Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Etnobotani Keragaman Tumbuhan Pangan dan Pemanfatannya di Desa Labulia Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Lalu Amrullah; Affan Gaffar; Marsahip Marsahip
JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 02 (2023): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v5i02.1003

Abstract

Food is the main human need and continues to increase along with population growth. Food needs can be met from existing natural resources, especially from plants. Ethnobotany is a science that studies interactions between humans and plants, one of which is to meet food needs. The pattern of plant use by a society is closely related to their culture. So the culture of a region can determine the type of food, how it is processed and served. The use of plants is something that is inherent in the Using tribe, especially in meeting food needs. This research aims to gain knowledge about the diversity of types of food plants used by the community in Labulia Village, Jonggat District. The respondents used in this research were 28 people who were people who lived in the area. Data collection was carried out using interviews, questionnaires, random sampling and observation of food plant information including types, benefits and parts of plants used. Food plants used by the people of Labulia Village, 71 species consisting of 41 families. The research results show that the most widely used part of the plant is fruit with a percentage of 83%. This plant is used for foodKeywords: Ethnobotany, Food plant diversity, Labulia Village
SOSIALISASI WAJIB SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU USAHA DI DESA WISATA SURABAYA KEC. SAKRA TIMUR KAB. LOMBOK TIMUR Rahman, Rahayu Safitri; Malita, Soufa; Warsani, Ziana; Gaffar, Affan; Amrullah, Lalu
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 2 Nomor 3, Juli 2024
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v2i3.34

Abstract

Indonesia is a country with a Muslim population of 229.62 million people or around 87.2% of the total population. Consuming and using halal products is an obligation that must be carried out by Muslims so that it has become a lifestyle or halal lifestyle. The Indonesian government has issued a law regarding the obligation of halal certification to guarantee the halalness of a product. Socialization to business actors is an activity that must be carried out to provide information and understanding regarding the obligations of halal certification and providing a halal label on every product circulating in Indonesia. The benefits of halal certification and labeling products are that it can increase consumer confidence because it is guaranteed to be halal, has a USP (Unique Selling Point), is able to penetrate the global halal market, increases product marketability in the market, is a cheap investment compared to the revenue growth that can be achieved . Apart from that, registration to apply for halal certification is also relatively easy and fast via the SIHALAL website.
SOSIALISASI WAJIB SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU USAHA DI DESA WISATA SURABAYA KEC. SAKRA TIMUR KAB. LOMBOK TIMUR Rahman, Rahayu Safitri; Malita, Soufa; Warsani, Ziana; Gaffar, Affan; Amrullah, Lalu
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i2.46

Abstract

Indonesia merupakan Negara dengan populasi muslim mencapai 229,62 juta jiwa atau sekitar 87.2% dari total populasi. Mengkonsumsi dan menggunakan produk halal adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksakan oleh umat muslim sehingga sudah menjadi gaya hidup atau halal lifestyle. Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan undang-undang mengenai kewajiban sertifikasi halal untuk menjamin kehalalan sebuah produk. Sosialisai kepada para pelaku usaha merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan untuk memberikan informasi dan pemahaman mengenai kewajiban sertifikasi halal dan memberikan label halal pada setiap produk yang beredar di Indonesia. Adapun manfaat dari sertifikasi halal dan pemberian label pada produk ialah dapat meningkatkan kepercayaan konsumen karena terjamin kehalalannya, memiliki USP (Unique Selling Point), Mampu menembus pasar halal global, meningkatkan marketability produk di pasar, investasi yang murah jika dibandingkan dengan pertumbuhan revenue yang dapat dicapai. Selain itu pendaftaran untuk mengajukan sertifikasi halal juga sudah tergolong mudah dan cepat melalui website SIHALAL.
PEMBUATAN BERBAGAI OLAHAN MAKANAN TERHADAP KADAR PROTEIN JAMUR PUTIH (Pleurotus ostreatus) Amrullah, Lalu; Muhsinun, Muhsinun
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Juli 2022
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v1i1.1

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) adalah salah satu jenis jamur yang paling banyak disukai oleh masyarakat dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya variasi olahan seperti nugget, bakso dan jamur krispi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh olahan terhadap kandungan protein jamur tiram putih dan menentukan olahan terbaik dengan menggunakan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu jamur tiram putih tanpa perlakuan (kontrol), jamur tiram yang diolah menjadi nugget, jamur tiram putih yang diolah menjadi bakso dan jamur tiram putih yang diolah menjadi jamur krispi. Analisa yang digunakan adalah Analisa of Varian (Anova) dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein pada jamur tiram putih tanpa perlakuan sebesar14,73 %, jamur tiram putih yang diolah menjadi nugget sebesar 21,62 %, Jamur tiram putih yang diolah menjadi bakso sebesar11,44 % dan Jamur tiram putih yang diolah menjadi jamur tiram krispi sebesar6,48 %. Dapat disimpulkan bahwa olahan mempengaruhi kadar protein jamur tiram putih dan nugget memiliki persentase kadar protein tertinggi yaitu sebesar 21,62% dengan nilai beda nyata 6,89 > 5,96 diterima pada taraf signifikan 5%.
JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) SEBAGAI OLAHAN DASAR ISIAN KEBAB Lalu Amrullah; Marsahip
JURNAL TAMPIASIH Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : LPPM, Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is a food ingredient that is widely loved by the public, the nutritional content of oyster mushrooms is quite high, contains nutrients including: protein, fat, phosphorus, iron, thiamin, riboflavin and contains 18 kinds of amino acids which needed by the human body, besides that consuming oyster mushrooms can help lower cholesterol levels, anti-oxidants, accelerate wound healing, repair red blood cells, skin care, and others. Kebab is a fast-food Middle Eastern meal that is quite popular. The purpose of this experiment was to make a formulation of oyster mushroom kebabs by comparing kebabs without liquid milk and with the addition of 35 mL and 70 mL of liquid milk per batter.Methods: The study used an experimental experiment using 3 treatments.Results: The difficulty value in terms of the color of the kebabs made from oyster mushrooms was not attractive enough compared to commercial kebabs made from meat, that the addition of milk to the oyster mushroom mixture did not change the aroma of the mushroom kebabs, according to paneli liquid milk did not add a savory taste to the mushroom burgers. The use of mushrooms as an ingredient in processed kebabs contains lots of vitamins and minerals and is rich in fiber.Conclusion: This study shows that the dough in treatment C has the appearance, color, taste, and soft texture of the resulting kebabs. ABSTRAK Latar Belakang: Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan bahan makanan yang bayak di gandrungi masyarakat, kandungan gizi pada jamur tiram cukup tinggi, memiliki kandungan nutrisi meliputi: protein, lemak, fosfor, zat besi, thiamin, riboflavin dan mengandung 18 macam asam amino yang dibutuhkan tubuh manusia, selain itu mengkonsumsi jamur tiram dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, anti oksidan, mempercepat penyembuhan luka, perbaikan sel darah merah, perawatan kulit, dan lain- lainnya. Kebab adalah makan Timur Tengah siap saji yang cukup digemari. Tujuan dari percobaan ini adalah membuat formulasi kebab jamur tiram dengan membandingkan kebab tanpa susu cair dan dengan penambahan susu cair 35 mL dan 70 mL per-adonan.Metode: Penelitian menggunakan percobaan exsprimental menggunakan 3 perlakuan.Hasil: Nilai kesukaran dari segi warna kebab yang terbuat dari jamur tiram belum cukup menarik dibandinglkan dengan kebab komersial yang terbuat dari daging, bahwa penambahan susu pada adonan jamur tiram tidak merubah aroma kebab jamur, menurut panelsi susu cair tidak menambah rasa kegurihan pada burger jamur. Penggunaan jamur sebagai bahan olahan kebab banyak mengandung vitamin dan mineral serta kaya akan searat.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan adonan pada treatment C mempunyai penampilan, warna, kegurihan, dan tekstur yang lembut pada kebab yang dihasilkan.
Keragaman Pemanfaatan Tumbuhan sebagai bahan pangan alternatif di Desa Labulia Kecamatan Jonggat Lombok Tengah: Keragaman Pemanfaatan Tumbuhan sebagai bahan pangan alternatif di Desa Labulia Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Lalu Amrullah; Affan Gaffar; Ziana Warsani; Soufa Malita; Rahayu Safitri Rahman
JURNAL TAMPIASIH Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM, Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pangan umat manusia sudah mualai dilakuakn sejak lama, karan tumbuhan merupakan salah satu elemen penting dan utama yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup sebagai sumber pangan yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari.Jenis tumbuhan yang dimanfaatkan memiliki keragaman antar daerah yang berbeda.Oleh karna itu dilakuakn penelitian untuk mengtahui jenis tumbuhan apa yang di manfaatkan oleh masarakat desa Labulia. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif yaitu Pengumpulan data dilakukan dengn wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menujukan lima spesies yang umum di gunakan oleh masarakat dalam kehidupan sehari hari adalah : Talas (C. esculenta), Ubi jalar (Ipomoea),Ubi Kayu (M. esculenta),Jagung (zea mays), Pisang (Musa spp).
Pelatihan Deteksi Boraks dan Formalin Menggunakan Indikator Alami di SMA Islam Plus Musthofa Kamal Lombok Timur Affan Gaffar; Ziana Warsani; Lalu Amrullah; Soufa Malita; Rahayu Safitri Rahman
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Mei - Agustus
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v1i2.24

Abstract

Food safety is often associated with health, especially about food poisoning. Cases of food poisoning often occur in Indonesia with a high incidence rate. One of the causes of food poisoning is the presence of food additives such as formaldehyde, borax, and textile dyes in food. To find out whether or not there is borax and formalin in food, a laboratory test must be carried out. However, laboratory tests require quite a lot of money. Therefore the purpose of this community service is to educate the public about hazardous chemicals used for food preservatives and provide training to detect borax and formalin using natural ingredients from plants with fairly accurate results qualitatively. The method used is an experimental method with a laboratory approach which will be carried out with a series of experiments. The ingredients used include turmeric and dragon fruit skin. The food samples analyzed in this activity were crackers, tofu and meatballs which were taken randomly from traders in the montong betok market, East Lombok. The result of this service is that people are educated about hazardous chemicals that are still used by people as preservatives and people are able to detect borax and formaldehyde in food using natural indicators.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA SMA ISLAM PLUS MUSTOFA KAMAL Amrullah, Lalu; Malita, Soufa; Taqiudin, Muhammad; M.Ripai, Agus Sari
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.28

Abstract

Pelatihan Public Speaking ini adalah bagian dari Pengbdian Kepada Masarakat ( PKM) yang telah dilakuan oleh Tim Civitas Academica Institut Teknologi dan Kesehtan Aspirasi, utama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dalam berbicara di depan umum. Tujuan umum dari kegiatan PKM ini adalah memberikan pelatihan dan pengetahuan secara praktis tentang public speaking kepada para siswa SMA Plus Mustofa Kamal. Pelatihan ini juga untuk mengembangkan kompetensi andragogik antara para pembina dalam hal cara berkomunikasi kepada anak- anak penghuni yayasan panti asuhan. Metode yang digunakan adalah metode penyampaian materi secara langsung, simulasi dan diskusi interaktif mengenai dasar public speaking, teknik berkomunikasi yang efektif dan baik, dan berbagai tips untuk mengembangkan diri terutama dalam hal public speaking. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dasar dan teknik public speaking serta praktik langsung. Pelaksanaan dimulai dari tahap observasi awal, orientasi, pengenalan materi, praktek, dan diakhiri dengan evaluasi. Sedangkan untuk penelitian menggunakan metode kualitatif dengan paradigma deskriptif. Adapun hasil penelitian dari kegiatan ini, pengabdi merekomendasikan sebagai berikut: 1) Harus ada pelatihan terus menerus yang didampingi ahlinya, misal bekerja sama dengan lembaga public speaking atau universitas, 2) Harus ada pelatihan tambahan untuk meningkatkan kepercayaan diri.
Praktek Kewirausahaan Mandiri Mahasiswa Institut Teknologi dan Kesehtan Aspirasi sebagai Upaya Peningkatan Skill Menuju Kemandirian Ekonomi Amrullah, Lalu; Gaffar, Affan; Warsani, Ziana; Safitri Rahman, Rahayu; Malita, Soufa; Abdul Majid, Muhip
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): September - Desember
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v1i3.66

Abstract

The aim of this service is to develop the entrepreneurial abilities of students at the Aspiration Institute of Technology and Health. Entrepreneurship service activities are carried out with three series of activities, namely preparation, implementation and evaluation activities. After carrying out this service activity, there was an increase in students' understanding of entrepreneurship. The measurement results show that 31% of students really understand, 63% understand and 6% don't understand. These results indicate that student entrepreneurship service activities provide benefits in increasing student understanding
SOSIALISASI DISIPLIN DAN PELAYANAN PUBLIK APARATUR DESA KALIJAGA SELATAN, KEC. AIKMEL, LOMBOK TIMUR Muh. Nizar; Lalu Amrullah; Nasrullah Nasrullah
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 1 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i1.5942

Abstract

The promotion of discipline and public service is a strategic step in improving the performance quality of village officials. As the spearhead of government, village officials play a crucial role in providing services to the public in a professional, transparent, and accountable manner. This outreach activity aims to increase village officials' understanding of the importance of work discipline and public service standards in accordance with applicable regulations. The implementation method is carried out through counseling, interactive discussions, and evaluation of participant understanding. The results of the activity indicate an increase in village officials' understanding of the importance of discipline, service ethics, and the application of effective and efficient public service principles. This activity is expected to create better village governance and increase public satisfaction with the services provided.