Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Telematika

GAME EDUKASI “MATCHING THREE” UNTUK ANAK USIA DINI Sigit Priyanto; Prayoga Pribadi; Aulia Hamdi
Telematika Vol 7, No 2: Agustus (2014)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.421 KB) | DOI: 10.35671/telematika.v7i2.248

Abstract

Perkembangan teknol ogi saat ini berkembang semakin pesat sehinggadapat memudahkan manusia dalam mendukung dan memaksimalkankreativi tas di bidangnya. Sal ah satunya perkembangan teknol ogi komunikasi .Contohnya handphone ,handphone saat ini t i dak hanya sebagai alat komunikasi tetapi bisa menjadi media hiburan dan edukasi atau biasa disebutsmartphone.Dari pemikiran tersebut maka dibuat l ah sebuah game yang dapat menjadi hiburan sekaligus sebagai media pembelajaran khususnya untukanak usia dini. Anak usia dini yai tu anak yang berada dalam rentang usia 0-6tahun. Pada usia tersebut anak sedang mengalami perkembangan yang sangatbai k secara fisik maupun psikis. Di dalam game ini menampilkan benda-bendayang ada dal am kehi dupan sehari hari untuk di perkenalkan ke pada anak-anak.Perancangan game ini yai tu menggunakan flash player CS6, metodepengumpulan data dal am pembuatan game ini adalah observasi, dokumentasi , kui si oner. Pengembangan sistem yang di gunakan adalah protot i pe. Game ini dapat di aplikasikan pada smartphone yang berbasis system operasi android
PERANCANGAN GAME PETUALANGAN MEMBATIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS Aulia Hamdi
Telematika Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.869 KB) | DOI: 10.35671/telematika.v10i1.476

Abstract

Batik adalah produk kebudayaan. Dari pandangan antropologi, kebudayaan dideskripsikan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan belajar. Namun pada kenyataannya, terkadang tidak semua konsep dan rancangan pembelajaran kegiatan ekspresi seni rupa dapat diterapkan secara optimal. Dalam hal ini salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan sebagai alternatif guru di sekolah untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Perkembangan pendidikan dan teknologi moderen, seharusnya berjalan bersamaan, kurikulum yang diberikan pada dunia pendidikan harus bisa mengaplikasikan teknologi terbaru. Seperti halnya metode dalam pendidikan, teknologi saat ini bisa digunakan dalam metode pendidikan. Pembuatan game akan dimulai dari pembuatan games design document. Sebuah dokumen desain yang baik adalah seperti cetak biru untuk bangunan. Pembelajaran kooperatif tipe TGT terdiri atas 5 langkah tahapan, yaitu tahap penyajian kelas (class precentation), belajar dalam kelompok (teams), permainan (games), pertandingan (tournaments), dan perhargaan kelompok (team recognition). Desain dokumen dirancang menggunakan model Tracy Fullerton. Desain dokumen yang dirancang disesuaikan dengan tahapan game, turnamen, dan rekognisi penilaian tim pada model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments. Game yang dirancang dengan berdasarkan pada metode pembelajaran TGT. Dan game dibangun menggunakan ActionScript 2.0. ActionScript 2.0 merupakan salah satu bahasa pemrograman yang terdapat pada aplikasi Adobe Flash. Dari hasil evaluasi sistem di atas, dapat disimpulkan bahwa game yang telah dirancang menggunakan konsep TGT untuk mempelajari materi batik berhasil dilakukan. Konsep TGT yang peneliti rancang pada game berjalan dengan baik. Pemberian reward berupa poin dan rekognisi tim berhasil diterapkan pada sistem.