Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN LISAN TERHADAP WANPRESTASI (Studi Putusan Pengadilan No. 18/Pdt.G.S/2021/PN.Mrt) Hrp, Ninda Iklimah; Yulia, Yulia; Gani PG, Eko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 3 (2025): (Agustus)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v8i3.23402

Abstract

Pasal 1313 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata menjelaskan bahwa perjanjian merupakan suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Perjanjian lisan sah dan mengikat para pihak jika sudah memenuhi unsur syarat sahnya perjanjian yang terdapat dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pada perkara pengadilan No. 18/Pdt.G.S/2012/PN.Mrt dan untuk menganalisis kekuatan hukum perjanjian lisan pada perkara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif menggunakan pendekatan perundang-undangan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang berkaitan dengan perjanjian lisan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif menggunakan pendekatan perundang-undangan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang berkaitan dengan perjanjian lisan. Penelitian ini memberikan saran agar hakim pengadilan lebih objektif dalam menilai suatu perjanjian lisan dikarenakan sulitnya pembuktian, agar tercapainya suatu keadilan bagi para pihak. Serta kepada masyarakat diharapkan dalam melakukan perjanjian lisan membawa setidaknya satu atau dua orang saksi dikarenakan saksi dapat dijadikan sebagai alat bukti saat terjadinya wanprestasi.
PERAN KEPOLISIAN DALAM PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN NARKOTIKA MELALUI JALUR LAUT (Studi Penelitian Wilayah Hukum Kota Tanjungbalai) Anfadi, Farid; Arnita, Arnita; Gani PG, Eko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 3 (2025): (Agustus)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v8i3.23543

Abstract

Penyelundupan narkotika di Tanjungbalai, terutama melalui jalur laut dari Malaysia, menjadi ancaman serius karena letaknya yang strategis di Selat Malaka. Minimnya pengawasan dan kompleksitas wilayah memperbesar risiko. Penegakan hukum perlu diperkuat melalui peningkatan pengawasan, kolaborasi antarlembaga, dan partisipasi masyarakat. Namun, keterbatasan sumber daya dan kompleksitas modus pelaku masih menjadi hambatan utama. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif yang didasarkan pada kerangka hukum empiris, yang pada dasarnya merupakan bentuk penelitian hukum sosiologis. Pendekatan ini memfasilitasi pembuatan data deskriptif yang lengkap, yang berasal dari narasi tertulis dan wawancara langsung dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satresnarkoba dan Polairud Polres Tanjungbalai berperan penting dalam memutus rantai penyelundupan narkotika melalui jalur laut, dengan dukungan patroli, operasi penindakan, dan sinergi dengan BNNK berbasis intelijen. Penegakan hukum dihadapkan pada kendala teknis dan sosial, seperti keterbatasan armada, personel, alat deteksi, serta kompleksitas modus pelaku dan minimnya partisipasi masyarakat. Aparat telah menjalankan strategi seperti patroli gabungan, penangkapan intelijen, pelatihan, serta edukasi masyarakat untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan jaringan narkotika.
Synchronizing Sharia Financial Institution Qanun with National Regulations to Support MSMEs in Aceh Faisal, Faisal; Mukhlis, Mukhlis; PG, Eko Gani; Muksalmina , Muksalmina; Amalia, Nanda
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v13i3.1978

Abstract

Law Number 11 of 2006 on the Government of Aceh provides a strong legal foundation for implementing Qanun Aceh Number 11 of 2018 concerning Sharia Financial Institutions. However, its effective integration with Indonesia’s national regulatory framework remains a persistent challenge. This study examines the synchronization between the Qanun and national legislation in the Sharia financial services sector, particularly in supporting the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Aceh. Employing an empirical legal method combined with a qualitative approach, the research collected primary data from Sharia Financial Institutions in Aceh and secondary data through an extensive review of academic literature and policy documents. The findings indicate that harmonizing local and national regulations is essential for strengthening the Sharia banking system, ensuring legal certainty, and enhancing financial inclusion for MSMEs. The study proposes a synchronization model emphasizing collaborative efforts among government authorities, Sharia financial institutions, and MSMEs. Such integration is expected to foster sustainable economic growth while reinforcing Aceh’s unique legal autonomy within Indonesia’s constitutional framework. This study contributes to the discourse on legal pluralism, financial governance, and regional economic empowerment in post-conflict and special autonomy regions.
Penyuluhan Hukum Tentang Digital Etik Dalam Penggunaan Sosmed di Kalangan Remaja Pada Siswa/i SMA Swasta Iskandar Muda Aceh Utara Gani PG, Eko; Thani, Shira; Muksalmina, Muksalmina; Chyntia, Eka; Sulaiman, Sulaiman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3416

Abstract

Indonesia yang telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang menyebabkan penggunaan internet dan tehnologi digital terus berkembang pesat dalam kehidupan sehari hari. Di usia 15-17 tahun juga sudah menjadi usia yang cukup bagi mereka untuk memahami bagaimana mengakses internet untuk kebutuhan pendidikan, hiburan bahkan bersosialisasi dengan orang lain. Dengan pemahaman yang baik dalam mengakses internet ini, kadang mereka melupakan bahwa ada norma dan etika tersendiri di dalam penggunaan internet.  Para remaja di SMA Swasta Iskandar Muda Aceh Utara tentunya sudah tidak asing dengan dunia digital. Pihak sekolah juga telah berupaya untuk mengedukasi peserta didik dalam etika digital. Namun demikian, pembahasan mengenai konsep Netiket atau Net Etiket atau Etika Digital belum dijelaskan secara detil dan terperinci di dalam muatan materi di sekolah. Maka dari itu yang manjadi permasalahan dalam pengabdian ini adalah bagaimana menimbulkan pemahaman dari minimnya pengetahuan remaja tentang penerapan digital etik dalam menggunakan sosial media. Kurangnya pemahaman mitra terkait dampak yang ditimbulkan dari penggunaan media sosial yang tidak menggunakan digital etik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta didik yakni siswa SMA Swasata Iskandar Muda terhadap etika digital, sehingga berkontribusi dalam menumbuhkan tingkat kesadaran hukum bagi remaja, serta melakukan analisis terhadap jenis dan dampak dari penggunaan mendi sosial yang tidak mengedepankan digital etik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masayarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan hukum berupa pemaparan materi dari narasumber serta diskusi tanya jawab dari peserta penyuluhan tentang pentingnya memahami digital etik dan perlunya menerap etika dalam bersosial media. Hasil yang di dapatkan dari pengabdian ini adalah siswa mengetahui bagaimana harus menghadapi orang-orang yang sudah terlanjut salah dalam menggunakan media sosial, siswa mengetahui sikap yang harus dilakukan apabila berada di lingkungan Sosial media. Siswa mengetahui perilaku baik dan buruk yang sepatutnya dihindari agar tidak terjerumus ke pengguanaan sosial media negatif. Siswa juga memahi aturan yang terkait dengan informasi dan teknologi baik dalam hukum nasional. Kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Swasta Iskandar Muda Aceh Utara berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari para peserta. Penyuluhan ini merupakan suatau upaya preventif dalam mencegah para siswa/I kejahatan dimedia sosial dan menjadi jalan untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi siswa/I dalam menggunakan media sosial.
Pelatihan dan Pengembangan Karakter Dalam Mencegah Aksi Bulliying Anak Usia Dini Di Kampung Jawa Lama Kota Lhokseumawe Asmara, Romi; Thani, Shira; Mardhatillah, Fitria; PG, Eko Gani; Muksalmina, Muksalmina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4040

Abstract

Sosialisasi hukum sebagai upaya pencegahan aksi bullying mulai dari usia dini merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran anak-anak mengenai dampak negatif bullying dan cara-cara mengatasinya. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan anak-anak terkait aksi bullying dan tindakan yang dapat dilakukan ketika menjadi korban. Pemahaman guru dan orangtua perlu ditingkatkan dengan pendekatan persuasif agar korban dapat lebih berani melaporkan atau terbuka baik dengan orang sekitar, orangtua atau guru, sehingga dapat diidenfikasi serta diselesaikan secara cepat dan tepat. Kegiatan sosialisasi hukum diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap bahaya bullying. Bullying memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan korban hingga dewasa. Aktivitas disekolah akan terganggu karena depresi dan perasaan tidak senang untuk mengikuti jam pelajaran sebab dihantui oleh perasaan tidak bahagia mengikuti sekolah. Akibat bullying pada korban akan merasa takut dan perasaan ingin menyendiri. Korban akan merasa malas untuk pergi ke sekolah sehingga berkepanjangan akan menggangu konsentrasi dan mempengaruhi nilai akademiknya. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak terhadap bahaya bullying serta memperkuat upaya pencegahannya.
Pendampingan Perangkat Adat Gampong Dalam Penyelesaian Sengketa Secara Adat Di Gampong Paya Gaboh Sulaiman, Sulaiman; Muksalmina, Muksalmina; PG, Eko Gani; Mardhatillah, Fitria; Tasyukur, Tasyukur; Azzahra, Ayasha Putri; Rahmadana, Rahmadana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4316

Abstract

Pendampingan penyelesaian sengketa secara adat pada gampong Paya Gaboh dilatarbelakangi karena melihat keterbatasan pengetahuan dan kapasitas perangkat adat dalam menyelesaikan sengketa secara efektif. Hal ini dapat menghambat proses penyelesaian sengketa yang adil dan memadai bagi masyarakat setempat. Ada potensi ketidakjelasan dalam hukum adat yang diterapkan dan implementasi dalam proses penyelesaian sengketa secara adat di Gampong Paya Gaboh. Dampaknya menyebabkan ketidakpuasan di antara pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa dan mengurangi kepercayaan masyarakat pada institusi adat. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan efektivitas perangkat adat dalam menyelesaikan sengketa secara adat di Gampong Paya Gaboh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperbaiki proses penyelesaian sengketa, meningkatkan kepercayaan masyarakat pada institusi adat, dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis di masyarakat setempat. Diperlukannya pembinaan dan pendampingan untuk perangkat adat tentang prinsip-prinsip penyelesaian sengketa secara adat, prosedur yang tepat, dan keterampilan komunikasi yang efektif. Selain itu, menyediakan pendampingan langsung tatacara penanganan sengketa tertentu. Pendampingan dengan perangkat adat untuk mengembangkan pedoman dan prosedur yang jelas serta transparan untuk penyelesaian sengketa ini akan membantu mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan konsistensi dalam proses penyelesaian sengketa. Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan diharapkan para perangkat adat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menangani sengketa secara adat dengan lebih efektif untuk peningkatan kepercayaan masyarakat pada institusi adat dan lingkungan sosial yang lebih harmonis di Gampong Paya Gaboh.
THE INFLUENCE OF THE USE OF QRIS APPLICATION TECHNOLOGY AND FINANCIAL LITERACY ON BUYING AND BUYING TRANSACTION ACTIVITIES IN MSMEs IN LHOKSEUMAWE CITY Hikalmi, Hikalmi; Chyntia, Eka; Maryana, Maryana; PG, Eko Gani; Tazrin, Cut Nisrina
J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research Vol. 5 No. 2 (2023): J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research
Publisher : IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/jiscan.v5i2.1778

Abstract

The role of MSMEs in Indonesia is often linked to government efforts to reduce unemployment, fight poverty and equalize income. Collaboration between MSMEs and electronic money organizers will be able to advance the Indonesian economy. Quick Response Code Indonesian Standard or usually abbreviated as QRIS (pronounced KRIS) is a combination of various types of QR from various Payment System Service Providers (PJSP) using a QR Code. Currently QRIS is used in all payment applications which can be used in all shops, traders, stalls, parking lots, tourist tickets, donations (merchants) with the QRIS logo. Someone with good financial literacy can see money from a different perspective so they can control their financial condition. In its implementation, QRIS still has various obstacles, one of which is the level of financial literacy of the Lhokseumawe City MSME community which is still low so that people's understanding of digital finance is still lacking and not evenly distributed. This research aims to examine whether the QRIS application implemented by MSMEs influences the increase in buying and selling transactions in the community, as well as whether people's financial literacy influences transaction decisions using the QRIS application. The results of this research show that financial literacy and ease of use have a positive and significant influence on the choice of using QRIS by MSMEs in the city of Lhokseumawe. Financial literacy has a positive and significant impact on MSME transactional operations in the city of Lhokseumawe. This shows how people, especially MSMEs, have strong knowledge and skills in terms of financial management, which influences their choice to use one of the financial technology products, namely QRIS.
Pengetahuan Akuntansi dan Perceived of Usefulness terhadap Penggunaan Aplikasi Akuntansi berbasis Android pada UMKM Chyntia, Eka; Maisyarah, Siti; Gani PG, Eko; Zahara, Ana; Quraisy, Muhammad
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2024): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v7i1.30661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan akuntansi dan perceived of usefulness terhadap penggunaan aplikasi akuntansi berbasis android pada UMKM di Kota Lhokseumawe. Metode penelitian ini adalah kuntitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang merupakan pelaku UMKM di Kota Lhokseumawe. data primer penelitian ini adalah  jawaban responden melalui google form dengan 10 pertanyaan. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: secara parsial variabel pengetahuan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan aplikasi akuntansi berbasis android pada UMKM di Kota Lhokseumawe. Variabel perceived of usefulness berpengaruh positif terhadap penggunaan aplikasi akuntansi berbasis android pada UMKM di Kota Lhokseumawe. Secara simultan variabel pengetahuan akuntansi dan perceived of usefulness berpengaruh terhadap penggunaan aplikasi akuntansi berbasis android pada UMKM di Kota Lhokseumawe.
Penguatan Kapasitas Aparatur Gampong dalam Mediasi Sengketa Adat di Aceh Utara Eko Gani PG; Muksalmina; Eka Chyntia; Sulaiman
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 1 (2025): April, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i1.398

Abstract

Gampong Lhok Jok, yang terletak di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, memiliki tradisi kuat dalam menyelesaikan sengketa melalui mekanisme adat yang mengedepankan musyawarah dan mufakat. Namun, tantangan dalam kapasitas aparatur gampong untuk memediasi konflik secara efektif mendorong dilaksanakannya program pengabdian masyarakat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan perangkat gampong, khususnya dalam hal teknik mediasi, melalui pendekatan partisipatif yang mencakup workshop interaktif, sesi pelatihan, dan penyusunan panduan praktis mediasi. Selain itu, dibentuk jaringan kerja antar gampong untuk saling mendukung dalam penanganan sengketa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mediasi aparatur gampong, sekaligus menghasilkan dokumen panduan yang aplikatif dan relevan dengan konteks lokal. Proses mediasi yang sebelumnya hanya berdasarkan pengalaman kini didukung oleh pedoman yang terstruktur, sehingga pelaksanaannya menjadi lebih konsisten dan efektif. Diskusi dan evaluasi kegiatan memperlihatkan bahwa penguatan lembaga adat sebagai mediator turut menjaga harmoni sosial serta menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada pelestarian sistem sosial-budaya lokal yang berkelanjutan Kata Kunci : Kapasitas; Mediasi; Sengketa; Aparatur
Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Produksi Briket Di Gampong Bungong Aceh Utara Chyntia, Eka; Hasra, Lusi Dyana; Maisyarah, Siti; Shalawati; Hikalmi, Hikalmi; Gani PG, Eko
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.1970

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat Gampong Bungong, Aceh Utara, melalui produksi briket arang berbasis pemanfaatan limbah biomassa lokal, khususnya tempurung kelapa. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan partisipatif yang meliputi survei potensi bahan baku, pelatihan teknis pembuatan briket, uji coba produksi dengan beberapa formula, pendampingan manajemen usaha sederhana, serta evaluasi dampak ekonomi. Khalayak sasaran dipilih dengan purposive sampling, yaitu pemuda dan ibu rumah tangga yang berkomitmen untuk mengikuti program. Hasil pengujian mutu menunjukkan bahwa formula berbahan dasar 100% tempurung kelapa memiliki kualitas terbaik dengan kadar air 8,5%, kadar abu 9,8%, nilai kalor 5800 kcal/kg, dan kepadatan 1,05 g/cm³. Sementara itu, formula campuran dengan sekam dan serbuk gergaji menurunkan mutu, namun tetap relevan dari sisi ekonomi karena memanfaatkan limbah yang melimpah. Dari sisi ekonomi, terjadi peningkatan pendapatan rumah tangga peserta dari rata-rata Rp 1.500.000 menjadi Rp 2.700.000 per bulan atau naik sekitar 80% setelah program berjalan dua bulan. Selain itu, kegiatan ini berhasil menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat kohesi sosial melalui terbentuknya kelompok usaha, serta meningkatkan keterampilan manajerial masyarakat. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya dukungan lebih lanjut dari pemerintah desa maupun lembaga terkait dalam bentuk akses modal, peningkatan kualitas peralatan, dan fasilitasi pemasaran agar usaha briket dapat berkelanjutan serta direplikasi di gampong lain dengan potensi biomassa serupa.