Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemberian ASI Ekslusif Di BLUD RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan Asmima Yanti; Zakiyah Zakiyah; Erlia Rosita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6777

Abstract

Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang pertama, utama dan terbaik pada awal usia kehidupan bayi yang bersifat alamiah. Terdapat berbagai macam faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif diantaranya pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang pemberian ASI eksklusif di BLUD RSUD dr.H.Yuliddin Away Tapaktuan. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Poli Obgyn, tehnik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin maka jumlah sampel 67 orang. Hasil: Hasil penelitian tabulasi silang didapatkan hubungan pengetahuan ibu hamil dengan pemberian ASI Eksklusif diperoleh bahwa sebanyak 38 responden (77,6%) yang kurang pengetahuan tentang pemberian ASI Eksklusif, hasil uji statistik diperoleh p value 0,001 (α= 0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang pemberian ASI Eksklusif. Saran: Disarankan agar responden lebih mengetahui tentang pemberian ASI eksklusif
HUBUNGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEURAM Erlia Rosita; Cut Oktaviyana; Anggi Maulida Sari; Rika Andriani; Ratnawati Bancin; Hafizul Makruf; Putri Susanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5669

Abstract

Balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap akan mengalami kekebalan tubuh lebih rendah terhadap penyakit infeksi, sehingga anak akan sering jatuh sakit serta menyebabkan turunnya status gizi. Imunisasi yang diberikan kepada balita dapt menyebabkan anak lebih sehat, dengan tubuh sehat asupan makanan dapat masuk dengan baik dan dapat mencegah gizi kurang pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelengkapan imunisasi dasar dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Jeuram. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian yaitu 65 balita. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan kelengkapan imunisasi dasar dengan status gizi balita. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan kelengkapan inmunisasi dasar dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya dengan p-value= 0.00.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Menengah Pertama Tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Rizki Andriani; Fitri Apriani; Erlia Rosita; Sri Mauliana Putri; Rosita Rosita; Safwan Yunita; Rohid Ramadanil; Riska Rahmalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i1.7596

Abstract

First aid is essential for accident victims that can happen anywhere, including at school. This community service activity aims to increase student's knowledge, awareness, and skills in providing first aid to accident victims (P3K), especially in schools. P3K educational activities use lectures, discussions, leaflets, and demonstrations. The training participants were 35 SMPN 5 Meurebo Peunaga Ujong, West Aceh Regency students. The material presented includes essential life support, first aid for poisoning, choking, and allergies, wound care, and evacuation of accident victims. The demonstration was presented using audio-visual media, and this community service activity was evaluated using questionnaires given at the beginning and end of the activity. The results of this service activity showed that before P3K education was given, 71% of students had insufficient knowledge, and 29% had medium knowledge. After being given P3K education and demonstration, there was an increase in knowledge; namely, 34% of students had moderate knowledge, and 66% were highly knowledgeable. P3K education for students of SMPN 5 Meurebo Peunaga Ujong, West Aceh Regency, can improve students' knowledge and skills in performing first aid. Junior high school children are expected to act as first responders for victims of accidents that occur at school.
PEMANFAATAN JUS TOMAT SEBAGAI TERAPI NONFARMAKOLOGIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Rizki Andriani; Darlina; Khairul Fahmi; Erlia Rosita; Suherni; Lilis Pujiati; Fitri Apriani
Optimal Nursing Journal Volume 3, Number 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740326

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi serius. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dimanfaatkan adalah jus tomat karena kandungan kalium dan likopen yang berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di komunitas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest without control. Sampel berjumlah 38 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan purposive sampling. Intervensi berupa pemberian jus tomat 200 mL sekali sehari selama 7 hari. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter dan stetoskop. Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rerata tekanan darah sistolik menurun dari 158,32 mmHg menjadi 148,95 mmHg, sedangkan diastolik menurun dari 91,79 mmHg menjadi 86,74 mmHg. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat penurunan yang signifikan pada tekanan darah sistolik (p = 0,000) dan diastolik (p = 0,000) setelah pemberian jus tomat. Selain itu, terjadi pergeseran kategori tekanan darah ke tingkat yang lebih ringan. Saran: Pemberian jus tomat efektif sebagai terapi nonfarmakologis sederhana dalam membantu pengendalian hipertensi pada lansia di komunitas. Intervensi ini dapat diintegrasikan dalam edukasi kesehatan lansia dan kegiatan di tingkat Masyarakat  
The Effect of Intermittent Electrical Stimulation and Effleurage Massage using Canola Oil on the Risk of Pressure Ulcer in Stroke Patient Rizaldi Nanda Wiguna; Wiwin Haryati; Rika Andriani; Zakiyah Zakiyah; Erlia Rosita; Sorayati Dwi Utami
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i2.738

Abstract

Stroke is a sudden disease that disrupts blood flow in the body, a brain condition causing disability, immobility, and prolonged paralysis, which reduces blood supply to tissues, especially in patients with prominent bones, increasing the risk of pressure ulcers. This study aimed to identify the effect of intermittent electrical stimulation and effleurage massage using canola oil on the risk of pressure ulcers in stroke patients at Kesdam Iskandar Muda Hospital. The study employed a Quasi-Experimental design with a pretest and posttest approach. The sampling technique used was non-probability sampling, specifically convenience sampling, with a total of 60 participants. The instrument used was the Waterlaw Scale. Data were analyzed using a paired t-test. The study showed that the risk of pressure ulcers in ischemic stroke patients before the intervention was as follows: severe risk (70.0%), mild risk (20%), moderate risk (6.67%), and very severe risk (3.33%). After the intervention, the risk distribution changed to mild risk (60%), severe risk (33.33%), moderate risk (3.33%), and very severe risk (3.33%).%). Statistical analysis revealed a p-value of 0.001 (<0.05), indicating that intermitten electrical stimulation and effleurage massage using canola oil significantly affects the risk of pressure ulcers in stroke patients. This study confirms that intermitten electrical stimulation and effleurage massage using canola oil has a significant effect on reducing the risk of pressure ulcers in stroke patients.