Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Prediksi Customer Churn dengan Algoritma Decision Tree C4.5 Berdasarkan Segmentasi Pelanggan untuk Mempertahankan Pelanggan pada Perusahaan Retail Wardani, Ni Wayan; Dantes, Gede Rasben; Indrawan, Gede
Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Vol 1 No 1 (2018): Jurnal RESISTOR Edisi April 2018
Publisher : LPPM STMIK STIKOM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.364 KB) | DOI: 10.31598/jurnalresistor.v1i1.219

Abstract

Customer is a very important asset for retail companies. This is the reason why retail companies should plan and use a fairly clear strategy in treating customers. With the large number of customers, the problem that must be faced is how to identify the characteristics of all customers and able to retain existing customers in order not to stop buying and moving to a competitor retail company. By applying the concept of CRM, a company can identify customers by segmenting customers while also being able to implement customer retention programs by predicting potential churn on each customer class. The data used comes from UD.Mawar Sari. Customer segmentation process uses RFM model to get customer class. UD. Mawar Sari customer class is dormant, everyday, golden and superstar. The construction of prediction models using the Decision Tree C4.5. The application of the prediction model obtains performance results, that is: Dormant: Recall 97.51%, Precision 75.18%, Accuracy 76.18%. Everyday: Recall 100%, Precision 99.04%, Accuracy 99.04%.  Golden: Recall 100%, Precision 98.84%, Accuracy 98.84%. Superstar: Recall 96.15%, Precision 99.43%, Accuracy 95.63%. Results of the evaluation with confusion matrix it can be concluded that the dormant customer class is a potentially churn customer class.
ANALISA KOMPARASI ALGORITMA DECISION TREE C4.5 DAN NAïVE BAYES UNTUK PREDIKSI CHURN BERDASARKAN KELAS PELANGGAN RETAIL Wardani, Ni Wayan; Ariasih, Ni Kadek
International Journal of Natural Science and Engineering Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.76 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v3i3.23113

Abstract

Pelanggan adalah salah satu aset utama bagi perusahaan ritel. Perusahaan harus dapat mengenali bagaimana karakter pelanggan mereka sehingga mereka dapat mempertahankan pelanggan yang sudah ada agar tidak berhenti membeli dan pindah ke perusahaan ritel yang bersaing (churn). Salah satu model yang tepat untuk mengenali karakter pelanggan adalah model RFM (Recency, Frekuensi, Moneter). Model RFM mampu menghasilkan kelas pelanggan dan di setiap kelas pelanggan dapat dianalisis atau diprediksi dengan konsep data mining apakah pelanggan tetap sebagai pelanggan atau churn. Data yang digunakan berasal dari data pelanggan dan data penjualan di UD. Mawar Sari. Kelas pelanggan UD Mawar Sari yang dihasilkan dari model RFM adalah Dormant, Everyday, Golden dan Superstar. Konsep data mining dengan membangun model prediksi dalam penelitian ini menggunakan algoritma Decision Tree C4.5 dan Naïve Bayes. Di semua kelas pelanggan kinerja Algoritma Naïve Bayes lebih baik daripada Algoritma Decision Tree C4.5 dengan Recall 95,92%, Precision 84,15%, dan Accuracy 83,49% dan kelas pelanggan yang memiliki potensi churn tinggi adalah Dormant B, Dormant E, dan Dormant F.Kata Kunci: Prediksi Churn, RFM, C4.5, Naïve Bayes
Stemming Teks Bahasa Bali dengan Algoritma Enhanced Confix Stripping Wardani, Ni Wayan; Nugraha, Putu Gede Surya Cipta
International Journal of Natural Science and Engineering Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.234 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v4i3.30309

Abstract

Masih banyak yang mengalami permasalahan saat melakukan stemming dimana belum mampu melakukan stemming dengan tepat pada beberapa kata untuk aturan peluluhan prefix P3, P4, P5, P10, P11, dan P12. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas algoritma Enhanced Confix Stripping Stemmer (ECS) terhadap stemming Bahasa Bali. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 376 akar kata dalam bahasa Bali yang terdiri dari 240 kata yang mengandung prefiks, 17 akar kata yang mengandung infiks dan 199 akar kata yang mengandung sufix. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Enhanced Confix Stripping dapat meningkatkan performansi yang sebelumnya memiliki akurasi. dari hanya 77,82% menjadi 96,94% dengan tingkat kesalahan 3,06% dan memperbaiki kesalahan yang semula berjumlah 120 sampai 20 kesalahan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik simpulan bahwa algoritma ECS Stemmer dapat memperbaiki kesalahan yang dilakukan oleh metoda Rule Based Approach 
Detection of Covid Chest X-Ray using Wavelet and Support Vector Machines Ni Wayan Sumartini Saraswati; Ni Wayan Wardani; I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi
International Journal of Engineering and Emerging Technology Vol 5 No 2 (2020): July - December
Publisher : Doctorate Program of Engineering Science, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IJEET.2020.v05.i02.p019

Abstract

The study of digital image processing is still a hot topic in the realm of research, especially in medical research. The presence of various digital image processing methods and machine learning also contributes to the progress of research in this field. Detecting Covid Chest X-Ray is a prediction problem solving with a supervised classification method. In this study, the SVM method was chosen because it is proven to function as a good classifier as has been done in previous studies. Where previously the chest x-ray image feature extraction was carried out using wavelet transform. Feature extraction using wavelets has given the distinctive features of normal lung X-rays and distinguishes them from the distinctive features of Covid lung X-rays. The measurement results of the average classification model for the approximate, vertical, horizontal and diagonal dataset are 93.91% accuracy, 6.09% error rate, 98.75% recall, 89.06% specificity, and 91.26% precision. The vertical dataset is the best dataset to get a classification model because it has the best value in the accuracy and recall variables, but still provides good performance in measuring precision.
Public Speaking Sharing Session Speak With Power and Confidence untuk Guru Indonesia Ni Wayan Wardani; I Dewa Made Krishna Muku; Ayu Gede Willdahlia; I Nyoman Agus Suarya Putra; Aniek Suryanti Kusuma; Putu Sugiartawan; Indra Pratistha; I Gede Andika; I Wayan Sudiarsa; Ayu Manik Dirgayusari
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i1.748

Abstract

Masa pandemi COVID-19 menuntut tenaga pendidik untuk menjadi komunikator yang baik. Dalam masa pandemi, berbagai kegiatan pelatihan Public Speaking telah diadakan. Menjadi komunikator yang kuat telah menjadi ketrampilan hidup yang penting di era sekarang ini. Kampus STMIK STIKOM Indonesia mengadakan pelatihan Public Speaking bertema Speak With Power and Confidence dengan mendatangkan narasumber yang relevan, I Made Kertayasa. Kegiatan dilakukan secara bertahap yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dibuka untuk masyarakat umum, khususnya guru dan tenaga pendidik di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Berdasarkan penilaian oleh peserta, kegiatan mendapatkan respon yang positif.
IDENTIFIKASI KARAKTER PELANGGAN RETAIL BERPOTENSI CHURN DENGAN METODA RECENCY, FREQUENCY DAN MONETARY Ni Wayan Wardani; Eddy Hartono
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTAnalyzing the character of the customer is very important for every company, especially retail companies, because of the increasingly fierce competition of retail companies where retail companies have mushroomed right up to the middle of residents' and remote villages. The character of customers varies greatly, from customers who have high loyalty to the character of potential customers who churn. Churn is a term used for customers who have stopped purchasing. By implementing the concept of CRM (Customer Relationship Management), companies can identify the character of potential churn customers. Knowing the character of customers can determine the company's policy to treat each of its customers and determine appropriate and effective marketing strategies. One reliable method that can be used to identify customer characters is the RFM method (recency, frequency, and monetary). From the segmentation process it can be seen that the customer class owned by UD. Mawar Sari namely the Dormant, Everyday, Golden and Superstar classes. Trial grouping of customer classes with K-Means Clustering on several clusters, namely 2 clusters up to 5 clusters, after being tested with the Davies-Boundin Index, there are 5 clusters as the best customer grouping. UD Mawar Sari customer class with potential churn is the that is in the second cluster and the third cluster, namely the customer class Dormant B, Dormant E, Dormant F and Everyday E.Keywords : Churn, Retail, Recency, Frequency, MonetaryABSTRAKMenganalisa karakter pelanggan sangat penting bagi setiap perusahaan khususnya perusahaan retail, karena semakin ketatnya persaingan perusahaan retail dimana saat ini perusahaan retail telah menjamur sampai ke tengah – tengah perumahan penduduk dan pelosok desa . Karakter pelanggan sangat bervariasi, dari pelanggan yang memiliki loyalitas tinggi sampai karakter pelanggan yang berpotensi churn. Churn adalah istilah yang digunakan untuk pelanggan yang telah menghentikan pembelian. Dengan menerapkan konsep CRM (Customer Relationship Management), perusahaan dapat melakukan identifikasi karakter pelanggan berpotensi churn.Mengetahui karakter pelanggan dapat menentukan kebijakan perusahaan untuk memperlakukan setiap pelanggannya dan menentukan strategi pemasaran yang tepat dan efektif. Salah satu metoda handal yang dapat digunakan untuk identifikasi karakter pelanggan adalah metoda RFM (recency, frequency, dan monetary). Dari proses segmentasi tersebut dapat diketahui kelas pelanggan yang dimiliki oleh UD. Mawar Sari yaitu kelas Dormant, Everyday, Golden dan Superstar. Uji coba pengelompokkan kelas pelanggan dengan K-Means Clustering pada beberapa jumlah cluster yaitu 2 cluster sampai dengan 5 cluster, setelah diuji dengan Davies-Boundin Index mendapatkan jumlah 5 cluster sebagai pengelompokkan kelas pelanggan yang terbaik. Pelanggan UD. Mawar Sari yang berpotensial churn adalah kelas pelanggan yang berada di cluster ke-2 dan cluster ke-3 yaitu kelas pelanggan Dormant B, Dormant E, Dormant F dan Everyday E.Kata kunci : Churn, Retail, Recency, Frequency, Monetary
SISTEM PENGARSIPAN SURAT MASUK SURAT KELUAR DIGITAL BERBASIS WEB Eddy Hartono; Ni Wayan Wardani
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.172 KB)

Abstract

ABSTRACTIn an organization, the use of information technology including the filing system of incoming and letters outgoing is very important to support the development of the organization in terms of operational activities. This is because with the existence of an archiving system in an organization, it can accelerate a work process and can facilitate the management of letters and make the letters more orderly and neat. Physical archive storage creates obstacles in the search process and requires a very large processing and storage space. This study will create a system of managing incoming mail letters that can store letters digitally and facilitate each division to look for letters and assist staff in managing letters. Administrative officers can access this filing application by entering the correct user login, can add, edit, delete and save incoming and outgoing mail, can search by letter number, subject, sender, destination and date, and download digital letters based on search results . The research method used to solve various problems that occur is literature, observation, interviews, data analysis and systems, system design, program making, program testing, and program implementation. From the results of this study it can be concluded that the filing system of incoming and outgoing mail can help staff manage mail records so that constraints on finding letters and constraints on storage can be overcome.Keywords: Incoming letters, Outgoing letters, Digital letters, Archiving systemABSTRAKDalam sebuah organisasi, penggunaan teknologi informasi diantaranya sistem pengarsipan surat masuk surat keluar sangat penting untuk menunjang perkembangan organisasi dari sisi kegiatan operasional. Hal ini dikarenakan dengan adanya suatu sistem pengarsipan pada suatu organisasi, maka dapat mempercepat suatu proses kerja dan dapat memudahkan dalam mengelola surat serta menjadikan surat menjadi lebih teratur dan rapih. Penyimpanan arsip secara fisik menimbulkan kendala dalam proses pencarian dan memerlukan ruangan pengolah dan penyimpan yang sangat besar. Penelitian ini akan membuat sistem pengelolaan arsip surat masuk surat keluar yang dapat menyimpan surat secara digital dan memudahkan setiap divisi untuk mencari surat serta membantu staff dalam mengelola surat. Petugas administrasi dapat mengakses aplikasi kearsipan ini dengan memasukkan login user yang benar, dapat melakukan menambah, mengedit, menghapus dan menyimpan surat masuk dan keluar, dapat melakukan pencarian berdasarkan no surat, perihal, pengirim, tujuan dan tanggal, serta mengunduh surat digital berdasarkan hasil pencarian. Adapun metode penelitian yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi adalah pustaka, observasi, wawancara, analisis data dan sistem, perancangan sistem, pembuatan program, pengujian program, dan implementsi program. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem pengarsipan surat masuk surat keluar dapat membantu staff dalam mengelola arsip surat sehingga kendala mencari surat dan kendala penyimpanan dapat diatasi.Kata kunci : Surat Masuk, Surat Keluar, Surat Digital, Sistem Pengarsipan
PENERAPAN KAMUS DASAR PADA METODA RULE BASE APPROACH UNTUK MENGURANGI KESALAHAN STEMMING BAHASA BALI Ni Wayan Wardani; Putu Gede Surya Cipta Nugraha
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe process of stemming Balinese text using the Rule Base Approach method produces a fairly good level of accuracy, reaching 77.82%, but if we refer to the results of the tests carried out with the wrong stemming test results, there are still many errors in the stemming process because of the Rule Base Approach method has a weakness if it is applied to words that have high additive complexity and the stemming application cannot, namely the rules, then an error will occur in the stemming process. In addition, the cause of errors also occurs due to overstemming. Overstemming is a problem in the stemming process where the root word from the stemming result lacks a syllable or letter which is considered an affix as a result of the stemming process. In this study, a dictionary was added to the Rule Base Approach method to reduce stemming errors and increase the accuracy of the results. The added dictionary will be used to check every word that has gone through the affix truncation process, then the cutting results are immediately matched with the dictionary containing the base word. The use of a basic dictionary in the Rule Base Approach method can increase the accuracy of stemming by 10.61%.Keyword : Balinese language, Rule Base Approach, Stemming, Overstemming, DictionaryABSTRAKProses stemming teks Bahasa Bali dengan metoda Rule Base Approach menghasilkan tingkat akurasi yang cukup baik yaitu mencapai angka 77.82%, akan tetapi jika mengacu pada hasil pengujian tepatnya dengan hasil uji stemming salah, masih terdapat banyak kesalahan pada proses stemming hal ini di karenakan metoda Rule Base Approach memiliki kelemahan yaitu jika diterapkan pada kata yang memiliki kompleksitas imbuhan yang tinggi dan aplikasi stemming tidak dapat mengenali rule maka akan terjadi kesalahan pada proses stemming. Selain itu penyebab kesalahan juga terjadi karena overstemming. Overstemming adalah sebuah permasalahan pada proses stemming dimana kata dasar dari hasil stemming mengalami kekurangan suku kata atau huruf yang dianggap sebagai imbuhan akibat dari proses stemming. Pada penelitian ini diusulkan penambahan kamus pada metode Rule Base Approach untuk mengurangi kesalahan stemming dan meningkatkan ketepatan hasil. Kamus yang ditambahkan akan digunakan untuk pengecekan pada setiap kata yang telah melewati proses pemotongan imbuhan, kemudian hasil dari pemotongan langsung dicocokkan dengan kamus yang berisi kata dasar. Penggunaan kamus dasar pada metoda Rule Base Approach dapat meningkatkan ketepatan stemming sebesar 10.61%.Kata Kunci : Bahasa Bali, Rule Base Approach, Stemming, Overstemming, Kamus Dasar
Pelatihan Animasi “Elemen Desain Komunikasi Visual” Bagi Industri Kecil Menengah Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ni Wayan Wardani; I Nyoman Agus Suarya Putra; Desak Dwi Utami Putra; I Ketut Sutarwiyasa; Putu Satria Udyana Putra; Putu Gede Surya Cipta Nugraha
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i2.957

Abstract

Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan roda penggerak ekonomi berbasis kerakyatan. Pertumbuhan jumlah IKM yang semakin meningkat khususnya di Bali mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Bali. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali selaku dinas yang menaungi IKM dan UMKM Provinsi Bali sangat tanggap dan sadar akan kebutuhan IKM untuk dapat mempertahankan bisnis yang dijalankan. Salah satu kebutuhan IKM yang sangat penting adalah pemahaman terhadap desain grafis atau desain komunikasi visual yang merupakan elemen penting dalam proses pembangunan kesadaran akan sebuah brand dan dapat membawa interaksi antara produk dengan target pelanggan. Oleh karena itu Disperindag Provinsi Bali bekerja sama dengan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) mengadakan pelatihan animasi dasar dengan memperkenalkan elemen dasar komunikasi visual dengan tujuan untuk peningkatan kompetensi pengelola IKM. Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh 30 peserta pengelola IKM. Peserta mendapat kesempatan praktek langsung dan berdiskusi dengan tenaga pengajar dan seluruh peserta.
Pelatihan Penentuan Harga Pokok Penjualan pada Toko Kue Dapur Friska Luh Gede Bevi Libraeni; Ni Made Mila Rosa Desmayani; Devi Valentino Waas; Ayu Gede Willdahlia; Gede Surya Mahendra; Ni Wayan Wardani; Putu Gede Surya Cipta Nugraha
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i2.973

Abstract

Usaha Mikro atau Kecil dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki persentase serta kontribusi yang besar di Indonesia. Selain itu, kelebihan dari kelompok usaha ini adalah sudah terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan ekonomi. Perkembangan UMKM baru terlihat dari sisi jumlahnya saja. perhitungan harga pokok penjualan di industri terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan, diantaranya adalah elemen-elemen pembentuk harga pokok produksi yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Harga Pokok Produksi merupakan kumpulan dari biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Perhitungan yang benar akan menghasilkan harga pokok penjualan yang tepat dimana selanjutnya akan dapat ditetapkan harga jual yang tepat pula, sehingga nantinya mampu menghasilkan laba yang sesuai dengan yang diharapkan. Perhitungan harga pokok penjualan di industri terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan, diantaranya adalah elemen-elemen pembentuk harga pokok produksi yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. UMKM memiliki kontribusi atau peranan cukup besar, yaitu: perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja, maka sudah menjadi keharusan untuk melakukan penguatan kelompok UMKM yang melibatkan banyak kelompok. Perkembangan jumlah UMKM dari tahun ke tahun semakin bertambah. Perkembangan UMKM baru terlihat dari sisi jumlahnya saja. Secara umum, khususnya dalam aspek finansial, hanya sedikit UMKM yang mengalami perkembangan dalam hal kinerja keuangannya. Hal ini tak lepas dari ketidaksadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pengelolaan keuangan perusahaan merupakan proses sistematis untuk menghasilkan informasi keuangan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bagi penggunanya.