p-Index From 2021 - 2026
3.335
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Ojo Kurdi
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS DEFLEKSI BEAM DENGAN VARIASI BEBAN DAN JENIS TUMPUAN PADA BEAM MENGGUNAKAN PENGAMATAN EKSPERIMEN, ANALITIS, DAN SIMULASI METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Hanif An Naafi; Budi Setiyana; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beam memegang peranan yang penting dalam banyak aplikasi keteknikan salah satunya adalah konstruksi. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan konstruksi adalah perhitungan defleksi dan tegangan pada elemen-elemen ketika mengalami suatu pembebanan. Defleksi dan tegangan yang terjadi pada elemen-elemen yang mengalami pembebanan harus pada suatu batas yang diijinkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui besarnya defleksi pada beam bermaterial kuningan, mengetahui pengaruh variasi beban dan jenis tumpuan pada defleksi beam, dan membandingkan hasil defleksi yang diperoleh dari tiga metode berbeda. Penyelesaian masalah pada penelitian defleksi beam kuningan ini dilakukan dengan metode analitis, metode simulasi numerik, dan metode eksperimen. Besarnya defleksi yang diperoleh dari metode ekspesimen, perhitungan analitis, dan simulasi MEH adalah defleksi terbesar terjadi pada beam kuningan tumpuan jepit-rol variasi beban P = 493 gram dan jarak x = 32 cm dengan besar defleksi yaitu 0,59 mm, 0,6154 mm, dan 0,61752 mm. Sedangkan defleksi terkecil terjadi pada beam kuningan tumpuan jepit-jepit variasi beban P = 125 gram dan jarak x = 5 cm dengan besar defleksi yaitu 0,01 mm, 0,00958 mm, dan 0,0092643 mm. Dari penelitian didapat pengaruh variasi beban P pada defleksi beam berbanding lurus dengan besarnya defleksi yang dihasilkan. Dari penelitian didapat juga  beam kuningan tumpuan jepit-rol menghasilkan defleksi yang lebih besar dibandingkan dengan defleksi pada beam kuningan tumpuan jepit-jepit. Dari penelitian didapat perbedaan nilai defleksi beam kuningan dari tiga metode berbeda yang disebabkan oleh human error dan keterbatasan instrument pengukuran defleksi.
ANALISIS FRAME CHASSIS TRUK MEDIUM DUTY DENGAN PEMODELAN 3D DAN METODE ELEMEN HINGGA UNTUK KEBUTUHAN INDUSTRI Alief Fernanda Al Yarham; Djoeli Satrijo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medium duty truck merupakan satu kendaraan komersial terkemuka dalam industri otomotif berat. Dalam klasifikasi internasional, truk ini termasuk dalam kelas 4 hingga 6, dengan Gross Vehicle Weight Rating (GVWR) berkisar antara 16.000 kg hingga 38.000 kg Dalam upaya untuk meningkatkan performa, keamanan, dan keandalan truk tersebut, penelitian ini difokuskan pada pemodelan 3D dan analisis statis frame chassis truk menggunakan metode elemen hingga. Variabel penelitian ini adalah deformasi, equivalent von misses stress, dan factor keamanan.  Pada penelitian ini, model yang digunakan adalah Hino 500 FM 2628 dengan jenis frame chassis yang digunakan adalah ladder frame dengan panjang bagian main member 7.446 mm dan lebar chassis adalah 804 mm. Bagian main member berbentuk beam C section dengan tinggi 298 mm, lebar flange 80mm, dan ketebalan 7mm. penelitian ini ditujukan untuk menganalisis kekuatan frame chassis truck tersebut dengan analisis pembebanan berupa beban vertical bending, beban belok, beban pengereman, beban gaya dorong, dan beban torsional sebagai pembebanan statis. Dan untuk pembebanan low dynamic dibatasi pada modal analysis dengan 5 modus getar. Hasil dari analisis frame chassis medium duty ini akan digunakan untuk mengetahui apakah secara struktural, frame tersebut cukup kuat dan dapat diandalkan.
ANALISIS MATERIAL DAN GEOMETRI ELASTOMER PADA SAMBUNGAN SIPHONIC ROOF OUTLET UNTUK MENCEGAH KEBOCORAN BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Syaichur Rohman; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem drainase siphonic roof outlet (SRO) beroperasi dengan memanfaatkan tekanan negatif, sehingga menuntut kinerja sealing yang sangat baik pada komponen sambungannya untuk mencegah kebocoran udara maupun air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan material dan desain geometri elastomer yang optimal pada sambungan SRO menggunakan simulasi Finite Element Method (FEM) dengan perangkat lunak ANSYS Static Structural. Variasi yang diteliti meliputi jenis kekerasan material Ethylene Propylene Diene Monomer (EPDM Shore A60, A65, dan A70), jumlah groove, dan bentuk geometri groove. Hasil uji konvergensi elemen menunjukkan hasil stabil pada 578.196 elemen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa material EPDM Shore A65 memiliki distribusi tegangan dan deformasi arah sumbu-Y yang paling merata. Berdasarkan variasi jumlah groove, peningkatan jumlah groove justru menyulitkan pencapaian tekanan kontak minimum yang dibutuhkan. Desain geometri yang paling optimal adalah variasi geometri groove 2 yang menghasilkan tekanan kontak sebesar 1,3 MPa. Penggabungan variasi terbaik (EPDM Shore A65 dengan geometri groove 2) menunjukkan performa sealing yang sangat baik dengan pencapaian nilai tekanan kontak di atas batas minimum yaitu sekitar 1,4 MPa.
IMPROVEMENT DESAIN SUPPORT PIPA SIPHONIC TERHADAP BEBAN EKSPANSI TERMAL MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM Muhammad Arif Nuruzzaman; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem drainase siphonic merupakan metode distribusi air hujan yang memanfaatkan tekanan negatif untuk meningkatkan efisiensi aliran pada jaringan perpipaan [1][2]. Dalam penerapannya, support pipa memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan sistem terhadap pembebanan mekanis dan pengaruh ekspansi termal akibat perubahan suhu lingkungan [3][4]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban ekspansi termal terhadap performa support pipa siphonic serta menentukan desain support yang lebih optimal untuk kondisi iklim tropis di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan Finite Element Method (FEM) berbasis perangkat lunak ANSYS melalui simulasi steady-state thermal dan static structural [5][6]. Analisis dilakukan pada kondisi hujan dan panas berdasarkan data temperatur lingkungan dengan parameter evaluasi performa struktur. Variasi desain dilakukan pada posisi bracing, geometri omega, geometri connection, dan diameter longdrat untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap performa struktur support. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pembebanan termal memberikan pengaruh signifikan terhadap distribusi tegangan dan deformasi pada support pipa siphonic. Variasi geometri omega menghasilkan performa struktur terbaik dibandingkan variasi lainnya. Dengan demikian, desain support hasil improvement dinilai lebih optimal dan layak diterapkan pada sistem perpipaan siphonic di wilayah beriklim tropis.