAB to the public. The web is also used as a medium of accountability information to donors who inform LAB activities. The method of carrying out PKM activities can be divided into two activities, namely the development and implementation of the Lentera Anak Bali’s website and the teaching aid activities to provide reading, writing and arithmetic materials interspersed with storytelling activities so as to provide a pleasant learning process for the children of Badung Market “sun” workers.Key words: lentera anak bali, PKM, website, calistung, fairy tales
PKM di IKM Akah Bali untuk Peningkatan Kualitas Pemasaran Produk Kerajinan Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.828 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1442

Abstract

ABSTRAKIndustri kerajinan memegang peranan cukup penting dalam mendukung perekonomian masyarakat kabupaten Bangli. Seperti halnya IKM Akah Bali. Kerajinan yang dihasilkan IKM Akah Bali adalah kerajinan yang berbahan baku dari akar bambu. Akar bambu yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi, bahkan karena keunikan dan keantikan yang dimilikinya, kerajinan limbah bambu IKM ini dapat menembus pasar ekspor sebagaimana halnya kerajinan kayu. Dalam mengikuti pameran pemilik IKM memiliki masalah karena tidak semua jenis produk tersedia untuk dipamerkan, bahkan cenderung produk-produk yang bagus telah laku terjual. Hal ini menyebabkan kendala pemasaran. Masalah kedua terkait dengan pemasaran bahwa penjualan IKM ini mengandalkan pengepul dimana pengerajin kurang diuntungkan terkait masalah harga yang ditekan oleh pihak pengepul. Pengerajin mengharapkan bisa terhubung langsung dengan konsumen yang memerlukan produk kerajinan tanpa harus melalui pengepul, sehingga margin keuntungan yang didapat pihak pengerajin menjadi lebih besar. Beberapa solusi yang dapat ditawarkan untuk menangani permasalah yang dialami oleh IKM adalah kegiatan dengan sentuhan ipteks, yaitu pendataan dan digitalisasi data produk kerajinan, pembuatan katalog produk kerajinan, pelatihan digitalisasi data produk kerajinan, pembuatan fasilitas online marketing produk kerajinan, serta pelatihan penggunaan online marketing untuk memperluas pemasaran. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya data produk IKM Akah Bali berupa data digital, meningkatnya kemampuan pengerajin dalam menyiapkan data digital produk berupa foto, dihasilkannya buku katalog produk dan website sebagai sarana perluasan pemasaran.Kata kunci : kerajinan akar bambu, buku katalog, foto produk, website e-commerceABSTRACTThe handicraft industry (IKM) plays an important role in supporting the economy of the people in Bangli district, like the Akah Bali IKM. The handicrafts produced by the Akah Bali IKM are crafts made from bamboo roots. Bamboo roots that is considered as the waste can be processed into handicrafts that can be high economically valued, due to it’s uniqueness and it’s antiquity. These IKM bamboo waste crafts can penetrate the export market as well as wood crafts. IKM owners faces some obstacles during participating in the exhibition, because not all types of products are available for exhibition, even good products tend to be sold out. it causes marketing constraints. The second problem is related to marketing, that the sales of SMIs rely on collectors where the craftsmen are less profitable due to the price pressures by the collectors. The craftsmen expect to be able to connect directly with consumers who need handicraft products without having the help of middle man or so called the collectors, with hope that the craftmans’ profit margins are greater. Some solutions that can be offered to deal with problems experienced by IKM are activities with a touch of science and technology, namely data collection and digitization of handicraft product data, making handicraft product catalogs, training on digitizing craft product data, making online marketing facilities for craft products, and the use of online marketing to expand the businesses. The results of this PKM activity are the digital data form of IKM Akah Bali production, the increased ability of craftsmen in preparing digital product data through photos, the production of product catalog and websites as a means of expanding marketing.Keywords : bamboo root crafts; catalog books; product photo; e-commerce website
Front End Design Of Design Asset Sales Information System With Human Centered Design (HCD) Approach Pratiwi, Putu Yudia; Kertiyasa, Made Medhi Premana; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v5i3.195

Abstract

As digital technology advances, online competition intensifies, yet many SMEs lack reliable, user-friendly systems. SME development often skews toward back-end optimization, while user-centered front ends remain underexplored. This study addresses that gap by designing and evaluating the front end of CV Bello Design’s digital design-asset sales platform and distilling UI/UX decisions transferable to similar SMEs. Using a Human-Centered Design (HCD), we mapped problems with the owner, staff, and past buyers, translated insights into personas and user flows, and iterated prototypes for customer and admin roles. Usability was assessed through user testing measuring effectiveness and satisfaction. In addition, a Heuristic Evaluation was conducted by experts to identify usability issues and opportunities for improvement. Test results show customer effectiveness of 93.75% and admin effectiveness of 95%. Relative efficiency reached 0,02948 goals/second for customers and 0,00939 goals/second for admins. Overall, users reported positive satisfaction. Heuristic findings highlighted needs for a login form, clearer transaction details and history, consistent currency symbols, richer product detail views, clear required-field cues, and an FAQ. Implemented fixes clarified transaction pages, standardized currency symbols, added required-field indicators, and provided an FAQ. Overall, the HCD-based interface measurably improves task completion and offers reusable design patterns for SME, web-based asset-sales platforms.
IMPLEMENTASI METODE SARIMA DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH PELANGGARAN LALU LINTAS DI KABUPATEN BULELENG suryani, rika; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri; Pascima, Ida Bagus Nyoman
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun model peramalan jumlah pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Buleleng sebagai upaya mendukung perencanaan pengawasan yang lebih proaktif. Permasalahan penelitian didasarkan pada keterbatasan pengawasan di lapangan serta belum optimalnya pemanfaatan data historis, sehingga pihak kepolisian belum memiliki gambaran prediktif mengenai tren pelanggaran di masa mendatang. Metode yang digunakan adalah Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average, yaitu metode prediksi deret waktu yang mampu menganalisis pola tren dan musiman. Data yang digunakan berupa data bulanan jumlah pelanggaran lalu lintas periode 2019 hingga 2024. Proses penelitian dilakukan mengikuti tahapan Cross-Industry Standard Process for Data Mining yang meliputi pemahaman masalah, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model peramalan yang dibangun menghasilkan tingkat kesalahan peramalan sebesar 24,23% serta kemampuan mengikuti arah pergerakan data aktual sebesar 54,5%. Model juga mampu menghasilkan prediksi jumlah pelanggaran untuk 12 periode ke depan.
COVID-19 Chest X-Ray Detection Performance Through Variations of Wavelets Basis Function I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi; Ni Wayan Sumartini Saraswati; Ni Wayan Wardani
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i1.1089

Abstract

Our previous work regarding the X-Ray detection of COVID-19 using Haar wavelet feature extraction and the Support Vector Machines (SVM) classification machine has shown that the combination of the two methods can detect COVID-19 well but then the question arises whether the Haar wavelet is the best wavelet method. So that in this study we conducted experiments on several wavelet methods such as biorthogonal, coiflet, Daubechies, haar, and symlets for chest X-Ray feature extraction with the same dataset. The results of the feature extraction are then classified using SVM and measure the quality of the classification model with parameters of accuracy, error rate, recall, specification, and precision. The results showed that the Daubechies wavelet gave the best performance for all classification quality parameters. The Daubechies wavelet transformation gave 95.47% accuracy, 4.53% error rate, 98.75% recall, 92.19% specificity, and 93.45% precision.