Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENYULUHAN MASYARAKAT SEHAT DALAM MENCEGAH PENYAKIT DEGENERATIF DAN PARENTING ERA DIGITAL 4.0Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pendidikan, pemeriksaan kesehatan dan senam sehat untuk mencegah penyakit degenerative sert Erick Prayogo Walton; Nurjanah Nurjanah; Silvio Juliana Nabela
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12394

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pendidikan, pemeriksaan kesehatan dan senam sehat untuk mencegah penyakit degenerative serta meningkatkat motivasi pendidikan. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan pada masyarakat desa Gantung, Belitung Tmur. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dan kegiatan praktik ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pengertian, manfaat senam sehat mencegah penyakit degenerative dan meningkatkan motivasi pendidikan untuk mencegah angka putus sekolah. Target capaian pada kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyakarat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan peningkatan pengetahuan tentang pentingnya pendidikan menghadapi era digital 4.0 serta kemampuan warga untuk mencegah penyakit degenerative.
PEMANFAATAN PLATFORM DIGITAL DAN AI TOOLS BAGI GURU DI UPTD SD NEGERI 2 MERAWANG Silvio Juliana Nabela; Yorenza Meifinda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.52554

Abstract

Rendahnya literasi digital guru berpotensi menimbulkan kesenjangan mutu pembelajaran antara sekolah perkotaan dan semi-perkotaan. Tanpa intervensi pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, teknologi yang ada tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas pendidikan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Penggunaan Platform Digital dan AI Tools bagi Guru di UPTD SD Negeri 2 Merawang. Kegiatan ini diikuti oleh 18 guru di UPTD SDN 2 Merawang. Pelatihan ini dilakukan dengan lima tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanutan program. Melalui pelatihan ini guru memiliki pengetahuan baru tentang penggunaan platform digital dan AI Tools yang dapat memfasilitasi kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini menambah kompetensi digital guru, penguasaan AI Tools serta pengembangan kreatifitas guru dalam mengajar. Berdasarkan angket kepuasan 84,6 % guru merasa sangat puas dan 15,4 % merasa puas terhadap keseluruhan pelaksanaan pelatihan yang telah dilakukan.
PENGARUH METODE GLOBAL TERINTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 7 PANGKALANBARU Putri Ades; Sasih Karnita Arafatun; Silvio Juliana Nabela
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, April 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpus.v10n1.p27-35

Abstract

This research was motivated by the low level of students' initial reading skills. Based on the problems that occur, it is known that students are still unable to pronounce clearly consonant letters (R, S, L) and combinations of letters (Ng, Ny, Sy). This research aims to determine whether there is an influence of the integrated global method of the make a match learning model on the beginning reading skills of class II students. This research uses quantitative research methods with the Pre-Experimental One Group Pretest Posttest Design research type. The results of the research show that the integrated global method, the make a match learning model, has an effect on the beginning reading skills of class II students. Judging from the results of the hypothesis test obtained from the paired sample test with a value of 0.000 < 0.05, it can be said that Ho is rejected and Ha is accepted. Based on this, it can be concluded that the integrated global method, the make a match learning model, has an influence on the beginning reading skills of class II students at SD Negeri 7 Pangkalanbaru.
Pengaruh Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Pengukuran di SD Negeri 43 Pangkalpinang Leni Herlinda; Fitri Apriani; Silvio Juliana Nabela
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 04 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i04.1758

Abstract

Kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika materi pengukuran menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Situasi ini terlihat dari kemampuan siswa yang masih terbatas dalam menyelesaikan permasalahan matematika secara menyeluruh. Adapun penelitian ini memiliki tujuan dalam mengetahui kemampuan pemecahan masalah materi pengukuran di SD Negeri 43 Pangkalpinang dipengaruhi atau tidak oleh model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR). Pendekatan penelitian yang diterapkan berupa pre-eksperimental melalui rancangan desain one-group-pretest-posttest. Seluruh siswa kelas IV SD Negeri 43 Pangkalpinang dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan dengan melibatkan soal essay. Penelitian ini menerapkan uji Shapiro-Wilk dalam analisis data untuk memeriksa kenormalan dan uji Wilcoxon Signed-Rank untuk menguji hipotesis. Hasilnya menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada skor dari pretest hingga posttest. Hasil perhitungan uji normalitas pretest 0,011 < 0,05 dan nilai posttest 0,259 > 0,05, maka dapat dikatakan data tidak berdistribusi normal, sehingga selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan Uji Wicoxon Signed-Rank Test. Sehingga didapatkan hasil uji hipotesis yang diperoleh 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah soal cerita materi pengukuran di SD Negeri 43 Pangkalpinang.
KONSEPTUALISASI INTERNALISASI KEARIFAN LOKAL BANGKA BELITUNG DALAM PEMBELAJARAN DONGENG SASTRA ANAK MELALUI PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF ANIMATION 3D Yorenza Meifinda; Silvio Juliana Nabela; Nurjanah
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Vol 13 No 2 (2025): Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v13i2.1047

Abstract

Bangka Belitung is a province rich in local wisdom that forms an integral part of Indonesia’s cultural identity, one of which is folklore. However, in educational practice, folklore is often neglected in elementary school learning, resulting in a declining appreciation of local literary heritage among students. Therefore, innovative learning approaches are needed to integrate local folklore into the learning process so that it remains relevant and appealing to future generations. This study aims to develop interactive multimedia based on 3D animation as a learning medium to introduce and preserve local folklore from Bangka Belitung. The use of 3D animation is considered effective because it presents animated visuals accompanied by audio, creating an engaging and meaningful learning experience for students. This research employs the Research and Development (R&D) method using the Four-D model, which consists of the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. Data were collected through interviews, observations, and questionnaires, while data analysis focused on assessing the validity and practicality of the developed product. The study was conducted in Indonesian language learning for fourth-grade elementary school students, particularly on folklore material. The results indicate that the developed 3D animated multimedia is valid and practical, and effectively represents the local wisdom of Bangka Belitung through the folklore entitled Putri Tajuk Malam. This study highlights the importance of integrating local cultural values into education through digital innovation.