Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penanganan Halangan Pandangan Menggunakan Kalman Filter Pada Robot Beroda Pengikut Manusia Christiawan Nugroho; Angga Rusdinar; Basuki Rahmat
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot diharapkan mampu berinteraksi dengan lingkungannya. Agar interaksi ini dapat dilakukan, robot perlu memiliki kemampuan mengenali lingkungannya. Kemampuan ini dapat diperoleh dengan menggunakan sensor untuk menangkap informasi dari dunia luar. Salah satu sensor yang dapat dipakai adalah kamera. Sensor kamera memiliki fungsi untuk menangkap informasi dari dunia luar dalam bentuk gambar. Dengan sensor kamera, robot mobile dapat dikembangkan untuk mengikuti objek, misalnya manusia. Fungsi ini dapat meningkatkan peran robot sebagai asisten manusia. Dengan mengikuti manusia kemanapun dia berjalan, robot akan selalu berada di dekat manusia. Peran ini memerlukan kemampuan pengenalan objek yang baik, apalagi jika manusia yang diikuti berada di tengah keramaian. Pada tugas akhir ini dirancang sistem pelacakan warna dan sistem penanganan halangan menggunakan Kalman filter pada robot beroda. Robot mengikuti manusia dengan melacak warna target dan mengikuti perpindahan target. Kalman filter digunakan sebagai estimator posisi target ketika target hilang dari pandangan robot untuk waktu dibawah 3 detik. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem penanganan halangan dengan tingkat akurasi untuk kondisi halangan diam dan target bergerak adalah 60% untuk jarak 1,5m, 80% untuk jarak 2 dan 2,5m. Untuk kondisi halangan bergerak dan target diam, tingkat akurasi adalah 75% untuk jarak 1,5m, 80% untuk jarak 2 dan 2,5m. Kata kunci : robot beroda, OpenCV, pengolahan gambar, halangan pandangan, pelacakan warna, Kalman filter
Struktur Organisasi dan Prosedur Continuity Planning pada Layanan Akademik Telkom University Chrishya Buti Pama; Basuki Rahmat; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi yang modern ini, teknologi informasi yang berkembang dengan pesatnya membuat perusahan semakin bergantung dengan keberadaannya. Penggunaan teknologi informasi ini dinilai efektif dan efisien, terutama ketika menghadapi gangguan/bencana sehingga dapat meminimalisasi kerugian yang akan dihadapi oleh perusahaan. Penanganan bencana dengan menggunakan teknologi informasi ini dituangkan ke dalam continuity plan berupa langkah-langkah atau prosedur. Pengimplementasian continuity plan ini melibatkan tim penyelamat untuk mengamankan hal-hal yang dinilai penting, seperti perangkat keras, perangkat lunak, data dan informasi yang dimiliki oleh perusaahan. Perusahaan perlu memiliki struktur organisasi yang tepat dalam penerapan continuity plan. Meskipun, perusahaan telah memiliki struktur organisasi untuk divisi teknologi informasi, perusahaan tetap harus menyediakan organisasi/tim yang berperan dalam pelaksanaan continuity plan. Paper ini memberikan rekomendasi struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab, serta prosedur untuk Direktorat Sistem Informasi Telkom University dalam penerapan continutiy plan. Alternatif struktur organisasi juga akan dibahas pada paper ini. Kata Kunci—Bencana; Continuity Planning; Struktur Organisasi
Implementasi Kontrol Pid Dan Fuzzy Logic Untuk Sistem Kontrol Kecepatan Motor Dc Sebagai Aplikasi Praktikum Kontrol Digital Andriana Febiyanti; Basuki Rahmat; Agung Surya Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses di Industri yang semakin rumit menjadi alasan dibutuhkannya peningkatan dan perbaikan kinerja sistem untuk mendukung proses tersebut berjalan dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem kontrol saling terintegrasi dan dikontrol oleh komputer dengan tujuan keluaran (output) sistem sesuai dengan rencana dan keinginan. Untuk mempelajari sistem kontrol yang handal dalam skala kecil, maka diimplementasikanlah kontrol PID dan fuzzy logic untuk sistem kontrol kecepatan motor DC. Komunikasi modul motor DC dengan arduino mega adalah komunikasi serial, sedangkan komunikasi arduino mega dengan PC dengan jaringan ethernet (LAN). Arduino mega dijadikan sebagai pengumpul data yang dikirimkan dari modul motor DC untuk dikirimkan ke PC. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan memasukkan nilai setpoint, nilai Kp, Ki, Kd yang berubah-ubah dan dapat diatur melalui PC. Kata kunci : PID, fuzzy logic, modul motor DC, arduino mega.
Rancang Bangun Prototipe Pemantauan Posisi Kereta Berbasis Wireless Sensor Network Ade Agung Laksono; Basuki Rahmat; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah sistem kereta, monitoring digunakan untuk berbagai fungsi, misalnya untuk sistem interlocking , pensinyalan, dan lain – lain. Pembuatan prototipe pemantauan posisi kereta berbasis teknologi Wireless sensor network bertujuan untuk memantau posisi kereta. Wireless sensor network berfungsi sebagai jaringan sensor dan jarinngan komunikasi data antara node dengan pusat data. Node adalah gabungan antara sensor, controller dan modul komunikasi. Node sebagai input sistem pemantauan posisi kereta berfungsi sebagai pemantau kereta di sepanjang track kereta. Data dikirim node menuju pusat data, lalu pusat data mengolah data yang dikirimkan node. Hasil dari sistem pemantauan kereta berbasis WSN adalah estimasi posisi dan waktu tiba kereta dari titik awal menuju titik akhir. Nilai posisi dan waktu tiba kereta akan diperbaharui setiap saat hingga kereta sampai di titik akhir. Pelaporan dari hasil pemantauan kereta dikembangkan untuk kontrol kecepatan kereta, sistem palang pintu jalur kereta otomatis maupun sebagai interlocking system. Kata kunci: Wireless Sensor Netwrok, Kereta, Pemantauan, Node, Data
Sistem Otomasi Pintu Pengaman Rel Dan Kereta Listrik Berbasis Wireless Sensor Network M. Efa Arnerio Martha; Basuki Rahmat; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi transportasi pada zaman ini telah berkembang sangat pesat, namun keseluruhan transportasi masih membutuhkan human resource, sebagai contoh kereta listrik. Adanya human resource pada sistem kereta maka memungkinan adanya human error yang dapat menyebabkan kecelakaan seperti pada palang pintu jalan lalu lintas dan tabrakan antara kereta. Oleh sebab itu dibutuhkan sistem otomasi pada kereta guna mengurangi masalah tersebut. Kendali pergerakan dan pintu pengaman jalur kereta listrik merupakan solusi dari sistem otomasi. Human resource bertugas untuk memantau kereta listrik dan keadaan rel jika terjadi adanya masalah. Transmisi node menggunakan topologi star dan topologi tree guna membandingkan waktu transmisi. Topologi star membutuhkan 1.0113 detik untuk mentransmisikan data, sedangkan topologi tree membutuhkan 3.034 detik. Jarak yang dapat dijangkau menggunakan nRF24L01 pada node yaitu 90 meter. Prototipe kereta yang digunakan berjumlah dua buah untuk membandingkan kecepatan. Kecepatan prototipe kereta A adalah 0.1818 m/s pada jalur lurus dan 0.1493 m/s pada jalur belok. Kecepatan prototipe kereta B adalah 0.1860 m/s pada jalur lurus dan 0.1516 m/s pada jalur belok. Sensor pengaman jalur yang digunakan berjumlah empat buah sebagai pendeteksi arah datang kereta. Kata Kunci: Limit Switch, Wireless Sensor Network, Pulse Width Modulation, pengaman jalur, kendali kecepatan.
Perancangan Dan Implementasi Sistem Indoor Localization Berbasis Wireless Sensor Network - Zigbee Wildan Yoga Swara; Basuki Rahmat; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam realita implementasi Wireless Sensor Network, mengetahui lokasi sensor menjadi penting untuk mengelola dan menganalisis data-data sensor dalam konteks spasial dan temporal. Penggunaan WSN sudah semakin meningkat diberbagai sektor seperti militer, kesehatan, penanggulangan bencana maupun pemetaan lingkungan[3]. Keterbatasan cakupan area menjadi pertimbangan dalam perancangan dan pengintegrasian WSN untuk cakupan area yang cukup luas dan detil serta tuntutan hasil yang presisi dan tepat. Integrasi antara WSN dengan sistem lokalisasi bisa menjadi solusi berkenaan dengan keterbatasan internet dalam menjangkau suatu area. Pemetaan lokasi seperti pada ruang-ruang bawah tanah, gedung bertingkat dan wilayah yang luas dapat diatasi dengan sistem Indoor Localization. Hasil percobaan Indoor Localization dalam penelitian ini, nilai error lokalisasi paling besar yang didapat yaitu 0,0966 pada pengujian 7 meter sedangkan nilai error paling kecil yang didapat adalah 0,0929 pada pengujian 10 meter. Error koordinat lokalisasi paling besar bernilai 1,3144 meter. Nilai error lokalisasi terbesar terhadap kondisi ruangan yang berbeda-beda sebesar 0,1078 sedangkan yang terkecil 0,0708. Kata kunci : RSSI, WSN, indoor localization dan Xbee.
Perancangan Pelipat Tegangan Untuk Sistem Catu Daya Pada Elektrolisis Air Dengan Sumber Energi Surya Lazuardi Ma’ruf; Basuki Rahmat; Ekki Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektrolisis merupakan proses pemisahan elektrolit oleh arus listrik. Elektrolisis air akan mengurai menjadi gas hidrogen pada katode dan gas oksigen pada anode. Hasil dari penguraian tersebut akan menghasilkan air yang memiliki nilai pH yang berbeda. Pada tugas akhir ini digunakan panel surya sebagai sumber tegangan listik yang digunakan pada proses elektrolisis. Namun tegangan yang didapat sangatlah kecil dan bergantung pada cahaya matahari. Untuk itu dirancang sebuah catu daya dengan penambahan rangkaian pelipat tegangan guna menghasilkan tegangan yang lebih besar. Rangkaian pelipat adalah rangkaian yang dapat melipatgandakan tegangan AC menjadi tegangan DC. Perancangan pelipat tegangan menggunakan metode penggali tegangan Cocroft-Walton. Rangkaian pelipat tegangan dirancang menggunakan kapasitor 4,7 µF dan dioda tipe 1N4007 dengan penambahan trafo untuk membantu menahan tegangan saat elektrolisis berlangsung. Perancangan catu daya ini mampu menghasilkan tegangan 1358 Volt DC dari panel surya sebelum dipasangkan pada elektrolisis. Dengan beban elektrolisis tegangan tadi akan turun menjadi 298,57 Volt DC dengan arus 0.027714 Ampere. Dengan tegangan tersebut mampu dilakukan proses elektrolisis yang menghasilkan nilai pH air dari 7,9 berubah menjadi 7,5 pada tabung anode dan 8,8 pada tabung katode dengan lama pengujian selama tiga jam pada saat matahari berada pada saat tertinggi antara pukul 11.00-14.00 Kata kunci: elektrolisis air, panel surya, pelipat tegangan
Sistem Monitoring Kesehatan Sapi Dengan Metode Waterfall Melalui Internet Of Things Fadhlul Wafi Siddhi; Basuki Rahmat; Sofia Naning Hertiana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pada penelitian ini, penulis membuat smart necklace untuk memonitoring hewan ternak terkhusus sapi, yang dapat memonitor serta penyimpanan data berbasis web server yang terhubung ke internet dan semua orang berkaitan dapat mengaksesnya melalui website yang nantinya dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Data-data sensor yang terdapat pada sistem smart necklace akan dikirimkan menggunakan konektifitas yang terdapat pada modul SIM7000E dan di-parsing ke Application programming interface (API), data parsing akan di-get ke database web server, database yang digunakan adalah MySQL Database. Selanjutnya data yang terdapat pada database ditampilkan pada website menggunakan protokol HTTP dan HTTPS. Supaya website yang dirancang dapat diakses, penulis membuat sebuah domain dan menyiapkan hosting. Pada pengujian fungsionalitas mendapatkan hasil bahwa semua fitur dapat berjalan dengan baik. Pengujian QoS pada delay dari client ke server dan server ke client masuk ke kategori Very Good dan Good, terhadap standarisasi versi ITU-T G.1010. Pengujian QoS pada throughput dari client ke server dan server ke client masuk ke kategori sangat bagus sesuai dengan standarisasi versi TIPHON. Pengujian QoS pada Packet Loss dari client ke server dan server ke client masuk ke kategori Very Good sesuai dengan standarisasi versi ITUT G.1010. Kata Kunci — smart necklace, website, web server, MySQL, API.
Sistem Kontrol Motor Dc Penggerak Panel Photovoltaic Dengan Metode Gain-schedulling Model Predictive Control (gs-mpc) Praja Cahya Kesuma; Basuki Rahmat; Muh. Zakiyullah Romdlony
eProceedings of Engineering Vol 9, No 2 (2022): April 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Model Predictive Control merupakan jenis suatu kendali dengan metode prediksi. Model Predictive Control (MPC) menggunakan model sistem sebagai prediksi keluaran di masa depan. GainSchedule Model Predictive Control (MPC) digunakan saat model prediksi linier tidak memadai. Dengan menggunakan Gain-Schedule MPC bisa digunakan dengan prediksi linier maupun non linier. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode sistem kendali Gain-Schedule Model Prective Control (MPC). Dengan melakukan pengamatan langsung dan mengumpulkan data dengan cara memonitoring dan mencatat data-data yang di butuhkan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menggerakan motor DC dengan input berupa Pulse With Modulation (PWM) dan output berupa Degree. Tugas akhir ini memiliki nilai fit estimation data pada motor DC sebesar 91% dengan menggunakan system identification pada matlab. Pengendalian MPC hasil proses dipengaruhi oleh cost function, constraint, parameter Np (Prediction Horizon) dan Nc (Control Horizon). Terdapat 3 mode MPC untuk mengatur Gain-Scheduled Model Predictive Control, sinyal pada detik -+ ke 2 dan detik ke 8,5 yang menandakan pergantian kontrol MPC yang di rancang. Kata kunci: Photovoltaic, Model Predictive Control (MPC), Gain-Scheduled Model Predictive Control (MPC) Abstract Model Predictive Control is a type of control with a predictive method. Model Predictive Control (MPC) uses the system model to predict future output. GainSchedule Model Predictive Control (MPC) is used when a linear predictive model is inadequate. By using the Gain-Schedule MPC can be used with linear and nonlinear predictions. This research was conducted using the Gain-Schedule Model Prective Control (MPC) control system method. By making direct observations and collecting data by monitoring and recording the required data. The results of this study are expected to be able to drive a DC motor with input in the form of Pulse With Modulation (PWM) and output in the form of Degree. This final project has a data fit estimation value of 91% for DC motors using the identification system in matlab. Controlling the resulting MPC process is influenced by the cost function, constraint, parameters Np (Prediction
Perancangan Kwh Meter Pintar Yang Terintegrasi Menggunakan Internet Yogi Febrian Nursyamsa; Basuki Rahmat; Husneni Mukhtar
eProceedings of Engineering Vol 9, No 2 (2022): April 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam penyaluran energi listrik dari pembangkit sampai ke pelanggan banyak terjadi penyusutan daya yang terjadi. Pada saat pengiriman energi dari pembangkit lalu mengirimkannya melalui media transmisi daya dan sampai ke Gardu Induk (GI). Untuk mengetahui daya yang terdistribusi dan sampai ke pelanggan maka diperlukan sistem monitoring energi listrik yang dapat diakses secara real time. Smart Grid (SG) atau bisa disebut sebagai Jaringan Listrik Pintar (JLP) merupakan sistem untuk mengefisiensikan energi listrik yang terintegrasi antara perusahaan penyedia listrik dengan penggunanya. Memanfaatkan konsep Internet of things sekarang sudah banyak diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang, maka akan sangat bermanfaat jika merancang sistem monitoring penggunaan daya listrik, baik dari pelanggan atau penyedia listrik seperti PLN. Perangkat dibuat untuk menjembatani pencatatan konsumsi daya antara KWh meter dan dikirimkan melalui koneksi internet. Dengan menggunakan Node MCU 8266 dan menghubungkan perangkat ke internet melalui jaringan internet akan memudahkan monitoring daya listrik yang terpakai di setiap rumah. Penelitian ini memonitoring beban di rumah golongan R-1/TR dengan batas daya 900VA-RTM dengan biaya pemakaian /KWh adalah Rp.1.352,00. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perancangan alat Smart KWh Meter dapat membaca akurasi pada arus sebesar 98.87% dan akurasi pada tegangan sebesar 99,64%. Alat rancangan dapat mengukur daya listrik dan merubah data tersebut menjadi tarif listrik dari energi yang terpakai dan mengirimkan data tersebut ke firebase untuk ditampilkan di real time database. Kata kunci: Grid, Smart Grid, Internet of Things (IoT), Smart KWh Meter, Penyusutan Daya, Efisiensi Energi, Smart Home Abstract In the distribution of electrical energy from the plant to the customer there is a lot of power shrinkage that occurs. At the time of sending energy from the plant then send it through the power transmission media and up to the Substation (GI). To find out the power that is distributed and reach the customer, an electrical energy monitoring system is needed that can be accessed in real time. Smart Grid (SG) or can be referred to as Smart Electricity Network (JLP) is a system to streamline electrical energy that is integrated between electricity providers and its users. Utilizing the concept of the Internet of things has now been widely applied to everyday life. By utilizing the development of that technology, it will be very useful to design a monitoring system for the use of electricity, either from customers or electricity providers such as PLN. The device is made to bridge the recording of power consumption between KWh meters and delivered over an internet connection. Using Node MCU 8266 and connecting devices to the internet over the internet network will facilitate monitoring of the electrical power used in every home. This study monitored the load in the R-1 /TR group house with a power limit of 900VARTM with usage cost / KWh is Rp.1,352.00. From the results of the research conducted it can be concluded that the design of smart KWh meter tools can read accuracy at current by 98.87% and accuracy at voltage of 99.64%. The design tool can measure electrical power and convert that data into electricity tariffs from the energy used and send the data to the firebase to be displayed in the real time database. Keywords: Grid, Smart Grid, Internet of Things (IoT), Smart KWh Meter, Power Shrinkage, Energy Efficiency, Smart Home