Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Penanganan Banjir di Krueng Tripa Kabupaten Nagan Raya Alvi Reja; Andrisman Satria
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.409

Abstract

Krueng Tripa terletak di lintas 2 (dua) kabupaten, yaitu Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Nagan Raya, dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) sebesar ±3.472,95 Km2. Curah hujan yang mempengaruhi DAS Krueng Tripa berkisar antara 493 mm s/d 2.197 mm per tahun. Tingginya curah hujan yang sangat besar dapat mengakibatkan banjir di daerah Krueng Tripa yang mana dapat menyebabkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat di sepanjang Krueng Tripa. Salah satu Tujuan dari penelitian ini iyalah untuk memperkirakan besarnya debit banjir dan mendapatkan suatu penanganan pengendalian banjir.
Penggunaan ChatGPT Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Mahasiswa Di Kabupaten Aceh Barat Keumala Fadhiela ND; Andrisman Satria; Chaira
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 : Januari (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ability to write is a very important skill for students in order to support academic and professional activities. However, many students now face various problems in writing, namely difficulties in organizing ideas, grammar, and writing structure. This service program aims to improve students' writing skills through training using ChatGPT, a text-based artificial intelligence model. Implementing the program involves several stages: preparation, training, writing practice, mentoring, and evaluation. A total of 25 students from various universities in West Aceh District participated in this activity. The training included introducing ChatGPT technology, practising writing text using ChatGPT features, and evaluating text writing results before and after training. The activity results showed a significant improvement in the quality of student texts, especially regarding text structure, clarity of ideas, and language use. The evaluation showed that 85% of the participants were able to write more structured texts and experienced an improvement in terms of writing grammar by 90%. In addition to improving their technical skills, the training also positively impacted students' confidence in writing. However, there were some obstacles, including initial technical challenges and potential dependency on the technology. Therefore, the use of ChatGPT should be understood as a tool to support the learning process, not as a substitute for technical skills.
FGD dan Pelatihan untuk Inventarisasi, Perencanaan dan Pemantauan Ekosistem Gambut Terhadap Anggota Tim Penyusun RPPEG di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya Mursyidin Mursyidin; Riza Hasan; Rahmad Nuthihar; M. Faisi Ikhwali; Indrianto Indrianto; Andrisman Satria
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 5, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v5i2.8667

Abstract

This paper details the report of the Focus Group Discussion (FGD) and Training on Inventory, Planning, and Monitoring of Peat Ecosystems in the districts of West Aceh and Nagan Raya held in October 2023. The activities involved lecturers from Universitas Malikussaleh,  AKN Aceh Barat, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, and the Sustainable Ecosystem Foundation (YEL), with the aim of formulating the Plan for the Protection and Management of Peat Ecosystems (RPPEG). Through the FGD, a deep understanding of the complexity of peat ecosystem management was achieved, with the identification of challenges such as land use change. The technical training included GIS mapping and peat depth measurements, enhancing the skills of the RPPEG drafting team. With a strong legal foundation and involving multiple stakeholders, this report becomes a strategic basis for the RPPEG in West Aceh and Nagan Raya. These steps encompass the protection of local communities, creating an inspirational model for other regions in managing peat ecosystems in accordance with sustainability principles and environmental regulations.
Strategi Penanganan Lubang Jalan Menggunakan PVC Dan Abu Sekam Padi Sebagai Penerapan Inovasi Teknologi Veranita Veranita; Rahmat Djamaluddin; Andrisman Satria; Joli Supardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 3, No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v3i2.3982

Abstract

Abstract Road damages is one of the problems that often occurs, especially on road with potholes. This initially small hole can develop into  a large hole if left without rapair because water will seep in and make the road brittle. One way to overcome road damage such as potholes in the road is to add an added material that can increase the strength of the asphalt layer. The additives that can be used are PVC (polyvinyl Chloride) and rice husk ash. According to previous research, the use of PVC and rice husk ash can improve stability and better resistance to high temperatures and keep road construction flexible. The role of the government is very important in overcoming the damage of this road. The purpose of this community dedication is to apply the result of research using PVC and rice husk ash to handle potholes on the road. The handling of potholes was carried out in 5 (five) points, precisely on the Ujung Berasok street, in Lapang village, accompanied by partner from PUPR Aceh Barat. The result of this activety are roads that are no longker potholes and do not endanger road users. It is hoped that the partner can continue road construction using this material on other potholes so that it can produce a suitable mix and have good performance to improve infrastructure development in Aceh Barat.   Keywords: Handling; road hole; PVC, Rice husk ash Abstrak Kerusakan jalan menjadi salah satu masalah yang seringkali terjadi terutama jalan yang berlubang. Lubang yang awalnya kecil ini bisa berkembang menjadi lubang berukuran besar jika dibiarkan tanpa perbaikan karena air akan meresap dan membuat rapuh jalan. Salah satu cara menanggulangi kerusakan jalan seperti lubang pada jalan yaitu dibutuhkan suatu bahan tambah yang dapat meningkatkan kekuatan lapisan aspal. Bahan tambah yang dapat digunakan adalah PVC (polyvinyl chloride) dan abu sekam padi. Menurut riset terdahulu, penggunaan PVC dan abu sekam padi dapat meningkatkan stabilitas dan daya tahan yang lebih baik terhadap suhu tinggi dan konstruksi jalan tetap fleksibel dan lentur. Peran pemerintah sangatlah penting dalam mengatasi kerusakan jalan ini. Tujuan pengabdian ini untuk menerapkan hasil riset menggunakan material PVC dan abu sekam padi untuk menangani lubang pada badan jalan. Penanganan lubang jalan dilakukan sebanyak 5 (lima) buah titik tepatnya berada di jalan Ujung Berasok Desa Lapang yang didampingi oleh mitra dari Dinas PUPR Aceh Barat. Hasil kegiatan ini berupa jalan yang tidak berlubang dan tidak membahayakan pengguna jalan. Diharapkan kelompok mitra dapat terus melanjutkan pembangunan jalan menggunakan material ini pada jalan berlubang yang lain sehingga dapat menghasilkan campuran yang layak dan mempunyai kinerja yang baik untuk meningkatkan infrastruktur pembangunan di Aceh Barat. Kata Kunci: penanganan; lubang jalan; PVC, abu sekam padi