This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Ojo Kurdi
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERANCANGAN DAN ANALISIS BRACKET BATERAI PACK BIS LISTRIK MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Tsaqif Al Farrel Ghazali; Ismoyo Haryanto; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bracket baterai pack merupakan komponen yang perlu diperhatikan karena berfungsi untuk menopang baterai pack. Baterai pack sebagai komponen utama yang memiliki massa besar memerlukan bracket dengan struktur yang cukup kuat untuk menahan beban dari baterai pack saat bus listrik digunakan. Untuk mendapatkan desain struktur bracket yang kuat, diperlukan perancangan dan analisis pembebanan dengan metode elemen hingga menggunakan software ANSYS 2020R1. Perancangan dilakukan dengan menentukan desain requirement dan mengumpulkan referensi model bracket. Beberapa model bracket yang telah dirancang diseleksi untuk menentukan model bracket yang akan dikembangkan dan dianalisis. Analisis metode elemen hingga dilakukan untuk mendapatkan tegangan von-mises, deformasi, dan factor of safety dari struktur bracket baterai pack dengan variasi profil C, I, dan hollow dan ketebalan 3mm dan 5mm. Material yang digunakan adalah Stainless Steel jenis SUS201. Bracket digunakan untuk menahan beban dari dua buah baterai pack dengan massa masing-masing sebesar 215 Kg. Massa bracket yang didapat untuk masing-masing ketebalan 3mm dan 5mm sebesar 23,00 Kg dan 55,30 Kg pada profil C, 32,70 Kg dan 50,20 Kg pada profil I, serta 46,70 Kg dan 72,30 Kg pada profil hollow. Von-mises stress, factor of safety, dan massa bracket digunakan untuk menentukan jenis bracket yang cocok digunakan.
ANALISIS PERFORMA SAMBUNGAN SIPHONIC ROOF OUTLET DAN VARIASI DESAIN SAMBUNGAN UNTUK MENCEGAH KEBOCORAN BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA Adi Dangan Mukti; Achmad Widodo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa sambungan Siphonic Roof Outlet (SRO) dan mengevaluasi variasi desain baut guna mencegah kebocoran akibat distribusi tegangan yang tidak merata. Masalah utama pada sistem SRO adalah kebocoran di area sambungan yang dapat mengganggu efek vakum aliran. Analisis dilakukan melalui pendekatan simulasi Finite Element Method (FEM) menggunakan perangkat lunak ANSYS dengan material Stainless Steel 304. Simulasi pada desain baseline menunjukkan adanya risiko kebocoran karena nilai contact pressure di beberapa area groove mencapai 0 MPa, tidak memenuhi standar keamanan minimum 1,1 MPa. Optimasi torsi baut dilakukan untuk mendapatkan gaya prategang yang ideal, di mana nilai 1,8 Nm (1500 N) memberikan hasil paling stabil. Variasi desain dilakukan dengan memodifikasi jumlah baut (9, 10, 11, dan 12) serta menambahkan washer berdiameter luar 22 mm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi 10 baut dengan penambahan washer 22 mm pada torsi 1,8 Nm merupakan desain paling optimal. Desain ini berhasil menghasilkan tegangan ekuivalen maksimum sebesar 301,51 MPa dan deformasi sebesar 0,17 mm. Yang terpenting, distribusi contact pressure pada seluruh jalur seal mencapai status sticking dengan nilai minimum 1,1 MPa, sehingga secara efektif dapat mencegah potensi kebocoran dan menjaga keandalan operasional sistem drainase sifonik.
ANALISIS KEKUATAN SIPHONIC ROOF OUTLET (SRO) DENGAN PENGUJIAN BEBAN DAN MONITORING REGANGAN MENGGUNAKAN STRAIN GAUGE Bagus Setiawan; Achmad Widodo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kekuatan struktural Siphonic Roof Outlet (SRO) tipe non-bowl finless laminar agitating flow (NOFMIF) yang menerima beban mekanis operasional. Analisis dilakukan melalui pendekatan simulasi Finite Element Method (FEM) menggunakan material Light Metal 6 dan divalidasi dengan pengujian eksperimental berbasis standar DIN EN 1253. Pengujian eksperimental menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dengan pembebanan tekan statis sebesar 1,5 kN, didukung instrumen pengukuran strain gauge dan Linear Variable Differential Transformer (LVDT) untuk memonitor regangan dan deformasi. Hasil komparasi menunjukkan kesesuaian yang baik antara simulasi dan eksperimen, dengan error rata-rata di bawah 10%. Pada titik beban sentral (Titik 1), regangan hasil eksperimen tercatat sebesar 0,00036 dengan selisih 8,88% dari simulasi. Nilai deformasi sisa (permanent set) setelah penahanan beban 5 menit terukur sebesar 0,06 mm, jauh di bawah ambang batas toleransi standar DIN EN 1253 sebesar 1 mm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain dan material SRO yang diuji memiliki integritas mekanik yang memadai dan aman untuk diaplikasikan.
ANALISIS STRUKTUR UNDERFRAME DUMP TRUCK KAPASITAS 32 TON DENGAN MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Ray Timotius Silalahi; Djoeli Satrijo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan hal penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dengan adanya transportasi, pekerjaan manusia menjadi sangat terbantu. Mulai dari perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya dan juga memindahkan barang dapat dengan efisien dilakukan karena adanya transportasi. Bisa dikatakan, kehadiran transportasi dapat membantu bisnis dan juga kelancaran roda ekonomi. Salah satu contoh dari transportasi adalah truk. Komponen yang sangat penting dalam kendaraan adalah sasis. Sasis berfungsi sebagai penopang komponen truk serta menyokong beban dari kendaraan. Sasis biasanya terbuat dari material besi atau baja yang telah didesain khusus sehingga mampu menahan beban yang diterima dan dapat memenuhi segala kebutuhan seperti keamanan dan ketahanan truk itu sendiri. Sasis didesain khusus untuk mampu menahan beban yang ada pada truk, yang mana tegangan akan terjadi pada saat truk dibebani oleh beban truk itu sendiri ataupun saat mendapat beban tambahan dari muatan. Karena sasis berperan penting dalam kendaraan, maka harus dipastikan sasis memiliki struktur yang kuat. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisis pada sasis dump truck untuk memastikan kualitas dari strukturnya. Hasil dari simulasi statis yang dilakukan pada sasis dump truck, didapatkan nilai tegangan von-mises sebesar 195,53 MPa untuk pembebanan vertikal, 195,6 MPa untuk pembebanan lateral, 197,51 MPa untuk pembebanan gaya dorong, 139,78 MPa untuk pembebanan pengereman, 221,24 MPa untuk pembebanan masuk lubang, 227,23 MPa untuk pembebanan dua roda masuk lubang, dan 312,36 MPa untuk pembebanan kombinasi. Hasil ini masih tergolong aman karena jauh dibawah kekuatan luluh atau yield strength yang memiliki nilai 620,4 MPa.
Analisis Dinamika Kendaraan Mobil Antawirya Pada Saat Cornering Aris Haryanto; Budi Setiyana; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil saat ini menjadi alat transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat umum. Produsen mobil saat ini yang terus mengembangkan performa mesin dan desain agar selalu dalam kondisi aman dan nyaman pada saat dikendarai terutama didalam ruang kemudi agar minim terjadi kecelakaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan yaitu mengalami slip condition pada saat kendaraan melakukan cornering. Pentingnya faktor keamanan dan keselamatan kendaraan mobil. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan variasi radius putar dan kecepatan yaitu radius 10 m, 15 m, dan 20 m sedangkan variasi kecepatan 20 km/h, 30 km/h, 40km/h. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah mobil Antawirya Undip. Pengujian constant speed dan constant radius tertentu mendapatkan kondisi dinamik dari mobil antawirya yang terdiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan aman maksimum dengan radius 10 m yaitu 30 km/h, radius 15 m adalah 30 km/h dan pada radius 20 m yaitu 40 km/h.
ANALISIS PERUBAHAN TEGANGAN PADA FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK OCTAGONAL MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Sultan Alif Pranatagama; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan fasilitas transportasi sangat dibutuhkan dan terus meningkat seiring perkembangan jaman. Negara Indonesia adalah negara berkmbang, maka kebutuhan transportasi sangat krusial terhadap perkembangan setiap daerahnya. Kereta api sudah dipilih menjadi transportasi massal bagi Masyarakat Negara Indonesia dikarenakan dikenal sebagai transportasi yang cepat dan aman, serta ramah lingkungan. Namun, perkembangan teknologi membuat banyak negara berinvestasi dalam sistem kereta api yang lebih cepat dan lebih canggih. Kereta api cepat adalah transportasi massal dengan menggunakan rel yang dapat menempuh kecepatan diatas 250 Km/Jam. Sistem yang memungkinkan untuk kereta berlaju dengan ccepat juga memerlukan pengereman yang sepadan dengan kecpatannya. Pada dasarnya sistem pengereman yang digunakan pada kereta api cepat tidak jauh berbeda dibandingkan dengan kereta api konvensional, namun memiliki beberapa sistem tambahan untuk mengimbangi tenaga yang harus dihentikan. Sistem pengereman dengan menggunakan cakram masih digunakan untuk kecepatan terentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut pemasangan brake pad/friction block (kampas rem) terhadap gerak rotasi disc brake (piringan cakram), variasi yang digunakan adalah 0°, 22,5°, dan 30°. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method) untuk mengetahui sebaran tegangan dan regangan von-mises yang terjadi pada sistem pengereman dengan friction block berbentuk octagonal. Metode elemen hingga (Finite Element Method) menggunakan analisis transient structural dengan nilai konvergensi >1%. Penggunaan geometri dan properti material mengacu pada penelitian Z,Y, Xiang, dkk. Proses simulasi dan analisis menghasilkan data  equivallent stress Von-mises terbesar pada variasi 30°, sedangkan nilai terkecil terdapat pada variasi 0°. Data equivallent elastic strain Von-mises terbesar terdapat pada variasi 30°, dan nilai elastic strain Von-mises terkecil terdapat pada variasi 0°.
ANALISIS PENGARUH BEBAN MEKANIS DAN NEGATIVE PRESSURE PADA AIR BAFFLE SIPHONIC ROOF OUTLET TIPE NON-BOWL FINLESS LAMINAR AGITATING FLOW (NOFLAF) DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Putra Yudha Pratama; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siphonic roof outlet telah menjadi pilihan yang efisien dalam mengatasi permasalahan pembuangan air hujan dari atap bangunan komersial. Sistem ini berbasis pada prinsip siphon yang memungkinkan air hujan dihisap dengan kecepatan tinggi melalui pipa saluran, sehingga memungkinkan aliran air yang lebih besar dengan menggunakan diameter pipa yang lebih kecil. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui material siphonic roof outlet yang paling baik menahan beban eksternal berupa beban statis, beban impak akibat tabrakan sepatu, beban impak akibat tabrakan bola besi dan negative pressure. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan simulasi pembebanan dengan  Finite Element Method (FEM) pada sebuah geometri siphonic roof outlet untuk mengetahui nilai dan distribusi equivalent von-mises stress, total deformation dan safety factor. Pada pembebanan statis, digunakan 6 variasi material yaitu Aluminum Alloy Cast 383, Stainless Steel 304, Brass C26800, Polycarbonate, Acrylic dan PVC. Sedangkan pada pembebanan impak, digunakan 2 variasi material yaitu Stainless Steel 304 dan Polycarbonate. Hasil penelitian menunjukan bahwa material siphonic roof outlet yang paling baik menahan pembebanan statis yang diterapkan adalah material Stainless Steel 304 dengan nilai equivalent von-mises stress sebesar 40,309 MPa, nilai total deformation sebesar 0,034537 mm, dan nilai safety factor sebesar 5,0113. Material yang paling baik menahan pembebanan impak tabrakan sepatu adalah Stainless Steel 304 dengan nilai equivalent von-mises stress sebesar 74,12 MPa, nilai total deformation sebesar 0,075735 mm, dan nilai safety factor sebesar 2,7253. Selain itu material yang paling baik menahan pembebanan impak tabrakan sepatu adalah Stainless Steel 304 dengan nilai equivalent von-mises stress sebesar 562,33 MPa, nilai total deformation sebesar 2,1103 mm, dan nilai safety factor sebesar 0,35922.
ANALISIS TEGANGAN FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK CIRCULAR MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD JURNAL TEKNIK MESIN S-1 Aldian Dwi Pangestu; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis tegangan pada friction block kereta api kecepatan tinggi dilakukan menggunakan Finite Element Method, baik dalam kondisi statik maupun transient. Studi ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan dan keamanan sistem pengereman kereta api kecepatan tinggi. Simulasi statik menunjukkan deformasi keseluruhan yang aman, namun ujung atas friction block mencapai batas deformasi maksimum 0,39131 mm, berpotensi menyebabkan kerusakan struktural. Shear stress secara umum memadai dan memberikan hasil yang optimal. Safety factor secara umum memadai, kecuali pada dekat permukaan ass disc brake. Simulasi thermal statik menunjukkan peningkatan temperatur pada bagian bawah disc brake hingga 24,99℃, sementara disc brake mengalami penurunan yang tidak signifikan. Simulasi transient dengan kondisi berputar mengungkapkan deformasi minimum pada friction block, tetapi disc brake mencapai deformasi maksimum, menandakan batas elastisitas tercapai. Shear stress menunjukkan nilai yang optimal, namun perlu perhatian pada area disekitar permukaan ass disc brake. Safety factor menunjukkan keamanan struktural keseluruhan, tetapi perlu perhatian terhadap deformasi maksimum pada disc brake. Simulasi thermal transient menunjukkan peningkatan temperatur di sekitar ass disc brake, tetapi friction block tetap pada temperatur minimum.
ANALISIS PENGARUH BEBAN MEKANIS DAN BEBAN TEMPERATUR PADA AIR BAFFLE SIPHONIC ROOF OUTLET TIPE NON-BOWL FINLESS LAMINAR AGITATING FLOW (NOFLAF) DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Adit Rizqi Suarno Putera; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siphonic roof outlet telah menjadi pilihan yang efisien dalam mengatasi permasalahan pembuangan air hujan dari atap bangunan komersial. Sistem ini berbasis pada prinsip siphon yang memungkinkan air hujan dihisap dengan kecepatan tinggi melalui pipa saluran, sehingga memungkinkan aliran air yang lebih besar dengan menggunakan diameter pipa yang lebih kecil. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui material siphonic roof outlet yang paling baik menahan beban eksternal berupa beban statis, beban impak akibat tabrakan sepatu, beban impak akibat tabrakan bola besi dan beban temperatur. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan simulasi pembebanan dengan  Finite Element Method (FEM) pada sebuah geometri siphonic roof outlet untuk mengetahui nilai dan distribusi equivalent von-mises stress, total deformation dan safety factor. Dalam penelitian ini, material yang disimulasikan adalah Aluminum Alloy Cast 383, Stainless Steel 304, Brass C26800, Polycarbonate, Acrylic, dan PVC pada pembebanan statis dan Stainless Steel 304 serta Polycarbonate pada pembebanan impak. Dari hasil simulasi tesebut didapatkan material terbaik untuk siphonic roof outlet yang mampu menahan beban eksternal adalah Stainless Steel 304. Material ini menunjukkan safety factor terbaik, yaitu 13,06 pada pembebanan statis dan beban temperatur. Selain itu, safety factor terbaik pada pembebanan impak akibat tabrakan sepatu dan beban temperatur sebesar 2,8325 dan total deformation terkecil yang dicapai adalah 2,2025 mm pada pembebanan impak akibat tabrakan bola dan beban temperatur.
PERANCANGAN ULANG KONVEYOR SABUK DENGAN KAPASITAS 2000 TON/JAM Jeremy Sahat; Djoeli Satrijo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konveyor merupakan peralatan pemindahan dalam industri yang digunakan untuk memindahkan suatu benda dengan jarak yang tetap serta muatan yang tetap. Konveyor terbagi menjadi beberapa jenis, salah satu yang paling umum digunakan adalah konveyor sabuk. Konveyor sabuk terdiri dari beberapa komponen utama diantaranya ialah: belt, pulley, sistem pengerak, dan idler. Penelitian ini dilakukan untuk merancang sebuah konveyor menggunakan bantuan CAD (Computer aided design) dengan kapasitas 2000 ton/jam dengan material angkut batu bara. Perancangan menggunakan CAD menghasilkan geometri sebagai berikut, panjang drive pulley 1600 mm, diameter drive pulley 800 mm, panjang tail pulley 1600 mm, diameter tail pulley 630 mm, panjang bend/snub pulley 1600 mm, diameter bend/snub pulley 500 mm, panjang shaft pulley 2180 mm, diameter shaft pulley 130 mm, panjang carrying idler 530 mm, diameter carrying idler 159 mm, panjang return idler 1600 mm, diameter return idler 159 mm. Analisis FEA yang dilakukan pada drive pulley menghasilkan total deformasi maksimal 0,50757 mm dan minimum 0,00038796 mm, shear stress maksimal 93,062 Mpa dan minimum -89,963 Mpa, dan tekanan kontak maksimal 0,19748 Mpa dan minimum 0 Mpa. Analisis FEA yang dilakukan pada take-up pulley menghasilkan total deformasi maksimal 0,27867 mm dan minimum 0 mm, shear stress maksimal 82,097 Mpa dan minimum -85,04 Mpa.