Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran E-Learning dalam Meningkatkan Fleksibilitas dan Prestasi Akademik Mahasiswa: Perspektif dari Kota Makassar Rina Asriani J Tudon B; Nurwahyuni Paallo; Nurrahmah Agusnaya; Fajriani Azis; Andi Anggi Kemalasari
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 3, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/n2992t13

Abstract

The shift toward digital learning models has raised concerns about students' readiness and their perceptions of e-learning effectiveness in higher education. The aim of this study is to provide a solid foundation for educational institutions, lecturers, and universities in understanding students' awareness levels regarding information technology innovation. This research seeks to explore students' perceptions in Makassar City toward the use of e-learning within blended and online learning models, employing a quantitative approach with a cross-sectional design. The subjects or samples of this study are students from several universities located in Makassar City. The study utilized a questionnaire distributed to students at various universities in Makassar via Google Forms as the data collection instrument. Data analysis was conducted using descriptive statistics and linear regression techniques. The findings indicate that students in Makassar City have a positive perception of e-learning usage in the context of blended and online learning. This perception is based on their experiences in utilizing e-learning within such learning models. The study contributes to a deeper understanding of e-learning implementation in the context of modern education, particularly in efforts to enhance the quality of learning at the higher education level.
The Role of Technopreneurship Literacy and Entrepreneurship Education in Fostering Entrepreneurial Interest Through Self-Efficacy Hajar Dewantara; Andi Anggi Kemalasari
Pinisi Journal of Entrepreneurship Review Vol. 2 No. 3 (2024): Pinisi Journal of Entrepreneurship Review
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the impact of entrepreneurship education and technopreneurship literacy on fostering entrepreneurial interest among vocational high school students, with self-efficacy serving as a mediating factor. The research adopts a quantitative approach, utilizing data collected through documentation and questionnaires. Path analysis, conducted using SPSS software, reveals that both entrepreneurship education and technopreneurship literacy have a positive and significant influence on students' entrepreneurial interest, both directly and indirectly through the enhancement of self-efficacy. The findings underscore the critical importance of integrating entrepreneurship education and technopreneurship literacy into the curriculum for all departments in vocational high schools. These educational elements not only boost students' self-efficacy but also play a vital role in cultivating a strong interest in entrepreneurship. By fostering these skills and mindsets, vocational schools can better prepare students for entrepreneurial endeavors, contributing to their overall career readiness and potential for success in the business world.
Penguatan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal melalui Pelatihan Model Bisnis, Literasi Keuangan, dan Pemasaran Digital pada Pelaku UMKM di Kabupaten Wajo Mahmuddin; Marhawati Najib; Nur Rahmi; Asmayanti; Andi Anggi Kemalasari
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juni
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.3996

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Wajo melalui integrasi pelatihan model bisnis, literasi keuangan sederhana, dan pemasaran digital berbasis potensi lokal. Program dilaksanakan pada Januari 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui observasi kebutuhan, koordinasi mitra, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi reflektif. Materi kegiatan meliputi identifikasi nilai jual produk, penyusunan kanvas model bisnis, pencatatan keuangan usaha sederhana, strategi harga, pengemasan pesan promosi, pengelolaan WhatsApp Business/Instagram, serta penyusunan kalender konten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan kewirausahaan tidak cukup dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi perlu diarahkan pada kemampuan peserta menghasilkan luaran konkret berupa profil usaha, rancangan nilai produk, contoh konten pemasaran, dan format pembukuan dasar. Program ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha agar proses pendampingan tidak berhenti pada pelatihan satu kali. Dengan demikian, kegiatan pengabdian berbasis kewirausahaan di Wajo dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang adaptif terhadap kebutuhan UMKM, relevan dengan transformasi digital, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Pendampingan Inovasi Kewirausahaan Kepariwisataan Berbasis Agrowisata Edukasi di Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa Nur Rahmi; Asmayanti; Andi Anggi Kemalasari; Nur Halim; Hasniaty
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juni
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.3999

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan kepariwisataan masyarakat Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, melalui pendampingan inovasi paket agrowisata edukasi berbasis potensi hortikultura lokal. Kanreapia memiliki posisi strategis sebagai desa dataran tinggi dengan karakter pertanian yang kuat, tetapi potensi tersebut belum sepenuhnya dikemas sebagai produk wisata yang memiliki narasi, alur layanan, struktur harga, kanal promosi, dan kemitraan pasar yang jelas. Program dilaksanakan pada Januari 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui observasi kebutuhan mitra, pemetaan aset wisata, pelatihan dasar kewirausahaan pariwisata, klinik penyusunan paket wisata edukasi, praktik digital storytelling, serta evaluasi luaran. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa penguatan kewirausahaan pariwisata perlu diarahkan pada tiga luaran utama, yaitu prototipe paket wisata edukasi pertanian, model perhitungan harga paket yang sederhana, dan rancangan promosi digital yang menonjolkan pengalaman belajar, lanskap, dan produk lokal. Kegiatan ini menegaskan bahwa inovasi kewirausahaan di desa agrowisata tidak cukup berhenti pada promosi destinasi, tetapi harus membangun desain produk wisata yang aman, edukatif, bernilai ekonomi, dan dapat dikelola secara kolaboratif oleh masyarakat lokal.