Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Development of Teaching Materials of Learning Evaluation Based on Whole Language Learning for Students at the Indonesian Language and Literature Education Study Program Andiopenta Andiopenta
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 3 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i3.3059

Abstract

This study aims to foster teaching materials for the evaluation of Indonesian language learning based on the Whole Language. The research applied the research and development (RD) method from Borg Gall. The test subjects were 2021/2022 semester students, as many as 25 people for the experimental and 25 for control classes. Data analysis techniques in this study included analysis of data validity by experts, including material content experts, graphic design experts, and linguists, who were analyzed using descriptive statistics to obtain percentages and average figures. As for the difference test between before and after using teaching materials through the t-test. The triangulation technique used is technique, source, and theory triangulation. The research results on syllabus alignment with student needs show an average of 94% to 100% appropriate. The results of the validation of the content of the material averaged 4.33 in the good category, the average graphic design was 4.61 in the good category, and the elements of language were 4.31 in the good category. The results of product trials before use averaged 5.35. After use it became 6.01. The second stage of trials, before using teaching materials was 5.60, after using 6.01. The third stage trial was before using 5.85 and after 6.14. The difference test between before and after using teaching materials shows a significant difference between the t-test and t-table, through the t-test namely on learning motivation 6,717 1,686 learning creativity 6,886 1,686 and learning outcomes 6,747 1,686, indicating there is a significant difference. Thus, the hypothesis is accepted, this means that the use of study material books has a significant effect on students in learning Indonesian language learning evaluation courses.
The Existence Of Indonesian Language Learning In The Revolutionary Era Of Society 5.0: Exploration Of Previous Studies Wahyu Utama Putra; Andiopenta Andiopenta; Yun Risnawati; Nur Indah Sari; Wily Mohammad; Rahma Kurnia Novitasari; Rosyida Nurul Anwar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4269

Abstract

Konsep society 5.0 memungkinkan manusia untuk mempergunakan ilmu pengetahuan berbasis modern untuk memberikan pelayanan bagi manusia. Sesuai dengan tujuan awal bahwa society 5.0 berupaya mewujudkan masyarakat yang begitu menikmati hidup dan merasakan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi pembelajaran bahasa indonesia di era revolusi society 5.0. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan (field research). Dalam penelitian ini, peneliti akan melakukan kajian terhadap konsep dan teori yang terdapat pada berbagai literatur, jurnal, dan buku. Hasil penelitian ini ialah peran pembelajaran bahasa Indonesia dalam pendidikan karakter terlihat pada mata pelajaran bahasa Indonesia yaitu mengembangkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika lisan dan tulisan yang baik dan mengimplementasikannya ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang diterapkan dalam Keempat kompetensi menulis, berbicara, mendengarkan, dan membaca. Berbagai kegiatan seperti menulis puisi, menulis surat, pidato, esai dan membuat pertunjukan drama juga dapat dilakukan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Society 5.0 merupakan era dimana semua teknologi menjadi bagian dari diri manusia. Internet tidak hanya digunakan untuk berbagi informasi, tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari.
Kohesi Gramatikal Konjungsi dalam Cerita Rakyat Orang Kayo Hitam “Siginjai Keris Sang Rajo”: Analisis Wacana Khomsatun Yuliatun; Andiopenta Andiopenta; Ade Kusmana; Nira Kusumawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis konjungsi yang ada dalam cerita rakyat Melayu Jambi "Siginjai Keris Sang Rajo". Metodologi deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari cerita rakyat Melayu Jambi "Siginjai Keris Sang Rajo." Peneliti telah menggunakan metode mendengarkan dan mencatat, yang meliputi membaca dan mengamati, untuk menggambarkan hasil tentang kohesi gramatikal konjungsi dalam cerita rakyat Melayu Jambi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa ada 13 jenis konjungsi, yaitu konjungsi koordinatif adiktif, konjungsi koordinatif adversatif, konjungsi koordinatif pendamping, konjungsi koordinatif pertentangan, konjungsi subordinatif waktu, konjungsi subordinatif alasan, konjungsi subornatif tujuan, konjungsi subordinatif relatif, konjungsi subornatif kondisional, konjungsi subornatif cara, konjungsi subornatif hasil, konjungsi korelatif, dan konjungsi antarkalimat.
Developing Pragmatic Learning on Hybrid Learning Model for Indonesian Language and Literature Education Students Andiopenta Andiopenta; Akhyaruddin Akhyaruddin; Yusra D; Eddy Pahar Harahap
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.3514

Abstract

Hybrid learning integrates online technological advancements with traditional interactive learning methods, aiming to enhance educational outcomes. This study focuses on developing a hybrid learning model tailored for pragmatic education using the Borg Gall development model.The research employed the Borg Gall 10-step RD model involving 30 participants from an Indonesian language education program. Data collection methods included observations, questionnaires, and tests, analyzed using statistical tools. Key steps in the development process were: needs analysis, design, initial and subsequent field testing, iterative revisions, and final implementation.Field testing revealed marked improvements in learning outcomes. The initial test phase showed an increase in average scores from 5.50 (pre-test) to 6.71 (post-test). Subsequent testing showed scores improving from 6.15 (pre-test) to 7.41 (post-test). Statistical analyses confirmed significant enhancements in learning motivation (t = 9.554), creativity (t = 9.897), and learning outcomes (t = 9.996), with t-count values surpassing the critical t-table value of 2.136.The findings highlight the efficacy of the hybrid learning model in improving pragmatic education outcomes. Significant gains in motivation and creativity suggest that the model effectively integrates online and traditional teaching methodologies to address diverse educational needs.This study underscores the potential of hybrid learning models, developed using a systematic approach, in fostering improved learning outcomes for pragmatic education. The significant pre- and post-test differences validate its application and effectiveness.