Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ARISTO

INDONESIA SEBAGAI EMERGING POWER: PERSPEKTIF EKONOMI MILITER Nasution, Robby Darwis
ARISTO Vol 3 No 2 (2015): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v3i2.6

Abstract

Era kepemimpinan SBY, merupakan era baru bagi Indonesia untuk bisa tampil dan menunjukkan eksistensinya terhadap dunia internasional. Berangkat dari era reformasi dimana Indonesia mengalami masa keterpurukan di bidang ekonomi yang tercermin lewat tingginya inflasi saat itu, maka di era kepemimpinan SBY perlahan perekonomian Indonesia berlahan-lahan sudah bisa bangkit dari keterpurukan tersebut. Bukan hanya di sektor ekonomi, tetapi di dalam keaktifan di kancah internasional juga merupakan salah satu indikator kebangkitan Indonesia. Keaktifan Indonesia dalam kancah internasional terlihat dari masuknya Indonesia dalam G-20 dan menjadi The Next 11, yaitu Negara-negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan dalam beberapa tahun kedepan akan muncul menjadi Negara dengan ekonomi yang kuat. Selain itu, demi menjaga keamanan wilayah, pada era SBY ini mulai meningkatkan alutista baik sektor darat, laut, ataupun udara. Hal ini dilakukan demi menjaga kedaulatan dan mencegah konflik yang sering terjadi dengan Negara-negara tetangga, peningkatan kekuatan militer ini semata-mata untuk mengembalikan militer Indonesia kembali menjadi macan Asia.
KORUPSI DAN PELANGGARAN HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA Nasution, Robby Darwis
ARISTO Vol 1 No 2 (2013): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v1i2.23

Abstract

Korupsi merupakan budaya yang sudah lumrah terjadi di Indonesia, dalam keseharian perpolitikan di Indonesia bahkan tidak akan lepas dari aktifitas korupsi dimana pada kenyataannya korupsi sendiri akan berdampak sistemik bukan hanya berdapmapa kepada kemakmuran Negara tetapi juga berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kesejahteraan Masyarakat  sesungguhnya dapat dilihat dari tingkat pemenuhan hak EKOSOB (Ekonomi, Sosial dan Budaya), ketiga poin tersebut merupakan bagian kecil indikator kesejahteraan rakyat. Bersama-sama dengan Hak Sipil, hak ekosob telah diakui secara internasional sebagai bagian dari the international bill of human rights. Kerangka hukumnya menjadi semakin jelas setelah hak-hak tersebut dituangkan dalam perjanjian multilateral yang tertuang dalam Covenan on Economic, Social and Cultural Rights (selanjutnya disingkat CESCR), yang disahkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1966 sebagai pelaksanaan dari prinsip-prinsip yang dimuat dalam DUHAM 1948. Kewenangan negara yang dalam hal ini adalah pemerintah untuk menjamin hak-hak ekonomi, sosial dan budaya di indonesia dirasa tidak memenuhi hasil yang memadai sehingga dapat dilihat dengan masih banyaknya pengangguran, kemiskinan, dan rendahnya tingkat pendidikan warga negara. Selain itu, tingkat korupsi di Indonesia masih sangat tinggi dibanding negara-negara lain yang menyebabkan tingkat pelanggaran hak EKOSOB di Indonesia masih sangat tinggi.
Analisis Efektifitas Pola Rekrutmen Kader Rantingmuhammadiyah Di Ponorogo Nasution, Robby Darwis
ARISTO Vol 6 No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v6i1.782

Abstract

professional resources that can support all kinds of vision, mission or goals of the organization. To get members who have a high professionalism of course required a good recruitment and not just random, because how many members of an organization would be meaningless if not have adequate competence. Conversely, if an organization, although having few members but in each member has adequate competence, then the rate of development of the organization will run well then it is important that large organizations such as Muhammadiyah looking for the right pattern in recruitment cadres in order to support organizational performance. Furthermore, in this research will use descriptive qualitative research method by taking samples from three twigs in Ponorogo regency which represents the central city area, the central area and the periphery. The conclusion this research is recruitment pattern owned by the Muhammadiyah organization is Muhammadiyah educational institution, employee charity Muhamamdiyah, and the general public and there is no direct recruitment process.Orientation or encouragement of prospective members to participate in Muhammadiyah organization other than it is as a medium of learning and means of worship (non-profit oriented). This is very different from the existing recruitment theory where recruitment theory in general is on profit oriented organizations or companies.