Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Rutinitas Membaca Al-Qur’an di Pagi Hari Bagi Pembentukan Akhlak Mulia Siswa UPTD SMPN 3 Harau Fatimatuzzahra Alfati; Ulva Rahmi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10418651

Abstract

This research aims to examine the influence of the routine of reading the Koran in the morning on the formation of noble morals in students at UPTD SMPN 3 Harau. The research method used is quantitative research with a correlational study design. Data was collected through questionnaires given to students randomly. The research sample involved 150 students from various grade levels. Data analysis was carried out using regression techniques to determine the relationship between the independent variable (routine of reading the Koran in the morning) and the dependent variable (formation of noble morals). The research results show that there is a positive and significant relationship between the routine of reading the Al-Qur'an in the morning and the formation of students' noble morals (p < 0.05). This means that the more often students read the Koran in the morning, the higher their level of developing noble morals. These findings have the implication that the activity of reading the Koran in the morning can be used as an effective method in forming students' noble character and morals. Therefore, it is recommended that educational institutions and parents pay more attention to the implementation of the routine of reading the Koran in the morning as part of efforts to build students' character and morals in the school environment. This research makes an important contribution in the context of developing Islamic religious education in schools, especially in efforts to form individuals with noble morals and character in society. 
Analisis Kegiatan Muhadarah Dalam Pembentukan Karakter Religius di Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Kumpulan Wira Elvia Susanti; Ulva Rahmi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10418920

Abstract

Adanya berbagai permasalahan pendidikan yang ada, disebabkan lantaran kurangnya penguatan  karakter  siswa,  salah  satunya  melemahnya  karakter  religius  dalam  diri mereka.  Guna  menanamkan  nilai-nilai  karakter  religius tersebut perlunya  strategi penguatan karkater, seperti  yang terjadi di Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Kumpulan , penguatan karakter  dilakukan  melalui pengembangan  program muhadharah. Berdasarkan  hal tersebut  penelitian  bertujuan  untuk  mengetahui  bagaimana peran pengembangan  program muhadharah di Ponpes Syekh Ibrahim Kumpulan dalam upaya penguatan  karakter  religius  siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dampak   strategi   pengembangan   program muhadharah yang   dilaksanakan   dapat memberikan pengaruh dalam penguatan karakter religius siswa aspek ketaatan siswa, meningkatnya toleransi siswa, dan karakter rukun siswa
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI di SDN 04 Kubang Putiah Sania Maizasria; Ulva Rahmi; Arifmiboy Arifmiboy; Hamdi Abdul Karim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4720

Abstract

Dominannya penggunaan model pembelajaran oleh pengajar dalam bentuk ceramah dan tanya jawab, kecenderungan siswa untuk diam ketika guru menjelaskan sesuatu, dan masih banyaknya siswa yang tidak memahami isi ketika ditanya menjadi penyebab utama rendahnya tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Beberapa siswa bahkan mempunyai izin untuk meninggalkan kelas kapan saja karena berbagai alasan. Anak-anak ini cenderung lebih banyak berbicara dengan teman-temannya dibandingkan teman-temannya, terutama dengan mereka yang duduk di pojok belakang. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan 26 siswa kelas IV, penelitian ini berupaya untuk meningkatkan jumlah aktivitas pembelajaran siswa pada topik PAI di SDN 04 Kubang Putiah. Ada dua babak dalam penelitian ini: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dan persentase digunakan dalam proses pengolahan data. Berdasarkan dua siklus yang terdiri dari empat sesi, penelitian menemukan bahwa dengan menggunakan paradigma pembelajaran kooperatif make-a-match meningkatkan aktivitas belajar siswa sebesar 16,23%. Dari 67,30% pada siklus I yang termasuk dalam tingkat aktivitas sedang, menjadi 83,53% pada siklus II yang termasuk dalam tingkat aktivitas tinggi, rata-rata skor aktivitas belajar meningkat. Oleh karena itu, di SDN 04 Kubang Putiah penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif make a match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI
Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) pada Pembelajaran Matematika dalam Meningkatkan Hasil Belajar Muhammad Baihaqi Daulay; Risnawita Risnawita; Aniswita Aniswita; Ulva Rahmi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4721

Abstract

Pembelajaran menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif, baik secara individu maupun kelompok. Keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika sangat dibutuhkan untuk mencapai pemahaman dan prestasi yang baik. Maka adanya siswa yang kurang memahami dan mendapatkan nilai yang rendah dapat diselesaikan dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dalam pembelajaran matematika sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yang dilakukan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bukittinggi. Populasi dalam penelitianini sejumlah 152 orang siswa yang terdiri dari kelas VIII. Teknik pengumpulan data deskriptif ini menggunakan tes hasil belajar yang materi bangun ruang sisi datar. Temuan penelitian ini menggambarkan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran matematika. Perolehan skor prestasi siswa rata-rata 81,827 dengan kategori tinggi.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin di MtsN 6 Agam Suci Endrizal; Ulva Rahmi; Nurhayati Nurhayati
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v3i3.2981

Abstract

The quality of Indonesian education is currently very worrying. Changing times have a big impact on the direction of education, the curriculum is expected to be able to respond to these changes so that students can learn in accordance with the direction of changes that occur. The Pancasila student profile is the embodiment of Indonesian students as lifelong learners who have global competence who behave in accordance with Pancasila values. . Of course, to achieve this, students throughout Indonesia need to work together to achieve international quality students with local cultural values. This research uses a descriptive method with the aim of combining information related to the research subject and the behavior of the research subject in a certain era. It is hoped that this activity will give birth to commendable morals in students. By understanding what is read during prayer, it will create solemnity and enjoyment in worship which will radiate praiseworthy qualities in students. Some students are quick to remember and learn things, but on the other hand there are some students who have difficulty understanding and memorizing.
Analisis kualitas instrumen PAS pada mata pelajaran al-qur’an hadits menggunakan model rasch Ulva Rahmi; Razzaq Fikih Al Zikra; Rizky Illahi Yusnaidi; Miftahir Rizqa
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 24 No. 1 (2026): Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/alqodiri.v24i1.16

Abstract

Evaluasi pembelajaran memiliki peran penting dalam memastikan ketercapaian tujuan pendidikan, namun kualitas evaluasi sangat bergantung pada validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan. Dalam praktiknya, masih banyak instrumen penilaian yang belum melalui analisis empiris secara komprehensif, sehingga berpotensi menghasilkan pengukuran yang bias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen penilaian akhir semester pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits melalui pendekatan Model Rasch yang dipadukan dengan analisis faktor, yaitu Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 253 peserta didik kelas VII di MTsN 2 Kota Bukittinggi. Instrumen yang dianalisis terdiri dari 50 butir soal pilihan majemuk, dengan data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dan JASP untuk menguji validitas konstruk dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki karakteristik unidimensional berdasarkan analisis EFA, serta mengalami peningkatan kesesuaian model setelah dilakukan modifikasi pada tahap CFA, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai indeks fit dan penurunan nilai RMSEA. Selain itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,791 yang mengindikasikan konsistensi internal yang baik. Dengan demikian, instrumen yang dianalisis memiliki kualitas yang memadai untuk digunakan dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Model Rasch dengan EFA dan CFA memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengevaluasi kualitas instrumen, serta disarankan agar pengembangan instrumen dilakukan secara sistematis dan mencakup berbagai ranah kemampuan peserta didik.