Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Application Of Omni-Channel Strategy In Optimizing The Supply Chain Digitalization Process In Indonesia (Case Study: PT X) Putra, Reinardus Andoni Nasera; Prihardianto, Rahaditya Dimas; Arismawati, Paramaditya
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 5 No. 3 (2024): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (July - August
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v5i3.2976

Abstract

PT X is a staple food producer company that employs a make-to-stock (MTS) production strategy. In the implementation of MTS used by PT X, customer needs are met through the sale of ready-made product stocks. The advent of the digitalization era has introduced new strategies that can be applied in the development of the supply chain, particularly in Indonesia. To achieve success in the digitalization process, the omnichannel function involves integrating online and offline channels and providing real-time information and services to customers to enhance their engagement. A profound understanding of omnichannel implementation is required, and this research utilizes a game theory approach as a tool to assess the success of omnichannel. Subsequently, a comparison of the best strategies generated in the game theory modeling needs to be conducted. The aim of this research is to enable companies to have a strategy in digitalization implementation to be more responsive to market changes and meet the increasing expectations of customers. However, to achieve success in omnichannel implementation, companies need to invest and commit to facing challenges and optimizing opportunities offered by this strategy.
Evaluation Of Raw Material Inventory Policies Using Material Requirement Planning (MRP) And Lot Sizing Methods: Case Study Of XYZ MSMEs Rafsanjana, Sasotya Rigan; Prihardianto, Rahaditya Dimas; Arismawati, Paramaditya
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 5 No. 3 (2024): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (July - August
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v5i3.2990

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have an important role in economic growth in Indonesia. Inventory management is one of the key aspects in the operational sustainability of MSMEs, especially raw materials used in the production process. One of them is XYZ MSMEs which is a producer of meatball pentol and meatball tofu products which uses several types of raw materials in its production process. The problem currently being faced is that there are often shortages and excesses in purchasing raw materials during procurement. This research aims to analyze the cost of raw material inventory at XYZ MSMEs using five different Lot Sizing methods, namely Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), Silver Meal (SM), Least Unit Cost (LUC), and Part Period Balancing (PPB). This research uses historical data from MSME XYZ to identify differences in raw material inventory costs between the five MRP methods used. The results of this research show that the Silver Meal (SM) method produces the lowest total inventory costs for beef and tapioca starch as raw materials. Meanwhile, the Part Period Balancing (PPB) method produces the lowest total inventory costs for MSG raw materials.
Analisis Risiko Bahaya dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) pada Industri Kecil Mebel (Studi Kasus : Mebel Homedecore, Driyorejo, Gresik) Safitri, Berliana; Arismawati, Paramaditya; Wahyuni, Ayu Endah
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 3 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i3.29486

Abstract

The HomeDecore furniture industry is a small industry sector that focuses on manufacturing furniture products from wood-based materials. The production process in this furniture involves the process of cutting wood, smoothing wood and the assembly process. This process poses a risk of hazards that result in accidents at work. Broadly speaking, work accidents are caused by two factors, namely human actions that do not meet work safety (unsafe action) and unsafe conditions. The purpose of this research is to identify hazard risks and determine control measures to reduce the risk of work accidents. This research was conducted using the Hazard Identification, Risk Assessment And Determining Control (HIRADC) method to identify hazards, analyze risks and determine risk control measures to ensure the safety of workers. With this research, hopefully it can help reduce the risk of hazards. Based on the results of this study, several recommendations are determined according to the hazard control hierarchy by carrying out control measures such as elimination, substitution, engineering control, administrative and PPE (Personal Protective Equipment. 
Analisis Pengendalian Persediaan Cokelat Compound Menggunakan Metode Continuous Review dan Periodic Review (Studi Kasus CV. Aneka Pangan Indonesia) Iansyah Tegar Samudra; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— CV. Aneka Pangan lndonesia merupakan perusahaan pengolah makanan yang memproduksi cokelat compound dan masih mengelola persediaan secara manual, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara stok dan permintaan, serta tingginya biaya persediaan.aPeneitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode pengendalian persediaan yang lebih optimal dengan membandingkan Continuous Review Systemg(CRS) dan Periodic Review Systemg(PRS) menggunakan pendekatan Hadley-Within. Data yang digunakan meliputi permintaan tahunan, biaya pemesanan,sbiaya simpan, danabiaya kekurangan, yang dianalisis secara kuantitatif untukgmenghitung total biaya persediaan dari masing-masing metode. Hasil analisisgmenunjukkantbahwa metode CRSzmenghasilkan total biaya sebesar Rp13.699.974,00, lebih rendah dibandingkan PRS sebesar Rp23.280.613,00 dan sistem aktual perusahaan sebesar Rp57.195.271,00. Selain lebih hemat biaya, metode CRS juga mampu merespons fluktuasi permintaan dengan lebih baik melalui penetapan titik pemesanan kembaliy(reorder point) dan persediaan pengamant(safety stock) yang optimal, serta memiliki tingkat pelayanan hingga 99,98%. Oleh karena itu, metode CRS dinilai lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan persediaan, terutama apabila didukung oleh sistem digital untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi operasional perusahaan. Kata kunci— aPengendalian persediaan, cokelat compound, aContinuous review system,sPeriodic review system
Analisis Pengendalian Persedian Perangkat ONT Menggunakan Metode Continous Review Di PT Telkom Witel Surabaya Selatan Muhammad Naufal Arief; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Telkom Witel Surabaya Selatan menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan perangkat Optical Network Terminal (ONT), di mana stok yang tersedia sering kali melebihi permintaan aktual. Kondisi ini menyebabkan overstock, meningkatnya biaya penyimpanan, dan menurunnya efisiensi operasional. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini dilakukan pengendalian persediaan dengan metode Continuous Review System (CRS), menggunakan parameter Reorder Point sebesar 116 unit, Safety Stock 10 unit, dan Order Quantity 464 unit, dengan tingkat layanan sebesar 99,7%. Untuk mendukung efektivitas metode, dilakukan analisis sensitivitas terhadap empat variabel: biaya pemesanan, biaya simpan, biaya kekurangan, dan jumlah permintaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa permintaan dan biaya kekurangan merupakan faktor yang paling sensitif terhadap total biaya persediaan, sedangkan biaya pemesanan memiliki dampak paling kecil. Selanjutnya, penerapan metode CRS menghasilkan penurunan total biaya persediaan dari Rp408.129.062 (biaya aktual) menjadi Rp69.830.864,10 (biaya usulan). Artinya, terjadi efisiensi biaya sebesar Rp338.298.197,90 atau penghematan sebesar 82,91%. Dengan demikian, penerapan pengendalian persediaan yang efisien terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Kata kunci— Continuous Review System, Overstock, Safety Stock, Optimal Network Terminal
Identifikasi Risiko Rantai Pasok di Restoran Siap Saji Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Arifah Romizah Zalfa; Ilma Mufidah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Restoran siap saji merupakan salah satu industri kuliner yang berfokus pada penyediaan makanan dan minuman dengan cepat dan efisien. S tudi ini menemukan bahwa restoran siap saji seperti McDonald's di Taman Pinang, Sidoarjo, menghadapi masalah dalam manajemen rantai pasokan tahap pengadaan bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan risiko yang timbul dari rantai pasokan tahap pengadaan bahan baku dan untuk menyarankan cara untuk mengurangi risiko tersebut sehingga operasi menjadi lebih efisien dan pelanggan lebih puas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR). Hasilnya menunjukkan bahwa ada enam kejadian risiko pada tingkat penyedia. Analisa risiko FMEA menghasilkan delapan penyebab risiko, dan dari mereka, tiga yang paling signifikan dipilih untuk diusulkan mitigasi. Kata kunci— FMEA, SCOR, Mitigasi Risiko, Rantai Pasok, Restoran Siap Saji
Perencanaan Aktivitas Distribusi Bahan Baku Untuk Minimasi Biaya di UD Berkah Mandiri Makmur Rayhan Fadhlur Rohman; Paramaditya Arismawati; Silvi Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Distribusi merupakan komponen krusial dalam bauran pemasaran yang merujuk pada aktivitas penyaluran produk dari produsen ke konsumen dengan prinsip efektivitas biaya dan kecepatan layanan. UD Berkah Mandiri Makmur, perusahaan distribusi bahan baku kuliner, menghadapi inefisiensi biaya logistik akibat perencanaan rute distribusi yang belum optimal. Permasalahan ini berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan menurunnya profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi harian menggunakan metode Saving Matrix. Fokus kajian diarahkan pada upaya penyusunan rute yang meminimalkan jarak tempuh dan biaya dengan mempertimbangkan lokasi pelanggan dan depot. Prosedur penelitian meliputi: (1) pengumpulan data geografis pelanggan dan depot, (2) kalkulasi jarak antar titik menggunakan Google Maps, (3) penyusunan saving matrix, (4) verifikasi data jarak, dan (5) validasi simulasi rute. Analisis komparatif dilakukan dengan membandingkan performa rute eksisting dan rute hasil optimasi. Hasilnya, metode Saving Matrix mampu menurunkan jarak tempuh mingguan dari 431 km menjadi 354 km (efisiensi 17,9%) serta menghemat biaya bahan bakar dari Rp2.760.000 menjadi Rp2.375.000 (efisiensi 14%). Dengan demikian, metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi logistik dan layak dijadikan strategi pengambilan keputusan dalam manajemen distribusi. Kata kunci—Distribusi, Perencanaan Rute, Efisiensi Biaya, Saving Matrix
Value Chain Analysis Layanan Indibiz di PT Telkom Indonesia Witel Bali-Sanur Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing M. Shahrul Rohman; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Indibiz merupakan layanan digital bisnis milik PT Telkom Indonesia yang menyasar segmen UKM dan korporasi, namun masih berada di posisi kedua di wilayah Sanur tahun 2024, di bawah IndiHome by Telkomsel. Tantangan muncul akibat strategi harga dan fleksibilitas layanan kompetitor yang dinilai lebih menguntungkan, serta persepsi pelanggan bahwa layanan pesaing sudah mencukupi kebutuhan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas-aktivitas dalam value chain Indibiz untuk mengidentifikasi kontribusinya terhadap penciptaan nilai dari perspektif pelanggan. Metode yang digunakan adalah Value Chain Analysis Porter dan Value Added Analysis, dengan klasifikasi aktivitas ke dalam kategori Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necesarry but Non-Value Added (NNVA). Hasil menunjukkan bahwa 26 dari 34 total aktivitas (76,47%) masuk dalam Value Added, sementara 8 dari 34 total aktivitas (23,53%) tergolong Necesarry but Non-Value Added. Aktivitas pada kategori Services, Outbound Logistics, dan Operations menjadi sumber utama keunggulan bersaing karena memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Kata kunci — Indibiz, Keunggulan Bersaing, Telkom Indonesia, Value Added, Value Chain
Edukasi Keselamatan Kerja Pengelasan Melalui Desain Poster Peringatan, Pengenalan APD, dan Pelatihan Postur Ergonomis Chandra, Huki; Wahyuni, Ayu Endah; Arismawati, Paramaditya; Cahyanti, Ucik Tri
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 1 (2026): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i1.1930

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keselamatan kerja pengelasan melalui edukasi terpadu yang mencakup desain poster peringatan, pengenalan alat pelindung diri, dan pelatihan postur ergonomis bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat di wilayah Sidoarjo. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi masalah keselamatan yang muncul pada praktik pengelasan, terutama terkait rendahnya pemahaman mengenai risiko kerja, penggunaan alat pelindung diri, dan penerapan postur kerja yang aman. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi secara interaktif, pendampingan praktik desain poster keselamatan, demonstrasi alat pelindung diri, serta pelatihan langsung penerapan postur tubuh yang ergonomis saat bekerja. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta survei kepuasan untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari sebelum ke sesudah pelatihan, didukung oleh pemerataan kemampuan peserta yang tercermin dari menurunnya variasi nilai. Distribusi nilai juga bergeser positif dengan mayoritas peserta mencapai skor tinggi pada posttest. Analisis statistik melalui uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik, terutama pada aspek keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya kerja pengelasan, pentingnya penggunaan alat pelindung diri, serta penerapan postur ergonomis, sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kesehatan kerja pada praktik pengelasan di lingkungan usaha kecil.
Pelatihan Identifikasi dan Pengendalian Risiko Pengelasan untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja pada UMKM Sidoarjo Huki Chandra; Ayu Endah Wahyuni; Paramaditya Arismawati; Yemima Sahara Pardede; Syifau Karomatul Inayah
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2247

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang pengelasan dalam mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, serta menerapkan pengendalian risiko kerja untuk mendukung produktivitas dan keselamatan kerja. Program dilaksanakan pada UMKM pengelasan di Kabupaten Sidoarjo menggunakan pendekatan edukasi partisipatif yang meliputi penyuluhan, demonstrasi, diskusi interaktif, praktik identifikasi bahaya, dan pendampingan penyusunan pengendalian risiko. Tahapan kegiatan diawali dengan observasi lapangan guna mengidentifikasi permasalahan keselamatan kerja yang ada. Selanjutnya, pelatihan diberikan kepada peserta dan dievaluasi melalui pre-test, post-test, serta survei kepuasan. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test untuk mengetahui efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 86,67 menjadi 94,00 atau naik sebesar 7,33 poin. Selain itu, jumlah peserta yang memperoleh nilai sempurna meningkat setelah pelatihan. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai signifikansi 0,0001. Tingkat kepuasan peserta juga berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata skor 4,91 dari skala 5. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya pekerjaan pengelasan, penggunaan alat pelindung diri, penerapan postur kerja yang aman, dan pengendalian risiko di lingkungan kerja. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif pada UMKM pengelasan.