Nicodemus Dahoklory
Fakultas Peternakan Kelautan Dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Karakteristik Pertumbuhan Chaetoceros sp Berdasarkan Intensitas Cahaya yang berbeda Dithya Kusuma Dewi; Priyo Santoso; Nicodemus Dahoklory
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.6896

Abstract

Chaetoceros sp merupakan mikroalga yang dapat dibudidayakan dan terdapat banyak di perairan untuk pakan alami baik untuk ikan dan non ikan. Pertumbuhan Chaetoceros sp dipengaruhi oleh kondisi linkungan perairan, salah satunya yaitu cahaya. Intensitas cahaya yang masuk kedalam perairan sangat diperlukan dalam pertumbuhan Chaetoceros sp, karena hal ini berhubungan dengan jumlah energi yang diterima oleh Chaetoceros sp untuk melakukan fotosintesis.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Chaetoceros sp berdasarkan intensitas cahaya yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan juni 2022 di Laboratorium PT. Timor Otsuki Mutiara. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga kali pengulangan untuk setiap perlakuan. Perlakuan intensitas cahaya yang dicobakan yaitu : 3500 lux meter (Kontrol), 2500 lux meter, 4500 lux meter, dan 5500 lux meter. Kepadatan Chaetoceros sp diamati setiap 4 jam sekali dalam kurun waktu 72 jam. Hasil penelitian rata-rata kepadatan puncak sel tertinggi yaitu 334x104 sel/ml pada perlakuan 5500 lux meter. Kepadatan sel kedua pada perlakuan 4500 dengan jumlah sel 272x104 sel/ml. Kepadatan sel ketiga pada  perlakuan 3500 lux meter (kontrol) dengan jumlah sel 263x104. Sedangkan kepadatan sel terendah pada perlakuan 2500 lux meter jumlah sel 256x104 sel/ml. Data penelitian ini dianalisa menggunakan sidik ragam (ANOVA).  Hasil uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa intensitas cahaya yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Chaetoceros sp.Kata kunci : Pertumbuhan, Chaetoceros sp, Intensitas Cahaya
Pengaruh Pemberian Pakan Buatan Daun Kelor (Moringa Oleifera, Lam) Dan Limbah Rajungan (Portus pelagicus) Terhadap Pertumbuhan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Ivon Veronika Kornelius; Nicodemus Dahoklory; Ridwan Tobuku
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.1927

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan mempelajari pengaruh perbandingan tepung daun kelor (Moringa Oleifera, Lam) dan tepung limbah rajungan (Portus pelagicus) dalam pakan terhadap performa pertumbuhan ikan bandeng (Chanos chanos). Lama percobaan terhadap pakan perlakuan adalah dua bulan yang berlangsung di Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Oesapa. Pola perancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicobakan adalah perbandingan antara tepung daun kelor dengan tepung limbah  rajungan dengan perbandingan 40%:10; 30%:20; 20%:30; dan 10%:40%. Ikan uji yang digunakan berukuran 5-8 cm berbobot 3 g/ekor. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh penambahan tepung daun kelor 10% dan limbah rajungan 40% pada perlakuan D mengalami laju pertumbuhan mutlak tertinggi yaitu sebesar 21,90 g. Tingginya pertumbuhan ikan bandeng pada perlakuan D dikarenakan respon ikan pada pakan sangat baik. Sedangkan penambahan tepung daun kelor dan limbah rajungan dalam pakan juga terbukti memberi pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan mutlak dan tingkat kelulushidupan ikan bandeng. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan bahwa media pemeliharaan berada pada kondisi yang mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng. Kata kunci: Daun Kelor , Limbah Rajungan , Pertumbuhan, Ikan Bandeng (Chanos chanos)
Efektifitas Fermentasi Dedak Padi, dan Ampas Tahu di Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Lusia Bau Hale Luan Sesfaot; Nicodemus Dahoklory; Yulianus Linggi
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.6927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi antara pakan pellet, dedak padi dan ampas tahu fermentasi yang paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng. Penelitian ini menggunakan gelondongan ikan bandeng dengan bobot rata-rata 7-10 gram dengan panjang 11 cm. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan di UPT. Pembenihan Tambak Oesapa Kupang. Wadah pemeliharaan yang digunakan adalah tambak yang dipasang keramba tancap berukuran 1 x 1 x 1 m3 dengan padat penebaran 10 ekor/kotak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkapt (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan.  Perlakuan yang dimaksud adalah perlakuan A (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 100%), Perlakuan B (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 75 % dan pellet 25 %), Perlakuan C (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 50 % dan pellet 50 %) Perlakuan D (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 25 % dan pellet 75 %) dan perlakuan E (Pemberian pakan pellet 100 %). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata  (P < 0,05)  terhadap pertumbuhan  bobot mutlak dan  laju pertumbuhan spesifik tertinggi ikan bandeng yang terdapat pada perlakuan B yaitu pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 75 % dan pellet 25 %.Kata kunci: Ampas Tahu, Dedak Padi, Fermentasi, Ikan Bandeng
Penambahan Dosis Tepung Lamun (Enhalus acoroides) dalam Pakan Terhadap Peningkatan Kecerahan Warna Ikan Mas Koki (Carasiuss auratus) Maria Adriana Odi Niron; Agnette Tjendanawangi; Nicodemus Dahoklory
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.6835

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis tepung lamun (Enhalus acoroides) yang optimal untuk meningkatkan kualitas warna pada ikan mas koki (Carasiuss auratus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yakni penambahan tepung lamun dengan dosis 5%, 10%, dan 15%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah peningkatan kecerahan warna ,pertumbuhan berat mutlak, dan kelangsungan hidup ikan mas koki yang dipelihara selama 40 hari. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan tepung lamun dalam pakan berpengaruh nyata terhadap peningkatan kualitas warna dan pertumbuhan mutlak, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan mas koki (Carasiuss auratus). Peningkatan kualitas warna terbaik pada perlakuan dengan dosis penambahan tepung lamun sebanyak 5% memberikan pengaruh peningkatan kualitas warna terbaik pada ikan mas koki yakni dari hari ke-1 dengan nilai 19,4 dan pada hari ke-40 meningkat menjadi 23,86. Pada pertumbuhan berat mutlak yang terbaik terjadi pada dosis pemberian tepung lamun sebesar 15% yakni memberikan peningkatan pertumbuhan sebesar 8,08 gram. Sedangkan pada kealangsungan hidup ikan mas koki selama masa pemeliharaan dengan  pemberian tepung lamun dengan dosis 10% dan 15% memberikan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan dosis 5%.Kata kunci : Tepung lamun, pertumbuhan berat mutlak, kelangsungan hidup, ikan mas koki
Analisis Rendemen Dan Jenis Karaginan Dari Rumput Kappaphycus alvarezii di Perairan Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Ferdi Pakniany; Nicodemus Dahoklory; Welem Turupadang
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.2149

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat diuntungkan karena berada di posisi daerah dengan iklim tropis, sehingga terdapat banyak keanekaragaman hayati yang melimpah.Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil karaginan jenis kappa yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui presentasi rendemen karaginan rumput laut sentra produksi Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku dan mengetahui jenis karaginan rumput laut sentra produksi Kabupaten Maluku Baraat Daya, Provinsi Maluku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode survey di beberapa lokasi perairan di Kabupaten Maluku Barat Daya dengan cara mengambil sampel rumput laut. Proses ekstraksi rumput laut dilakukan dengan memasak sampel rumput laut kering dalam larutan KOH 4% sebanyak 3 ml dan dicampurkan dengan larutan aquades sebanyak 25 ml selama kurang dari 30 menit sampai rumput laut larut dengan suhu 70-90°C. Hasil penelitian menunjukan rendemen karaginanpada perairan Luang Timur dengan nilai 16,6% diikuti perairan Luang Barat 13,88%, dan perairan Ustutun dengan rendemen 5,76%. Hasil penelitian juga menunjukan hasil identifikasi gugus fungsional tersebut juga dapat disimpulkan bahwa jenis karaginan yang dihasilkan adalah jenis kappa karaginan karena mengandung gugus D-galaktosa-4-sulfat dan 3,6 anhidro-D-galaktosa serta tidak mengandung gugus D-galaktosa-2-sulfat dan gugus 3,6 anhidrogalaktosa-2-sulfat.Kata kunci : Rumput laut, Kappaphycus alvarezii, Karaginan, Ekstraksi, Rendemen 
Pengaruh penambahan Tepung Ulva lactuca dan Caulerpa lentillifera Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Ari Yanto Lede To; Nicodemus Dahoklory; Agnette Tjendanawangi
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.6838

Abstract

Ikan bandeng merupakan salah satu spesies dibidang perikanan yang memiliki nilai jual ekonomis. Tingginya harga ikan bandeng diakibatkan karena permintaan masyarakat yang tinggi, sedangkan produksi budidayanya rendah, sehingga sangat potensial untuk dilakukan pengembangan melalui sektor budidaya. Penelitian ini untuk bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Ulva lactuca dan Caulerpa lentillifera dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos) yang dipelihara di dalam keramba jaring tancap (KJT). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan: perlakuan A tepung ulva 10% + tepung caulerpa 20%, perlakuan B tepung ulva 15% + tepung caulerpa 15%, perlakuan C tepung ulva 20% + tepung caulerpa 10% dan perlakuan D kontrol (tanpa penambahan tepung ulva dan tepung caulerpa). Hasil Anova menunjukkan bahwa Penambahan U. lactuca dan C. lentillifera dalam pakan memberikan pengaruh yang nyata terhadap laju pertumbuhan dan rasio konversi pakan (p < 0,05) tetapi tidak berpengaruh terhadap kelulushidupan ikan bandeng. Persentase tepung ulva 20% + tepung caulerpa 10% menghasilkan laju pertumbuhan sebesar 19,83 gram kelulushidupan 100 % dan rasio konversi pakan terbaik 2,71.Kata kunci : Pertumbuhan ikan bandeng, kelulusanhidup, Ulva lactuca, Caulerpa lentillifera 
Efektifitas Substitusi Tepung Ikan (Brevoorita tyrannus) dengan Tepung Ampas Kelapa (Cocus nucifera L) Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Maria Yunita Kewa Deran; Agnette Tjendanawangi; Nicodemus Dahoklory
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 3, No 2 (2022): April 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v3i2.6083

Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu sumber hayati perairan yang bernilai ekonomis tinggi karena sangat diperlukan dalam memenuhi gizi pangan masyarakat.  Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan terhitung dari tanggal 20 Juni sampai 20 Agustus 2022 bertempat di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pembenihan Perikanan Tambak Oesapa, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas substitusi tepung ikan dengan tepung ampas kelapa  pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos) dan juga dosis substitusi tepung ikan dengan tepung ampas kelapa yang optimum dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng (Chanos chanos). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu perlakuan A (substitusi 20% tepung ampas kelapa dari 63% tepung ikan), perlakuan B (substitusi 30% tepung ampas kelapa dari 53% tepung ikan) dan perlakuan C (substitusi 40% tepung ampas kelapa dari 63% tepung ikan). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan substitusi tepung ikan (Brevoorita tyrannus) dengan tepung ampas kelapa (Cocus nucifera L) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan bandeng (Chanos chanos). Perlakuan substitusi 20% tepung ampas kelapa dari 63% tepung ikan memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan  bobot mutlak 21,18 gram, pertumbuhan spesifik 2,43 g/hari dan kelulushidupan 100% dan rasio konversi pakan 1,68 gram. Dosis terbaik substitusi tepung ikan dengan tepung ampas kelapa adalah 20% tepung ampas kelapa dari 63% tepung ikan.Kata kunci : ikan bandeng (Chanos chanos), kelulushidupan, pertumbuhan         
The PERFORMA PERTUMBUHAN TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) DENGAN PEMBERIAN Sargassum sp Maria I. Menge; Nicodemus Dahoklory; Asriati Djonu
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i1.426

Abstract

Sargassum sp adalah rumput laut coklat yang dapat dimanfaatkan oleh teripang pasir sebagai sumber pakan alami karena kandungan nutrisi yang tinggi pada Sargassum sp yang dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk membantu proses pertumbuhan teripang pasir. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian Sargassum sp terhadap pertumbuhan teripang pasir. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan sebagai metode dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pemberian Sargassum sp dengan jumlah yang berbeda dilakukan yaitu perlakuan A (100 g/wadah/minggu), B (150 g/wadah/minggu), C (200 g/wadah/minggu) dan Kontrol (tanpa pemberian Sargassum sp). Hasil penelitian menunjukkan pemberian Sargassum sp berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan teripang pasir. Perlakuan C dengan pemberian Sargassum sp 200 g/wadah/minggu menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan pertumbuhan berat dan panjang mutlak sebesar 12.07 g dan 1.77 cm.
Kualitas gonad bulubabi Tripneustis gratilla dengan pakan rumput laut yang berbeda Agnette Tjendanawangi; Nicodemus Dahoklory
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3501.109 KB) | DOI: 10.19027/jai.18.2.214-221

Abstract

ABSTRACT Gonad quality of sea urchin Tripneustis gratilla is influenced by consumed seaweed type. Therefore, this study was conducted to determine the type of seaweed as potential source of carotenoids and produce a good quality of sea urchin gonad. The study was conducted in two phases, namely first phase was to obtain the content of carotenoids and β-carotene from several species of seaweed; and second phase was to testify the seaweed that produced high quality of sea urchin gonad.This study used completely randomized design with 4 treatmens of macroalgae diets, namely: 1. Enhalus sp., 2. Sargassum sp., 3. Ulva sp., and 4. Eucheuma sp. Each treament was repeated three times. Measured parameters were gonad weight, gonad maturity index, gonad color quality, and gonad texture. The study result showed that Enhalus contained the highest carotenoid and β-carotene content with 1409.53 and 639.37 mg/kg respectively. The highest gonad weight was 2.8 g; gonad color and texture was good (score 3); and the highest gonad maturity index was 5.4% that obtained from sea urchin fed with Enhalus. Therefore, this study concludes that Enhalus is potential source of carotenoids for sea urchin T. gratilla diet that will produce a good quality of gonad. Keywords: carotenoid, diet, gonad quality, sea urchin, seaweed.