Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Dan Perancangan Kebijakan Dan Prosedur Manage Problem Menggunakan Cobit 5 Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Nur Afdhaliyah Fahri; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta adalah salah satu instansi perkantoran yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, urusan pemerintahan bidang statistik dan urusan pemerintahan bidang persandian. Sebagai instansi yang memberikan layanan kepada pengguna, Diskominfotik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan sebaik-baiknya sesuai dengan misinya. Memberikan solusi perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan layanan prima kepada stakeholder dengan segala kemudahannya melalui inovasi berkelanjutan. Namun, pada Diskominfotik bidang untuk membantu dalam aktivitas operasional pekerjaan ditiap divisi belum ada pedoman atau kebijakan tetap untuk dijadikan acuan dalam melakukan aktivitas pekerjaannya seperti pada bidang SIM (Sistem Informasi Manajemen) belum ada kebijakan dan standard operating procedure (SOP) untuk menangani bagaimana penyelesaian masalah pada penggunan Basis data, Integrasi, dan Aplikasi. Sehingga dari permasalahaan tersebut diperlukan perancangan kebijakan yang mengacu pada COBIT 5 di Diskominfotik DKI Jakarta pada bidang SIM agar dalam pelaksanaan pekerjaan memiliki pedoman yang baik, efektif dan efisien dan juga. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi perancangan dokumen kebijakan standard operating procedure (SOP) yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan pada Diskominfotik Bidang SIM. Kata Kunci : COBIT 5, Kebijakan, standard operating procedure (SOP), Manage Problem
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pada Bidang Perumahan Menggunakan Togaf Adm 9.1 (studi Kasus: Dinas Perumahan Dan Permukiman Provinsi Jawa Barat) Fiana Fazriani; Falahah Falahah; Berlian Maulidya Izzati
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat adalah salah satu OPD Provinsi Jawa Barat yang mempunyai salah satu tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang Perumahan. Bidang Perumahan menjadi salah satu faktor penggerak pada DISPERKIM Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan pembangunan sektor perumahan dan permukiman. Selama ini pelaksanaan pembangunan di sektor perumahan Jawa Barat telah diselenggarakan melalui berbagai macam program serta pelayanan yang memberi dampak positif bagi masyarakat. Tetapi, dalam penyelenggaraannya dan hasil yang diharapkan masih belum optimal dalam memberikan pelayanan yang merata kepada masyarakat, penulis mengusulkan penggunaan sistem yang terintegrasi antara teknologi dan layanan bisnis yang tersedia melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government. Dilihat dari tingkatan SPBE pada saat ini, DISPERKIM dirasa belum optimal dalam menjawab semua kebutuhan pencapainya tujuan organisasi. Untuk perancangan SPBE dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Enterprise Architecture (EA) sebagai kerangka dasar solusi bisnis untuk menyelesaikan masalah dalam mengoptimalkan penggunaan TI yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM dari fase Preliminary Phase Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology architecture. Dari semua fase tersebut akan dihasilkan blueprint perancangan Enterprise Architecture yang memuat bisnis, data, aplikasi dan teknologi organisasi pada Bidang Perumahan. Kata kunci: DISPERKIM Provinsi Jawa Barat, Bidang Perumahan, Enterprise Architecture, Framework, TOGAF ADM, SPBEAbstract The West Java Province Housing and Settlement Office is one of the West Java Province OPD which has one of the tasks of carrying out regional government affairs in the field of Housing. The housing sector is one of the driving factors in DISPERKIM West Java Province to carry out the development of the housing and settlement sector. So far, the implementation of development in the West Java housing sector has been carried out through various programs and services that have a positive impact on society. However, in its implementation and the expected results are still not optimal in providing services evenly to the community, the authors propose the use of an integrated system of technology and business services available through the implementation of ElectronicBased Government System e-government. Judging from the current level of SPBE, DISPERKIM is considered not optimal in answering all the needs of achieving organizational goals. For the design of SPBE in this study the authors use the Enterprise Architecture (EA) method as a basic framework of business solutions to solve problems in optimizing the use of IT. This study uses the TOGAF ADM framework from the Preliminary Phase Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, and Technology architecture. From all these phases, an Enterprise Architecture design blueprint will be produced that includes business, data, applications and organizational technology in the Housing Sector. Keywords: Department of Housing anda Settlements of West Java Province, Housing Sector, Enterprise Architecture, Framework TOGAF ADM, E-Gov
Pemodelan Arsitektur Proses Bisnis Berdasarkan Pedoman Spbe Pada Bidang Sistem Informasi Manajemen Diskominfotik Dki Jakarta Menggunakan Pendekatan Enterprise Architecture M Rizki Hardiyanto; Falahah Falahah; Ryan Adhitya Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan bentuk penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE. SPBE memiliki domain, salah satunya domain arsitektur bisnis. Pada bidang Sistem Informasi Manajemen (SIM) Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DISKOMINFOTIK) Provinsi DKI Jakarta, arsitektur bisnis mengoptimalkan fungsi bisnis agar dapat menyesuaikan dengan adanya perubahan bisnis, terutama menyelaraskan tugas pokok dan fungsi setiap unit. Bidang SIM dalam melaksanakan fungsinya masih tidak optimal sehingga dalam setiap tindakan atau aktifitas yang terjadi masih mengalami tumpang tindih fungsi bisnis. Maka diperlukan pendefinisian pada arsitektur bisnis agar dapat menghasilkan keluaran berupa pemodelan arsitektur proses bisnis yang sesuai dengan pedoman SPBE. Pemodelan arsitektur proses bisnis dapat dihasilkan apabila telah mendefinisikan arsitektur bisnis, dengan menggunakan pendekatan Enterprise Architecture (EA) Yang mencakup keluaran berupa peta proses bisnis, proses bisnis utama dan proses bisnis lintas fungsi. Kata Kunci : sistem informasi, arsitektur bisnis, proses bisnis, SPBE, enterprise architecture
Analisis Dan Perancangan Kebijakan Manajemen Perangkat Lunak Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Shinta Eka Risa Sinuraya; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan draft kebijakan dan dokumen SOP manajemen perangkat lunak pada bidang SIM Diskominfotik Jakarta. Penelitian ini berfokus pada aktivitas perangkat lunak pendukung pada bidang SIM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, untuk Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Langkah yang dilakukan sebagai berikut: pertama, studi pendahuluan selanjutnya, wawancara aktivitas perangkat lunak, analisis aktivitas DSS01 COBIT 5. Ketiga, penyesuaian langkah kerja, Hasil dari penyesuaian langkah kerja dapat disimpulkan bahwa aktivitas pengelolaan perangkat lunak bidang SIM belum sesuai dengan standard COBIT 5. Dari hasil penyesuaian tersebut, dilakukan penyusunan kebijakan dan SOP. Selanjutnya, melakukan penyusunan work product untuk mencatat aktivitas saat melakukan SOP. Tahap terakhir adalah verifikasi dan validasi kebijakan, SOP dan work product. Hasil dari penelitian ini adalah berupa 2 kebijakan, 5 proses standard operasional prosedur dan 3 work product. Melalui hasil tersebut, dapat digunakan sebagai acuan pihak bidang SIM Diskominfotik Jakarta dalam melakukan pengelolaan perangkat lunak, sebagai pengatahauan dasar dalam melakukan prosedur pengelolaan perangkat lunak Kata Kunci : Pengelolaan, Perangkat Lunak, SOP, COBIT 5, DSS01, Manage Operations
Analisis Dan Perancangan Dalam Mendukung Layanan Dasar Bidang Rehabilitasi Sosial Dan Bidang Pemberdayaan Sosial Dengan Menggunakan Kerangka Kerja Togaf Adm (studi Kasus:dinas Sosial Provinsi Jawa Barat) Adifa Nurul Ramadhanti; Falahah Falahah; Muhammad Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi informasi menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi agar dapat disebar dan diakses secara global. Dalam mendukung program pemerintah yaitu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dapat menyelaraskan implementasi Enterprise Archietcture dari preliminary sampai dengan fase teknologi. Dalam menyelaraskan SPBE yang kompetitif dan selaras dengan rancangan strategi kedinasan dibutuhkan rangkaian dokumentasi blueprint teknologi informasi (TI) sebagai referensi pengembangan teknologi dan bisnis yang sedang dilakukan maupun yang akan dilakukan atau diadopsi pada suatu otganisasi. Perancangan EA pada penelitian ini menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM untuk memenuhi kebutuhan pengembangan sistem dan menyelaraskan keempat domain. Analisis dokumen, wawancara dan observasi dilakukan dalam menunjang perancangan EA pada obyek Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Dari penelitian perancangan Enterprise Architecture pada obyek Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dalam bidang rehabilitasi sosial dan bidang pemberdayaan sosial, yang menghasilkan rancangan integrasi proses bisnis yang sesuai dengan standar SPBE. Kata kunci : Enterprise Architecture, TOGAF ADM Abstract Information Technologyis are set of computer to processing data, network system to connect one computer to another as needes, and telecomunications technology so that it can be spread and accessed globally. In supporting the government program, namely Electronic-Based Government System (SPBE), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat can be harmonize the implementation of Enterprise Architecture from the preliminary phase until technology phase. In realizing competitive SPBE and in line with the design of official services, a series of documentation of Information Technology (IT) documentation is needed as a reference for technology and business development that being carried out or will caried out or adopted in a organization. The EA design in this study uses the TOGAF ADM framework to meet the needs of system development and aligning all four domains. Document analysis, interviews and observations carried out in support of EA design on the Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. From the Enterprise Architecture design research on the Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat service of rehabilitation and social empowerment, it produces a business process integration design according ti the SPBE standard. Keywords: Enterprise Arxhitecture, TOGAF ADM
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture pada Perusahaan Telkom Regional VII Unit Managed Service Operation (MSO) Dengan Menggunakan Framework TOGAF ADM 9.2 Alodia B., Keysia; Santoso, Ari Fajar; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada era teknologi dan digitalisasi yang semakinmaju, perusahaan terus berinovasi untuk mengembangkanlayanannya. Pesatnya perkembangan digitalisasi membawatantangan dan peluang bagi Telkom sebagai perusahaantelekomunikasi terbesar di Indonesia. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang arsitektur enterprise di unit Managed ServiceOperation (MSO) Telkom Regional 7 menggunakan frameworkTOGAF 9.2. Enterprise architecture dapat membantumerancang dan mengelola infrastruktur teknologi secaraterpadu, memungkinkan perusahaan untuk mencapai efisiensioperasional. Metode TOGAF 9.2 digunakan sebagai kerangkakerja yang membantu mengatur dan memberikan panduandalam menjalankan proses perancangan EnterpriseArchitecture. Pada perancangan enterprise architecture denganmenggunakan TOGAF 9.2 terdiri dari beberapa fase yangdijadikan panduan perancangan arsitektur dalam penelitian iniyaitu, preliminary phase, architecture vision, businessarchitecture, information system architecture, technologyarchitecture, dan opportunities and solution. perancanganarsitektur enterprise menggunakan TOGAF 9.2 diharapkandapat membantu Perusahaan untuk memberikan solusi bisnisyang sesuai dengan target perancangan, meningkatkan efisiensioperasional, dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologiinformasi di Telkom Regional 7. Kata Kunci— Enterprise Architecture, Managed ServiceOperation (MSO), Teknologi, TOGAF 9.2
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pada Perusahaan Telkom Regional 7 Unit Planning, Engineering, And Deployment (Ped) Dengan Menggunakan Framework Togaf Adm 9.2 Baharuddin, Nurariqah Mauliani; Santoso, Ari Fajar; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Telkom Regional 7 merupakan perusahaan yangbertanggung jawab atas penyediaan layanan telekomunikasidan teknologi informasi di wilayah Indonesia Timur.Perkembangan teknologi dan sistem informasi yang semakinpesat menjadi peran penting dalam memberikan pengaruhsignifikan terhadap proses kinerja dan produktifikas di TelkomRegional 7 khususnya pada unit PED (Planning, Engineering,and Deployment). Unit PED berperan dalam menyediakanlayanan berupa pembangunan infrastruktur jaringan, tetapidalam implementasi masih memiliki hambatan dan masalah.Masalah utama yang dihadapi oleh unit PED yaitu proses bisnisyang sudah selaras dengan teknologi informasi, namun belumoptimal sehingga mempersulit dan terkesan banyak updatekerjaan yang berulang. Kondisi tersebut menyulitkan integrasiantar sistem dan mengakibatkan pertukaran data antar unitmenjadi terbatas. Maka dari itu, perlunya perancanganenterprise architecture dengan mengadopsi TOGAF ADMsebagai kerangka kerja utama untuk mengoptimalkankeselarasan fungsi bisnis dengan teknologi informasi yang bisamemenuhi kebutuhan bisnis perusahaan. TOGAF ADMmemberikan solusi strategi yang kompleks untuk desain denganmenggunakan 7 fase yang dimulai dari Preliminary Phase,Architecture Vision, Business Architecture, Information SystemArchitecture, Technology Architecture, Opportunities andSolutions, dan Migration Planning. Hasil penerapan enterprisearchitecture pada kondisi eksisting diharapkan dapat sesuaidengan kebutuhan bisnis unit PED. Kata kunci— Enterprise Architecture,TOGAF ADM 9.2,unit PED, Telkom Regional 7
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pada Perusahaan Telkom Regional 7 Unit Regional Network Operation (Rno) Dengan Menggunakan Framework Togaf Adm 9.2 Giang, Novia Pindan; Santoso, Ari Fajar; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Sistem informasi adalah gabungan terkoordinasidari manusia, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dandata yang berfungsi untuk mengumpulkan, memproses,menyimpan, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.Kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan sisteminformasi telah memberikan kenyamanan dan kemudahan,menjadikannya sangat penting di berbagai sektor, termasukekonomi, kesehatan, agama, dan Pendidikan. Sistem informasikini menjadi alat yang esensial dalam strategi organisasi, baikuntuk tujuan keuntungan maupun pelayanan publik, denganmeningkatkan kecepatan pengambilan keputusan danoptimalisasi sumber daya. Dalam konteks pendidikan, sisteminformasi dan teknologi informasi berperan sebagai kebutuhanmendasar, bukan sekadar pelengkap. Mereka mendukungpeningkatan proses dan hasil pembelajaran, serta membantusiswa-siswi dalam mengembangkan keterampilan digital,berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Olehkarena itu, pemanfaatan sistem informasi yang tepat menjadikunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digitalini. Pada penelitian ini perancangan arsitektur menggunakanTOGAF ADM 9.2 dimana asesmen ini dapat mengukur tingkatkematangan dari kondisi eksisting enterprise architecturesehingga dapat menetapkan perancangan targeting yang ingindicapai. Kata Kunci - Sistem Informasi, Enterprise Architecture, TOGAF ADM 9.2.
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pada Perusahaan Telkom Regional VII Unit Regional Access Management (RAM) Dengan Menggunakan Framework TOGAF Adm 9.2 Afni, Nur; Santoso, Ari Fajar; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pesatnya perkembangan teknologi informasi (TI)dan sistem informasi mendorong perusahaan untuk lebih efisiendan efektif dalam mengelola sumber daya teknologi informasi.Enterprise Architecture (EA) merupakan kerangka kerja yangkrusial untuk mencapai tujuan dengan menerapkan frameworkTOGAF ADM 9.2. Peran penting teknologi informasi dalamefektivitas operasional dan tujuan strategis perusahaan sangatdibutuhkan di Telkom Regional 7 pada unit RAM (RegionalAccess Management). Telkom merupakan perusahaantelekomunikasi terkemuka yang menyediakan berbagailayanan telepon, internet, dan lainnya. Telkom memiliki unitRAM yang berperan untuk mengelola akses dan layananperusahaan, tetapi dalam implementasi sistem teknologiinformasi unit RAM masih memiliki hambatan. Permasalahanutama yang dihadapi unit RAM yaitu kurangnya integrasiantar sistem yang digunakan, yang mengakibatkan redudansidata yang menghambat pencapaian kebutuhan dan tujuanstrategis perusahaan. Adanya Enterprise Architecture menjadiacuan perusahaan dalam menciptakan arsitektur yangterintegrasi dan selaras, sehingga memungkinkan pengelolaansumber daya TI yang lebih efektif dan mendukung tujuanstrategis perusahaan secara optimal. Penelitian menggunakanframework TOGAF ADM 9.2 mencakup fase PreliminaryPhase, Architecture Vision, Business Architecture, InformationSystem Architecture, Technology Architecture, Opportunitiesand Solutions, dan Migration Planning. Kata kunci— Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Enterprise Architecture, TOGAF, ADM, Telkom
Analisis Proses Manajemen Risiko Ti Menggunakan Kerangka Kerja Cobit Focus Area Information And Technology Risk Di Yayasan Pendidikan Telkom Hakim, Syahren Adil; Falahah, Falahah; Santoso, Ari Fajar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Yayasan Pendidikan Telkom adalah sebuah yayasan dengan mengusung konsep One Pipe EducationSystem (OPES) dan tersebar diseluruh wilayah indonesia, hal ini terselenggara atas bergabungnya dua yayasandibidang pendidikan yang diprakarsai oleh PT Telkom yaitu Yayasan Sandhykara Telkom dan YayasanPendidikan Telkom pada tahun 2015. Sudah banyakperusahaan yang menggunakan teknologi informasitersebut untuk mengoptimalkan pencapaian tujuanperusahaan. Salah satu aspek yang mempengaruhinyaadalah penggunaan teknologi informasi untukmempertimbangkan aspek risiko yang mungkinmenghambat pencapaian sebuah tujuan atau terdapatancaman terhadap keberlangsungan perusahaan itusendiri. Untuk melihat sejauh mana pencapaian divisi TIYayasan Pendidikan Telkom terhadap penanganan risikoatau manajemen risiko, dibutuhkan penilaian ulang atauevaluasi untuk melakukan penilaian ulang tersebut yangdiantaranya adalah dengan cara menghitung assesmentsetiap aktivitas per-domain yang akan menghasilkanCapability Level dari proses manajemen risiko YayasanPendidikan Telkom, kemudian akan dilakukan pemberianrekomendasi yang nantinya akan digunakan untukmencapai Capability Level yang sudah ditargetkan. Hasilassesment yang telah dilakukan dengan COBIT FocusArea Information & Technology Risk menunjukanpenilaian Capability Level dari Yayasan PendidikanTelkom dalam melakukan penanganan risiko padadomain DSS01 menunjukan level 2 dan 3. Analisis hasilassesment yang dilakukan beradasarkan setiap aktivitasperdomain menghasilkan total 41 rekomendasi Kata kunci— Manejemen Risiko, COBIT Focus Area Information and Technology Risk, 7 COBIT Implementaion Road Map, Capability Risk Assesment.