Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MANAJEMEN STRATEGI MENGGUNAKAN TQM DAN SWOT DALAM MENGANALISIS MAJU MUNDURNYA SEBUAH ORGANISASI Suci Hartati; Mustaqim Hasan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 2 No. 2: Maret 2023
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai strategi alternatif, Total Quality Management (TQM) diterapkan di sekolah untuk meningkatkan standar dan memastikan konsistensi. Total Quality Management, juga dikenal sebagai Manajemen Mutu Terpadu, adalah paradigma perbaikan berkelanjutan yang dapat membekali setiap sekolah dengan serangkaian strategi dunia nyata untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan mereka di sini dan sekarang dan di masa mendatang. Karena meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan Islam, Total Quality Management (TQM) mulai menunjukkan tanda-tanda kedewasaan di sejumlah lembaga tersebut. Delapan (8) hal yang menjadi landasan Total Quality Management, yaitu : Pengambilan keputusan berdasarkan fakta (Factual Approach to Decision Making), Perbaikan secara terus menerus (Continual Improvement), Pendekatan sistem (System Approach), Keterlibatan Seluruh Partisipan stickholder (People Organization), Kepemimpinan (Leadership), Mengutamakan Ketercapaian Kepuasan Masyarakat (Customer Focus Organization), dan Hubungan dengan outcome yang saling menguntungkan (Mutually Beneficial Relationship). Jika sekolah Islam serius menerapkan prinsip-prinsip umum Total Quality Management tersebut, mereka akan mampu bersaing dengan sekolah lain di tingkat nasional dan internasional. Aset terbesar sistem manajemen mutu adalah perencanaan yang dipikirkan dengan cermat, praktis, terukur, dan teratur yang mendasarinya, serta pola kerjanya yang mapan mengacu pada prosedur yang baik yang dipilih langsung oleh organisasi. Selain itu, sistem dana pemantauan dinilai pada setiap fase operasi untuk menentukan di mana peningkatan dapat dilakukan untuk lebih meningkatkan kepuasan pelanggan. Makalah ini berupaya untuk mengadvokasi penerapan Total Quality Management (TQM) di lingkungan pembelajaran formal dan informal Islam
MANAJEMEN RISIKO DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN INOVATIF BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL DI SEKOLAH ISLAM SWASTA M. Agus Kurniawan; Suci Hartati
Jurnal Dinamika Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2025): Fokus Tematik: Dinamika Pendidikan Islam
Publisher : CV JK Riset Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/dinamika.2025.v1i1.26

Abstract

The development of innovative educational programs based on digital technology in Islamic private schools presents significant learning transformation opportunities, but also poses various risks that need to be managed systematically. This research aims to identify, analyze, and formulate risk mitigation strategies in implementing digital technology-based educational programs in Islamic private school environments. Using a qualitative approach with case study methods at three private madrasah tsanawiyah in Lampung, namely MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung, MTs Mathlaul Anwar Cintamulya, and MTs Darul Ma'arif Natar, this research collected data through in-depth interviews, direct observation, and document analysis. The results show that the main risks include aspects of technological infrastructure, educators' digital competence, integration of Islamic values, financial sustainability, and data security. Recommended mitigation strategies include developing an integrated risk management model, enhancing human resource capacity, curriculum adaptation, developing strategic partnerships, and strengthening technology governance. This research contributes to the development of a comprehensive risk management framework to support digital transformation in Islamic educational institutions while maintaining Islamic values that form the foundation of institutional identity.
EVOLUSI TRADISI CANGGET: SASTRA LISAN ISLAM LAMPUNG M Agus Kurniawan; Suci Hartati
Jurnal Adab dan Peradaban Islam Vol 1 No 1 (2025): Fokus Tematik: Sejarah dan Warisan Peradaban Islam
Publisher : CV JK Riset Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55982/adab.2025.34

Abstract

Tradisi Cangget merupakan salah satu bentuk sastra lisan Islam khas Lampung yang memiliki peran penting dalam proses dakwah, pelestarian budaya, dan identitas sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evolusi, struktur, dan makna tradisi Cangget dalam konteks perubahan sosial dan budaya di Lampung. Dengan pendekatan kualitatif dan metode etnografi budaya, penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi dari tiga kabupaten di Lampung. Hasil studi menunjukkan bahwa Cangget berkembang melalui empat fase utama: periode formatif, indigenisasi, diversifikasi, dan digitalisasi, dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda sesuai konteks zaman. Meskipun mengalami transformasi dalam aspek musikal, bahasa, dan fungsi sosial, makna religius dan spiritual tradisi ini tetap dipertahankan dan menunjukkan daya tahan budaya. Tantangan utama adalah ancaman kepunahan akibat kurangnya regenerasi dan penetrasi teknologi digital. Namun, peluang revitalisasi melalui dokumentasi digital dan inovasi budaya memberikan harapan untuk keberlanjutan tradisi Cangget. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian sastra lisan Islam dan strategi pelestarian budaya tradisional Lampung di era modern.
DIGITAL PLATFORM-BASED DIFFERENTIATION TEACHING MODEL IN ELEMENTARY SCHOOLS IN LAMPUNG M. Agus Kurniawan; Suci Hartati
Innovate Inovation Teaching And Learning Vol 1 No 1 (2025): Innovation and Teaching Technology
Publisher : CV JK Riset Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55983/innovate.2025.40

Abstract

This study developed a differentiated learning model based on digital platforms to enhance educational quality in elementary schools in Lampung through a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model. The research sample comprised three elementary schools in Bandar Lampung, involving 15 teachers from grades 4-6, three principals, and three educational technology experts as validators. Data were collected through validated questionnaires (α=0.85), structured interviews, classroom observations, achievement tests, and MSLQ motivation questionnaires. Analysis employed mixed methods concurrent embedded design with descriptive statistics, paired sample t-tests, and Braun & Clarke thematic analysis. Findings revealed a significant 23.4% improvement in student academic achievement (p<0.05), with the digital platform demonstrating 87.3% accuracy in identifying individual learning styles. Teachers' pedagogical competency transformation achieved an 86.7% confidence level in using educational technology. Student learning motivation increased with large effect size (Cohen's d=1.23), particularly in intrinsic motivation and self-regulation dimensions. A strong positive correlation (r=0.78) was identified between gamification features and student engagement. Despite encountering challenges related to digital divide and infrastructure limitations, the model demonstrates high replication potential through integrated approaches involving multi-level stakeholders. This research contributes significantly to the development of digital differentiated learning theory and provides a practical framework for sustainable educational technology implementation.
Pendampingan Komunitas Baca Lansia dalam Meningkatkan Peran Literasi Antargenerasi di Desa Pematang Panggang, Sumatera Selatan M Agus Kurniawan; Suci Hartati; Yuli Supriani; Rachmat Panca Putera; Siska Ayu Anggraini
Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Penguatan Transformasi Sosial Berbasis Pengabdian Masyarakat
Publisher : Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/bakti.2025.48

Abstract

Program Pendampingan Komunitas Baca Lansia dalam Meningkatkan Peran Literasi Antargenerasi di Desa Pematang Panggang, Sumatera Selatan, bertujuan mengatasi rendahnya budaya literasi lansia dan terputusnya transmisi pengetahuan antargenerasi. Program ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis kearifan lokal dengan melibatkan 35 lansia aktif melalui serangkaian kegiatan terstruktur meliputi workshop literasi, storytelling antargenerasi, dan pembentukan perpustakaan komunitas. Metode pelaksanaan mengintegrasikan prinsip andragogi, Participatory Rural Appraisal (PRA), dan community development dengan tahapan observasi, musyawarah dusun, implementasi program, dan evaluasi partisipatif. Hasil program menunjukkan keberhasilan melampaui seluruh target yang ditetapkan: peningkatan kemampuan literasi lansia sebesar 45%, terbentuknya Komunitas Baca Lansia "Pusaka Pematang", terlaksananya 15 sesi storytelling antargenerasi, dan dokumentasi 63 cerita hidup lansia. Program berhasil melahirkan Perpustakaan Komunitas "Warisan Leluhur" dengan 340 koleksi buku, 7 pemimpin lokal baru dari kalangan lansia, serta penurunan isolasi sosial lansia sebesar 58%. Transformasi sosial berkelanjutan tercermin dari munculnya inisiatif mandiri masyarakat dan minat replikasi dari 4 desa tetangga, mengkonfirmasi efektivitas model literasi antargenerasi berbasis komunitas.