Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM)

Temporary Devider as an innovation tool in reducing operational losses of PT PLN (Persero) UP3 Sidoarjo Zaputra, Gaggah; Ayuni, Shazana Dhiya; Anshory, Izza; Falah, Agus Hayatal
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v7i1.10810

Abstract

Temporary Devider is a new tool that was created in October 2024 by the PT PLN (PERSERO) UP3 SIDOARJO PDKB Team. Temporary Devider was created to help and solve problems with SUTM maintenance work that could not be carried out by the PDKB team due to high risk factors. The results of the study from 5 implementations in the PT PLN (Persero) UP3 Sidoarjo work area, local blackouts by utilizing the Temporary Devider as a new innovation tool with an investment value IDR 4,000,000 can reduce the difference in company losses by 89,376.08 kWh or Rp. 104,263,090 when compared to blacking out one feeder and 16,839.02 kWh or IDR 19,578,227 when compared to per-section outages. The use of Temporary Deviders has been proven to be able to reduce losses due to blackouts which result in Energy Not Supplied.
Automatic Safe Security System Using Pin Code And Fingerprint Based On Microcontroller With Telegram Notification Chanifudin, Achmad Yahya; Ayuni, Shazana Dhiya; Falah, Agus Hayatal; Sulistiyowati, Indah
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v7i2.11972

Abstract

The primary purpose of a security system is to protect valuable and important items. A safe is a medium for storing valuables, adjusted to the size of the safe compartment. Therefore, a proper security system is needed to ensure the owner does not worry about the loss or theft of the contents. This security system is adapted to the current era of advanced and modern technology. The sensors and microcontroller used include the NodeMCU ESP8266, fingerprint sensor, keypad, and LED indicator lights. Telegram notifications or alerts via the application can be received through an internet connection. This security system is implemented to secure the safe and can be accessed via an Android smartphone with the Telegram app installed. It enables the owner to receive access notifications indicating whether an attempt was successful or failed. This research was conducted using an experimental method by building a device to enhance the safety of the safe, providing peace of mind about the stored items. The experiment was carried out at a residence located in Bendosari Village, Ngantru District, Tulungagung Regency. Based on the results, it can be concluded that the development of an automatic safe using a pin code and fingerprint based on a microcontroller with Telegram notifications has successfully met the research objectives. All sensors and components within the safe function properly, ensuring the protection of valuables inside and offering peace of mind to the owner.
Utilization of a Pressure Sensor as a Pressure Regulator in an Autoclave Machine for Medical Equipment Sterilization and IoT-Based Monitoring Saickoni, Mohammad; Falah, Agus Hayatal; Anshory, Izza; Wisaksono, Arief
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v7i2.12222

Abstract

An autoclave is a sterilization device that operates using high-pressure steam to eliminate microorganisms. However, in conventional systems, pressure regulation is still performed manually, which can lead to inconsistencies in the sterilization process and reduced effectiveness. This study developed an automatic pressure control system based on a digital pressure sensor, controlled by an Arduino Uno microcontroller and equipped with an ESP8266 module for real-time monitoring via the Internet of Things (IoT). The system also utilizes a MAX6675 temperature sensor, a solenoid valve as a pressure actuator, and an LCD as a local interface. Testing was conducted at three pressure settings (10, 15, and 25 psi) for a duration of 15 minutes. The results showed that the system was able to maintain pressure with a fluctuation tolerance of ±0.3 psi and successfully transmitted temperature and pressure data to a cloud dashboard in real-time. This system is considered effective in improving the efficiency, accuracy, and safety of the sterilization process, and has the potential to be implemented in medical and laboratory facilities.
Sistem Pengendali Berat Sampah Organik Pada Mesin Pencacah Sampah Organik Berbasis Fuzzy Negara, Fatahilah Ikra; Syahrorini, Syamsudduha; Falah, Agus Hayatal; Sulistiyowati, Indah
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i2.6913

Abstract

limbah dari sampah merupakan masalah yang dianggap serius bagi lingkungan, karena sampah merupakan bahan yang dapat dipenuhi oleh bakteri. Maka dibutuhkan mesin pencacah untuk mendaur ulang, Untuk itu perlu suatu terobosan yang salah satunya menciptakan mesin pencacah dengan tenaga penggerak berupa motor listrik, metode yang digunakan untuk membuat Otomatisasi mesin pencacah ini adalah R&D yang menggunakan arduino sebagai mikrokontroler yang berbasis fuzzyfikasi model mamdani, fuzzyfikasi yang bertugas sebagai waktu lama nya motor akan berkerja sebagai pelindung motor agar tidak terjadi overload atau kelebihan beban yang mengakibatkan motor cepat terbakar, load cell sebagai pengukur berat sampah organik yang akan mengirim sinyal beban saat sampah memasuki ruangan timbangan, lalu motor ac sebagai penggerak akan berputar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, lalu motor ac akan berjalan sebelum motor servo terbuka, dikarenakan motor membutuh start awal untuk bisa mencacah sampah organik, kemudian motor servo akan terbuka setelah mendapatkan sinyal dari loadcell dengan beban nilai 100 gram ini berjalan dengan baik; kunci pintu motor servo dapat menampung sampah organik agar dapat bekerja dengan baik. Hasil penelitian pada motor sedikit diberi torsi.
Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Menggunakan Turbin Pelton Berbasis Internet Of Things wahyu, Amrul; Ayuni, Shazana Dhiya; Falah, Agus Hayatal
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v6i2.9181

Abstract

Sumber energi baru dan berkelanjutan, seperti pembangkit listrik tenaga mikrohidro, semakin berkembang. Pembangkit listrik tenaga mikrohidro bekerja dengan memanfaatkan debit dan tekanan air untuk menghasilkan energi mekanik dengan memutar poros turbin, yang kemudian disambungkan ke generator untuk mengubahnya menjadi energi listrik. Namun, pembangkit listrik tenaga mikrohidro umumnya masih memerlukan inspeksi manual. Oleh karena itu, dirancanglah pembangkit listrik tenaga microhidro berbasis Internet of Things dengan sistem pemantauan tegangan, arus, dan daya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut. Data yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan untuk menganalisis tindakan pemeliharaan yang diperlukan. Perancangan mencakup pengembangan baik perangkat lunak maupun perangkat keras. Di antara komponen perangkat kerasnya terdapat papan mikrokontroler ESP8266, yang memproses data dari modul sensor tegangan, arus, dan daya INA219. Solid state relay memungkinkan pengendalian beban dari jarak jauh. Di sisi perangkat lunak, aplikasi Internet of  Things seperti Google Sheets dan MQTT dirancang untuk terhubung melalui jaringan Wi-Fi. Pengiriman data ke MQTT memfasilitasi kontrol dan notifikasi SSR selama pengujian sistem pemantauan, dengan tingkat keberhasilan 100% untuk pengiriman data, notifikasi, dan kontrol SSR. Dalam pengujian alat dengan debit air 12,65 L/menit, didapatkan kecepatan putaran turbin 340 rpm, tegangan maksimum 12 Volt, arus maksimum 0,42A, dan daya maksimum 4 Watt dengan beban lampu 25W, 15W, dan 10W.
Sistem Keamanan Sangkar Burung Berbasis Citra dengan Notifikasi Telegram Aryanto, Dedy; Ayuni, Shazana Dhiya; Ahfas, Akhmad; Falah, Agus Hayatal
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v6i2.9306

Abstract

Keamanan properti menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks perlindungan hewan peliharaan seperti burung. Burung, terutama yang bernilai tinggi atau langka, seringkali menjadi target pencurian. Oleh karena itu, diperlukan sistem keamanan yang efektif untuk melindungi burung peliharaan dari ancaman tersebut. Sistem keamanan tradisional umumnya mengandalkan metode seperti kunci fisik dan pengawasan manual, yang seringkali tidak cukup efektif dalam mencegah pencurian atau merespon ancaman secara real-time. Oleh karena itu, integrasi teknologi modern dalam sistem keamanan menjadi sangat penting. Salah satu teknologi yang dapat diandalkan adalah kamera berbasis IoT yang dapat memantau dan mengirimkan informasi secara langsung kepada pemilik melalui aplikasi pesan instan seperti Telegram. Baterai sebagai catu daya untuk semua komponen dalam dalam rangkaian dengan tegangan +5 volt. Untuk memonitoring sangkar burung, sensor PIR akan mendeteksi pergerakan melalui radiasi inframerah yang dipancarkan oleh tubuh manusia ataupun objek yang bergerak dan diwaktu yang bersamaan kamera dari ESP32-CAM melakukan pengambilan gambar lalu dikirim ke mikrokontroller ESP32-CAM, kemudian gambar akan dikirim ke Telegram dan mengirim notifikasi ke smartphone. Dan dapat  disimpulkan jika alat yang peneliti jabarkan berfungsi dengan baik dan sebagaimana dengan fungsi dan tujuan alat tersebut dibuat. Hal itu dibuktikan dengan bot aplikasi telegram yang berhasil terhubung dengan sistem dan menampilkan kondisi sekitar sangkar burung yang dijadikan obyek pada penelitian kali ini. System pada alat tersebut juga dapat  beroprasi dengan baik mesikpun dengan jarak yang jauh.