Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Pengetahuan Petugas Kesehatan Tentang Terminologi Medis Kasus Obstetric di Klinik Surabaya Saadah, Alfina Aisatus; Faida, Eka Wilda
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 2 (2025): April 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i2.1718

Abstract

Penggunaan terminologi medis bertujuan untuk keseragaman, universalitas, serta istilah yang dituliskan dokter di suatu Negara tetap dipahami oleh dokter dimanapun di seluruh dunia. Dokumen rekam medis yang penulisan diagnosisnya tidak sesuai dengan terminologi medis, persentase keakuratannya kode diagnosisnya rendah. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Pengetahuan Petugas Kesehatan Tentang Terminologi Medis Kasus Obstetric di Klinik Surabaya. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan analisis deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2023 di Klinik Surabaya. Populasi penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Klinik Surabaya yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dari 20 responden yang diteliti, persentase pengetahuan responden penelitian tentang terminologi medis yang paling banyak adalah sedang (50%) dengan jumlah 10 responden. Jadi dapat disimpulkan bahwa Pengetahuan Petugas Kesehatan Tentang Terminologi Medis Kasus Obstetric di Klinik Surabaya Di Kategorikan Sedang.
Association Between Dimension of Intelligence and Work Performance among Medical Data Recorders: A Cross-sectional Study Faida, Eka Wilda; Wijayanti Sutha, Diah; Aisatus Saadah, Alfina
Journal of Public Health Sciences Vol. 4 No. 02 (2025): Journal of Public Health Sciences
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jphs.001040

Abstract

Medical records are vital for informed diagnosis and patient care. Therefore, optimizing the performance of medical data recorders is essential. Performance can be assessed based on several factors, including ability, attitude, appearance, leadership support, initiative, and responsibility. Intelligence, encompassing intellectual, emotional, and spiritual dimensions, represents an important aspect of ability. This study examines the relationship between work performance and intelligence dimensions among medical data recorders. A cross-sectional study was conducted at the Health Center of East Surabaya with 35 participants. Data were analyzed using multiple linear regression. Most participants were aged 30–40 years, predominantly female, held a diploma, and had over five years of work experience. The highest mean intelligence score was observed for spiritual intelligence (mean = 4.37), specifically in flexibility and the principle of truth. The highest mean performance score was observed for concentration (mean = 4.54). Linear regression analysis indicated that gender and intelligence dimensions significantly influenced performance, with a strong correlation (R = 0.767). These findings highlight the importance of structured leadership coaching, memory enhancement modules, and emotional resilience training for health workers to improve performance.
PENYULUHAN PREEKLAMPSI PADA WANITA HAMIL DI PUSKESMAS SUKODONO SIDOARJO Saadah, Alfina Aisatus; Setiawan, Mohammad Yusuf; Sutha, Diah Wijayanti
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.6301

Abstract

Preeclampsia accounts for approximately 58.1% of the 585,000 maternal deaths that occur worldwide each year during pregnancy and childbirth, while eclampsia ranks as the second leading cause of maternal death, accounting for 26.9% of cases in 2012 and 27.1% in 2013. This community service project aimed to increase knowledge and awareness regarding preeclampsia among health cadres at the Sukodono Sidoarjo Public Health Center. The activity was carried out through counseling sessions as the main method of community education. The target participants were posyandu cadres who play a vital role in maternal and child health promotion. Based on data obtained from pre-test and post-test questionnaires, participants’ comprehension levels prior to counseling were 22% in the good category, 61% sufficient, and 17% poor. After the counseling, the results showed a significant improvement, with 76% of participants in the good category, 24% sufficient, and 0% poor. These findings indicate that counseling activities effectively improved cadres’ understanding of preeclampsia. Strengthening cadre knowledge through continuous education is essential to help reduce maternal and infant mortality rates.
ANALISIS PERSEPSI PETUGAS DALAM PENGGUNAAN RME DENGAN METODE UTAUT 2 DI PUSKESMAS TEMBOK DUKUH SURABAYA Zahra, Shafira Trisnanda Fatimatus Zahra; Saadah, Alfina Aisatus; Masyfufah, Lilis; Rahmawati, Danik
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 3: Oktober 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Namun, implementasi RME masih menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yakni terkait jaringan internet dan error mati pada aplikasi RME yang membuat aplikasi tidak dapat diakses. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh persepsi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petugas terhadap penggunaan RME di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). Metode yang digunakan adalah analitik kuantitatif korelasional menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 46 petugas dan instrumen berupa lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Kendall’s Tau-b dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara variabel ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, kondisi fasilitas, motivasi hedonis (p = 0,000), pengaruh sosial (p = 0,048), nilai harga (p = 0,010), dan kebiasaan (p = 0,001) terhadap niat penggunaan RME. Sebaliknya, 6 hipotesis yang dimoderasi oleh umur dan jenis kelamin ditolak, karena tidak menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,223–1,000). Sehingga, dari 13 hipotesis yang diajukan, 7 diterima dan 6 ditolak, yang menunjukkan bahwa sebagian besar variabel UTAUT 2 berhubungan signifikan terhadap niat penggunaan RME. Temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan implementasi RME dan kesiapan petugas dalam transformasi digital layanan kesehatan.
Faktor Penghambat Pendaftaran di Rumah Sakit TK III Brawijaya Surabaya Pada Era Rekam Medis Elektronik Syifa, Balqis Nur; Rifai, Muhammad Hafiz; Saadah, Alfina Aisatus; Dewi, Intan Puspa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendaftaran merupakan awal dari suatu proses pelayanan Kesehatan. Di era elektronik seperti ini sangat memudahkan petugas kesehatan untuk melakukan pendaftaran. Namun, dibalik kelebihan tersebut terdapat banyak sekali hambatan yang terjadi.Seperti pengetahuan petugas yang terbatas, atau koneksi yang terhambat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi lambatnya proses pendaftaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan pada unit pendaftaran yang berjumlah 12 orang dengan metode observasi. Hasil penelitian menyatakan pada Rumah Sakit TK III Brawijaya ternyata masih banyak faktor yang mejadi penyebab terhambatnya proses pendaftaran seperti pasien yang lupa membawa kartu identitas atau dokumen penting, ruangan yang masih menjadi satu membuat proses pendaftaran kurang nyaman, koneksi internet yang terganggu atau komputer yang mengalami hambatan. Sarannya untuk petugas harus lebih sabar menghadapi pasien, kursi ruang tunggu pendaftaran juga harus ditambahkan, dan juga petugas harus rutin mengecek dan mengevaluasi sistem informasi Rumah Sakit agar bisa meminimalisir masalah yang terjadi.
Halth Workers' Knowledge about The Use of Electronic Medical Records: A Literature Review Saadah, Alfina Aisatus; Wahyuni, Titin; Firdaus , Abidatu Zahrotul; Yulianita, Novi Eka
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 3 (2024): July
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.53400

Abstract

Introduction: The knowledge of health workers will affect their skills in carrying out the quality of medical records. The development of knowledge is so fast that health workers will quickly fall behind if they do not take advantage of various things to update the latest developments. The purpose of this study was to identify the knowledge of health workers about the use of electronic medical records (EMR).Methods: This study used a literature review design with a qualitative approach to the data obtained in the form of literature review study data collection. Researchers collected 15 articles or scientific journals that have been published to analyze the knowledge of health workers in using EMR.Results: The percentage of health workers who knew about the use of EMR was more than 50% in 10 articles and less than 50% in 5 articles.Conclusion: The percentage of health workers who know about the use of EMR is relatively high. The level of knowledge is still low due to the lack of training and computer skills for officers and the lack of understanding by officers regarding the benefits of EMR for health facilities.