Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PERKEMBANGAN EKONOMI ISLAM DI ASIA TENGGARA Mohammad Ridwan; Aulia Khoirunnisa; Ervana Ak’nes; Agnesya Dwi Tamara; Lisna Efrilian; Nur Aisyah; Riana Adita
Jurnal Ekonomi Manajemen Vol 18 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini menganalisis tentang perkembangan ekonomi islam di Asia Tenggara. Perkembangan ekonomi islam saat ini sudah berkembang ke berbagai negara-negara yang ada di Asia Tenggara. Dengan sistem ekonomi islam yang digunakan oleh negara-negara tersebut ekonomi dalam negara-negara tersebut dapat berkembang dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kualitatif library research, atau penelitian kualitatif berbasis perpustakaan, adalah pendekatan penelitian yang menggunakan sumber daya perpustakaan untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Tujuan dilakukan nya penelitian ini ialah agar pembaca dapat mengetahui perkembangan ekonomi islam di Asia Tenggara. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi islam di Asia Tenggara telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Secara keseluruhan, negara-negara di kawasan ini telah mencatat pertumbuhan ekonomi yang kuat, peningkatan investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei, memiliki tingkat pendapatan yang relatif tinggi dan infrastruktur yang baik. Mereka telah berhasil membangun ekonomi yang beragam, termasuk sektor manufaktur, jasa keuangan, pariwisata, dan teknologi informasi.
Pemikiran Ekonomi Islam Ibnu Khaldun: Sebuah Pendekatan Sosio Historis Mohammad Ridwan; Abdul Ghofur; Rokhmadi Rokhmadi; Gama Pratama
Iqtisad: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/iq.v10i1.8247

Abstract

This study examines Ibn Khaldun's economic ideas from the perspective of a socio-historical approach. The economic concepts of Ibn Khaldun have been widely cited as references by scholars and academicians all around the world. This article's research approach is library research because it concentrates on the figure of someone who has contributed to science through his works, which have been used as references by future generations. Based on the findings and discussions of Ibn Khaldun's thoughts on Islamic economics, it is decided that Ibn Khaldun is one of the Islamic philosophers who focuses on Islamic economic knowledge, with his major work being the Al-Muqaddimah. According to Ibn Khaldun's socio-historical approach to Islamic economics 1) Economic motives come from humans' boundless needs, while the things that can satisfy those demands are quite restricted; 2) In the field of economics, gold and silver are employed as benchmarks, namely as a means of exchange and evaluating prices, as a value of effort; secondly, as a method of communication, such as foreign exchange; and thirdly, as a savings instrument in banks. 3) A prosperous country is defined not by the amount of money it has, but by its level of production and a favorable balance of payments; 4) The connection between social and economic phenomena characterizes the socio-historical approach, with economic phenomena playing a critical role in the evolution of culture and having a substantial impact on the existence and growth of the state (daulah).Keywords: Ibn Khaldun; Economic Thought; Socio-Historical ApproachAbstrakPenelitian ini membahas pemikiran ekonomi Islam Ibnu Khaldun yang ditinjau dari pendekatan sosio historis dimana pemikiran ibnu khaldun tentang ekonomi, ini cukup banyak dijadikan rujukan oleh para peneliti dan akademisi dunia. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini menggunakan library research, karena yang dibahas adalah ketokohan seseorang yang telah berkontribusi dalam ilmu pengetahuan melalui karya-karyanya yang telah dijadikan referensi oleh generasi selanjutnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan tentang pemikiran ibnu khaldun terkait kajian ekonomi Islam disimpulkan bahwa Ibnu Khaldun merupakan salah satu tokoh filsuf Islam yang konsen dalam keilmuan ekonomi Islam dengan karya monumentalnya adalah Al-Muqoddimah. Corak pemikiran Ibnu Khaldun tentang ekonomi Islam dengan pendekatan sosio historis diantaranya: 1) motif ekonomi timbul karena hasrat manusia yang tidak terbatas, sedangkan barang-barang yang akan memuaskan kebutuhannya itu sangat terbatas; 2) emas dan perak dijadikan tolok ukur dunia perekonomian, yakni pertama, menjadi alat penukar dan pengukur harga, sebagai nilai usaha; kedua, menjadi alat perhubungan, seperti deviezen; dan ketiga, menjadi alat simpanan di bank; 3) Negara yang kaya tidaklah diukur dari banyaknya uang yang dimilikinya tetapi ditentukan berdasarkan tingkat produksi dan neraca pembayaran positif; 4) Pendekatan sosio historis ditandai dengan adanya fenomena sosial dengan fenomena lainnya yang saling berkaitan dimana fenomena ekonomis, memainkan peran penting dalam perkembangan kebudayaan, dan mempunyai dampak yang besar atas eksistensi negara (daulah) dan perkembangannya.Kata kunci: Ibnu Khaldun; Pemikiran Ekonomi; Pendekatan Sosio Historis 
Kontribusi Zakat Dalam Menanggulangi Kemiskinan Kharimah Kharimah; Muzdhalifah Muzdhalifah; Iim Rohimah; Mohammad Ridwan
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 4 No 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi zakat dalam menanggulangi kemiskinan. Kemiskinan menjadi salah satu masalah yang terjadi di banyak negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Kemiskinan merupakan masalah mendasar dan menjadi pusat perhatian pemerintah di berbagai negara, sehingga pemerintah memiliki berbagai upaya untuk menanggulangi kemiskinan tersebut yang salah satunya dengan kontribusi zakat. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan atau library research. Teknok pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan berbagai sunber data dan dengan mencari artikel yang relevan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa zakat merupakan instrument dalam ekonomi islam yang dapat memberikan pengaruh terhadap tingkah laku seorang muslim dan dapat membangun ekonomi. Indonesia telah mengatur pengelolaan zakat dalam Undang-Undang Pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ. Orang yang mampu harus diarahkan untuk peduli dan membantu orang yang membutuhkan seperti fakir, miskin, dhuafa, dan mustadhafin. Salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan adalah dengan membayar zakat dan shadaqah serta didistribusikan secara adil dan merata, maka kemiskinan dapat ditanggulangi.
Sikap dan Preferensi Nasabah dalam Memperoleh Pembiayaan di Koperasi Syariah Alfa Mar'atus Sholihah Mohammad Ridwan; Nur Haida; Sumarno Sumarno; Vidya Lintang Afriantari; Gama Pratama
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 4 No 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prilaku nasabah pada koperasi syariah alfa mar’atus sholihah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Pengambilan responden pada penelitian ini menggunakan teknik insidental sampling yang menghasilkan 16 responden yang dirasa cocok dengan sumber records. Statistics diperoleh melalui wawancara kepada informan guna memperoleh informasi terkait dengan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, nasabah Koperasi Syariah Alfa Mar’atus Sholihah dalam melakukan pembiayaannya, nasabah melalui kelima proses pengambilan keputusan. Yaitu pengenalan masalah, mencari informasi, mengevaluasi alternatif, pengambilan keputusan, dan perilaku pasca pengambilan keputusan. Dan tahap terakhir dalam proses pengambilan keputusan tersebut yakni perilaku pasca pengambilan keputusan, hasil penelitian menyatakan bahwa nasabah cenderung untuk melakukan pembiayaan ulang pada Koperasi Syariah Alfa Mar’atus Sholihah. Faktor yang paling berpengaruh pada nasabah dalam melakukan pembiayaan yaitu ; 1) Sosial 2) Produk three) Harga four) Kualitas pelayanan five) Motivasi 6) Sikap dan keyakinan. Sedangkan faktor promosi dan tempat tidak berpengaruh terhadap nasabah dalam melakukan pembiyaan pada Koperasi Syariah Alfa Mar’atus Sholihah.
Analisis Implementasi Akad Wadiah Pada Produk Simpanan Pendidikan Lelatul Azizah; Gama Pratama; Heru Cahyono; Mohammad Ridwan; Paturohman Paturohman
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 4 No 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks keuangan syariah pada BMT, akad wa'diah adalah suatu bentuk akad simpanan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan syariah kepada nasabahnya. Akad wa'diah adalah perjanjian antara nasabah sebagai penyimpan dan lembaga keuangan sebagai pengelola dana, di mana lembaga keuangan berjanji untuk mengembalikan dana simpanan tersebut secara utuh atau dengan keuntungan sesuai dengan persyaratan yang telah disepakati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad wa'diah pada produk simpanan berbasis pendidikan dalam sistem keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah pada produk simpanan pendidikan ini menggunakan akad wadi’ah dan diperuntukkan untuk siswa siswi pada suatu lembaga sebagai sarana menabung dengan memberikan rasa aman dan nyaman. Prosedur awal yang diterapkan oleh KSPPS BMT NU Artha Berkah adalah bekerja sama dengan pihak sekolah. Setelah adanya kesepakatan antara pihak sekolah dengan pihak BMT, kemudian nasabah harus memenuhi beberapa syarat & ketentuan
Improving Community Financial Literacy through Financial Education Seminar and Assistance in Making Business Identification Numbers (NIB) in Mundu Mesigit Village Widya Widya; Hanifah Hanifah; Devi Yulia; Mohammad Ridwan
Journal of Social Research Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i1.2939

Abstract

This community service program aims to increase financial literacy and encourage business legality through assistance in making Business Identification Numbers (NIB) for MSME actors in Mundu Mesigit Village. The low public understanding of financial management, the risk of online loans, and the lack of business legality are the basis for the need for integrated intervention. The activity was carried out through financial education seminars and technical assistance for NIB registration using the Online Single Submission (OSS) system. The method used is qualitative descriptive through observation, direct assistance, informal interviews, and published NIB documentation. The results of the activity showed that the seminar succeeded in improving participants' understanding of financial segregation, cash flow recording, and financial risk management. In addition, OSS assistance has proven to be effective, as evidenced by the issuance of 32 NIBs from 33 participants. This program not only overcomes financial and digital literacy barriers, but also strengthens the capacity of MSME actors to manage their businesses formally and sustainably. These findings confirm that the integrated intervention model is very relevant and can be replicated for the empowerment of MSMEs in other rural areas.
Analisis Manajemen Zakat Digital dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Aneng Maria; Akmaliya Putri; Natasya Dwi Aida Putri; Raisya Putri Natasya; Mohammad Ridwan
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i3.31543

Abstract

Digitalisasi pengelolaan zakat di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya penggunaan teknologi keuangan syariah dan internet. Namun, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 sebagai dasar hukum utama belum secara jelas mengatur mekanisme zakat digital. Hal ini menimbulkan kesenjangan antara praktik digital yang terus berkembang dengan regulasi yang masih bersifat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen zakat digital dalam perspektif undang-undang tersebut, serta mengidentifikasi kesesuaian dan kekurangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan analisis yuridis-normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa undang-undang tersebut secara implisit dapat menjadi dasar pengelolaan zakat digital melalui lembaga seperti BAZNAS dan LAZ, namun belum mengatur aspek teknis seperti keamanan data, standar operasional digital, dan sistem pengawasan. Di sisi lain, praktik zakat digital melalui fintech, QRIS, dan mobile banking terbukti lebih efisien, tetapi masih menghadapi tantangan dalam kepatuhan hukum formal. Penelitian ini juga menawarkan usulan pembaruan regulasi berbasis integrasi data nasional agar lebih adaptif, adil, dan berkelanjutan.