Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategy to Development of Ecotourism in Kiluan Bay Lampung Muhammad Reza; Lana Izzul Azkia; David Julian; Rizha Bery Putriani
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4853

Abstract

Kiluan Bay is a coastal region in Tanggamus Regency, Lampung Province, with a very high potential for tourism. Increased levels of tourists may have a negative impact on Kiluan Bay's natural resources, one of which is the accumulation of trash. The ecosystem at Kiluan Bay may be impacted by trash accumulation, especially plastics. If these issues are not properly handled, it will have an impact on the sustainability of tourism activities and the preservation of the environment. Even so, this will have an effect on the local economy. In order to reduce the negative impacts of tourism activities that are not environmentally friendly, it is thought that the concept of ecotourism needs to be implemented at Kiluan Bay. The purpose of this study is to establish ecotourism development strategies that emphasize community knowledge at the local level. Survey techniques and interviews with relevant persons were used to collect the data. The results of the data collection were analyzed using a SWOT analysis to determine the alternative strategies required to support the implementation of the ecotourism concept in Kiluan Bay. The research showed that Kiluan Bay's ecotourism development is positioned in quadrant V (Growth/Stable). This viewpoint suggests that the ecotourism development strategy in Kiluan Bay, Lampung, must take the most of the existing opportunities. Developing an ecotourism management approach in Kiluan Bay that involves the community directly is one strategy that had to be implemented.
Food Habits of Snakehead, Channa Striata (Bloch), in Aquatic Habitats: a Review Literature Rizha Bery Putriani; Nidya Kartini; Septi Malidda Eka Putri
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 3 (2023): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i3.5193

Abstract

Snakehead fish as a fish of high economic value is currently still caught through nature where cork maintenance has not been widely done. Snakehead fish contains high protein, good for health can also for recover damaged. This investigation intends to produce findings from earlier research into the feeding patterns of snakehead fish (Channa striata) in aquatic environments. Because it can serve as a resource for the public and other parties in terms of ecological and biological studies as well as serve as a guide for activities involving the farming of snakehead fish, this study literature is fascinating to address the feeding habits of snakehead fish (Channa striata). Fish fries are the principal diet for carnivorous snakehead fish. when zooplankton or other tiny crustaceans are more commonly consumed by snakehead fish larvae. This disparity in eating patterns is determined by things including fish kind, age, food availability, environment, and fish size. Due to the lack of food, the effects of the season, and the time spent searching for food, snakehead fish are found to have an empty stomach in both their larval and adult stages.
Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam di Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung Muhammad Reza; Qadar Hasani; Rizha Bery Putriani; Lana Izzul Azkia
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 1 (2024): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i1.3466

Abstract

Wilayah pesisir merupakan wilayah yang rentan terhadap bencana alam seperti banjir rob, tsunami, gempa bumi dan abrasi. Pencegahan bencana alam dibutuhkan pemahaman masyarakat terhadap langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan dalam melaksanakan pencegahan tersebut, tujuan dari pencegahan tersebut sebagai upaya mengurangi resiko bencana dapat berjalan dengan baik dengan semestinya. Pengabdian ini dilakukan di wilayah pesisir Bumi Waras Kota Bandar Lampung. Tahapan pengabdian yaitu berupa pretest, penyampaian materi, postest dan tindak lanjut setelah pengabdian berakhir. Hasil pretest yang didapatkan sekitar 25 responden belum memahami upaya pencegahan bencana alam. Namun setelah dilakukan penyampaian materi dan diskusi, hasil posttest diperoleh sekitar 34 responden telah memahami upaya-upaya pencegahan bencana alam di wilayah pesisir.
Pengolahan Sampah Anorganik Menjadi Ecobricks Sebagai Upaya Pengurangan Sampah Plastik Rizha Bery Putriani; Qadar Hasani; Muhammad Reza
TAAWUN Vol. 4 No. 01 (2024): TA'AWUN FEBRUARY 2024
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v4i01.608

Abstract

This community service aims to reduce plastic waste that is quite a lot in the environment around us, especially in Bumi Waras Village. With concrete commitments and actions, it is hoped that the problem of inorganic waste, especially plastic, can be overcome gradually, restore marine ecosystems, and improve the quality of life of local communities. The method carried out during service activities is lectures and discussions (theory and practice). Through this service activity, the community has been given socialization about the types of waste and how to handle plastic waste in eco-bricks. The evaluation of this activity found that the community better understands the importance of proper waste management so that the environment is not polluted. People in Bumi Waras Village can also make clean plastic waste to be used as ecobricks. Ecobricks can be useful goods that are certainly environmentally friendly.
EDUKASI RAGAM MANGROVE DAN KEBERMANFAATANNYA BAGI ANAK SEKOLAH DI DUSUN KALANGAN, PAHAWANG Rizha Bery Putriani; Septi Malidda Eka Putri; Almira Fardani Lahay; Muhamad Gilang Arindra Putra; Putu Cinthia Delis; Nidya Kartin; Muhammad Kholiqul Amiin; Teguh Rafian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.44728

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2024 di Dusun Kalangan, Desa Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, dengan melibatkan 35 siswa sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian ekosistem mangrove. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi teori serta diskusi interaktif. Pulau Pahawang sebagai wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem mangrove, namun menghadapi tantangan seperti alih fungsi lahan, penurunan kualitas lingkungan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Melalui edukasi mengenai jenis-jenis mangrove dan pemanfaatannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterlibatan aktif masyarakat setempat dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan pesisir secara berkelanjutan.
Sistem pertanian terpadu berbasis akuaponik: menuju ketahanan ekonomi kelompok pembudidaya ikan Rizha Bery Putriani; Septi Malidda Eka Putri; Nidya Kartini; Putu Cinthia Delis; Ridwan Ali Sahroni; Al Muhafit Fauzi; Dio Sandi Kiswara
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38632

Abstract

AbstrakBudidaya ikan air tawar merupakan usaha produktif yang banyak dijalankan masyarakat pedesaan, termasuk oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Jaya di Pekon Enggal, Kabupaten Pringsewu. Kelompok ini terdiri dari ibu rumah tangga yang memanfaatkan lahan terbatas untuk budidaya ikan lele dan bercocok tanam sayuran secara konvensional yang belum terintegrasi. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan teknologi akuaponik sebagai solusi tepat guna yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem terpadu, efisien, dan ramah lingkungan guna meningkatkan produktivitas dan pendapatan kelompok. Metode yang dilakukan meliputi survei lokasi, sosialisasi program, pembangunan instalasi akuaponik, penebaran bibit ikan lele, serta pelatihan dan pendampingan kepada 35 anggota KWT Bunda Jaya. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam sistem akuaponik (pengetahuan tentang akuaponik dari 65% menjadi 98%; pengetahuan manfaat akuaponik dari 60% menjadi 98%; pemahaman kelebihan sistem akuaponik dari 57% menjadi 96%). Selain itu peserta dapat mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan, meningkatkan efisiensi produksi, serta membuka peluang pendapatan tambahan melalui panen sayuran. Inovasi sistem pertanian terpadu berbasis akuaponik ini terbukti memberikan dampak positif dalam mendukung ketahanan ekonomi kelompok pembudidaya ikan di wilayah tersebut. Kata kunci: akuaponik; budidaya ikan lele; kwt bunda jaya; sistem terpadu. Abstract Freshwater fish aquaculture is a productive business widely practiced by rural communities, including the Women Farmers Group KWT Bunda Jaya in Pekon Enggal, Pringsewu Regency. This group consists of housewives utilizing limited land for catfish farming and conventional vegetable cultivation that is not yet integrated. This community service project aims to introduce and implement aquaponics technology as an appropriate solution that integrates fish and plant farming into one efficient, environmentally friendly, and integrated system to improve productivity and income. The methods included site surveys, program socialization, aquaponic system installation, catfish stocking, and training for 35 members of KWT Bunda Jaya. The results showed increased knowledge and skills in aquaponics among participants, reduced dependency on commercial feed, improved production efficiency, and additional income opportunities through vegetable harvests. This integrated farming innovation positively supports the economic resilience of fish farmers in the area. Keywords: aquaponics; catfish aquaculture; kwt bunda jaya; integrated system.