Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Transformative

Bayang-Bayang yang Memisah: Fragmentasi Kader dan Kuasa Personal di PDI Perjuangan Bali Mayan, Adinda Paramitha; Erawan, I Ketut Putra; Pramana, Gede Indra
Jurnal Transformative Vol. 11 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.transformative.2025.011.02.1

Abstract

Artikel ini membahas tentang proses modularisasi PDI Perjuangan Bali dan dampaknya terhadap mobilitas kader menjelang Pilkada 2024. Modularisasi dipahami sebagai pergeseran fungsi partai dari rumah ideologi menjadi wadah pragmatis yang mengandalkan kekuatan personal kader untuk mempertahankan basis elektoral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah proses modularisasi mempengaruhi berpindahnya kader PDI Perjuangan Bali ke partai lain serta bagaimana perpindahan tersebut mempengaruhi distribusi suara. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori modular parties dari Novaes (2015) dan kerangka logic of constituency representation dari Kitschelt (1988). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap tiga kader yaitu: Putu Agus Suradnyana, I Nyoman Mulyadi, dan I Putu Alit Yandinata. Terdapat dua temuan penting dalam penelitian ini: 1) Perpindahan kader dari PDI Perjuangan merupakan hasil kalkulasi rasional akibat ketergantungan partai pada modal politik personal kader, sehingga basis dukungan dapat dipindahkan ke kendaraan politik baru. 2)Modul dukungan yang dimiliki masing-masing kader mampu menggerakkan suara signifikan, namun belum cukup untuk mengalahkan mesin partai dominan, sehingga PDI Perjuangan tetap mempertahankan dominasinya di Bali. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai dinamika kelembagaan partai politik di tingkat lokal, khususnya tentang proses modularisasi yang  mempengaruhi  relasi antara partai dan kader dalam konteks politik elektoral daerah.
Co-Authors Adrianti, Indira Galuh Angelya, Putu Jasisca Arimurti, Ursula Arlyta, Sevira Astrelia Bandiyah -, Bandiyah Bandiyah Bandiyah Bandiyah Bandiyah, S.Fil., MA, Bandiyah Chrispayana, I Made Oscar Sakti dani Praditya R, Kadek Yudha Danny Bahar, Doddy Syamsul Dewi Suteja, I Gusti Ayu Sintya Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Efatha Filomeno Borromeu Fawaidi, Ach Gede Indra Pramana Gusti Ayu Putu Dewi Anggraeni, Gusti Ayu Putu Dewi Hamariu, Frengki hasibuan, Zulinda Romadhona Hendri Kurniawan, Hendri Hestixia, Retfi I Made Mardika I Putu Panji Bhaskara Wardana, I Putu Panji Ikhlas, Zaitul Jayanthi Mertha, Anak Agung Sagung Mirah Mahaswari Karimica, Yovela Poppy Olethea Unwana Hubby Kharismadiani, Ni Nyoman Kim Dongil Kirana, Putu Adhismara Komang Chansya Prabahesty Mahesuari Kusuma Wicitra, Made Widyarini Lingga, Andreas Robin Mandala Putra, Atanasius Bagas Manurung, Patra Mayan, Adinda Paramitha Muhammad Ali Azhar Narayana, Putu Nandito Ni Wayan Indra Winasih, Ni Wayan Indra Ni Wayan Radita Novi Puspitasari Noak , Piers Andreas Nugraha, I Putu Ari Paramitha, Luh Gede Dana Paulus, Hosea Stefan Piers Andreas Noak Plaza Sembiring, Albret Metro Priliandari, Karina Chandra Purnama Sari, Ni Putu Lisa Puspawati, Ni Wayan Radha Dewi, Pande Try Rambu Anarki, Fransiska Xaveriana Tamu Sari Uli, Dini Anasthasia Setyadarma, I Putu Bayu Shah, Irfan Sibagariang, Dede Sofyandi F, Aqsa Gautama Sri Janastri, Benedicta Virginia Sukmaning Wahyu, I Putu Rai Suramahardini, Karima Mahesa Tari N R, Desak Nyoman Tedi Erviantono Tri Lazuardi, I Nyoman Fizal Widyanata, I Made Ady Wikadana, Putu Edovan Wirawan, Arya Bintang Wulandari, Ayu Devi Yatim, Muhammad Nurul