Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Global Trends and Framework Development of AI and IoT Integrated Waste Automation for Emerging Economies Sri Erina Damayanti; Brian Damastu Ridho Hutama; Popon Dauni; Jack Febrian Rusli
Software Engineering in Computing Systems Vol. 1 No. 2 (2026): May: Software Engineering in Computing Systems
Publisher : Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66472/secons.v1i2.444

Abstract

Waste management in Indonesia faces extreme regional disparities, ranging from critical waste accumulation zones and circular economy transition zones to specific material deficit zones. The primary problem lies in the inability of conventional systems to process heterogeneous waste efficiently, which leads to the failure of sustainable environmental conservation. An intelligent solution is required to integrate physical technology with an adaptive policy evaluation system. This research develops a systematic framework for the development and evaluation of waste processing automation technology. The research stages begin with a Bibliometric Analysis and Systematic Literature Review (SLR) using metadata from Scopus and Web of Science to identify global trends via VOSviewer. Furthermore, this study integrates AI and IoT as primary instruments for nature conservation. Through the processing of large data volumes (Big Data) from IoT sensors, AI (such as Multi-Criteria Decision Making) performs predictive analysis to automatically evaluate three regional conditions. AI plays a crucial role in determining corrective actions, including optimizing the use of oxy-hydrogen (HHO) fuel in incinerators to suppress emissions and managing cross-regional waste logistics, thereby ensuring natural resources are preserved through precise and low-pollution waste elimination processes. This research generates intelligent governance patterns and actionable insights to guide system users, particularly local governments and industrial managers, in implementing appropriate waste processing technologies. This solution provides automated operational guidance that ensures energy efficiency and economic sustainability while maintaining ecosystem preservation through standardized waste processing based on the specific regional characteristics in Indonesia.
ANALISIS PERBANDINGAN XGBOOST DAN CATBOOST PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KLASIFIKASI PENERIMA BEASISWA PESANTREN Rizal Rachman; Popon Dauni; Sri Erina Damayanti
Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas Vol. 19 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/sibc.v19i1.758

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi penerima beasiswa untuk mendukung proses seleksi yang lebih objektif pada lingkungan pesantren. Sistem yang dibangun mengelompokkan calon penerima ke dalam tiga kategori, yaitu A (Tahfidz Unggulan), B (Akademik dan Prestasi), dan C (Kebutuhan Ekonomi). Permasalahan utama yang dihadapi dalam proses seleksi adalah ketidakkonsistenan penilaian manual serta keberadaan beberapa fitur yang berpotensi menyebabkan kebocoran informasi, sehingga hasil klasifikasi menjadi bias dan sulit dievaluasi secara adil. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan tahapan pembersihan data, penghapusan fitur yang berpotensi menyebabkan kebocoran informasi, serta pengembangan fitur turunan guna memperkaya representasi data tanpa mengandalkan indikator yang bersifat deterministik terhadap label. Selain itu, diterapkan pembobotan kelas untuk menangani ketidakseimbangan distribusi data, khususnya pada kategori dengan jumlah sampel terbatas. Evaluasi dilakukan menggunakan skema X-Fold cross-validation dengan membandingkan dua algoritma pembelajaran mesin berbasis pohon, yaitu XGBoost dan CatBoost. Hasil pengujian menunjukkan bahwa XGBoost memberikan kinerja yang lebih stabil dibandingkan CatBoost, dengan akurasi sebesar 86,42% serta F1-score yang lebih konsisten pada sebagian besar kelas. Model ini juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan fitur turunan, terutama pada kategori A dan C yang memiliki jumlah data lebih memadai. Kategori B masih menjadi tantangan utama karena keterbatasan jumlah sampel yang memengaruhi kemampuan model dalam mengenali pola secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pendekatan klasifikasi yang lebih terstruktur, objektif, dan dapat diterapkan ulang untuk mendukung proses seleksi beasiswa pada lembaga pendidikan dengan karakteristik serupa
PREFERENSI EMOSIONAL PENGGUNA PEREMPUAN PADA DESAIN UI WEBSITE SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS KANSEI ENGINEERING Popon Dauni; Sri Erina Damayanti; Rizal Rachman; Zainal Arifin Hasibuan; Bobi Kurniawan; Sri Supatmi
Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas Vol. 19 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/sibc.v19i1.761

Abstract

Keberhasilan sebuah website ditentukan oleh banyak hal, salah satunya adalah desain User Interface (UI) atau antar muka tampilan website. Apabila desain tampilan website memiliki kualitas yang baik maka pengguna dan pengunjung web akan memiliki kepuasan pengalaman berselancar dalam website yang ditampilkan. Penelitian ini membahas tentang analisis preferensi emosional pengguna perempuan terhadap desain User Interface (UI) website sistem informasi akademik. Metodologi pada penelitian ini menggunakan Kansei Engineering Type I. Metodologi ini memiliki langkah-langkah proses penelitian hingga menghasilkan produk baru sesuai dengan konsep emosi pengunjung web. Sebanyak 20 Kansei Word terpilih menjadi data yang akan diproses pada penelitian yang merupakan kata-kata yang berhubungan dengan penampilan sebuah desain website. Spesimen yang digunakan sebanyak 10 spesimen contoh website Sisstem Informasi Akademik. Beberapa spesimen website yang dipilih adalah website terpilih yang memiliki desain tampilan yang berbeda antara website satu dengan website yang lainnya. Sebanyak 30 responden yang merupakan mahasiswa perempuan ikut berpartisipasi dalam penelitian ini. Responden ini terpilih ikut berpartisipasi dilihat berdasarkan pengalaman dalam berselancar pada sebuah website. Hasil dari penelitian ini adalah berupa matrik hasil analisis preferensi emosional pengguna perempuan pada desain UI website Sistem Informasi Akademik. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerjemahan hasil analisis Kansei Engineering pengguna perempuan hingga ke dalam matriks rekomendasi atribut desain UI Sistem Informasi Akademik yang bersifat aplikatif. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan praktis dalam perancangan antarmuka sistem informasi akademik berbasis preferensi emosional pengguna.
Implementasi Framework COBIT 2019 Pada Audit Sistem Informasi Akademik Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Fachrully Adira Muhammad; Yogi Saputra; Novianti Indah Putri; Erwin Teguh Arujisaputra; Adam Husain; Popon Dauni
TEMATIK Vol. 12 No. 2 (2025): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Desember 2025
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v12i2.2618

Abstract

Transformasi digital pada pendidikan tinggi menuntut tata kelola sistem akademik yang terstandar dan terukur, namun banyak institusi menhadapi tantangan dalam dokumentasi formal dan standarisasi proses teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengaudit Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menggunakan framework COBIT 2019 guna mengidentifikasi kesenjangan kapabilitas dan strategi perbaikan terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode triangulasi, seperti observasi, wawancara, dan kuesioner, yang melibatkan 23 responden, diantaranya 4 internal stakeholder dan 19 mahasiswa. Berfokus pada enam subdomain, yaitu APO02, APO05, APO12, DSS04, MEA01, dan MEA03. Penilaian capability level menunjukkan seluruh subdomain berada pada level 1 – performed process dengan nilai rata-rata berkisar 3,4-4,0 dalam skala Likert (1-5), yang setelah triangulasi data mengonfirmasi proses telah berjalan namun belum terdokumentasi formal. Analisis gap menunjukkan kesenjangan 3 level antara kondisi aktual (level 1) dan target (level 4 – predictable process). Penelitian menghasilkan rekomendasi perbaikan komprehensif yang meliputi penyusunan dokumentasi formal, pembentukan sistem pengelolaan terstruktur, dan implementasi pengukuran kinerja berbasis data. Roadmap pengembangan lima tahun (2026-2030) dirancang melalui lima fase, yaitu Assessment dan Awareness, Dokumentasi dan Integrasi, Implementasi dan Uji Proses, Penetapan dan Integrasi Audit, serta Standarisasi dan Prediktabilitas. System blueprint memetakan transformasi dari kondisi as-is menuju kondisi to-be dengan strategi perbaikan spesifik untuk setiap subdomain. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa panduan terstruktur untuk meningkatkan kapabilitas SIAKAD UKRI dari level 1 ke level 4 dalam periode lima tahun, sekaligus menyediakan instrumen audit yang dapat direplikasi oleh institusi pendidikan tinggi lain untuk mewujudkan tata kelola sistem informasi akademik yang berkelanjutan dan terukur.
Natural Language Processing and Random Forest for Mental Health Symptom Identification Using Social Media Data Sigit Sugara; Popon Dauni; Novianti Indah Putri; Yogi Saputra; Nana Suryana
CoreID Journal Vol. 3 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : CV. Generasi Intelektual Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60005/coreid.v3i3.145

Abstract

This study explores the implementation of machine learning models, specifically Natural Language Processing (NLP) and Random Forest, for detecting mental health symptoms based on text analysis of web-sourced data. The research addresses the challenges of analyzing highly subjective and dynamic text in social media content to identify patterns associated with anxiety, depression, and stress. The methodology involves several preprocessing steps including case folding, cleansing, language normalization, negation conversion, stopword removal, and tokenization, followed by TF-IDF weighting and Random Forest classification. The model evaluation revealed a high accuracy rate of approximately 80%, although achieving a confidence level of 75% proved challenging. This research demonstrates that despite the inherent difficulties in predicting subjectively variable text, the machine learning approaches employed show satisfactory performance in identifying mental health symptoms, offering potential for early detection and intervention systems.
Analisis Peran Soft Skills dalam Mengintegrasikan Kecerdasan Buatan pada Model Bisnis Technopreneur Muda Popon Dauni; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.008

Abstract

Di era ekonomi digital yang dinamis, keberhasilan technopreneur muda tidak lagi hanya bergantung pada penguasaan teknologi, melainkan pada sinergi dengan soft skills yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh soft skills terhadap kinerja technopreneur muda, khususnya dalam menghadapi tantangan pasar yang disruptif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) terhadap berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa soft skills seperti kepemimpinan transformasional, komunikasi persuasif, dan kemampuan berpikir kritis berkorelasi positif terhadap efektivitas manajerial dan inovasi bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa soft skills berperan sebagai katalisator dalam mengintegrasikan teknologi canggih, seperti Artificial Intelligence (AI) dan Big Data, ke dalam model bisnis untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Kesimpulannya, penguasaan soft skills merupakan determinan utama bagi technopreneur muda untuk menavigasi kompleksitas etika dan operasional di era otomatisasi. Keberhasilan integrasi ini menuntut keterlibatan aktif institusi pendidikan dalam menyediakan jalur pembelajaran yang dipersonalisasi dan inklusif. Selain itu, penguatan kolaborasi antara inkubator bisnis dan ekosistem industri menjadi langkah strategis. Integrasi kerangka kerja etika ke dalam kurikulum menjadi krusial untuk menavigasi dilema moral akibat otomatisasi sistem.
Designing the User Interface of an IT Asset Management Information System using Design Thinking Yogi Saputra; Agung Pratama; Popon Dauni; Novianti Indah Putri
JESII: Journal of Elektronic Information System Vol 4 No 1 (2026): Journal of Electronic Information System- JESII (JUNE)
Publisher : Departement Information Systems Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/n4e39528

Abstract

It is crucial to create an information system, especially for asset management, to design a good user interface (UI). The purpose of this study is to test the application of the design thinking method in the UI design process for the IT Asset Management Information System at PT Niaga Handal Cemerlang, located in Bandung City. The design thinking method was chosen because of its user-focused approach, which allows for the creation of a functional and easy-to-use interface. Empathy, problem definition, ideation, prototyping, and testing are the steps in this study. This study found that applying design thinking can improve the quality of the user interface, which impacts how efficient the company's asset management is. These results support that a user-oriented approach is crucial when building complex information systems.