Rahayu H. Akili, Rahayu H.
Unknown Affiliation

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 52 Documents
Search
Journal : KESMAS

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA BANGUNAN FAKULTAS HUKUM DI PT. ADHI KARYA (PERSERO) TBK PROYEK UNIVERSITAS SAM RATULANGI Hamber, Yessita; Kawatu, Paul A.T.; Akili, Rahayu H.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu gangguan kesehatan yang didapati ditempat kerja yaitu keluhan muskuloskeletal dan pada umumnya semua pekerjaan beresiko mengalami keluhan muskuloskeletal baik dibidang pekerjaan yang membutuhkan kekuatan fisik lebih dan beban kerja yang tinggi. Oleh sebab itu, beban kerja yang diterima oleh seseorang harus sesuai atau seimbang baik terhadap kemampuan fisik, kemampuan kognitif maupun keterbatasan manusia yang menerima beban tersebut. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bangunan Fakultas Hukum di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk proyek universitas Sam Ratulangi. Penelitian dilakukan di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek Universitas Sam Ratulangi dengan jumlah populasi 113 pekerja dan sampel dalam penelitian ini yaitu 87 pekerja dengan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh menggunakan kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur keluhan muskuloskeletal dan Stopwatch untuk mengukur beban kerja dengan perhitungan denyut nadi dipergelangan tangan. Hasil uji statistik Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bangunan fakultas hukum di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek Universitas sam Ratulangi dimana beban kerja terbanyak dengan kategori sedang dan pekerja bangunan yang mengalami keluhan muskuloskeletal terbanyak dengan kategori sedang, dengan besar korelasi antara kedua variabel adalah 0,659 dan hasil  p value 0,000 dengan kekuatan hubungan kuat dan arah korelasi positif artinya semakin tinggi beban kerja maka semakin tinggi keluhan muskuloskeletal.  Kata Kunci: Beban Kerja, Keluhan Muskuloskeletal ABSTRACTOne of the health problems found at the places of work i.e. musculoskeletal complaints and in general all of the jobs are at risk of experiencing musculoskeletal complaints both in the field of work that requires more physical strength and a high workload, Therefore, the workload is received by someone to be appropriate or good balanced against the physical ability, cognitive ability as well as the limitations of the human who receives the load. The goal in this research is to know the relationship between the workload with the musculoskeletal complaint at law faculty building workers at PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Sam Ratulangi University project. Research conducted at the PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Sam Ratulangi University Projects with a total population of one hundred and thirteen workers and samples in this study i.e. Eighty-seven workers with the inclusion and exclusion criteria. Data obtained using questionnaire Nordic Body Map for musculoskeletal complaints and measure the Stopwatch to measure the workload with the calculation of the pulse at the wrist. Spearman statistics test results show that there were connections between the workload with the musculoskeletal complaint at law faculty building workers at PT. Adhi Karya, (Persero) Tbk Sam Ratulangi University Projects where most of the workload with the categories are and building workers who experienced the most musculoskeletal complaints by category medium, with a big correlation between these two variables is 0.659 p value 0.000 and results with the strength of the relationship is strong and positive correlation means direction the higher workload then the higher musculoskeletal complaints. Keywords: The Workload, Musculoskeletal Complaints
KUALITAS BAKTERIOLOGIS DAN FISIK AIR SUMUR GALI SEKITAR ALIRAN SUNGAI BUHA DI KELURAHAN BAILANG KECAMATAN BUNAKEN KOTA MANADO TAHUN 2018 Tamawiwy, Sheila G.; Akili, Rahayu H.; Boky, Harvani
KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumur gali menyediakan air yang berasal dari lapisan tanah yang relatif dekat dengan permukaan tanah sehingga mudah terkena kontaminasi. Sumur gali sebagai sumber air harus dijaga kualitasnya agar tetap sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Kualitas air yang menurun dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah bagi manusia dan masalah kesehatan lainya.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatahui kualitas bakteriologis parameter total coliform dan kualitas fisik parameter bau dan rasa di sumur gali yang berada di sekitar aliran sungai buha Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif berbasis laboratorium dengan jumlah sampel yang diteliti yaitu 35 sumur gali di lingkungan sekitar aliran sungai buha. Variabel dalam penelitian ini adalah kualitas bakteriologis parameter total coliform yang melalui pemeriksaan laboratorium dan kualitas fisik air yang dilihat dari parameter bau dan rasa pada sumur gali yang berada disekitar aliran sungai. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari total sampel sejumlah 35 sumur gali ditemukan 22 sumur gali (62,9%) tidak memenuhi persyaratan kualitas bakteriologis air parameter total coliform dan 23 sumur gali (65,8%) ditemukan tidak memenuhi persyaratan kualitas fisik parameter bau dan rasa.Kata Kunci: Sumur Gali, Bakteriologis, FisikABSTRACTDug well provide water supply come form the layer relatively near the water surface so that easily contaminated. Dug well as the water supply must keep in good quality compliance with regulatory standard. Decrease of water quality can cause many diseases and health problems for human being.This research was carried out with the aims to know bacteriological parameter of total coliform and physical parameters odor and taste in dug wells around Buha River straem in Kelurahan Bailang, Bunaken sub district, Manado City.This observational research was carried out with descriptive approach based on laboratory test. Samples of this research had been examined 35 dug wells around Buha river stream. Variables in this research are quality of bacteriological parameter total coliform based on laboratory test and physical quality through odor and taste.The results of this research show that total samples 35 dug wells, bacteriological quality (total coliform) 22 dug wells water (62.9 %) did not meet the requirement and physical quality of dug wells 23 (65.8 %) also did not meet the health requirements odor and taste.Keywords: Dug wells, Bacteriological, Physical
ANALISIS SPASIAL PENYEBARAN NYAMUK Culex spp DI KECAMATAN PAAL DUA KOTA MANADO Tumbel, Axl Nirvana; Akili, Rahayu H.; Sondakh, Ricky C.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk adalah vektor siklik penyakit pada manusia dan hewan yang disebabkan oleh parasit dan virus. Salah satunya nyamuk yang melakukan penyebaran penyakit adalah nyamuk Culex spp, nyamuk Culex spp adalah vektor dari penyaki Filariasis, Wuchereria bancrofti, brugia malayi, dan Japanese encephalitis. Lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya dapat meningkatkan perkembangan dari nyamuk ini. Kecamatan Paal Dua adalah salah satu Kecamatan yang berada di kota Manado yang sebagian dari Kecamatan ini memiliki wilayah-wilayah yang padat akan penduduk serta lingkungan yang cukup kotor sehingga sangat memungkinkan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Culex spp di daerah ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepadatan dan distribusi spasial nyamuk Culex spp di Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode cross sectional. Penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dilakukan di 8 titik di 4 kelurahan Kec. Paal Dua Kota Manado. Sampel yang diteliti adalah semua nyamuk Culex spp yang ditangkap di Kec. Paal Dua Kota Manado. Jumlah nyamuk Culex spp yang tertangkap di 4 Kelurahan Kec. Paal Dua adalah 157 Culex jenis quinquefasciatus. Dari hasil penelitian survei kepadatan dan distribusi nyamuk Culex spp yang dilakukan di wilayah Kec. Paal Dua Kota Manado di 4 Kelurahan, didapatkan 88,70% adalah nyamuk Culex jenis quinquefasciatus. Kepadatan dan distribusi nyamuk Culex spp yang tertinggi berada di Kelurahan Malendeng dengan nilai MHD 9,5 org/jam dan yang terendah berada di Kelurahan Paal Dua dengan nilai MHD 4,5 org/jam.Kata Kunci: Nyamuk, Culex spp, Kepadatan, SpasialABSTRACTMosquito is the vector of cyclic disease for the human and animals that caused by parasite and virus. One of them who did this spreading is Culex spp mosquito. Culex spp mosquito is the vector of the diseases like Filarisis, Wuchereria bancrofti, brugia malayi, and Japanese encephalitis. Environment that’s not maintained it cleanliness could increase the spread of this mosquito. Paal Dua District is one of the district in Manado City which have some region that have dense population and dirty neighborhood which could increase the possibility of increasing the numbers of Culex spp mosquitos. The purpose of this research is to know the density and spatial distribution of Culex spp mosquito in the district of Paal Dua at Manado City. This research is descriptive with cross sectional method. This research were collecting sample at 8 points in 4 areas using the purposive sampling at Paal Dua District of Manado City. All of the investigated sample is Culex spp mosquito that captured at Paal Dua District of Manado City. The numbers of Culex spp mosquito that captured is 157 culex, quinquefasciatus type. The results of the survey research of density and distribution of culex spp mosquito that took places at 4 area in Paal Dua district, got 88.70% of Culex mosquito with quinquefasciatus type. The higest density and distribution of Culex spp mosquito is at Malendeng District with MHD score of 9.5 people/hour and the lowest is at Paal Dua District with MHD score of 4.5 people/hour.Keywords: Mostquito, Culex spp, Density, Spatial.
GAMBARAN KUALITAS UDARA AMBIEN SULFUR DIOKSIDA DI KECAMATAN TUMINTING KOTA MANADO TAHUN 2018 Ponga, Fine Claudia; Akili, Rahayu H.; Sumampouw, Oksfriani Jufri
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian akibat polusi udara mencapai 90% berada di negara-negara dengan pendapatan rendah khususnya kawasan asia. Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2016 korban tewas karena polusi udara mencapai 61 ribu orang terjadi di Indonesia. Kota-kota besar di Indonesia seperti Manado termasuk dalam kategori sedang untuk indeks pencemaran udara. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kualitas udara ambien sulfur dioksida di Kecamatan Tuminting. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Tuminting pada lima titik pengambilan sampel yaitu pasar Tuminting, Sumompo, Sindulang, Maasing dan Tempat Pelelangan Ikan. Pengukuran sampel dilakukan dengan menggunakan spektofotometer berdasarkan acuan SNI 19-7119.7-2017 mengenai uji kadar sulfur dioksida (SO2) dengan metode Pararosanilin. Pengukuran dilakukan tiga kali pada rentang waktu antara pukul 10.00-14.00. Konsentrasi SO2 di kecamatan Tuminting tahun 2018 adalah 14,59- 34,31 μg/Nm3 sehingga masih tergolong baik. Keadaan ini diakibatkan karena masih adanya pepohonan hijau di wilayah Kecamatan Tuminting yang berfungsi menyerap polutan dan adanya jalan boulevard baru yang menghubungkan wilayah di Kecamatan Tuminting dan sekitarnya sehingga mengurangi penumpukan kendaraan dititik tertentu yang dapat menyebabkan peningkatan polutan SO2 di udara. Saran yang dapat diberikan berdasarkan penelitian ini yaitu melakukan promosi kesehatan terkait penggunaan pelindung bagi pengendara sepeda motor, melakukan perawatan mesin kendaraan dan uji emisi dan memperluas wilayah untuk pemantauan kualitas udara.Kata Kunci: Kualitas udara ambien, sulfur dioksida, ManadoABSTRACTDeath due to air pollution has reached 90% found in low-income countries, take place in Asia region on particular. According to 2016 data of World Health Organization (WHO), the amount of deaths caused by air pollution reached over 61 thousand people happened in Indonesia. Major cities in Indonesia such as Manado, is included in the medium category of air pollution index. The aim of this research is to find the ambient air quality of sulfur dioxide in Tuminting sub-district. This study uses descriptive research with a cross-sectional approach. The research is conducted in Tuminting sub-district, at five markets sampling points which are Tuminting, Sumompo, Sindulang, Maasing and the fish auction. The measurement of the sample are done using a spectrophotometer based on the reference of SNI 19-7119.7-2017 regarding the test of SO2 levels with the Pararosaniline method. The measurement made three times at range of time in between 10.00 – 14.00.The concentrations of sulfur dioxide (SO2) in Tuminting sub-district in 2018 are 14.59-34.31 μg / Nm3 so that it is still classified as good. This situation is caused due to still have the existence of green trees in Tuminting sub-district, which function to infiltrate pollutants and the new access of Boulevard Road that connects with Tuminting sub-district area and its around, so as to reduce the accumulation of vehicle in at a specific point which can cause an increase of SO2 pollutants in the air. The idea of suggestion that can be given based on this research is to undertake by making health promotion related to the use of protective gear for motorcyclist, maintenance of vehicle engine and emissions test, and expand the area for air quality monitoring.Key word: Ambient air quality, Sulfur dioxide, Manado
HUBUNGAN ANTARA KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALIBABU KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD TAHUN 2014 Bee, Lili Winarni; Akili, Rahayu H.; Sinolungan, Jehosua V.S.
KESMAS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hampir 4 juta orang meninggal akibat ISPA setiap tahun, 98%  disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan bawah (WHO, 2007). Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud  terdapat 559 kasus ISPA. Data Laporan Bulanan dari Penanggulangan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (P2 ISPA) dari Puskesmas Salibabu Penyakit ISPA  terdapat 243 kasus ISPA. Tujuan peneitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadia ISPA pada anak dibawah umur lima tahun di wilayah kerja Puskesmas Salibabu Kabupaten Kepulauan Talaud. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, Populasi  243 balita, sampel penelitian  berjumlah 100 balita. Variabel bebas ventilasi, pecahayaan, dan lantai rumah Instrumen dalam penelitian ini menggunakan alat luxmeter, rolmeter, dan kueisoner. Analisis menggunakan uji chi square dengan ?=0,05 Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara variabel-variabel di atas dengan kejadian ISPA nilai signifikan: ventilasi (?= 0,000) ? ?0,05, pencahayaan (?= 0,000) ? ?0,05, dan lantai rumah  (?= 0,000) ? ?0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisa data menunjukkan terdapat  hubungan antara ventilasi, pencahayaan dan kondisi lantai dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada balita. Kata Kunci: Lingkungan Fisik, Rumah, ISPA, Balita   ABSTRACT Almost four million people die of ARI yearly, 89% caused by the infection of lower respiratory (WHO 2007). Based On the data from regional Offices of Health of Kabupaten Kepulauan Talaud, there are 559 ARI cases, and there are 243 accur in Community Health Center Salibabu. There purpose of this research is to find the relationship between physical house environment condition with the case of Acute Respiratory Infection (ARI) in toddlers at Community Health Center in Salibabu Kabupaten Kepulauan Talaud. The research methods used is method research of Analityc Observational with cross sectional research designed. The population in this research are 243 toddlers that afflicted of ARI in Community Health Center in Salibabu Kabupaten Kepulauan Talaud. The sampel research uses purpossiv Sampling and take 100 toddlers. Instrumen in this research using tools luxmeter, rolmeter, and questionnaire. Data analyze use chi square test, with ? = 0,05, and CI: 95%. The result of this research show that there in relationship between physical house environment condition with the case o Acute Respiratory Incident (ARI). Significant value (? = 0,000) ?= ? 0.05, lighting (?= 0,000) ?= ?0,05, and the floor conditionof the house (?=0,000) ?= ? 0,05. It means H0 rejected and Ha accepted. Data that analysed shows there is a relationship between ventilation, lighting, floor condition with acute case in toddlers. People need to be aware to keep the cleanness of their house to prevent the germ flourishing, so their house will be healthy to their toddler. Keywords: Physical environment, House, Acute Respiratory Invection, Toddlers
GAMBARAN KADAR TIMBAL DALAM DARAH PADA ANAK KELAS 5 SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN WENANG KOTA MANADO Prilly, Danisarah; Akili, Rahayu H.
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbal merupakan logam berat bersifat kumulatif yang dapat menyebabkan toksisitas akut dan kronis pada manusia. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih rentan terhadap keracunan timbal. Tidak ada kadar timbal dalam darah yang dianggap aman bagi anak-anak. Kadar timbal 5 μg/dL dalam darah anak menandakan anak banyak terpapar dengan timbal. Dalam kadar yang rendah timbal dapat berdampak pada IQ, kemampuan belajar, dan prestasi akademik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar timbal dalam darah pada anak kelas 5 sekolah dasar di Kecamatan Wenang Kota Manado. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian ini adalah anak kelas 5 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 19 orang. Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan April s/d Juni 2018 di SDN 06 Manado, SDN 11 Manado, SD Katolik 02 Manado, dan SD Katolik 10 Manado melalui observasi, analisis kadar timbal dalam darah menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer), dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar timbal dalam darah anak kelas 5 SD ini adalah 1,40 μg/dL (kisaran 0,54-2,28 μg/dL). Faktor perilaku merokok ayah dan anggota keluarga lainnya, khususnya yang merokok di dalam rumah mempunyai pengaruh terhadap kadar timbal dalam darah anak. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kadar timbal dalam darah anak kelas 5 SD di Kecamatan Wenang berkisar antara 0,54 μg/dL s/d 2,28 μg/dL.Kata Kunci: timbal, kadar timbal dalam darah, anak sekolah dasarABSTRACTLead is a cumulative heavy metal which can cause acute and chronic toxicity to human. Compared with adults, children are more susceptible to lead toxicity. No safe blood lead level in children has been identified. Blood lead levels of 5 μg/dL indicates children are exposed to more lead. Low blood lead level affects IQ, ability to learn, and academic achievement. This research aims to find out the blood lead level in 5th grade children at Wenang District, Manado. This research used descriptive research with cross-sectional approach. This research was conducted from April 2018 until June 2018 at SDN 06 Manado, SDN 11 Manado, SD Katolik 02 Sta. Theresia, dan SD Katolik 10 Sta. Theresia through observation, blood lead level analysis using AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) method, and interview. The result of this study shows that the average blood lead level in these 5th grade children are 1,40 μg/dL (median 1,39 μg/dL; range 0,54-2,28 μg/dL). Father’s and another family member’s smoking behaviour factor, particularly who smoke inside house influence the blood lead level in children. Based on this research, it can be concluded that the blood lead level in 5th grade children of elementary school in Wenang range between 0,54 μg/dL up to 2,28 μg/dL.Keywords: lead, blood lead level, elementary school children
HUBUNGAN KONDISI FISIK LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAWONASA KOTA MANADO Suharno, Irma; Akili, Rahayu H.; Boky, Harvani B.
KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapsan Akut (ISPA) di Indoneisia merupakan negara dengan kasus ISPA yang tinggi pada kelompok bayi dan balita hingga dapat menyebabkan kematian. Komponen  fisik lingkungan rumah merupakan salah satu faktor penting yang memberikan dampak besar terhadap status kesehatan bagi penghuni rumah sehingga persyaratan kesehatan sangat diperlukan, karena pembangunan berpengaruh sangat besar terhadap peningkatan derajat kesehatan. Pada Puskesmas Wawonasa tercatat penyakit ISPA pada tahun 2018 sebanyak 2.781 orang. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis hubungan antara kondisi fisik lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskemas Wawonasa Kota Manado. Desain yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu  survei analitik  dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Februari 2019 di wilayah kerja Puskesmas Wawonasa Kota Manado dengan jumlah sampel sebanyak 73 balita berusia 0-5 tahun menggunakan perhitungan rumus Lemeshow. Instrument yang digundan yaitu kuesioner, pedoman observasi, rollmeter, luxmeter, thermo hygrometer, dan alat tulis dengan analisis univariat dan bivariat. Untuk mendapatkan hasil apakah ada hubungan antara variabel yang diteliti maka yang digunakan yaitu uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hail uji chi square menunjukan bahwa nilai p untuk ventilasi p= 0,028, Pencahayaan alami p=0,001, Kelembapan p=0,011, Jenis lantai p=0,003, Kepadatan Hunian p=0,010 <α = 0,05 artinya terdapat hubungan antara ventilasi, pencahayaan alami, kelembapan, jenis lantai, kepadatan hunian dengan kejadian Ispa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Wawonasa. Dan pada dinding dan atap tidak terdapat hubungan dengan kejadian ispa di wilayah kerja  Puskemas Wawonasa yaitu dengan nilai p=0,268 dan p=0,612. Kata Kunci:Ventilasi, Pencahayaan Alami, Kelemapan, Lantai, Dinding, Atap, Kepadatan Hunian, ISPA, Balita. ABSTRACTAcute Respiratory Infection (ARI) in Indonesia, it is considered as a country with significant number of acute respiratory  infection on toddler groups wich can lead to death. Physical condition components of home environment act as an important factor which enormously influences the health of householders. Thus, health standard is required since development vastly improves health status. At wonasa Community Health Centre, 2.781 people were recorded to suffer from Acute Respiratory Infection (ARI) in 2018. This study aims to analyze the association between home physical environment and Acute Respiratory Infection occurrences on toddlers at Wawonasa Community Health  Centre Workplace in Manado. Survey analytics with cross sectional design is employed in this research. Sample collecting was carried out in February 2019 at Wawonasa Community Health Centre workplace In Manado with the total of 73 toddlers  aged 0-5 years old using Lemeshow formula. Research instruments used are questionnaires, observation, guidelines, rollmeter, luxmeter, thermohygrometer, and stationary with univariate and bivariate analysis. In order to attain findings whether there is an association between examined variables, therefore, Chi-square test is used with accuary level at 95% (α = 0.05). Chi square test outcomes indicate that p value for ventilation p= 0.028, natural lightning o= 0.001, humidity p = 0.011, flooring p= 0.003, occupancy density p= 0.010 < α = 0.05, meaning that there are relations between ventilation, natural lightning, humidity, flooring, and occupancy density and the occurrence of Acute Respiratory Infection at Wawonasa Community Health Centre. Meanwhile, regarding walls and roof there is no association with Acute Respiratory Infection incident at Wawonasa Community Health Centre with the value of p=0.268 and p=0.612. Key Words: Ventilation, Natural Lightning, Humidty, Flooring,Wall, Roof, Occupancy Densit, ARI, Toddlers
EVALUASI PERAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI SULAWESI UTARA DALAM MELAKUKAN KAJIAN PENILAIAN DOKUMEN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) Djamen, Intan Natasya; Umboh, Jootje M.L.; Akili, Rahayu H.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan sebagai kegiatan yang berkesinambungan dan selalu meningkat seiring dengan baik dan meningkatnya jumlah dan kebutuhan penduduk, menarik serta mengundang resiko pencemaran dan perusakkan yang disebabkan oleh tekanan kebutuhan pembangunan terhadap sumber daya alam, tekanan yang semakin besar tersebut ada dan dapat mengganggu, merusak struktur dan fungsi dasar ekosistem yang menjadi penunjang kehidupan. Dalam mengelola dan mengatasi berbagai masalah lingkungan, dalam suatu daerah, maka terdapat suatu institusi pemerintah Daerah yaitu Dinas Lingkungan Hidup.Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan atau menggambarkan Peran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara dalam melakukan Kajian Penilaian Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).Hasil penelitian tentang Evaluasi Peran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut dalam melakukan Penilaian Dokumen AMDAL, dalam pelaksanaan Penilaian Dokumen AMDAL dilaksanakan berdasarkan aturan yang ada yaitu menggunakan Standat Operasional Prosedur (SOP) AMDAL.Kesimpulan penelitian ini ialah Peran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut sudah berjalan dengan baik, karena mengikuti aturan yang berlaku.Kata Kunci : Peran, Dinas Lingkungan Hidup, Penilaian Dokumen AMDAL.ABSTRACTThe implementation of development as a continuous and ever-increasing activity in tandem with the increasing number and needs of the population, attracts and invites pollution and destructive risks caused by the pressures of development needs on natural resources. The increasing pressure exists and can disrupt and destroy structures and the basic functions of ecosystems that support life. In managing and overcoming various environmental problems, within an area, then there is a local government institution that is Dinas Lingkungan Hidup.This research method is qualitative research method with Case Study approach. This study aimed to explain or describe the role of Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara in conducting the Document Assessment of Environmental Impact Analysis (AMDAL). The results of research on the Evaluation of the Role of Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara in conducting the AMDAL Document Assessment is in the implementation of AMDAL Document Assessment is implemented based on the existing rules that is using the Standard Operating Procedures (SOP) AMDAL. The conclusion of this research is the role of Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara has been running good, because the rules have been followed well.Keywords: Role, Dinas Lingkungan Hidup, Document Assessment of AMDAL
UJI KANDUNGAN RHODAMIN B PADA SAOS TOMAT PEDAGANG BAKSO TUSUK DI KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO TAHUN 2019 Tumbage, Brenda Kimberly; Akili, Rahayu H.; Joseph, Woodford B. S.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan Tambahan Pangan adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan adalah Rhodamin B Rhodamin B merupakan zat pewarna sintetik yang berbahaya. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui keberadaan kandungan Rhodamin B dan presentase cemaran kandungan Rhodamin B pada saos tomat pedagang bakso tusuk di Kecamatan Malalayang tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian survei  deskriptif. Penelitian dilakukan pada pedagang saos bakso tusuk di Kecamatan Malalayang Kota Manado, pada Bulan Agustus-September Tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang saos tomat bakso tusuk di Kecamatan Malalayang Kota Manado yang berjumlah 15 pedagang. Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total populasi. Berdasarkan uji laboratorium maka didapatkan hasil bahwa semua saos tomat yang digunakan oleh pedagang bakso tusuk di Kecamatan Malalayang negatif mengandung Rhodamin B.   Kata kunci : Rhodamin B, Saos Tomat ABSTRAK Food Additives are ingredients added to food to improve the nature or the form of food. One of the food additives that are prohibited from being used is Rhodamin B. Rhodamin B is a dangerous synthetic coloring agent. The purpose of this study is to determine the presence of Rhodamin B content and the percentage of Rhodamin B contamination content in ketchup seller from meatballs skewers sellers in Malalayang District 2019. This research was a descriptive survey research. The study was conducted on skewer meatballs sellers in Malalayang Sub-district Manado City, in August-September 2019. The population in this study are all skewers meatballs sellers in Malalayang Sub-district Manado City, totaled 15 traders. The sample in this study are from the population. Based on laboratory tests, it was found that all ketchup used by the sellers in Malalayang District negatively contained Rhodamin B. Keywords: Rhodamin B, Ketchup
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN (SMK3) DALAM PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO OLEH PT ADHI KARYA Olii, Agitha Y.; Kawatu, Paul A.T; Akili, Rahayu H.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dalam pelaksanaan proyek konstruksi dapat memberikan kepastian bahwa kinerjanya akan terus memenuhi persyaratan hukum dan kebijakan yang berlaku serta untuk membantu pencapaian Nihil Kecelakaan dan Nihil Kerugian yang sangat menentukan keberhasilan proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penerapan sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dalam proyek Pembangunan Gedung Universitas Sam Ratulangi Manado oleh PT  Adhi Karya. Penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian akan dilaksanakan pada September 2018 sampai dengan Oktober 2018 di PT Adhi Karya Manado. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai system manajemen K3 yang meliputi kebijakan dan komitmen perusahaan, pelaksanaan dan disiplin, komunikasi dan pelatihan, inspeksi dan penyelidikan kecelakaan kerja dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan system manajemen kesehatan dan keselamatan kerja dalam proyek Pembangunan Gedung Universitas Sam Ratulangi Manado oleh PT  Adhi Karya sudah baik Kata Kunci: Sistem Manajemen, Keselamatan dan Kesehatan Kerja. AbstractThe implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in the implementation of construction projects can provide certainty that its performance will continue to meet applicable legal and policy requirements and to help achieve Zero Accidents and Zero Losses that greatly determine the success of construction projects. This research was conducted to describe the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in the construction project of Manado Sam Ratulangi University by PT Adhi Karya. This research is using descriptive research method with Cross Sectional approach. The research will be conducted from September 2018 to October 2018 at PT Adhi Karya Manado. This study uses a questionnaire instrument containing questions about the OSH management system which includes company policies and commitments, implementation and discipline, communication and training, work accident inspection and investigation and evaluation. The results showed that the application of a workplace health and safety management system in the construction project of Manado's Sam Ratulangi University by PT Adhi Karya Keywords: Management System, Occupational Health and Safety.
Co-Authors ., Nurhikma Adam, Hilman Anes, Brenda Militsia Christi Rosalina Angelia, Gabriele Christy Arnold, Jhierren K. T. Bahrain, Nur Evira Anggrainy Barri, Stephanie G. Boky, Harvani B. Datu, Hesty Djamen, Intan Natasya Doda, Diana V.D. Duhupo, Dewanti Hamber, Yessita Hamzah, Wa Ode Asfah S. Harvani Boky, Harvani Hitipeuw, Michelle Regina Christanty Jehosua V.S. Sinolungan, Jehosua V.S. Jootje M. L. Umboh Jootje M.L. Umboh Joseph, Woodfrod B.S. Jusuf, Devi Dewinta Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kamagi, Pingkan Sara G. Kapantaow, Nova H. Karaeng, Vinne Ditniaty Kawatu, Paul A.T Kumolontang, Merry Christylia Kurusi, Fazni D. Labagow, Elisa Lakuto, Regina Sasmita Lalu, Sweeta T. Lantapon, Hastita Lasut, Dirga Simon Alvarez Latul, Jhon I. Lihu, Tutin R. Lili Winarni Bee, Lili Winarni Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny Evita Majampoh, Oktavia Nuryani Maleba, Sas Victor Paskalius Mandagi, Chreisye K. F. Maureen I. Punuh, Maureen I. Oddi R Pinontoan Olii, Agitha Y. Ombuh, Frianty Virginia Lidya Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Pinontoan, Odi Roni Pomantow, Shalom Messy Thessalonika Ponga, Fine Claudia Pricilia, Patuwo Jean Prilly, Danisarah Punuh, Maureen Irene Punuh, Maureen Irinne Ratumbanua, Fralen Julio Rianna J Sumampouw Ricky C. Sondakh Rumondor, Frity D. Sefle, Gandhy Suharno, Irma Sulaemana Engkeng, Sulaemana Suoth, Lery F. Syarifudin, Andi R. Takalamingan, Yulianti Tamamilang, Christita M. Tamawiwy, Sheila G. Tambuwun, Soviany R. Tatuwo, Ingrid Azalia Timpal, Greita M.S. Tumbage, Brenda Kimberly Tumbel, Axl Nirvana Tumiwa, Ezra Tuwongkesong, Fadillah Umar, Rizka R. Walintukan, Putri Priscila Maria Warouw, Finny Waworuntu, Zakaria Wenas, Hartfi A. Woodford B. S Joseph, Woodford B. S Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wurarah, Andreas K