Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

AQUASCAPE DENGAN KONTROL FOTOSINTESIS BUATAN PADA TANAMAN AIR MENGGUNAKAN METODE KENDALI LOGIKA FUZZY Udin, M Diya; Istiadi, Istiadi; Rofii, Faqih
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 3 Juli (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.3.103-111

Abstract

Pada aquascape proses fotosintesis sangat berpengaruh pada kesuburan dan keindahan tanaman air. Suhu, kejernihan dan pencahayaan air adalah faktor utama yang mempengaruhi hasil fotosintesis. Tujuan dari penelitian ini adalah  membuat sebuah sistem untuk menjaga kestabilan suhu air, tingkat kejernihan air dan pencahayaan pada tanaman air. Sistem yang dibangaun meggunakan sensor DS18B20 untuk membaca nilai suhu air, sensor turbidity untuk membaca nilai kejernihan air dan modul Real Time Clock (RTC) untuk mengatur pencahayaan. Nilai pembacaan suhu air, kejernihan air dan nilai waktu akan diproses oleh mikrokontroler dengan sistem kendali logika fuzzy menjadi sebuah keluaran untuk mengatur kecepatan motor pump pendingin (cooling), motor pump filter dan LED sumber pencahayaan pada aquascape. Informasi masukan dan keluaran sistem ditampilkan pada LCD 16 x 2. Hasil rencangan dan implementasi sistem diharapkan dapat membantu fotosintesis buatan pada tanaman air agar dapat berjalan dengan baik. Sistem kendali suhu air berbasis logika Fuzzy dapat menjaga suhu air sekitar 22 - 25 ⁰C dengan tingkat keberhasilan sebesar 99,08 %. Sistem kendali tingkat kekeruhan air berbasis logika Fuzzy dapat menjaga tingkat kekeruhan air sekitar 5 - 25 NTU dengan tingkat keberhasilan sebesar 96,66 %. Sistem pencahayaan dapat bekerja selama 8 jam perhari, mulai pukul 19.00 - 03.00 WIB.
Optimasi Penempatan Menara BTS Menggunakan Quantum-Behaved Particle Swarm Optimization Rohman, Mohamad Fatkhur; Rofii, Faqih; Hunaini, Fachrudin
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 3: November 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v5n3.298.2016

Abstract

Universal Mobile Telecommunications System ( UMTS ) is currently regarded as a dream system that replaces the Global System for Mobile Communication ( GSM ) and is one of the evolution of third generation ( 3G ) of mobile networks . One componentof UMTS network is  Node B , Node B can be analogous to the BaseTransceiver Station. Along with the increasing customer need , there need for increasing number of Node B and that can divided the visualize of the city and need optimization of tower placement .Quantum - behaved Particle Swarm Optimization . So in this research be designed simulation optimization placement of base stations using QPSO with parameters to be optimized is the Coverage Area and Traffic .QPSO algorithm can reduce the number of base stations from 55 to 43 BTS.Keyword : UMTS900, Base Tranceiver Station, QPSOAbstrak-Universal Mobile Telecomunication System (UMTS) saat ini dipandang sebagai sebuah sistem impian yang menggantikan Global System for Mobile Communication (GSM) dan merupakan salah satu evolusi generasi ketiga (3G) dari jaringan mobile. Salah satu komponen pendukung jaringan UMTS adalah Node B, Node B dapat dianalogikan sebagai BTS. Seiring perkembangan kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat, kebutuhan akan BTS(Node B) semakin bertambah, hal ini menyebabkan banyaknya jumlah menara BTS da menyebabkan pemandangan yang kurang bagus bagi visualisasi kota.oleh karena itu perlu dilakukan optimisasi penempatan menara BTS. Salah satu metode untuk mengoptimasi adalah Quantum-behaved Particle Swarm Optimization. Maka dalam penelitian ini akan dirancang simulasi optimasi penempatan BTS menggunakan QPSO dengan parameter yang akan dioptimasi adalah Coverage Area dan Trafik. Dari hasil penelitian yang dilakukan, Algoritma QPSO mampu mengurangi jumlah BTS dari 55 BTS menjadi 43 BTS.Kata Kunci : UMTS900, BTS, QPSO
STRATEGI IMPLEMENTASI MBKM DI PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG Siswanto, Diky; Setiawidayat, Sabar; Istiadi, Istiadi; Rofii, Faqih
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lulusan perguruan tinggi (PT) perlu mampu bersaing di dunia kerja, melakukan studi lanjut, ataupun usaha mandiri. Agar kompetitif di era Industri 4.0, kompetensi mahasiswa perlu diperkuat dengan soft skill, kompetensi penunjang di luar core competence serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan. Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) membebaskan mahasiswa mengikuti pembelajaran di luar program studi (prodi)., yang memberi peluang memperkaya kompetensi yang relevan dengan perkembangan jaman. Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan adalah perumusan kebijakan di tingkat PT serta implementasi MBKM. Pendekatan yang dilakukan adalah (1) perumusan Kebijakan PT dan penyusunan Panduan implementasi MBKM; (2) pengembangan Kurikulum berbasis MBKM; (3) penyusunan Prosedur Operasional Baku MBKM; (4) pengembangan model kerja sama kurikulum antara Prodi dengan mitra eksternal; serta  (5) Implementasi program MBKM. Dari kegiatan diatas diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, implementasi pembelajaran MBKM bisa membantu memberdayakan hingga mempercepat penyelesaian studi mahasiswa. Kedua, implementasi MBKM berpeluang menjadi akselerator pengembangan internal lembaga serta mendorong prodi dan PT membangun sinergi lebih luas dengan mitra. Ketiga, model rekognisi hybrid dari pembelajaran MBKM memungkinkan tidak perlu mengubah struktur kurikulum yang ada serta mempermudah rekognisi kegiatan ke dalam sks. Keempat, penerapan kurikulum OBE bisa mengoptimalkan rekognisi kegiatan MBKM. Pada akhirnya, pelaksanaan MBKM di tingkat prodi menunjang tercapainya IKU PT.
Deteksi Jumlah dan Pengenalan Wajah Manusia Menggunakan Metode Histogram Of Oriented Gradient dan Viola Jones Feni Budi Antono; Faqih Rofii; Istiadi Istiadi
Techno.Com Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.105 KB) | DOI: 10.33633/tc.v19i1.2626

Abstract

Tingkat kejahatan di lingkungan rumah saat ini semakin meningkat. Ada dua kelemahan manusia yang  dimanfaatkan pencuri, yaitu sikap individualisme dan letak rumah yang sulit terjangkau oleh pengawasan keamanan. Solusi yang dilakukan adalah memperkerjakan jasa keamanan untuk menjaga rumah. Pilihan tersebut kurang  efesien bagi pemukiman menengah ke bawah. Solusi lain yang banyak digunakan adalah  sistem keamanan rumah berbasis CCTV. Kelemahan pada sistem yang  aktif terus menerus sehingga membutuhkan penyimpanan data yang cukup besar. Kekurangan dari CCTV tersebut dapat dicover dengan menambahkan fitur-fitur teknologi yang akan menambah presentase velue pada waktu yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan fitur-fitur teknologi tersebut pada nilai akurasi serta error yang dihasilkan pada kamera USB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Histogram Of Oriented Gradient sebagai pendeteksi jumlah manusia dan metode Viola Jones sebagai pendeteksi pengenalan wajah. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan maksimal kamera dalam mendeteksi jumlah manusia didapat pada jarak 5-11 meter antara kamera dengan obyek manusia dengan tingkat nilai error yang lebih rendah dari nilai akurat. Sedangkan pada pengenalan wajah jarak optimal yang didapat adalah 1-3 meter antara kamera dengan wajah yang menghasilkan tingkat nilai error lebih tinggi dari nilai akurat dalam mengenali wajah.
PEMBUATAN ALAT PEMBELAH KAYU DAN PENYERUT BAMBU PADA KELOMPOK USAHA PENGRAJIN SANGKAR BURUNG DI DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Faqih Rofii; Fachrudin Hunaini; Ngudi Tjahjono
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i2.10130

Abstract

Abstrak Meningkatnya jumlah penghobi burung, berdampak terhadap peningkatan permintaan sangkar burung. Salah satu tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produktifitas kelompok usaha pembuatan sangkar burung yang berada di Desa Toyomarto, Singosari Malang. Permasalahan produksi yang dapat diidentifikasi adalah terbatasnya peralatan proses produksi yang digunakan, disebabkan masih manualnya peralatan kerja pada proses pembelahan kayu, pembelahan bambu menjadi jeruji dan penyerutan jeruji agar menjadi halus. Prioritas permasalahan yang diselesaikan adalah perancangan dan pembuatan meja pemotong dan pembelah kayu menggunakan penggerak motor listrik, perancangan dan pembuatan alat serut dan penghalus bambu untuk jeruji sangkar menggunakan penggerak motor listrik serta peningkatan kemampuan tenaga kerja dalam pengoperasian peralatan tersebut. Adapun metode pelaksanaannya adalah merancang, merealisasikan, menguji dan mendemonstrasikan alat, serta melatih dan mendampingi pemakaian alat. Hasil yang dicapai dari pembuatan alat pembelah kayu dan penghalus bambu ini adalah kayu yang dibelah lebih lurus dan halus, dapat mengatur ketebalan kayu yang dibelah, dan proses pembelahan dan penghalusan menjadi lebih cepat.Kata kunci: Sangkar burung, Pembelah kayu, Penyerut bambu, Motor listrik Abstract The increasing number of bird hobbyists, has an impact on increasing demand for bird cages. One of the goals of this community service activity is to increase productivity of bird cage making business group in Toyomarto Village, Singosari Malang. Production issues that can be identified are the limited equipment used production process, caused still manual work equipment on the process of cleavage of wood, cleavage of bamboo into the bars and grate shrinkage to be smooth. The priority issues that are solved are the design and manufacture of wood cutting and splitting tables using electric motor propulsion, design and manufacture of cutting tools and bamboo polishes for cage bars using electric motors as well as increasing the ability of labor in the operation of the equipment. The method of implementation is to design, realize, test and demonstrate tools, and train and assist the use of tools. The results obtained from the manufacture of wooden and bamboo splitting tools are wood split more straight and smooth, can adjust the thickness of the split wood, and the process of splitting and refining becomes faster.Keywords: Bird cages, Cleavage of wood, Cleavage of bamboo, Electrical Motor
Optimasi Penempatan Menara BTS Menggunakan Quantum-Behaved Particle Swarm Optimization Mohamad Fatkhur Rohman; Faqih Rofii; Fachrudin Hunaini
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5 No 3: November 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.654 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n3.298.2016

Abstract

Universal Mobile Telecommunications System ( UMTS ) is currently regarded as a dream system that replaces the Global System for Mobile Communication ( GSM ) and is one of the evolution of third generation ( 3G ) of mobile networks . One componentof UMTS network is  Node B , Node B can be analogous to the BaseTransceiver Station. Along with the increasing customer need , there need for increasing number of Node B and that can divided the visualize of the city and need optimization of tower placement .Quantum - behaved Particle Swarm Optimization . So in this research be designed simulation optimization placement of base stations using QPSO with parameters to be optimized is the Coverage Area and Traffic .QPSO algorithm can reduce the number of base stations from 55 to 43 BTS.Keyword : UMTS900, Base Tranceiver Station, QPSOAbstrak-Universal Mobile Telecomunication System (UMTS) saat ini dipandang sebagai sebuah sistem impian yang menggantikan Global System for Mobile Communication (GSM) dan merupakan salah satu evolusi generasi ketiga (3G) dari jaringan mobile. Salah satu komponen pendukung jaringan UMTS adalah Node B, Node B dapat dianalogikan sebagai BTS. Seiring perkembangan kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat, kebutuhan akan BTS(Node B) semakin bertambah, hal ini menyebabkan banyaknya jumlah menara BTS da menyebabkan pemandangan yang kurang bagus bagi visualisasi kota.oleh karena itu perlu dilakukan optimisasi penempatan menara BTS. Salah satu metode untuk mengoptimasi adalah Quantum-behaved Particle Swarm Optimization. Maka dalam penelitian ini akan dirancang simulasi optimasi penempatan BTS menggunakan QPSO dengan parameter yang akan dioptimasi adalah Coverage Area dan Trafik. Dari hasil penelitian yang dilakukan, Algoritma QPSO mampu mengurangi jumlah BTS dari 55 BTS menjadi 43 BTS.Kata Kunci : UMTS900, BTS, QPSO
SISTEM PENGENDALIAN GENERATOR SET SECARA WIRELESS BERBASIS ARDUINO DENGAN MODBUS TCP DAN LOGIKA FUZZY Lutfianto Lutfianto; Faqih Rofi’i; Moch. Mukhsim
Teknika: Engineering and Sains Journal Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/tesj.v2i1.221.1-10

Abstract

Sistem pengendalian generator set secara wireless berbasis arduino dengan logika fuzzy adalah alat yang mempunyai sistem dengan kemampuan untuk mengontrol dan memonitor generator set dari lokal maupun dari jarak jauh melalui jaringan wifi dengan protokol modbus TCP. Kemampuan lain yang dimiliki alat tersebut adalah dapat menstabilkan putaran mesin penggerak dan tegangan keluaran generator yang berbasiskan kontroler logika fuzzy, sebagai generator set protection sistem dan sebagai back-up power sistem jika jaringan listrik mati. Sistem kontrol tersebut dirancang dari Arduino Mega 2560, arduino nano, GLCD 128X64, optocoupler, modul step down LM 2596. Dan wifi router TL-MR 2030. Tenaga yang dihasilkan maksimum 800 watt dengan tegangan 220 Volt AC ± 5% dengan frekuensi 50Hz ± 5%, dan dapat dikendalikan dari jarak maksimum 20 meter menggunakan jaringan wifi.
SISTEM KONTROL KECEPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN PID�MQPSO Elkana Ishak; Fachrudin Hunaini; Faqih Rofii
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penalaan pada pengontrolan kecepatan motor dc biasanya dilakukan secara manual dengan berdasarkan pada teori penalaan. Teori penalaan yang sering digunakan adalah metode Ziegler-Nichols disamping metode Trial-Error. Kendala yang dialami oleh metode penalaan ini adalah respon yang dihasilkan belum optimal. Penelitian ini menggunakan algoritma MQPSO (Modified Quantum behaved Particle Swarm Optimization) untuk optimasi parameter Kp, Ki, dan Kd dari hasil penalaan metode Ziegler-Nichols. MQPSO merupakanpengembangan dari algoritma PSO (Particle Swarm Optimization) dan QPSO (Quantum behaved Particle Swarm Optimization). MQPSO memiliki perilaku pencarian partikel yang lebih detail karena memperhitungkan posisi partikel terhadap mbest dan gbest. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa penalaan MQPSO menghasilkan parameter PID yang memiliki respon paling optimal dibandingkan penalaan QPSO, PSO, dan Ziegler-Nichols. MQPSO menghasilkan settling time sistem sebesar 41.0201ms, sedangkan QPSO sebesar 42.8276ms, PSO sebesar 43.7008ms, dan Ziegler-Nichols 61.8571ms.
PENGEMBANGAN KURIKULUM TEKNIK ELEKTRO BERBASIS KSKI-MBKM Faqih Rofii; Diky Siswanto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengekplorasi model pengembangan kurikulum Teknik Elektro Universitas Widyagama Malang berbasis Kerja Sama Kurikulum Dan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (KSKI-MBKM). Pengembangan kurikulum perguruan tinggi wajib mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI). Di era Revolusi Industri 4.0, tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi dalam pengembangan kurikulum adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan literasi data, teknologi, dan literasi manusia yg berakhlak mulia. Pengembangan kurikulum sebagaimana merujuk Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Di Era Industri 4.0 terdiri dari penetapan profil lulusan dan perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL); penetapan bahan kajian dan pembentukan mata kuliah; penyusunan matriks organisasi mata kuliah dan peta kurikulum; Penetapan mata kuliah rekognisi hasil dari kegiatan MBKM; pembuatan perangkat pembelajaran; dan pembuatan panduan pelakksanaan MBKM.
ELAAH MODEL-MODEL PROPAGASI RADIO UNTUK SISTEM RADIO DUA-ARAH PITA VHF-UHF PADA AREA PERTAMBANGAN TERBUKA DAERAH TROPIS Diky Siswanto; Faqih Rofii; Chauliah Fatma Putri
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prasarana telekomunikasi diperlukan untuk menunjang operasional pertambangan dengan area sangat luas. Sistem komunikasi radio dua-arah yang paling layak dipertimbangkan untuk melayani area tersebut diatas. Agar sistem radio bisa menghasilkan performa yang optimal perlu adanya perencanaan jaringan radio, yang melibatkan penggunaan model propagasi radio. Permasalahan dari penelitian ini adalah cara menentukan model propagasi yang sesuai untuk sistem radio dua-arah pada pita very high frequency dan ultra high frequency (VHF-UHF) pada area pertambangan terbuka dengan kondisi lahan tidak beraturan. Tujuan dari penelitian ini adalah investigasi sejumlah model propagasi radio yang sesuai untuk sistem komunikasi radio dua-arah pada pita VHF-UHF di area pertambangan terbuka dengan kondisi geografis yang tak beraturan untuk daerah tropis, dengan studi kasus di wilayah pulau Kalimantan, Indonesia. Metode yang digunakan adalah penentuan obyek riset, penentuan parameter jaringan radio, investigasi model propagasi, studi literature, analisis dan evaluasi model, klasifikasi model. Hasil analisis menunjukkan Standard Propagation Model memiliki performa terbaik untuk prediksi sistem radio area pertambangan. Namun, metode ini memiliki kekurangan yang memerlukan kalibrasi cukup kompleks.