Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Kondisi Mengetahui Tentang Pengetahuan dan Implementasinya pada Pendidikan Abad 21 Juniantari, Made; Setyosari, Punaji; Wedi, Agus; Utami, Wikan Budi
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i3.58735

Abstract

Knowing is the most specific thought process and knowledge is the result. The branch of philosophy that examines the nature and theory of knowledge is called epistemology. The condition of knowing about knowledge needs to be analyzed so that it can be the basis for someone claiming a proposition as knowledge. A realistic question for the 21st century is what knowledge is most important for students and teachers to develop 21st century skills. The research method used is library research. The research was conducted by analyzing books, scientific articles, and relevant references related to the philosophy of knowledge and education in the 21st century. The results of the analysis provide information and meaning regarding the condition of knowing about knowledge and its implementation in the 21st century, including: 1) the variety of knowing consists of knowing that ( propositional knowledge), knowing how (practical/tacit knowledge), knowing will (aquitance), and knowing why; 2) proportional knowledge is formed based on the Justified True Belief (JTB) Condition formula; 3) data and information are two important and fundamental things in forming knowledge; and 4) there are three main categories of knowledge as the basis for 21st century learning, namely foundational knowledge (to know), meta knowledge (to act), and humanistic knowledge (to value).
Cognitive Engagement and Creative Thinking: Intervention with Research-Based e-Learning and Students' Social Attitudes in Learning Physics at Public High School Santyasa, I Wayan; Suswandi, Iwan; Santyadiputra, Gede Saindra; Juniantari, Made
Indonesian Review of Physics Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/irip.v5i2.6084

Abstract

Physics learning in high school is closely related to students' social attitudes in conducting cognitive engagement to achieve creative thinking. This study aims to analyze students' cognitive engagement and creative thinking using research-based e-learning (RBeL) and directed learning (DeL) about students' social attitudes. The samples were randomly selected from 4 classes (two experimental and two control classes). This study used a post-test-only control group design. Data on social attitudes and cognitive engagement were collected using questionnaires, and data on creative thinking using essay tests. Data were analyzed using a two-way Manova and hypothesis testing using a significance level of 5%. The results showed significant differences in the cognitive engagement of students who were intervened using RBeL and DeL. Intervention using RBeL was more effective than DeL in achieving cognitive engagement. There is a significant difference between the creative thinking of students who are intervened using RBeL and DeL. The RBeL intervention was more effective than DeL in achieving creative thinking. There are similarities in cognitive engagement and creative thinking among students with HSA and LSA. There was no interaction between learning models and social attitudes regarding cognitive engagement and creative thinking in students. The achievement of cognitive involvement and creative thinking of 10th-grade students in learning physics is more effective using research-based e-learning models.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN MODEL TREFFINGER BAGI SISWA SMA Juniantari, Made
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 2 (2017): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v1i2.11742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh perangkat pembelajaran matematika berorientasi pendidikan karakter dengan model Treffinger yang valid untuk meningkatkan kreativitas matematika siswa. Perangkat pembelajaran dalam penelitian ini terdiri dari buku siswa, buku petunjuk guru, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pengembangan dalam penelitian ini mengikuti prosedur pengembangan Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: 1) investigasi awal, 2) desain, 3) realisasi, (4) tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) implementasi. Tahun pertama penelitian ini dilakukan sampai pada tahap keempat. Pada tahap ini kualitas perangkat pembelajaran dilihat dari segi validitas isi dan validitas konstruk melalui penilaian dua orang validator yang selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil validitas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan termasuk katagori sangat valid. Berdasarkan masukan deskriptif dan koreksi dari validator selanjutnya dilakukan revisi hingga dihasilkan perangkat pembelajaran dalam bentuk prototipe 2 yang selanjutnya perlu diujicoba untuk melihat kepraktisan dan keefektivan perangkat pembelajaran.
PENGARUH PENDEKATAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA Juniantari, Made; Pujawan, I Gusti Ngurah; Widhiasih, I Dewa Ayu Gede
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 4 (2018): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v2i4.17855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian yang diberikan diakhir penelitian. Dari data post-test diperoleh rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan flipped classroom adalah 15,265 dan rata-rata skor pemahaman konsep matematika yang mengikuti pembelajaran konvensional adalah 13,688. Dari hasil analisis data menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa .  Hal ini berarti pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan kata lain pendekatan flipped classroom berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.
Pengaruh Penerapan Model Eliciting Activities terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Juniantari, Made
Journal of Education Technology Vol. 3 No. 1 (2019): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v3i1.17958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model eliciting activities lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII Non Unggulan SMP Negeri 1 Singaraja pada semester II tahun ajaran 2017/2018 yang tersebar ke dalam 7 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Peneliti telah menguji kesetaraan populasi dan diperoleh hasil bahwa populasi memiliki kemampuan yang setara. Berikutnya diambil dua kelas yang dijadikan sampel. Kedua kelas tersebut diundi untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengundian menghasilkan kelas VIII A6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A4 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini dikategorikan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group design. Data tentang prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung = 1.31 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 0,063. Nilai statistik ini memiliki makna bahwa prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model eliciting activities lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan kata lain terdapat pengaruh positif model eliciting activities terhadap prestasi belajar matematika siswa.
Group Investigation Flipped Learning in Achieving of Students’ Critical and Creative Thinking Viewed from Their Cognitive Engagement in Learning Physics Tegeh, I Made; Santyasa, I Wayan; Agustini, Ketut; Santyadiputra, Gede Saindra; Juniantari, Made
Journal of Education Technology Vol. 6 No. 2 (2022): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v6i2.44417

Abstract

In 21st century, students in schools especially in learning physics must be facilitated with student centered learning models that are integrated with technology, such as group investigation flipped learning (GrIFL) as instead of direct flipped learning (DFL) model. This study aims to analyze the main and interactive effects between the GrIFL model and the DFL model on students' critical and creative thinking viewed from their cognitive ingagement in learning physics. To achieve this goal, experimental research was conducted using a post test only control group design. The sample was selected by class random technique. The research data were collected by critical thinking tests, creative thinking tests, and cognitive engagement questionnaires. The research data were analyzed using two-way multivariate analysis of variance. The results showed that the critical thinking and creative thinking of students who studied with the GrIFL model were higher than students who studied with the DFL model; students who had high cognitive engagement showed the same critical thinking skills as those who had low cognitive involvement, but creative thinking of students who have high cognitive involvement is higher than students who have low cognitive involvement;  there is no interactive effect between learning models and students' cognitive ingagement on critical thinking and creative thinking. The implication of this research is that in order to achieve optimal critical thinking and creative thinking, physics learning will be better if using the GrIFL model.
PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN AKTIVITAS BELAJAR BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU DI GUGUS I KECAMATAN MARGA Juniantari, Made; Dewi, Ni Putu Sri Ratna; Devi, Ni Luh Pande Latria
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.04 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11691

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dan menggunakan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter dalam kegiatan pembelajaran pembelajaran. Peserta pelatihan adalah guru Sekolah Dasar di Gugus I Kecamatan Marga. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu: 1) seminar tentang program pendidikan karakter, 2) pelatihan penyusunan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter, dan 3) pendampingan dalam mengimplementasikan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif guru dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan meningkatnya pemahaman guru dalam menyusun instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter. Pada tahap pendampingan, guru-guru telah dapat mengimplementasikan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran, sehingga guru telah berhasil mengadakan evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek sikap siswa dalam belajar.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BANK SOAL BERBASIS EXAMVIEW BAGI GURU-GURU DI SMK NEGERI 1 NUSA PENIDA Santyadiputra, Gede Saindra; Pradnyana, I Made Ardwi; Juniantari, Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.952 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.15720

Abstract

Salah satu kewajiban seorang guru adalah menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Guru dituntut dapat menghasilkan instrumen penilaian dan evaluasi yang baik. Ketepatan dalam melaksanakan penilaian ditentukan oleh baik buruknya instrumen penilaian yang digunakan. Instrumen yang buruk menyebabkan hasil penilaian menjadi tidak valid. Oleh karena itu, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dan komprehensif dalam menyiapkan perangkat atau instrumen penilaian yang berkualitas. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan bank soal. Namun, Pengembangan bank soal tidak mudah jika dilakukan secara manual mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh manusia. Hal ini membutuhkan suatu teknologi pengelolaan bank soal yang dapat memberikan kemudahan dalam manajemen instrumen penilaian. Salah satunya adalah pengelolaan bank soal berbasis ExamView. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan bank soal berbasis ExamView ke guru-guru SMK N 1 Nusa Penida. Hasil yang didapat adalah terselenggaranya kegiatan pelatihan dan pendampingan selama 2 hari dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang dengan menghasilkan produk berupa bank soal, lembar soal, lembar jawaban, dan lembar kunci jawaban. Hasil produk, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam pengelolaan bank soal. Hasil angket respon menunjukkan pelatihan telah memberikan kemudahan bagi guru-guru SMK N 1 Nusa Penida dalam pengelolaan bank soal.
Pelatihan Perancangan, Pembuatan, dan Penggunaan Media Adaptif bagi Guru-Guru SLB Negeri 1 Klungkung Juniantari, Made; Saindra Santyadiputra, Gede; Ayu Tirtayani, Luh
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.141 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.29536

Abstract

Penyediaan layanan pendidikan yang bermutu bukanlah menjadi hak anak normal saja, tetapi juga bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Hasil analisis situasi di SLB Negeri 1 Klungkung menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran adaptif  di sekolah masih minim padahal bagi ABK fungsi media bukan saja sebagai mediator dalam pembelajaran tetapi juga berperan sebagai alat bantu ketunaan, alat bantu terapi, dan alat bantu rehabilitasi. Bersama mitra selanjutnya disepakati prioritas masalah yang sekaligus menjadi tujuan dari program PKM ini yaitu pemberdayaan guru dalam mengidentifikasi, merancang, membuat, dan menggunakan media adaptif bagi ABK. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan. Pelatihan melibatkan 17 orang guru SLB Negeri 1 Klungkung. Pelatihan dilaksanakan dalam 3 sesi yaitu 1) pemaparan materi tentang pentingnya pemanfaatan media adaptif untuk ABK, 2) latihan merancang dan membuat media, serta 3) simulasi  penggunaan media yang dihasilkan. . Kegiatan pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan -guru dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan peserta dalam menghasilkan produk alat peraga fun exercise serta kemampuan peserta dalam menggunakannya media tersebut. Peserta menanggapi positif terhadap pelaksanaan pelatihan dengan persentase skornya sebesar 88,9%.
The effect of mobile seamless inquiry media on conceptual mathematics learning outcomes in trigonometry Juniantari, Made; Ulfa, Saida; Sariyasa; Suryawan, I Putu Pasek
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i2.4877

Abstract

The abstract nature of mathematics concepts and limited class time are key factors contributing to low conceptual mathematics learning outcomes. This issue is evident among eleventh-grade students at SMA Negeri 4 Singaraja, who have difficulties in learning abstract topics such as trigonometry. This study investigates the effect of implementing Mobile Seamless Inquiry Media (MoSIM), a digital learning strategy designed to support Inquiry-Based Learning (IBL) anytime and anywhere, on students’ conceptual mathematics learning outcomes. A quasi-experimental pretest-posttest non-equivalent control group design was employed, involving 185 eleventh-grade students selected from a population of 301 students at SMA Negeri 4 Singaraja using cluster random sampling. Conceptual learning outcomes were measured using a validated multiple-choice test and analysed through one-way ANCOVA. The results revealed a statistically significant difference between students taught using the MoSIM strategy and those taught using conventional strategies (F = 5.84, p = 0.01). Students who learned through MoSIM achieved higher adjusted post-test scores (M = 80.03; SE = 1.03) compared to those who learned through conventional strategies (M = 76.57; SE = 0.99). These findings recommend the integration of MoSIM into digital era learning environments to enhance students’ conceptual mathematics learning outcomes, especially in complex and abstract topics like trigonometry.